WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Calon presiden Republik Donald Trump pada Rabu menuntut bahwa pembangunan zona aman di Suriah harus ditanggung oleh negara-negara Teluk, Anadolu Agency melaporkan, Kamis (16/06/2016).
“Anda melihat migrasi besar ini, yang merupakan hal yang mengerikan untuk ditonton – dan omong-omong, saya memiliki hati sebesar orang lain. Kita harus membangun zona aman di sana. Dan kita harus mengurus orang-orang,” kata Trump selama kampanye di Atlanta.
“Di sinilah pembuatan kesepakatan atau apa pun Anda ingin menyebutnya timbul. Kita harus mengupayakan negara-negara Teluk menanggung hal itu,” katanya. Pernyataannya sama dengan yang ia serukan untuk membangun tembok sepanjang perbatasan AS selatan yang ia katakan akan mengupayakan agar Mexico yang menanggung biayanya.
“Mereka memiliki uang dalam jumlah besar. Mereka tidak banyak berbuat. Dan itu adalah wilayah mereka. Dan kita harus mengupayakan mereka untuk membayar, “katanya tentang rencana zona aman-nya.
Dia mengambil ucapan calon presiden Demokrat Hillary Clinton yang mengatakan bahwa ia, seperti Presiden Barack Obama, ingin membawa pengungsi ke AS dan menghabiskan miliaran dolar untuk mereka.
“Muslim percaya bahwa eksekusi untuk hal-hal yang akan Anda katakan adalah – seperti standar hidup,” katanya. “Itulah yang mereka lakukan. Dan kita akan membawa masuk orang-orang ini.”
Setelah serangan teror mematikan di San Bernardino, California Desember lalu, Trump menyerukan larangan pada semua umat Islam memasuki AS sampai pemerintah dapat mengetahui “apa yang sedang terjadi.”
Dia juga mengatakan akan mendeportasi semua migran tidak berdokumen.
Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam
HELMAND (Jurnalislam.com) – Di tengah Operasi Omari yang sedang berlangsung, Para pejabat mengatakan pada hari Rabu (15/06/2016) sekitar pukul 18:00 waktu setempat, Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) menyerang konvoi pasukan gabungan ANA (Afghanistan National Army) dan pasukan komando di jalan Lashkar Gah antara daerah Loye Charrahi dan Darab Charrahi kabupaten Marjah, lansir Al Emarah News, Kamis (16/06/2016).
DENMARK (Jurnalislam.com) – Mahasiswa muslim yang belajar di sekolah Denmark dilarang sholat selama jam sekolah oleh pejabat, World Bulletin melaporkan, Kamis (16/06/2016).
SERANG (Jurnalislam.com) – Siang ini, DPW FPI Kota Serang bersama para kesepuhan kota Serang mendatangi pemkot Serang pada Kamis, (16/06/2016).
BIMA (Jurnalislam.com) – Menanggapi dicabutnya beberapa peraturan daerah di Bima dan Dompu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima Drs. H. Saleh Ismail menyatakan bahwa seharusnya peraturan daerah (perda) itu tidak boleh dicabut.
SERANG (Jurnalislam.com) – Ulama dan tokoh Islam Kota Serang pada hari Rabu (15/06/2016) berkumpul dan berdiskusi membahas Perda Penyakit Masyarakat (Pekat) No 2 tahun 2010, sebagai respon para ulama dan sesepuh Kota Serang terkait pembatalan Perda pasca mencuatnya donasi untuk ibu Saeni.
TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Untuk kedua kalinya Masjid Al-Amin dikunjungi Syaikh Palestina bersama Syam Organizer dalam Safari Ramadhan Bermakna bersama Imam-imam Palestina di Saguling Panjang Kawalu.

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sebagai media nasional yang sudah tua, Kompas ternyata tidak lagi peduli dengan etika jurnalistik dan profesionalisme, terutama ketika memberitakan media Islam. Kompas.com tanggal 15 Juni 2016 menulis dengan judul provokatif dan tendensius, “Situs Radikal Raup Rp 6 Juta Per Hari dari Google Adsense”. Isinya memfitnah Arrahmah.com dan memprovokasi pihak lain atas dasar kebencian, intoleran dan diskriminatif.
PALESTINA (Jurnalislam.com) – “Jangan biarkan pendudukan menyiapkan buka puasa Anda”, isi poster dari kampanye boikot terbaru yang diluncurkan di Tepi Barat yang diduduki, lansir World Bulletin, Rabu (15/06/2016).