Imarah Islam Afghanistan Rilis Video: Tentara Badar 5

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com)Manba ul Jihad Studio, bagian dari cabang multimedia Komisi Budaya Imarah Islam Afghanistan menyajikan video ke-5 dalam seri  'Tentara Badar'.

Video yang berdurasi sekitar satu jam tiga puluh lima menit berisi rekaman 11 pejuang pencari syahid, surat wasiat dan operasi yang mereka lakukan pada tanggal 10 Dzul Qada 1435 Hijriah di kantor NDS (intelijen), gedung PRT, pangkalan Angkatan Reaksi Cepat dan bangunan pemerintah lainnya di provinsi Ghazni.

Video ini juga berisi pesan-pesan akhir Amirul Mukminin Mullah Muhammad Omar Mujahid Rahimahullah, Amirul Mukminin baru Mullah Akhtar Muhammad Mansur Hafizhahullah dan wakilnya Al-Haaj Khalifa Sirajuddin Haqqani Sahib dan diperindah dengan anasheed oleh Al-Haaj Mullah Faqir Muhammad Darweish serta cuplikan dari pelatihan Pencari Kesyahidan, surat wasiat mereka dan peristiwa kehidupan.

Video bisa didownload dari link yang disediakan di bawah ini:

Full HD (2 GB)
https://archive.org/details/BADRELASHKAR5HD2GB

Format  VCD
https://archive.org/details/BADRELASHKAR5650MBCDFILE_201508
 

Deddy | Shahamat | Jurniscom

5 Tewas dan 320 Warga Palestina Ditahan oleh Tentara Zionis Selama Bulan Agustus

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Lima warga Palestina tewas dan 80 lainnya terluka oleh tembakan tentara zionis di Tepi Barat yang diduduki dan Jerusalem Timur selama bulan Agustus, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengatakan dalam sebuah laporan yang dirilis Selasa (01/09/2015).

Selama periode yang sama, setidaknya 320 warga Palestina ditahan oleh otoritas Israel di Yerusalem, Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza yang diblokade, menurut laporan tersebut.

Laporan itu juga mengatakan bahwa penjajah Israel menghancurkan 115 bangunan Palestina pada bulan Agustus dengan dalih bahwa mereka dibangun tanpa izin.

Laporan itu juga mengutip 230 kasus bulan lalu – yang sebagian besar terjadi di Tepi Barat bagian utara – di mana warga Palestina menjadi korban serangan oleh ekstrimis pemukim zionis Yahudi.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

Mujahidin Somalia Serbu Markas AMISOM, 50 Pasukan Uni Afrika Tewas

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Mujahidin al-Shabab, cabang Al Qaidah di Somalia telah menewaskan "sejumlah" pasukan Uni Afrika dalam serangan di selatan ibukota, Mogadishu, juru bicara Al Shabab mengatakan kepada Al Jazeera, Selasa (01/09/2015).

Serangan di Janaale, di provinsi Lower Shabelle pada Selasa pagi tersebut dikonfirmasi oleh warga, namun angka korban yang sebenarnya tidak segera jelas.

Serangan itu melibatkan penggunaan bom mobil, yang menyerang pertahanan basis Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM) di Janaale, warga mengatakan kepada Al Jazeera.

Mujahidin bersenjata berat kemudian menyerbu markas.

Saksi mata mengatakan mereka menghitung lebih dari 20 mayat di lokasi, menurut kantor berita AFP, tapi al-Shabab menyebutkan korban tewas sejumlah 50.

AMISOM berusaha membantah laporan bahwa kawasan itu berada di bawah kendali para mujahidin, dan membantah laporan yang di posting di Twitter bahwa senjata telah dijarah dari markas.

Pada bulan Juli, al-Shabab telah menewaskan "puluhan" tentara AMISOM di sebuah pos di Lego, sekitar 100 km barat laut ibukota.

Serangan terhadap Lego juga dimulai dengan bom mobil istisyhad, diikuti dengan serangan oleh mujahidin bersenjata berat.
 

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

Israel Tangkap Orang Tua dari Anak yang Dipukuli Saat demo Hari Jumat

RAMALLAH (Jurnalislam.com) – Israel pada hari Selasa 1 September, menangkap aktivis Palestina, Basil al-Tamimi, ayah dari Mohamed al-Tamimi, 12 tahun, yang dipukuli oleh seorang tentara Yahudi selama demonstrasi hari Jumat di Tepi Barat yang diduduki, Anadolu Agency melaporkan (01/09/2015).

