Ratusan Warga di Perancis Hapus Grafiti Anti Muslim

PERANCIS (Jurnalislam.com) – Mengambil sikap bersatu melawan kefanatikan, ratusan warga Louisville di Kentucky telah berkumpul untuk menghapus grafiti anti-Muslim, menunjukkan hubungan antar agama yang mendalam antara anggota masyarakat dari kelompok agama yang berbeda, lansir OnIslam, Ahad (20/09/2015)

"Saya pikir telah sangat jelas bahwa apa pun pesan yang dimaksudkan oleh pelaku, tentu menjadi bumerang," Ozair Shariff, anggota dewan direksi Islamic Center of Louisville, mengatakan kepada Huffington Post.

"Setiap orang bekerja bersama-sama dan serentak dan itulah semangat sejati kota dan penduduknya."

Shariff merujuk grafiti anti-Muslim yang muncul di dinding pusat Islam pada Rabu malam termasuk pesan yang berbunyi, "Ini adalah untuk Perancis" dan "Muslim Tinggalkanlah orang-orang Yahudi sendiri."

Mengekspresikan penentangan mereka terhadap pesan kebencian, perwakilan dari semua kelompok agama utama dan jemaat berkumpul pada hari Jumat di sana untuk menunjukkan dukungan, bersama dengan siswa dari sekolah swasta, publik dan Katolik.

Setelah Walikota Louisville Greg Fischer, presiden masjid dan tokoh agama dan masyarakat lainnya membuat komentar singkat, relawan bergiliran menyapukan cat di atas pesan-pesan tersebut.

Cat untuk menutupi graffiti-grafiti tersebut  disumbangkan oleh penduduk dan organisasi lokal, kata Shariff.

Deddy | OnIslam | Jurniscom

Setelah Divisi 30 Digagalkan Jabhah Nusrah, Kini 75 Pasukan Khusus Batch Bentukan AS Diterjunkan

SURIAH (Jurnalislam.com) – 75 Pasukan Batch yang baru dilatih oleh Amerika Serikat (AS) dan pasukan koalisi di Turki untuk melawan Islamic State (IS) telah memasuki Suriah utara, kelompok monitoring mengatakan pada hari Ahad (20/09/2015), lansir World Bulletin.

"Tujuh puluh lima pasukan yang baru dilatih di sebuah kamp dekat ibukota Turki memasuki provinsi Aleppo antara Jumat malam dan Sabtu pagi," Rami Abdel Rahman, direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan kepada AFP.

Dia mengatakan kelompok itu masuk dalam konvoi belasan mobil dengan senjata ringan dan amunisi, dengan perlindungan udara dari koalisi pimpinan AS.  

Menurut Observatory, pasukan tersebut menyeberang melalui titik perbatasan Bab al-Salama, pintu gerbang utama bagi pasukan dan perlengkapan menuju ke provinsi Aleppo.

Abdel Rahman mengatakan pasukan baru yang terlatih tersebut dikerahkan untuk membantu dua unit yang didukung AS, dengan sebagian besar ditugaskan ke Divisi 30 – unit utama bagi pasukan yang dilatih AS – dan lainnya menghadapi kelompok yang disebut Suqur al-Jabal (elang gunung).

Sebelum pasukan Batch tersebut, program train-and-equip pimpinan AS hanya berhasil memeriksa dan melatih sekitar 60 pasukan.

Program senilai $ 500.000.000 yang dijalankan dari Turki tersebut telah gagal, dengan lebih dari selusin Divisi 30 yang sudah dikerahkan telah dibunuh atau diculik oleh cabang resmi Al-Qaeda di Suriah, Jabhah Nusrah.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

Pelonggaran Peredaran Miras Kebijakan Terbalik

DEPOK (Jurnalislam.com) – Rencana menteri perdagangan Thomas Trikasih Lembong yang akan melakukan sejumlah deregulasi termasuk rencana melonggarkan penjualan minuman keras beralkohol (miras) dan sejenisnya di seluruh Indonesia terus mendapat kecaman. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH Hasyim Muzadi menegaskan rencana tersebut merupakan kebijakan terbalik. 

"Yang bener dipersulit itu, wong sesuatu yang berbahaya kok di permudah. Di Indonesia ini terbalik, sesuatu untuk mencari rezeki yang halal dipersulit izin dagangnya, kok yang cari perkara di permudah. Orang yang menjual miras kan mencari perkara, mabuk, hilang kontrol diri. Menurut saya terbalik," tegasnya kepada wartawan sesaat sebelum pertemuan Wantimpres di Pesantren Al Hikam, Depok, Sabtu (19/9/2015) dimulai.

Dia menyarakan agar segala sesuatu yang bersifat merusak untuk dipersulit peredarannya. "Mestinya izin untuk mencari rezki yang halal itu dipermudah, izin untuk perusakan di persulit. Kalau di Indonesia ini kan membolak-balikkan, merasa modern," ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam ini.

Reporter : Irfan | Editor : Ally | Jurniscom

KH Hasyim Muzadi : Konflik Agama pada Kasus Tolikara Hanya 30%

DEPOK (Jurnalislam.com) – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH. Hasyim Muzadi mengatakan tragedi Tolikara terjadi akibat banyak faktor. Mulai dari faktor politik, ekonomi hingga separatisme yang menyatu menjadi sebuah konflik.

"Dan konflik itu bisa diformat segala macam. Maka sejak awal saya sudah mentakan harus ada infestigasi yang cermat untuk melihat masalah ini secara komprehensip", katanya dalam sebuah dialog Wantimpres bertema "Fakta Dibalik Kerusuhan Tolikara" di Pesantren Al Hikam, Depok, Sabtu (19/9/2015). 

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa investigasi harus dilakukan oleh POLRI, Kejaksaan dan BIN. "Sehingga informasi akurat. Benarkah masalah ini kriminal murni, atau ada faktor intelijennya," lanjutnya.

Ketika ditanya apakah tragedi Tolikara merupakan konflik agama, menurutnya, dalam kasus Tolikara konflik agama murni sangat sedikit. 

"Konflik agama murni sesungguhnya sangat sedikit hanya 30% saja, yang 70% konflik non agama yang menggunakan format agama, disini ummat harus waspada," terangnya.

Pertemuan dengan KH Asyim Muzadi di Pondok Pesantren Al Hikam depok itu juga dihadiri oleh anggota Gereja Injili di Indonesia (GIdI) yang datang untuk meluruskan tragedi Tolikara. Menurut mereka, tragedi Tolikara merupakan masalah politik dan ekonomi yang diformat menjadi konflik agama. Mereka juga meminta kasus Tolikara diselesaikan dengan hukum nasional bukan hukum adat.

Reporter : Irfan | Editor : Ally | Jurniscom

Brigade Al Qassam Kembali Kuasai Pesawat Mata-mata Zionis

GAZA (Jurnalislam.com) – Para saksi mata menegaskan bahwa sayap militer Gerakan Hamas, Brigade al Qassam, kembali berhasil menguasai pesawat mata-mata Zionis yang jatuh di Beit Lahiya, wilayah utara Jalur Gaza, Infopalestina melaporkan, Sabtu (19/09/2015).

Para saksi mata mengatakan bahwa mereka menyaksikan para anggota Brigade al Qassam pada Sabtu malam berhasil menguasai pesawat tersebut, yang jatuh di utara Jalur Gaza.

Sebelumnya Brigade al Qassam mengumumkan beberapa kali berhasil menguasai pesawat-pesawat mata-mata penjajah Zionis yang kemudian dirakit ulang untuk digunakan dalam mirinya. Beberapa diterbangkan kembali ke udara di atas permukiman-permukiman Yahudi di wilayah pendudukan penjajah Zionis.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

Koalisi Faksi Jihad Suriah Gempur 2 Kota Syiah di provinsi Idlib

SURIAH (Jurnalislam.com)The Long War Journal hari Jumat (18/09/2015) melaporkan, Jabhah Nusrah, cabang resmi al Qaeda di Suriah, dan koalisi faksi jihadnya telah meluncurkan serangan signifikan menargetkan kota Syiah, kota Fua'a dan Kafriyeh di provinsi Idlib. Jabhah Nusrah, Ahrar al Sham dan Jund al Aqsa, yang merupakan cabang al Qaeda, telah merilis gambar dari pengepungan.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), Partai Islam Turkistan (TIP) juga mengambil bagian dalam operasi itu. Semua kelompok tergabung dalam  Jaysh al Fateh, koalisi faksi jihad yang menyerbu banyak provinsi Idlib awal tahun ini.

Jihadis di media sosial mengatakan bahwa serangan tersebut menggunakan beberapa mujahidin dengan bom istisyhad serta bom kendaraan yang dikendalikan remote. Mungkin ini yang dimaksud SOHR pada akunnya ketika menulis bahwa "4 kendaraan jebakan " diledakkan. Sementara itu, SOHR mengatakan, "jumlah roket yang diluncurkan oleh (Jabhah Nusrah) dan faksi-faksi jihad  lainnya telah meningkat [menjadi] 250".

Selama berbulan-bulan, pertempuran di  kota Fua'a dan Kafriyeh telah dikaitkan dengan perang di Zabadani, sebuah kota kecil di Suriah selatan yang dekat dengan perbatasan dengan Lebanon. Rezim Syiah Bashar al Assad dan sekutunya, termasuk pasukan dari Syiah Hizbullah, telah mengepung sebagian wilayah Zabadani, yang kabarnya merupakan rumah bagi sejumlah besar mujahidin Jabhah Nusrah dan faksi jihad lainnya.

Saat jihadis memberitakan serangan di kota Fua'a dan Kafriyeh, propaganda Iran baru-baru ini difokuskan pada kemenangan yang seharusnya mereka capai di Zabadani.

Secara terpisah, Jabhah Nusrah justru sebelumnya hari ini, melalui salah satu Twitter resminya, telah melancarkan operasi baru di wilayah Qalamoun (sepanjang perbatasan Suriah-Lebanon) untuk memecahkan "pengepungan" Zabadani.

Deddy | Jurniscom

Taliban Paskitan Serang Markas Angkatan Udara, Puluhan Petugas Militer Tewas

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Gerakan Taliban di Pakistan (TTP) mengatakan serangan istisyhad di sebuah kamp Angkatan Udara Pakistan yang menewaskan puluhan orang , Jumat (18/09/2015). Serangan itu adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan istisyhad terhadap fasilitas militer Pakistan sejak TTP dibentuk pada tahun 2006, lansir The Long War Journal.

Mohammad Khurassani, juru bicara Gerakan Taliban di Pakistan, mengklaim serangan dalam serangkaian email serta mempostingnya ke Umar Media, situs resmi Taliban Pakistan. Menurut Khurassani, sebuah "pasukan istisyhad khusus berisi 14 Fedayeen dari Gerakan Taliban di Pakistan" menghantam kamp Angkatan Udara Pakistan di Badabair, yang terletak di selatan ibukota provinsi Peshawar, di pagi hari. Taliban mengatakan bahwa "garis depan Angkatan Udara" ditargetkan dalam serangan itu, dan bahwa "hampir 200 petugas telah tewas."

Laporan pers di awal serangan mengatakan bahwa 29 orang tewas.

Operasi itu diperintahkan oleh Khalifa Umar Mansour, Amir Taliban di Pakistan untuk Peshawar. Umar Media merilis sebuah video yang menampilkan pidato Mansour serta video dari tim serangan istisyhad. Tujuh belas pejuang (digambarkan di atas) ditampilkan dalam video.

Mansour, yang juga dikenal sebagai Umar Narey, telah ditampilkan dalam media Taliban di waktu  lalu dan juga memimpin pasukan yang menyerang sebuah sekolah tinggi militer di Peshawar pada Desember 2014.

Asim Bajwal, juru bicara the Inter-Services Public Relations cabang militer Pakistan, mengkonfirmasi serangan itu dan mengatakan bahwa para pejuang Taliban "datang berseragam kepolisian."

Serangan istisyhad, atau serangan terkoordinasi menggunakan satu atau lebih pelaku bom istisyhad serta tim penyerang, adalah taktik yang sering digunakan oleh mujahidin Taliban di Pakistan, Taliban Afghanistan, Jaringan Haqqani, al Qaeda dan cabang-cabangnya,  faksi faksi  afiliasi lainnya seperti Lashkar-e-Taiba, Gerakan Islam Uzbekistan, al Shabaab.

Mujahidin Taliban di Pakistan telah meluncurkan beberapa serangan istisyhad terhadap fasilitas Angkatan Udara Pakistan di waktu lalu. Pada bulan Agustus 2014, Taliban, dalam hubungannya dengan Gerakan Islam Uzbekistan, melakukan serangan istisyhad yang terkoordinasi pada pangkalan Angkatan Udara Pakistan di Samungli dan Khalid Army Aviation Base di Quetta. Selain itu, pada tahun 2007 dan 2009, Taliban menyerang the Kamra Air Weapon Complex, yang dikenal sebagai tempat senjata nuklir, dan Basis Angkatan Udara Sargodha, yang merupakan pusat komando untuk Pusat Komando Angkatan Udara dan lokasi pesawat F-16 berkemampuan senjata nuklir dan rudal balistik.

Deddy | Jurniscom
 

Kelompok Anti Islam Denmark akan Tampilkan Kartun Nabi Muhammad Setelah Idul Adha

KOPENHAGEN (Jurnalislam.com) – Sebuah kelompok anti-Islam Denmark mengatakan akan menampilkan kartun kontroversial Nabi Muhammad pada 26 September di pusat Kopenhagen, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (19/09/2015).

"Kami akan melakukannya karena tidak ada yang memiliki keberanian untuk menampilkan kartun-kartun tersebut," Anders Gravers Pedersen, ketua Stop Islamization of Denmark, mengatakan kepada radio publik pada Sabtu (19/09/2015).

"Pers Denmark tidak ingin menunjukkan. Para Guru juga tidak menunjukkannya saat berbicara tentang krisis kartun. Ini adalah masalah besar bagi kebebasan berbicara," Pedersen mengakui.

Penggambaran visual Muhammad dianggap ofensif oleh sebagian besar umat Islam. Pada bulan Mei, dua orang yang menyerang sebuah pameran kartun di Garland, Texas, ditembak mati oleh polisi.

Pedersen mengatakan ia akan menampilkan kartun tidak peduli apapun.

"Kami harus membayar harga. Penggambaran visual tidak diperbolehkan dalam syariah (hukum Islam). Apakah kita akan mengikuti syariah? Kami tidak menerima ini, "katanya.

Sepuluh tahun yang lalu, surat kabar Denmark Jyllands-Posten menerbitkan kartun Nabi Muhammad yang mengakibatkan aksi kekerasan di banyak dunia Muslim.

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

Alhamdulillah, Suara Adzan Membuat Pemuda Katolik Ini Mantap Bersyahadat

TANGERANG (Jurnalislam.com) – Hidayah memang menjadi haq mutlak Allah Swt. Seorang pemuda Katolik bernama Albert mengikrarkan dua kalimat syahadat di di hadapan pululuhan jamaah shalat jum'at Masjid Al Munawaroh Pamulang Tanggerang Selatan, Jum'at (18/9/2015). Albert mengaku, lantunan adzan yang menuntunnya untuk menjadi seorang muslim.

"Lantunan suara adzan yang sering didengar membuat diri semakin tenang, ini menjadi faktor yang menjadikan semakin mantap untuk memeluk Islam," ungkapnya.

Syahadat Albert dibimbing langsung oleh ustadz Abu Muhammad Jibril Abdurrahman selaku tokoh masjid Al Munawwarah. Ustadz Abu Jibril juga memberikan nama Muhammad Albert sebagai nama muslim Albert.

Albert juga terlihat menunaikan shalat Subuh berjamaah  dan mengikuti kajian bada shalat di masjid yang sama pagi ini, Sabtu (19/92015). Semoga Alloh memberikan keistiqomahan kepada saudara kita Muhammad Albert.

Reporer : Natsir | Editor : Ally

Pasukan Israel Kepung Ribuan Kaum Muslimin Saat Shalat Jumat di Al-Aqsha

AL QUDS (Jurnalislam.com) – Ribuan kaum muslimin menunaikan shalat Jumat (18/09/2015) di Masjidil Aqsha, di tengah prosedur militer ketat yang diberlakukan pasukan Israel di kota Al-Quds dan sekitarnya.

Israel membatasi usia jamaah yang berusia di atas 40 tahun boleh masuk Al-Aqsha, dan melakukan blockade militer menghalangi ribuan warga memasuki Al-Aqsha.

Humas departemen wakaf, Firash Dabas menyebutkan, sekitar 9 ribu kaum muslimin menunaikan shalat Jumat di Al-Aqsha, pihak kepolisian Israel menutup 3 pintu gerbang Masjidil Aqsha, yaitu pintu Hadid, Qatanin dan Malik Faishal, sementara helikopter tempur Israel terus mengudara di atas kawasan Al-Aqsha dan Al-Quds.

Syekh Ismail Nawahida yang bertindak sebagai khatib menegaskan kedudukan Masjidil Aqsha, dan urgensi membelanya. Serangan brutal zionis terhadap Masjidil Aqsha, terutama di hari-hari besar yahudi dan serbuan setiap pekannya terus berlanjut.

Khatib Masjidil Aqsha mengecam kejahatan Israel terhadap Masjidil Aqsha dan kaum muslimin yang hendak shalat di sana. Beliau menegaskan bahwa Masjidil Aqsha mutlak milik kaum muslimin, dan bukan hanya milik warga Palestina saja.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom