Delegasi Milisi Houthi ke Saudi Bahas Pembicaraan Damai

RIYADH (Jurnalislam.com) – Sebuah delegasi dari kelompok Houthi saat ini berada di Arab Saudi untuk melakukan pembicaraan dalam upaya mengakhiri perang Yaman, yang tampaknya menjadi upaya paling serius untuk mengakhiri konflik, dua pejabat senior mengatakan, lansir Aljazeera, Selasa (08/03/2016).

Kunjungan, yang dilaporkan pada hari Selasa, adalah yang pertama sejak perang dimulai pada Maret tahun lalu antara pemberontak Syiah Houthi sekutu Republik Syiah Iran dan koalisi militer Arab pimpinan Arab Saudi.

Kunjungan dimulai pada hari Senin atas undangan pemerintah Saudi, setelah seminggu persiapan pembicaraan rahasia, kata dua pejabat senior dari badan administratif yang menjalankan sebagian wilayah Yaman yang dikuasai oleh Houthi.

Sekitar 6.000 orang, setengah dari mereka warga sipil, tewas dalam pertempuran di Yaman, meningkatkan kekhawatiran konfrontasi regional yang lebih luas antara Iran dan Arab Saudi.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

 

Al Shabaab Bantah Laporan Serangan Udara AS

MOGADISHU (Jurnalislam.com) – Kelompok pejuang Islam Somalia, mujahidin al-Shabab cabang al Qaeda di Somalia membantah klaim departemen pertahanan AS yang mengatakan bahwa lebih dari 150 pejuangnya baru-baru ini tewas dalam serangan udara, Aljazeera melaporkan, Selasa (08/03/2016).

Washington mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya telah melakukan beberapa serangan di Somalia selatan pada kamp pelatihan Raso, dan mengklaim bahwa lebih dari 150 pejuang afiliasi al Qaeda terbunuh.

"Amerika sedang bermimpi. Kami tidak pernah mengumpulkan banyak pejuang kami di satu tempat. Kami mengetahui situasi keamanan," Abdulaziz Abu Musab, juru bicara operasi militer al Shabaab, mengatakan kepada Al Jazeera dalam panggilan telepon pada hari Selasa.

"Ya, serangan itu terjadi dan terjadi di lokasi yang mereka disebutkan, namun jumlah yang mereka katakan kepada dunia adalah bohong!," tambah Musab.

 

Deddy | Aljazeera |Jurnalislam

Setelah Eksekusi Mumtaz Qadri, Kantor Pengadilan Pakistan Diserang Tehrik-e Taliban, 14 Tewas

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 14 orang tewas dalam pemboman di Kantor Pengadilan Pakistan, yang dikatakan oleh Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP) sebagai peringatan atas eksekusi Malik Mumtaz Hussain Qadri, Express Tribune Pakistan melaporkan Senin (07/03/2016).

Seperti yang dilansir BBC News, Selasa (08/03/2016), serangan martir terjadi di pintu masuk ke pengadilan di kota barat laut Shabqadar, melukai hampir 30 lainnya, kata polisi kepada media lokal.

TTP mengatakan serangan itu untuk membalas hukuman gantung Mumtaz Qadri pekan lalu oleh pengadilan Pakistan.

Mumtaz Qadri, yang dipandang oleh kaum muslimin Pakistan sebagai pahlawan Islam adalah seorang anggota pasukan polisi elit, ia membunuh Salman Taseer seorang politisi liberal, gubernur Punjab, di timur laut Pakistan pada tahun 2011 karena Taseer menentang hukuman bagi penghujat Nabi Saw.

Qadri menembak Taseer 28 kali setelah Tasser melindungi seorang penghujat Nabi Muhammad Saw.

"Pengadilan dan hakim adalah target kami karena tindakan dan perilaku mereka tidak Islami," juru bicara Jamaat-ul-Ahrar, sebuah faksi dari Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP), mengatakan kepada Express Tribune Pakistan.

 

Baca juga: Tutupi Pemberitaan Eksekusi Mumtaz Qadri, Kantor-kantor Media Pakistan Diserang Massa

Deddy | Express Tribune Pakistan | Jurnalislam

Warga dan Ormas Islam Tolak Rencana Pembangunan Tempat Hiburan di Kaliwates, Jember

JEMBER (Jurnalislam.com) – Puluhan laskar umat Islam Jember mendatangi kediaman Jupiter, seorang warga keturunan Cina di jalan Kenanga, RW 18 Lingkungan Ledok Kebon Lor, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, Selasa (8/2/2016).

Jupiter adalah pemilik sebuah bangunan yang rencananya akan dijadikan hotel dan tempat hiburan di daerah tersebut. Namun warga menolaknya karena khawatir akan merusak moral warga setempat.

“Alasan penolakan adalah khawatirnya timbul beragam kerusakan moral akibat pendirian hotel tersebut. Bahkan, di hotel tersebut nanti direncanakan akan didirikan diskotik dan tempat bilyar serta acap kali disalahgunakan untuk tempat prostitusi,” papar Kyai Zarkawi, salah seorang tokoh setempat.

“Satu hal yang membuat kami tersinggung adalah jika hotel ini jadi adalah berarti kami merelakan hidup anak cucu kami akan terkena azab Allah,” sambungnya.

Ia menambahkan, penolakan warga sudah disampaikan sejak 6 bulan lalu di hadapan Muspika dan pengusaha hotel. “Mereka sudah menolak mentah-mentah. Namun entah bagaimana, pada Januari 2016 tiba-tiba keluar surat izin pendirian hotel, lengkap dengan persetujuan beberapa warga. Tentu saja, hal ini sangat mengejutkan warga,” ungkapnya.

Kyai Zarkawi menilai, Jupiter yang telah memalsukan identitas dan menyuap sejumlah warga guna melancarkan rencananya.

“Keresahan warga Gebang ini sebelumnya pernah disampaikan ke FPI Jember dan ditindak lanjuti dengan pengaduan ke pihak Polres dan DPRD,” ujar Ustadz Ilyas, sekretaris FPI Jember menyambung Kyai Zarkawi.

Di luar ruangan, warga terus meminta agar bangunan segera dibongkar karena bagian bangunan memanfaatkan saluran air sehingga sering terjadi banjir.

Audiensi tersebut mendapat pengawalan aparat kepolisian. Perwakilan massa umat Islam yang hadir diantaranya dari Front Pembela Islam (FPI), Laskar Islam Jember dan Jamaah Ansharusy Syariah.

Reporter: Findra Eko | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

 

Pemkot Serang Akan Shalat Gerhana di Masjid At Tsauroh

SERANG (Jurnalislam.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan sejumlah element di Kota Serang akan menggelar Salat Gerhana atau lebih dikenal khusuf di Mesjid Agung At-Tsauroh. Walau diperkirakan tidak masuk wilayah gerhana matahari total yang diprediksi terjadi Rabu (9/3/2016) pagi.

“Kami bersama Pemerintah Kota Serang akan menggelar shalat sunah khusuf (Gerhana-red) bersama di Mesjid Agung At-tsauroh pada pukul 06.20 pagi. Memang di Kota Serang tidak dilintasi gerhana matahari total, karena tidak dalam posisi total atau tidak total disunatkan untuk shalat khusuf,” ungkap Sekretaris Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, Amas Tajudin sebagaiman dilansir radarbanten Online, Selasa (8/3/2016).

Selain difokuskan Mesjid Agung At-Tsauroh, Amas meminta warga untuk melaksanakan shalat gerhana di mesjid-mesjid atau musola yang terdekat dan diperbolehkan untuk melaksanakan shalat sendiri. Dimulai dari mulai gerhana terjadi hingga selesai gerhana. “Gerhana yang biasanya lekat dengan tradisi masa lalu masyarakat, selalu berdasarkan mitos. Oleh karena itu kami meminta masyarakat dengan salat,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang Matin Syarkowi, mengatakan, menghadapi gerhana matahari total pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masing-masing Pengurus NU Kecamatan di Kota Serang agar melaksanakan salat sunah gerhana bila gerhana betul-betul terjadi.

“Fenomena gerhana terjadi tidak lain untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Serta yang disunatkan shalat itu di wilayah yang terlihat gerhana. Jangan sampai masyarakat pada saat gerhana khususnya wanita hamil jangan ke kolong tempat tidur, lebih baik melaksanakan salat,” katanya.

Reporter: M Fajar | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Ini Jadwal Shalat Gerhana dari Kemenag untuk 33 Provinsi di Indonesia

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Gerhana matahari total akan terjadi besok, (9/3/2016). Sebagian wilayah di Indonesia akan mengalami penampakan gerhana matahari total yang sempurna. Karena itu, Salat Gerhana pun disunahkan. Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama merilis jadwal shalat gerhana.

Menurut mereka, durasi gerhana di 33 provinsi berbeda, dan sesuai dengan perhitungan astronomis di wilayah masing-masing.

“Mengacu pada data astronomis, wilayah Indonesia Bagian Barat rata-rata dapat menikmati gerhana matahari selama satu hingga dua jam,” jelas Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, seperti dilansir laman jpnn.com.

Sementara di Wilayah Indonesia Tengah, fenomena langka itu dapat dinikmati selama 2 hingga 2,5 jam. Adapun wilayah Indonesia bagian timur mendapatkan durasi paling lama yaitu selama hampir tiga jam.

Selain itu, Ditjen Bimas Islam juga telah menyiapkan naskah khutbah shalat gerhana yang dapat diunduh untuk digunakan para khatib pada pelaksanaan shalat menyambut fenomena alam tersebut.

Berikut waktu pelaksanaan shalat gerhana di seluruh Indonesia mengacu pada press release Ditjen Bimas Islam:

  1. Aceh, 07:22 WIB -08:27 WIB
  2. Sumatera Utara, 07:21 WIB-08:27 WIB
  3. Sumatera Barat, 07:20 WIB-08:27 WIB
  4. Riau, 06:22 WIB -08:30 WIB.
  5. Bengkulu, 06:20 WIB-08:28 WIB.
  6. Jambi, 06:21 WIB-08:29 WIB.
  7. Kepulauan Riau, 06:22 WIB-08:33 WIB.
  8. Sumatera Selatan, 06:19 WIB-08:29 WIB.
  9. Lampung, 06:20 WIB-08:31 WIB.
  10. Bangka Belitung, 06:21 WIB-08:35 WIB.
  11. Banten, 06:19 WIB-08:31 WIB.
  12. DKI Jakarta, 06:20 WIB-08:32 WIB.
  13. Jawa Barat, 06:20 WIB-08:32 WIB.
  14. Jawa Tengah, 06:20 WIB-08:35 WIB.
  15. D.I. Yogyakarta, 06:20 WIB- 08:35 WIB.
  16. Jawa Timur, 06:21 WIB-08:39 WIB.
  17. Kalimantan Barat, 06:23 WIB- 08:42 WIB.
  18. Kalimantan Tengah, 06:22 WIB-08:47 WIB.
  19. Kalimantan Selatan, 07:23 WITA-09:48 WITA.
  20. Kalimantan Timur, 07:26 WITA-09:54 WITA
  21. Bali, 07:22 WITA-09:42 WITA.
  22. Nusa Tenggara Barat, 07:23 WITA-09:45 WITA.
  23. Nusa Tenggara Timur, 07:27 WITA-09:51 WITA.
  24. Sulawesi Barat, 07:26 WITA-09:57 WITA.
  25. Sulawesi Selatan, 07:26 WITA-09:54 WITA.
  26. Sulawesi Tengah, 07:29 WITA-10:04 WITA.
  27. Sulawesi Tenggara, 07:28 WITA-10:01 WITA.
  28. Gorontalo,07:31 WITA-10:09 WITA.
  29. Sulawesi Utara, 07:34 WITA-10:15 WITA.
  30. Maluku Utara, 08:35 WIT-11:21 WIT.
  31. Maluku, 08:35 WIT-11:17 WIT.
  32. Papua Barat, 08:40 WIT-11:30 WIT.
  33. Papua, 08:49 WIT-11:40 WIT.

Sumber: JPNN | Jurnalislam

Ratusan Umat Islam Sweeping Lokalisasi Terbesar di Mojokerto

MOJOKERTO (Jurnalislam) – Ratusan umat Islam Mojokerto yang tergabung dalam Forum Umat Islam Mojokerto mendatangi kawasan lokalisasi Balong Cangkring di Jembatan Balong Cangkring, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Selasa (8/2/2016).

Aksi unjuk rasa ini terkait wacana penertiban praktik prostitusi, perjudian, dan miras di Yayasan Majapahit Balong Cangkring oleh Pemkot Mojokerto. Massa sedianya akan melakukan sweeping untuk memastikan bahwa prostitusi sudah tak ada lagi di Balong Cangkring.

Ratusan umat Islam dari Jamaah Ansharusy Syariah dan Front Pembela Islam (FPI) itu longmarch kurang lebih 5 kilo dari alun-alun menuju Balongcingkrang.

Dalam aksinya, laskar sempat terlibat bentrok dengan penjaga lokalisasi namun dilerai oleh aparat kepolisian. Aparat menangkap satu orang yang dianggap sebagai provokator.

Insiden tersebut berawal, saat perwakilan dari Jama'ah Ansharusy Syari'ah Mudiriyah membacakan penyataan sikapnya menyatakan mengutuk adanya praktek prostitusi dan praktek maksiat lain di Balong Cangkring.

"Para tokoh muslim harus bersatu untuk menolak segala bentuk praktek prostitusi dan maksiat lainnya di Mojokerto. Kami akan memantau bila suatu saat praktek prostitusi dan maksiat kembali beroperasi di Balong Cangkring, kami akan bertindak tegas," tegasnya.

Mendengar pernyataan tersebut membuat penghuni Yayasan Majapahit menantang laskar untuk masuk area Yayasan Majapahit.

"Ayo mlebu o rene, koyok gaa pernah duwe duso ae," teriak salah satu penghuni Yayasan Majapahit.

Namun saat laskar yang berada di sisi timur jembatan hendak memasuki kawasan Yayasan Majapahit, anggota Sabhara Polres Mojokerto Kota menghadangnya. Aparat juga menghadang para penghuni Yayasan Majapahit di sisi barat jembatan.

Aparat kepolisian berhasil meredam aksi kedua massa dan meminta warga penghuni Yayasan Majapahit untuk mundur agar laskar bisa meninggalkan lokasi. Namun salah seorang warga penghuni Yayasan Majapahit kembali bertindak provokatif.

"Wes ndang balik o, wes mari lho," teriak oknum penghuni Yayasan.

Polisi langsung mengejar salah satu oknum yang lari ke arah selatan Kali Brangkal. Massa kemudian melanjutkan aksinya ke kantor Pemkota Mojokerto.

Reporter : Findra Eko | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Giliran 2 Pos Strategis Batalion Afghanistan di Babaji Direbut Taliban

HELMAND (Jurnalislam.com) – Laporan dari daerah Babaji di wilayah ibukota Lashkar Gah mengatakan bahwa pada sekitar 01:00 waktu setempat hari Senin, Mujahidin Imarah Islam melancarkan serangan terkoordinasi ke arah basis batalion musuh dan pos pertahanan utama yang terletak di Masjid Spin di daerah Sepan di tengah operasi militer 'Azm' yang sedang berlangsung, lansir Al Emarah News, Senin (07/03/2016).

Serangan itu berlangsung sampai pukul 3:00 di pagi hari sebagai akibatnya kedua posisi musuh berhasil direbut dan pasukan Arbaki mereka terpaksa melarikan diri dan meninggalkan mayat 21 orang rekan bersenjata mereka.

2 senjata mesin berat buatan AS, 3 senapan serbu AS, 2 senapan Ak, peluncur 29 RPG dengan amunisinya, tabung mortar dengan 25 putaran, sejumlah senapan sniper, 1 item NVG, 13  putaran artileri 82mm dan sejumlah besar peralatan militer lainnya disita dalam operasi sedangkan sebuah APC juga dibakar.

Seluruh area saat ini di bawah kendali Mujahidin.

Pada sekitar waktu yang sama (tengah malam), Mujahidin juga menyerang sebuah pos pemeriksaan polisi di daerah Baezo Babaji selama satu setengah jam, menewaskan 8 pasukan bersenjata serta merebut PKM, peluncur RPG, 6 senapan Ak dan sejumlah besar peralatan lainnya.

Segala puji hanya bagi Allah saja, tidak ada Mujahidin yang dirugikan dalam operasi.

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

Raja Saudi akan Kirim Bantuan Makanan dan Medis ke Daerah Terhancur di Suriah

RIYADH (Jurnalislam.com) – Arab Saudi akan menyediakan makanan dan bantuan medis ke daerah yang paling hancur di Suriah bekerjasama dengan Federasi Palang Merah Internasional (the International Federation of Red Cross-IFRC) dan Bulan Sabit Merah, Al Arabiya News Channel melaporkan, Senin (07/03/2016).

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada hari Sabtu oleh Dr. Abdullah Bin Abdulaziz Al-Rabeeah, pengawas umum Bantuan Kemanusiaan dan Pusat Pemulihan Raja Salman (the King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre) dan penasihat di Royal Court, bersama dengan Elhadj Amadou Sy, Sekretaris Jenderal IFRC dan Masyarakat Bulan Sabit Merah (Red Crescent Societies)

Perjanjian tersebut terjadi setelah arahan dari Raja Salman untuk memberikan bantuan ke daerah Suriah yang paling terpukul.

Arab Saudi telah mendukung Suriah dengan menyediakan akomodasi dan mengizinkan warga Suriah yang tinggal di Kerajaan untuk membawa keluarga dan kerabat mereka hidup dengan mereka tanpa syarat.

Sebanyak 343.150 warga Suriah terdaftar bebas biaya di pendidikan umum dan pendidikan universitas di Kerajaan. Selain itu, layanan kesehatan gratis juga disediakan untuk Suriah di semua rumah sakit pemerintah di Inggris. Mereka juga mengeluarkan izin untuk memulai bisnis.

Lebih dari 2 juta warga Suriah telah memperoleh manfaat dari bantuan Kerajaan sejak awal krisis Suriah.

Kerajaan telah berkomitmen untuk pengungsi Suriah dengan menyediakan $ 100 juta, menaikkan total bantuan untuk $ 780.000.000 sejak 2011.

Bantuan disampaikan kepada para pengungsi Suriah melalui Kampanye “Nasional Saudi Dukung Saudara-saudara di Suriah”, di bawah pengawasan langsung dari Putra Mahkota Mohammed Bin Naif.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Faksi Jihad China Uighur di Suriah Ajarkan Anak-anak Ilmu Syariah dan Militer

SURIAH (Jurnalislam.com) – Foto yang dirilis oleh akun media sosial terkait Harakah Islam Turkistan (Turkistan Islamic Party-TIP), sebuah kelompok jihad China Uighur yang merupakan bagian dari jaringan jihad internasional Al Qaeda, menunjukkan pelatihan anak-anak di Suriah. Foto-foto tersebut belum dikonfirmasi dan bertanggal, tapi TIP diketahui mengoperasikan kamp-kamp pelatihan untuk anak-anak di barat laut Suriah, The Long War Journal melaporkan, Senin (07/03/2016).

Foto-foto menunjukkan anak-anak, kebanyakan dari muslim Uighur, menghadiri sekolah Syariah yang diselenggarakan oleh TIP dan berpartisipasi dalam pelatihan senjata.

September lalu, TIP merilis video yang menunjukkan pelatihan "jihad kecil." Anak-anak ditampilkan berpose dengan senapan serbu AK-47, menghadiri kelas Syariah, dan mengambil bagian dalam pelatihan senjata.

Pada bulan Juli, TIP pertama kali mempublikasikan sebuah kamp pelatihan di Idlib, yang tampaknya berada di daerah yang sama. Beberapa foto menggambarkan anak-anak belajar mengoperasikan AK-47, senapan sub-mesin, dan pistol.

TIP bukan satu-satunya sekutu asing al Qaeda di Suriah yang dikenal melatih anak-anak. Pada bulan Desember, Jamaah Imam Bukhari (juga dikenal sebagai Katibat Imam Bukhari), sebuah kelompok Uzbek di Suriah yang setia pada Taliban, merilis video 18 menit yang menunjukkan mereka melatih puluhan anak-anak. Anak-anak, yang berkisar berusia di bawah 10 sampai pertengahan remaja, terlihat mengambil bagian dalam latihan fisik dan pelajaran tentang bagaimana untuk menangani dan menggunakan senjata.

Jihad Callers Center milik Ulama popular asal Saudi pro al Qaeda, Syeikh Abdullah al Muhaysini juga merilis video September lalu menunjukkan pelatihan anak-anak Suriah asli di kamp yang dijalankan oleh kelompoknya. Syeikh Muhaysini terkait erat dengan al Qaeda dan Jabhah Nusrah.

Selain itu, pimpinan Chechnya Junud al Sham, yang dipimpin oleh Muslim Shishani, yang dicap sebagai teroris oleh AS diketahui telah menjalankan kamp pelatihan untuk anak-anak di masa lalu.

Baca juga: Faksi Jihad Uzbek di Suriah Bekali Ilmu Syar’I dan Militer Sejak Usia Dini

Deddy | TLWJ | Jurnalislam