"Tentara Israel menangkap Basil dan istrinya, Nariman, karena mereka mencoba untuk menyeberangi pos pemeriksaan militer di pintu masuk desa Nabi Saleh utara Ramallah," Bassam al-Tamimi, aktivis Palestina yang lain, mengatakan kepada Anadolu Agency. "Tentara menangkap Basel dan istrinya dan mencegah kita berkomunikasi dengan mereka."

Pada hari Jumat, saat pasukan Israel membubarkan dengan paksa demo anti-pendudukan di bulan Maret yang dipentaskan di Nabi Saleh, Anadolu Agency melihat seorang tentara Israel mencoba untuk menangkap bocah berusia 12 tahun, Mohamed al-Tamimi.

Tentara itu memukuli anak itu dengan kejam sebelum ia akhirnya dibebaskan setelah intervensi dari beberapa wanita dan anak-anak Palestina.

Setelah insiden itu, sebuah permintaan diserahkan ke polisi Israel untuk penangkapan keluarga Al-Tamimi, yang dituduh "menganiaya" tentara.

Deddy |Anadolu Agency | Jurniscom

Milisi Syiah Houthi Tangkapi Puluhan Warga di Ibukota Yaman

SANAA (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran dan pasukan sekutu presiden terguling Ali Abdullah Saleh meluncurkan kampanye penggerebekan dan penangkapan besar-besaran terhadap aktivis dan politisi di ibukota Yaman.

Menurut Al Arabiya News Channel, pada hari Senin (31/08/2015) setidaknya 50 orang telah ditangkap di Sanaa dimana Houthi mendominasi.

Sementara itu, koalisi yang dipimpin Arab telah mengirimkan bantuan militer untuk pasukan yang setia kepada Presiden yang diakui secara internasional, Abdrabbu Mansour Hadi di provinsi timur Marib, menurut Al Arabiya News Channel.

Jika pasukan pro-pemerintah berhasil mendorong Houthi dari Marib, mereka berpotensi menguasai Jawf, sebuah provinsi gurun datar yang berbatasan dengan Arab Saudi yang juga merupakan pintu gerbang ke Saada.

Sejak akhir Maret, koalisi yang dipimpin Arab telah membom pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran dan pasukan sekutu Saleh, untuk menempatkan pemerintah Hadi kembali berkuasa.

Deddy | Al Arabiya | Jurniscom

Warga Jenin Tembaki Tentara Israel dalam Penangkapan Pejabat Lokal Hamas

TEPI BARAT (Jurnalislam.com) – Beberapa orang terluka dalam serangan Israel untuk menangkap seorang pemimpin Hamas di bagian utara Tepi Barat yang diduduki, kata seorang pejabat keamanan Palestina, lansir Aljazeera, Senin (31/08/2015).

Seorang pemimpin lokal kelompok, Majdi Abu al-Heija, dan saudaranya ditangkap di sebuah kamp pengungsi di distrik al-Hadaf dekat Jenin Senin malam kata pejabat itu.

Tentara penjajah Israel  yang sedang  mengepung sebuah rumah, lalu ditembaki oleh warga Palestina untuk melindungi kedua tokoh tersebut. Lima warga Palestina terluka dan dibawa ke rumah sakit, katanya.

Pasukan Zionis  juga mencoba menangkap seorang anggota aktivis tapi tidak bisa menemukannya, katanya. Dia berbicara secara anonim karena tidak diperbolehkan untuk member info kepada media.

Peter Lerner, juru bicara militer Israel, mengkonfirmasi "baku tembak" tersebut tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut.

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

45 Pasukan Boneka Tewas, Enam Tank Hancur dalam Operasi Sarobi

KABUL (Jurnalislam.com) – Lebih dari 45 pasukan boneka yang terdiri dari Arbakis, polisi dan ANA tewas dalam operasi yang berlangsung 28 hari di distrik Sarobi provinsi Kabul, AlEmarah News mengatakan 30 Agustus 2015.

Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (IIA) benar-benar telah mengalahkan musuh yang bergabung dalam pertempuran sengit yang terjadi di berbagai belahan kabupaten Sarobi selama 28 hari terakhir, memaksa musuh mundur dengan kerugian yang fatal, ia menambahkan.

Dua komandan mereka juga tewas dalam pertempuran, 4 tank dan 2 kendaraan musuh juga hancur dalam operasi itu.

Secara terpisah, sebanyak 182 pasukan gabungan musuh tewas ditambah 25 tank dan 15 kendaraan militer juga hancur selama tiga puluh hari terakhir dalam bentrokan dengan Mujahidin IIA di distrik Hisarak provinsi Nangarhar. Seorang Mujahid syahid dan 7 lainnya terluka.

Sementara itu klaim pasukan musuh bahwa mereka telah merebut kembali distrik Musa Kala dari Mujahidin Imarah Islam benar-benar tidak berdasar.

Musuh menerjunkan pasukan ke bazaar kabupaten Musa Kala dari helikopter, dan terlibat dalam pertempuran jarak dekat dengan Mujahidin saat mereka berada di bawah pengepungan  mujahidin dan sedang mencari jalan keluar.

Konvoi militer besar musuh yang ditempatkan di wilayah gurun terpencil tersebut tidak dapat membantu pasukan yang dikepung oleh mujahidin.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

 

Militer Israel Ketakutan Brigade Al Qassam Punya Roket Anti Tank

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sebuah media massa Israel edisi Rabu (26/08/2015) menyoroti ketakutan Israel akan kepemilikan Brigade Al-Qassam dan perlawanan Palestina di Gaza terhadap roket-roket jenis baru bernama Cornet atau Kornet, Infopalestina melaporkan Senin (31/08/2015).  

Koran Israel Ma’arev menegaskan, roket Cornet adalah roket anti tank yang menjadi ancaman militer Israel paling besar yang berusaha masuk ke Jalur Gaza. Roket Cornet ini pernah dilepaskan pada agresi tahun lalu 14 Juli ke sebuah tank Israel yang melukai tiga serdadu di dalamnya dan salah satunya luka parah ketika hendak memasuki wilayah utara Jalur Gaza.

Koran Israel Yediot Aharonot Israel menyoroti hal bahwa selama bulan Juni dan Juni di Al-Quds terjadi Intifada nyata karena tercatat terjadi 580 serangan terhadap polisi Israel.

Sementara itu, koran Haaretz menyebutkan sebuah organisasi Internasional Crisis Group menegaskan bahwa perang di Jalur Gaza lebih mungkin daripada gencatan senjata sebab perang akan memperkuat kepercayaan kepada Hamas.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

Ribuan Warga Jerman Turun Ke Jalan Lawan Islamophobia, Sambut Imigran

DRESDEN (Jurnalislam.com) Menolak protes neo-Nazi, ribuan warga Jerman turun ke jalan-jalan kota Dresden, Jerman, yang dianggap sebagai kubu kelompok anti-imigrasi, untuk mengirim pesan keras melawan Islamophobia.

Memegang spanduk besar yang bertuliskan "Mencegah pogram besok hari", ribuan orang berbaris secara damai melalui kota timur di bawah pengawasan polisi anti huru hara, Agence France Presse (AFP) melaporkan pada hari Sabtu, 29 Agustus 2015.

"Katakan dengan lantang, katakan dengan jelas, pengungsi diterima di sini," teriak mereka.

Protes yang diselenggarakan oleh Anti-Nazi Alliance, digambarkan diikuti sekitar 5000 orang, meskipun pasukan polisi mengatakan bahwa hanya 1.000 orang yang ambil bagian dalam protes tersebut.

Dresden adalah kubu gerakan anti-Islam pegida.

Sejak Oktober, kelompok "Patriotik Eropa Menentang Islamisasi negeri Barat" atau “Pegida“ menyelenggarakan pawai mingguan melawan Muslim dan imigran.

Pegida mencatat rekor 25.000 demonstran untuk pawai ke-12 awal Januari di Dresden di mana anggotanya mengibarkan bendera dalam keheningan satu menit untuk korban serangan Charlie Hebdo di Paris minggu sebelumnya.

Menteri Luar Negeri Frank-Walter Steinmeier memperingatkan kerusakan akibat "slogan-slogan dan plakat rasis dan Islamophobia " Pegida ini menjadi gambaran tentang Jerman di luar negeri.

Satu slogan mereka, "tekanan kebohongan," dipandang sebagai kembali ke era Nazi. Slogan itu digunakan oleh Adolf Hitler pada tahun 1922 dan kemudian oleh digunakan menteri propaganda Hitler, Joseph Goebbels.

Protes Anti-Islam tersebut dikecam oleh Ulrich Grillo, presiden Federasi Industri Jerman, karena merusak kepentingan dan nilai-nilai negara.

Untuk menawarkan dukungan bagi komunitas Muslim, Kanselir Jerman Angela Merkel menghadiri sebuah acara toleransi di Berlin dua minggu lalu, mengeluarkan pesan yang jelas terhadap meningkatnya gerakan anti-Islam, kelompok kanan-jauh Pegida.

Akhir bulan Desember 2014, Merkel mendesak masyarakat dalam pidato Tahun Baru nya untuk membantu pengungsi yang melarikan diri dari wilayah konflik, memberitahu mereka untuk tidak mendukung  gerakan anti-Muslim yang  "rasis" dan "penuh kebencian".

Kota, yang merupakan ibukota negara bagian timur Saxony tersebut telah mengalami serangkaian protes anti-migran yang buruk selama beberapa bulan terakhir.

"Kami di sini karena apa yang terjadi di Jerman, khususnya di Saxony, sudah tak tertahankan," kata Eva Mendl, seorang guru yang berada di antara para demonstran.

"Membenci pengungsi, yang tinggal di sini karena mereka tidak bisa lagi tinggal di rumah mereka setelah apa yang telah mereka melalui perang … seharusnya tidak terjadi di negara kaya," tambahnya.

Protes itu menyusul serangan pembakaran minggu lalu di pusat pengungsi yang direncanakan dibangun dekat Berlin, yang mencerminkan peningkatan Islamophobia saat negara tersebut bermaksud menjadi tuan rumah bagi 800.000 pencari suaka.

Jerman berharap untuk menerima 800.000 pencari suaka tahun ini, yang merupakan sebuah rekor dan berjumlah empat kali lebih banyak dari pada tahun 2014.

Lonjakan tiba-tiba orang yang datang dari zona perang seperti Suriah serta negara-negara yang tidak berperang seperti Albania dan Kosovo membuat pemerintah berjuang untuk mengatasinya.

Peristiwa ini juga terkena sentimen anti-migran, terutama di kawasan timur Jerman, yang masih tertinggal dari bagian barat negara itu dalam hal pekerjaan dan kesempatan setelah 25 tahun reunifikasi.

Deddy | OnIslam | Jurniscom

 

Milisi Gelum Jum Jenderal Dostum Tinggalkan Kohistanat, Daerah Laghman Dibebaskan

SARIPUL (Jurnalislam.com) – Para pejabat melaporkan dari kabupaten Kohistanat bahwa milisi Gelum Jum Jenderal Dostum yang merebut kendali pusat kabupaten dari Mujahidin telah melarikan diri dari daerah tersebut sore hari, El Emarah News melaporkan hari Ahad (30/08/2015).

Mujahidin Imarah Islam Afghanistan menargetkan basis musuh yang terletak di daerah Khwandan dengan mortir sepanjang hari ini, menghancurkan 10 kendaraan termasuk beberapa APC serta menimbulkan korban mematikan.

Kabupaten saat ini berada di bawah kendali penuh Mujahidin dan tidak ada pasukan musuh yang tersisa.

Mujahidin Heroik yang sama melancarkan serangan skala besar di daerah Laghman dekat ibukota provinsi, memaksa musuh pengecut melarikan diri sehingga wilayah di bawah kendali Mujahidin sepenuhnya.

Sementara di Kandahar Sebuah penyusup dari Mujahidin Imarah Islam yang bekerja di dalam jajaran musuh di daerah Shan Sarak distrik Maiwand menembaki pasukan sewaan di dalam pos pemeriksaan hari Ahad pagi pukul 03:00 waktu setempat.

Serangan itu menyebabkan komandan Pahlawan bersama dengan 8 orang bersenjata tewas dan 2 lainnya luka-luka sedangkan Mujahid berhasil dengan aman meninggalkan pos dan bergabung dengan unit Mujahidin di dekatnya.

Deddy | Shahamat | Jurniscom