4 Serdadu Zionis Terluka dalam Serangan Penabrakan dan Penusukan Hari Jumat

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Empat serdadu Israel terluka dalam aksi penabrakan dan penikaman, sementara empat pemuda Palestina gugur, salah satunya anak-anak pada hari Jumat (04/12/2915), yang merupakan Jumat ke-10 Intifadhah III Al-Quds, infopalestina melaporkan.

Dalam perkembangan terbaru, seorang pemuda Palestina gugur oleh terjangan  peluru serdadu Israel pada Jumat sore setelah melakukan aksi penabrakan yang melukai dua serdadu Israel di desa Salwad, Ramallah, Tepi Barat bagian tengah.

Situs Israel 0404 menyebutkan, seorang pemuda Palestina menabrak sekelompok serdadu Israel di Salwad di Timur Ramallah sebelum akhirnya ditembak Israel dan langsung  gugur syahid ditempat.

Sebelumnya, Jumat siang, seorang pemuda Palestina gugur setelah diterjang peluru Zionis setelah pemuda tersebut melakukan aksi penikaman yang melukai serdadu Israel di gerbang masuk desa Abud, barat Ramallah, Tepi Barat bagian tengah.  

Situs Israel 0404 menegaskan, seorang pemuda Palestina menikam seorang komandan Israel di bagian lehernya sebelum serdadu Israel lainnya menembaknya dan terluka, untuk kemudian diumumkan tewas.

Tim medis Palestina berhasil membawa jasad syahid Palestina ke RS Ramallah, korban diketahui bernama Abdur Rahman Wajih Barghoti.

Jumat pagi sebelumnya, dua orang, salah satunya bocah Palestina gugur ditembak Israel di Tel Armidah di Hebron, selatan Tepi Barat karena diduga Israel melakukan serangan penikaman.

Situs is 0404, aksi penikaman menyasar seorang serdadu Israel di kampung Tel Aridah Hebron. Untuk kemudian, serdadu Israel menembak dua orang Palestina dan kemudian diumumkan meninggal dunia.

Situs 0404 menegaskan, seorang pemuda Palestina menghunuskan sebilah pisaunya dan menikam seorang serdadu Israel. Serdadu Israel lainnya menembaknya dan menembak temannya. Keduanya terluka dan dibiarkan habis darahnya hingga gugur.

Kemenkes Palestina menegaskan dalam salinan pernyataan yang diterima Pusat Informasi Palestina bahwa seorang pemuda Thahir Mustafa Abdul Munim Fanun (19) dan Fadhl Abdul Munim Fanun (16) terluka di kawasan Tel Ramidah di Hebron har ini.

Dengan gugurnya empat korban ini, maka jumlah syuhada sejak Intifadhah Al-Quds meletus awal Oktober hingga sekarang berjumlah 114 orang, 25 di antaranya anak-anak dan 5 perempuan.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

Masyarakat Muslim Sunda Purwakarta Tolak Campur Racun Syariat dengan Adat

PURWAKARTA (Jurnalislam.com) – Sejumlah ulama dan tokoh yang mengatasnamakan dirinya Masyarakat Muslim Sunda Purwakarta pada Jum’at (4/12/2015) menggelar apel siaga.

Dalam kesempatan itu Masyarakat Muslim Sunda Purwakarta menyampaikan pernyataan sikap tegas sebagai berikut :

1. Kami berterimakasih dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Imam Besar FPI Al-Habib DR.Muhammad Rizieq Bin Husein Syihab, Lc.,DPMSS, yang telah berani, gigih, penuh ke-istiqomahan dengan cara berkenan menghadiri puluhan kali undangan kami dalam acara tabhligh akbar di Purwakarta dalam upaya menyelamatkan Akidah dari ancaman kesesatan yang dilakukan oleh saudara Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta).

2. Pelesetan sampurasun menjadi campur racun oleh imam besar FPI yang di duga melecehkan adat sunda adalah fitnah yang sangat keji.

3. Kami sebagai Masyarakat Muslim Sunda Purwakarta sama sekali tidak merasa tersinggung apalagi tersakiti dengan statemen campur racun karena kami faham bahwa itu ditujukan kepada Dedi Mulyadi yang telah meracuni akidah Umat Islam Purwakarta dengan kedok Adat dan Budaya.

4. Mendesak kepada Sdr. Denda Alamsyah (pelapor) untuk segera meminta maaf kepada Imam Besar FPI atas tindakan penghinaan serta pelecehan terhadap Ulama Pembela Akidah Islam. Jika tidak segera meminta maaf, maka kami Masyarakat Muslim Sunda Purwakarta siap melaporkan sdr. Denda Alamsyah atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik kepada Ulama.

5. Mendukung penuh langkah KH. Muhammad Syahid Joban,Lc yang telah melaporkan Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta) ke Polda Jabar terkait dugaan penistaan Agama dan mendesak kepada POLDA JABAR untuk segera menangkap Dedi Mulyadi yang sangat meresahkan Akidah Masyarakat Muslim Sunda Purwakarta.

6. Agar semua elemen masyarakat Purwakarta dapat menjaga kondusifitas dan mengedepankan kroscek/tabayyun serta menyerahkan semuanya kepada instansi terkait/aparat penegak hukum.

Demikian sikap pernyataan ini kami sampaikan dengan sebenar-benarnya untuk menjaga serta melindungi Masyarakat Muslim Sunda Purwakarta dari ancaman kesesatan yang saat ini sedang merasuk kedalam kehidupan Masyarakat Purwakarta.

Ayo Selamatkan Sampurasun Tolak Campur Racun Syariat dengan Adat!

Ally | Jurnalislam

Tanggapan Juru Bicara Imarah Islam Afghanistan Mengenai Propaganda Media

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com)Imarah Islam Afghanistan (Taliban) membantah isu yang menyebutkan bahwa Amirul Mukminin, Syeikh Mullah Akhtar Muhammad Mansur, diserang dan terluka bahkan dikatakan terbunuh di wilayah Kuchlak, El Emarah News melaporkan, Kamis (03/12/2015).

Juru bicara Taliban mengatakan bahwa isu yang diberitakan oleh beberapa media bersumber dari kalangan intelijen Kabul sebagai upaya propaganda untuk  masyarakat Afghanistan.

Berikut pernyataan juru bicara Imarah Islam Afghanistan, Zabihullah Mujahid, yang dipublikasi oleh Voice of Jihad:

Hari ini (Kamis) sekali lagi Pajhwok dan media lainnya dengan licik menyalahgunakan nama mantan Menteri Penerangan dan Kebudayaan Imarah Islam, Mullah Amir Khan Muttaqqi, yaitu secara dusta mengklaim bahwa Mansur Sahib yang dihormati telah terluka dan bahkan dibunuh.

Kami menganggap ini adalah usaha badan-badan intelijen yang gagal untuk menimbulkan kebingungan di kalangan orang-orang awam.

Kami memperingatkan media untuk mempertimbangkan reputasi mereka dan untuk lebih berhati-hati ketika merilis laporan tentang hal-hal sensitif. Jangan menjadi bagian dari rencana intelijen berbahaya yang lebih luas dengan mempublikasi laporan tersebut.

Amir Khan Muttaqqi belum pernah dihubungi oleh media manapun selama 14 tahun dan rumor tentang cedera Mansur Sahib yang dihormati tidaklah benar.

Juru bicara Imarah Islam Afghanistan

Zabihullah Mujahid

21/02/1437 Hijriah  03/12/2015 Masehi

Deddy | El Emarah | Jurnalislam

Tingkatkan Serangan ke Basis Mujahidin, Rusia Tambah Pangkalan Udara Militer di Suriah

Beirut (Jurnalislam.com) – Pasukan Rusia memperluas basis militer mereka di pusat Suriah, menambah benteng dan mengembangkan landasan pacu sebagai tanda mereka berniat untuk menggunakannya sebagai pangkalan udara kedua mereka di negara itu, aktivis Suriah mengatakan, Kamis (03/12/2015), lansir Al Arabiya News Channel.

Aktivitas yang berlangsung di pangkalan udara Shaayrat, sekitar 40 kilometer (25 mil) sebelah tenggara kota Homs, juga bisa menandakan niat Moskow untuk meningkatkan serangan udara di wilayah tengah negara itu ke arah basis pejuang Suriah.

Rusia telah melakukan serangan udara di Suriah sejak 30 September, menggunakan pangkalan udara pemerintah Suriah Basel al-Assad di provinsi pesisir Latakia. Pesawat pembom Su-24 dan helikopter lepas landas setiap hari dari pangkalan udara yang dahulu bernama Hemeimeem, membombardir daerah di Suriah utara.

Sebuah basis di provinsi Homs akan memfasilitasi serangan udara Rusia di Suriah tengah.

Bebars al-Talawi, seorang aktivis yang berbasis di Homs, dan Rami Abdurrahman, direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, melaporkan aktivitas Rusia di Shaayrat pada hari Kamis. Namun, mereka mengatakan belum ada tanda-tanda adanya pesawat di dalam fasilitas.

Al-Talawi mengatakan ada laporan bahwa senjata Rusia, termasuk artileri, telah dibawa ke persembunyian dalam beberapa hari terakhir. Dia mengatakan landasan pacu di pangkalan sedang diperluas, namun sejauh ini hanya pesawat tempur rezim yang menggunakannya.

Abdurrahman mengatakan pekerjaan tengah berlangsung di Shaayrat selama beberapa minggu, dengan pasukan Rusia bekerja membangun benteng dan di landasan pacu. Selain itu, pasukan Rusia telah mulai menggunakan pangkalan udara militer T4, juga di provinsi Homs, dimana helikopter Rusia melakukan operasi.

Pejabat Rusia tidak segera berkomentar.

Seorang pejabat militer AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan pada hari Rabu bahwa AS telah melihat personil militer Rusia di Shaayrat, tapi tidak melihat pesawat Rusia.

Pada briefing Pentagon Rabu, Kolonel Steve Warren, seorang juru bicara militer AS di Baghdad, mengatakan kepada wartawan bahwa Rusia telah memperluas basis utama di Latakia dan sekarang memiliki sekitar empat, mungkin lima fasilitas di tempat yang berbeda di dalam dan sekitar wilayah Latakia.  

Deddy | AP | Alarabiya | Jurnalislam

Turki Bangun Kembali Masjid yang Hancur oleh Serangan Israel di Palestina

GAZA (Jurnalislam.com) – Direktorat Departemen Agama Turki mengumumkan pada hari Rabu (02/12/2015) bahwa mereka akan membangun kembali sembilan masjid yang hancur akibat serangan militer Israel tahun lalu di Jalur Gaza yang diblokade, lansir World Bulletin.

Wakil kepala direktorat Hasan Kemal Yilmaz mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa total biaya proyek menjadi $ 4,5 juta, yaitu $ 1.200.000 dari yang sudah dicairkan.

Saat berada di Gaza untuk menyatakan pengumuman, Yilmaz juga mengunjungi Rumah Sakit Persahabatan Turki-Palestina, yang dibangun oleh pemerintah Turki lebih dari dua tahun lalu dengan total biaya $ 34 juta.

Yilmaz tiba di Jalur Gaza Rabu pagi melalui perbatasan Erez di utara untuk kunjungan dua hari ke daerah kantong Palestina yang diblokade.

Menurut Kementerian Wakaf Keagamaan Palestina, 64 masjid hancur selama serangan militer Israel tahun lalu, sementara 150 lainnya rusak sebagian.

Pada bulan Juli dan Agustus 2014, tentara Israel membombardir Jalur Gaza yang diblokade selama tujuh minggu – melalui udara, darat dan laut secara brutal.

Selain membunuh lebih dari 2.150 warga Palestina dan melukai ribuan orang lainnya, serangan Israel tersebut juga menyebabkan banyak bangunan infrastruktur penting Gaza hancur, yang sebagian besar belum dibangun kembali.

 

Deddy | World Bulletin | Jurniscom
 

 

Rusia Mulai Mengirim Rudal S-300 ke Iran

RUSIA (Jurnalislam.com) – Rusia telah memulai pengiriman sistem pertahanan udara S-300 ke Iran, kantor berita Tass mengutip seorang pembantu Presiden Vladimir Putin mengatakan pada hari Kamis (03/12/2015), kantor berita Reuters melaporkan.

"Kontrak dilaksanakan, pengiriman S-300 sudah mulai," Tass mengatakan mengutip Vladimir Kozhin.

Bulan lalu, Rusia dan Iran menandatangani kesepakatan pengiriman sistem rudal.

Sebuah kesepakatan nuklir yang ditandatangani antara Iran dan Rusia telah menjadi ancaman bagi dunia Arab.

Tapi Sergei Chemezov, kepala eksekutif konglomerat pertahanan Rusia Rostec, mengatakan pada saat kesepakatan itu ditandatangani bahwa negara-negara Teluk tidak punya alasan untuk merasa terancam oleh kesepakatan tersebut.

"Ini adalah sistem pertahanan. Dan kami siap menawarkan sistem ini ke negara manapun"

 

Deddy | Reuters | Alarabiya | Jurnalislam

 

Hamas Serukan Warga Palestina Kobarkan Aksi Perlawanan Spektakuler Setelah Shalat Jumat

GAZA (Jurnalislam.com) – Gerakan perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyerukan warga Palestina untuk turun ke jalan pada hari ini,  Jum’at (04/12/2015), dalam aksi terbarunya mengobarkan aksi perlawanan sebagai bentuk respon atas hancurnya sejumlah rumah para pejuang Palestina, selain tekanan agar Israel serahkan jenazah para syuhada.

Dalam keteranganya, Hamas mengatakan, tindakan tentara Zionis selama dua hari kemarin menghancurkan dua rumah anggota perlawanan As-Syahid Ibrahim Akari dan Ragib Alawi akan menyeret wilayah permukiman Zionis ke dalam api pertempuran tanpa henti.

Dalam kesempatan ini Hamas menyerukan keterlibatan masyarakat lebih luas lagi dalam melawan kejahatan Zionis selama ini. Ia menyerukan para pemuda untuk turun ke jalan setelah selesai shalat jum’at hari ini di berbagai kota di Tepi Barat untuk menunjukan solidaritasnya.

Israel akan menyaksikan aksi perlawanan spektakuler sebagai balasan dari pemuda intifadhah untuk membela darah para syuhada yang tertumpah.

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Innalillahi, KH. Slamet Effendy Yusuf, Wakil Ketua PBNU Meninggal Dunia

BANDUNG (Jurnalislam.com)  – Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Slamet Effendy Yusuf dikabarkan meninggal dunia pada Rabu malam jam 23.00 di Bandung, Jawa Barat, dalam usia 68 tahun.

Berdasar pesan dari Drs. H. Choirul Fuad Yusuf, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Komisi Kerukunan Antarumat Beragama, Jenazah Slamet Effendy Yusuf disemayamkan di rumah duka, Perumahan Citra Grand Castle Garden Blok H-5 no 18 Cibubur, Jakarta Timur,  pada Kamis (03/12/2015) mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB dan dikebumikan di Purwokerto.

Beliau lahir di Purwekorto, Jawa Tengah, 12 Januari 1948, Slamet Effendy semasa hidupnya aktif dalam berbagai gerakan kepemudaan seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Pemuda (GP) Anshor.

Anak pertama dari 4 bersaudara pasangan KH. Yusuf Azhari dan Hj. Umi Kulsum ini merupakan lulusan S1 Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, dan S2 Pasca Sarjana Universitas Indonesia Bidang Politik.

Selain aktif dalam kepengurusan di NU, Slamet Effendy juga tercatat sebagai Wakil Ketua Umum MUI periode 2015-2020.

Deddy | Jurnalislam

 

Hamas Serukan Dunia Arab dan Umat Islam Tutup Celah Normalisasi bagi Penjajah Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Gerakan Perlawanan Islam Hamas kembali menegaskan sikap dasar gerakannya  yang menolak setiap normalisasi dengan penjajah Zionis.

Seperti yang dilansir Infopalestina, dalam keterangan pers yang dirilis pada hari Rabu (02/12/2015), Hamas menyerukan pihak-pihak dunia Arab dan umat Islam untuk menutup semua celah bagi penjajah Zionis untuk menembus kawasan. Hamas menegaskan bahwa semua upaya Zionis untuk normalisasi akan menemui kegagalan menghadapi kesadaran umat, kekuatan vitalnya, serta sensitifitas Islam dan Palestina.”

Hamas menyatakan bahwa penegasan terhadap sikap ini disampaikan di tengah-tengah meningkatnya kejahatan Zionis Israel yang dilakukan terhadap rakyat Palestina dan di tengah-tengah upayanya untuk membagi masjid al-Aqsha.

Hamas menegaskan bahwa intifadhah rakyat Palestina melawan penjajah Zionis dan para pemukim Yahudi, menuntut bangsa Arab dan umat Islam baik di level resmi maupun rakyat, untuk mendukung rakyat Palestina dalam perjuangaannya yang sah dan pembelaannya pada tempat-tempat suci umat Islam di Palestina, bukan justru dengan langkah-langkah normalisasi dengan penjajah Zionis.

Hamas mengapresiasi semua keputusan, sikap dan upaya yang dikerahkan di level dunia, khususnya Eropa, Afrika, Asia dan Amerika Latin, serta organisasi boikot global (BDS), untuk memboikot penjajah Zionis secara ekonomi dan budaya serta menuntut para pemimpinnya melalui jalur hukum.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Jerman: Rezim Assad yang Beli Minyak dari Islamic State, Kami Punya Bukti

BERLIN (Jurnalislam.com) – Pemerintah Jerman mengatakan rezim Bashar al Assad telah membeli minyak dari organisasi Daesh (Islamic State), yang sebelumnya ditetapkan sebagai musuh oleh Damaskus, Anadolu Agency melaporkan, Rabu (02/12/2015).

Wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Sawsan Chebli mengatakan pada konferensi pers di Berlin pada hari Selasa (01/12/2015) bahwa ada bukti transaksi minyak antara rezim Assad dan Daesh.

Ketika ditanya tentang klaim Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa Turki sedang membeli minyak dari Daesh, Chebli mengatakan bahwa pemerintah Jerman tidak memiliki informasi yang mendukung klaim tertentu.

"Tapi kita tahu bahwa rezim Assad telah menerima sejumlah besar minyak dari IS (Daesh). Kami memiliki bukti. Kami memiliki indikasi yang menunjukkan bahwa hal ini terjadi," tambahnya.

Juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert juga mengkritik tuduhan yang diarahkan pada Turki, mengatakan tidak ada bukti serius yang menunjukkan Turki telah menoleransi atau aktif mendukung pembelian minyak dengan Daesh tersebut.

"Kami menganggap tuduhan tanpa bukti tersebut sangat tidak membantu," tegasnya.

Menyusul jatuhnya sebuah pesawat perang Rusia yang melanggar wilayah udara Turki dekat perbatasan Suriah pada 24 November, Rusia mengumumkan sanksi terhadap Turki dan Presiden Vladimir Putin menduga keterlibatan Turki dalam pembelian minyak dari Daesh.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menantang Putin dan mengatakan ia akan mengundurkan diri jika klaim Rusia bahwa Turki membeli minyak dari Daesh terbukti. Dia meminta Putin untuk melakukan hal yang sama yaitu mengundurkan diri dari Presiden jika klaim mereka tidak terbukti.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam