Dua Pemimpin Militer Senior IS Terbunuh dalam Serangan Udara

afp-795f7b8c85ce1b13316d073452e68a57a9bba442IRAK (Jurnalislam.com) – Serangan udara koalisi di dekat Mosul, Irak, membunuh dua pemimpin militer senior kelompok Islamic State (IS), Pentagon mengatakan Jumat, lansir World Bulletin Sabtu (02/07/2016)

“Pasukan koalisi melakukan serangan udara terhadap dua komandan militer senior IS pada 25 Juni di dekat Mosul, Irak, yang mengakibatkan kematian mereka,” kata sekretaris pers Pentagon Peter Cook dalam sebuah pernyataan.

“Serangan dengan menewaskan Basim Muhammad Ahmad Sultan al-Bajari, wakil menteri perang IS, dan Hatim Thalib al-Hamduni, seorang komandan militer IS di Mosul.”

Cook mengatakan al-Bajari memimpin batalion IS Jaysh al-Dabiq yang dikenal sering menggunakan kendaraan berisi IED (bom rakitan), pelaku bom martir dan gas mustard dalam serangan tersebut.”

Al-Hamduni adalah seorang komandan militer di Mosul dan kepala polisi militer di wilayah itu, kata Cook.

Mosul adalah kota kedua terbesar Irak dan menjadi ibukota de facto kelompok IS di Irak.

Pasukan Irak dalam beberapa pekan terakhir telah membuat kemajuan yang signifikan terhadap kelompok IS, termasuk merebut kembali kota Fallujah bulan ini.

Perhatian sekarang beralih ke Mosul, di mana pertempuran akan beralih ke kota tersebut.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Militer Bangladesh: 20 Sandera Asing Tewas, Sebagian Besar Dipenggal

665003303001_5018847966001_5018713364001-vsBANGLADESH (Jurnalislam.com) – Dua puluh sandera asing tewas di sebuah kafe di ibukota Bangladesh, tentara mengatakan, dalam serangan yang diklaim oleh kelompok Islamic State (IS) yang berakhir setelah pengepungan 10 jam ketika pasukan komando menyerbu gedung, lansir Aljazeera Sabtu (02/07/2016).

Sembilan warga negara Italia, seorang warga Amerika, tujuh warga Jepang dan seorang warga India pada hari Sabtu dikonfirmasi berada di antara korban tewas.

“Sebagian besar dari mereka secara brutal dipenggal dengan senjata tajam hingga tewas,” kata juru bicara militer Brigjen Nayeem Ashfaq Chowdhury, Sabtu.

Menteri Luar Negeri Italia mengatakan hari Sabtu bahwa seorang warga Italia lain masih belum ditemukan.

“Dia bisa saja bersembunyi atau berada di antara korban yang terluka … kami sedang mencari dia,” kata Paolo Gentiloni, menteri luar negeri Italia.

Perdana Menteri Sheikh Hasina sebelumnya mengatakan 13 sandera telah diselamatkan. Hasina mengatakan enam orang bersenjata juga tewas dan seorang lainnya ditangkap dalam operasi pagi di kafe Holey Artisan di Dhaka.

Korban yang berhasil diselamatkan termasuk dua warga Sri Lanka dan seorang warga Jepang yang terluka, Letnan Kolonel Tuhin Mohammad Masud mengatakan, menambahkan ada korban yang terluka di antara para sandera lainnya.

Bangladesh menyatakan dua hari berkabung nasional menyusul serangan.

“Kami telah menembak mati setidaknya enam penyerang dan membersihkan bangunan utama,” kata Masud kepada kantor berita Associated Press.

d4cedd59efde4ea3a1a88be3f0c44ae4_18

Reporter Al Jazeera Tanvir Chowdhury, melaporkan dari Dhaka, mengatakan bahwa kafe tersebut terletak di salah satu bagian ibukota yang paling diawasi ketat, dan merupakan lokasi beberapa kedutaan besar dan terkenal di kalangan orang asing.

“Untuk masuk ke sini Anda harus melewati banyak pos pemeriksaan polisi. Ini adalah daerah yang sangat dijaga,” kata Chowdhury.

“Jadi ada pertanyaan serius yang muncul: Bagaimana mereka berhasil masuk dengan senjata dan amunisi, bahkan mungkin bom dan granat tangan?”

Krisis mulai pada sekitar pukul 21:00 waktu setempat, kata polisi, ketika sekelompok pria bersenjata menyerbu masuk kafe, yang populer bagi orang asing, orang-orang muda, dan kelas menengah Bangladesh.

People help an unidentified injured person after gunmen attacked a cafe popular with foreigners in Bangladesh's capital, Dhaka, on Friday.

Selama pengepungan, IS memposting foto orang asing yang tewas di café. Polisi percaya sekelompok orang bersenjata yang bersembunyi tersebut dipersenjatai dengan senapan serbu dan granat.

Menurut Rezaul Karim, ayah dari seorang saksi, Hasnat, orang-orang bersenjata meminta semua orang di dalam kafe untuk membaca Al-Qur’an – kitab suci Islam.

“Mereka yang mampu membaca Quran dipisahkan. Orang-orang bersenjata bahkan memberi mereka makan tadi malam,” katanya, “Yang lain disiksa.”

Gowher Rizvi, seorang penasehat Perdana Menteri Hasina, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pasukan keamanan awalnya telah mencoba untuk bernegosiasi untuk memecahkan krisis.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Serangan Udara Rezim Syiah Assad Bunuh 20 Warga Sipil di Qalamoun

thumbs_b_c_a429b109d97402d420d375e7d677c6feSURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 20 warga sipil tewas dan 40 lainnya terluka oleh serangan udara rezim Suriah Sabtu di daerah Qalamoun di pedesaan utara Damaskus, menurut pejabat Pertahanan Sipil Suriah.

“Pesawat-pesawat tempur Rezim meluncurkan 45 serangan udara di kota Jayrud di daerah Qalamoun yang dikuasai oposisi,” kata pejabat kepada Anadolu Agency, Sabtu (02/07/2016).

Yusuf al-Bustani, seorang anggota komite koordinasi lokal di daerah Timur Ghouta, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa hanya 20 orang yang teridentifikasi.

Al-Bustani mengatakan bahwa korban tewas kemungkinan akan meningkat karena banyak korban cedera berada dalam kondisi serius.

“Fasilitas medis di Jayrud kewalahan dengan banyaknya korban yang terluka,” katanya.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Bashar al-Assad menumpas pengunjuk rasa dengan keganasan militer yang tak terduga dan tidak proporsional.

Sejak itu, lebih dari 360.000 orang telah tewas selama konflik lima tahun dan lebih dari 10 juta lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka, menurut Anadolu Agency.

Namun menurut Pusat Penelitian Kebijakan Suriah menyebutkan korban tewas akibat perang enam tahun di suriah tersebut adalah lebih dari 470.000 orang.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Kumandang Adzan Pertama di Hagia Sophia Istanbul Setelah 85 Tahun Terhenti

hagiaTURKI (Jurnalislam.com) – Hagia Sophia mengumandangkan adzan subuh dari dalam bangunan yang dibangun pada abad ke-6 di Istanbul tersebut untuk pertama kalinya dalam 85 tahun pada hari Sabtu (02/07/2016).

Seperti yang dilansir World Bulletin, Sabtu, bangunan di distrik bersejarah Sultanahmet tersebut mengumandangkan adzan dari menara setelah malam 27 Ramadhan, Jumat malam, yang menandai turunnya wahyu pertama Al-Quran (Lailatul Qadar) kepada Nabi Muhammad Saw.

Kumandang adzan subuh dari dalam Hagia Sophia tersebut kemungkinan untuk menyalakan kembali kontroversi atas penggunaan bangunan, yang dijadikan museum di bawah perintah Mustafa Kemal Ataturk, presiden pertama Republik Turki pada tahun 1935.

Meskipun adzan telah dikumandangkan dari menara Hagia Sophia selama empat tahun terakhir, muazin selalu mengumandangkan adzan dari ruang sholat di lapangan museum ketimbang dari dalam bekas Masjid dan katedral tersebut.

Dibangun sebagai basilika Kristen Ortodoks selama pemerintahan Kaisar Bizantium Justinian I di tahun 537, struktur kubah terkenal, yang dikenal sebagai Ayasofya di Turki itu dikonversi menjadi Masjid setelah penaklukan kota oleh Sultan Mehmet II pada tahun 1453.

Dalam beberapa tahun terakhir telah ada seruan untuk mengembalikan bangunan sebagai Masjid. Bulan lalu, pemerintah Yunani mengeluhkan pembacaan Al-Qur’an di Hagia Sophia selama bulan Ramadhan – kritik yang digambarkan Kementerian Luar Negeri Turki sebagai “kritik yang tidak dapat diterima”.

Panggilan adzan tersebut disiarkan dalam program televise pada hari Sabtu yang juga menampilkan Mehmet Gormez, kepala Direktorat Urusan Agama.

Gormez menggunakan kesempatan tersebut untuk menggambarkan serangan terror di bandara Ataturk Istanbul, di mana 44 orang dan tiga penyerang tewas, sebagai bagian dari perang yang dilancarkan terhadap Islam.

Dia mengatakan Islam adalah korban terorisme. “Yang disembelih itu tidak hanya hidup kita tetapi juga nilai-nilai tertinggi yang telah dibawa bagi kemanusiaan oleh Islam,” katanya.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Jet Tempur Israel Gempur Jalur Gaza Setelah Serangan Roket Palestina

An Israeli Air Force F-15 fighter jet flies during an aerial demonstration at a graduation ceremony for Israeli airforce pilots at the Hatzerim air base in southern Israel June 30, 2016. REUTERS/Amir Cohen

GAZA (Jurnalislam.com) – Pesawat-pesawat tempur zionis melancarkan beberapa serangan udara Sabtu pagi di Jalur Gaza yang diblokade setelah roket ditembakkan dari wilayah Palestina, Anadolu Agency melaporkan Sabtu (02/07/2016).

Juru bicara Angkatan Darat zionis, Peter Lerner, berdalih serangan mereka itu merupakan reaksi terhadap serangan terhadap kota selatan Sderot Jumat.

“Dalam menanggapi serangan roket yang menghantam Sderot malam kemarin Angkatan Udara Israel (Israeli Air Force-IAF) menargetkan empat lokasi di Gaza, komponen infrastruktur operasional Hamas,” katanya di Twitter.

Menurut sumber-sumber keamanan Palestina dan saksi mata yang berbicara dengan syarat anonim, pesawat Israel menyerang dua posisi Hamas di selatan Gaza City.

thumbs_b_c_b493549fbd7fd837a6c66bb5fd6ee59dSerangan juga terkena area limbah dekat basis Ezzeddin al-Qassam (Hamas) dan lahan pertanian di dekat posisi Saraya al-Quds Brigade (Islamic Jihad), kata sumber yang sama.

Ruang kerja dan peternakan yang berada di selatan dan utara Gaza juga diserang.

Tidak ada korban yang dilaporkan, sumber medis mengatakan pada kondisi anonimitas.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

 

Obama: 116 Warga Sipil Tewas Oleh Serangan Drone, HAM: 1100 Tewas

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Pemerintahan Obama mengatakan pada hari Jumat (01/06/2016) bahwa antara 64 hingga 116 warga sipil telah tewas oleh pesawat tak berawak dan serangan AS di Pakistan, Yaman dan Afrika sejak Presiden Barack Obama menguasai kantor kepresidenan pada 2009, lansir Al Arabiya News Channel Jumat (01/07/2016).

Perkiraan pemerintahan di depan publik ini menyebutkan korban tewas warga sipil secara signifikan lebih rendah dari perkiraan oleh berbagai kelompok hak asasi manusia yang berkisar hingga 1.100 korban tewas.

Mencari preseden untuk penggantinya, Obama juga menandatangani sebuah perintah eksekutif mengenai detail kebijakan untuk membatasi korban sipil AS dan menjadikan perlindungan warga sipil sebagai elemen sentral dalam perencanaan operasi militer AS.

Perintah eksekutif seperti itu membutuhkan sebuah laporan perkiraan korban tahunan. Ia mengatakan pemerintah harus mencakup pelaporan kredibel dari kelompok non-pemerintah yang mengulas serangan untuk menentukan apakah ada korban tewas di pihak warga sipil.

Tapi perintah eksekutif ini tidak mengikat presiden berikutnya, yang bisa mengubah kebijakan dengan sebuah perintah eksekutif buatannya sendiri.

Walaupun rincian serangan pesawat tak berawak masih sering samar, ruang lingkup program pesawat tak berawak AS telah lama tertutup. Ini adalah alat kunci strategi militer Obama.

0317fc38-561d-4d30-bf4d-fca3ae7b0bf6-2060x1236

Korban sipil yang diungkapkan tidak termasuk serangan udara AS di Afghanistan, Irak atau Suriah, negara-negara yang dianggap daerah pertempuran aktif.

Kelompok hak asasi manusia telah lama mengatakan bahwa pemerintah mengurangi laporan jumlah korban sipil dan informasi baru tidak mungkin memuaskan mereka sepenuhnya.

Biro Jurnalisme Investigasi (Bureau of Investigative Journalism) yang berbasis di London, misalnya, memperkirakan bahwa sekitar 492 hingga 1.100 warga sipil tewas oleh serangan pesawat tak berawak di Pakistan, Yaman dan Somalia sejak tahun 2002.

Federico Borello, direktur eksekutif Center for Civilians in Conflict di Washington, memuji perintah eksekutif Obama tersebut. Dia mengatakan kelompoknya mungkin akan memanggil Kongres untuk memodifikasikannya menjadi undang-undang sehingga presiden masa depan tidak bisa membuangnya keluar.

“Ini adalah sesuatu yang telah kami kerjakan selama 10 tahun,” katanya. “Memiliki perlindungan sipil di jantung perencanaan militer adalah masalah besar.”

operator_drone_AS_bostonglobe-comReprieve, sebuah organisasi hak asasi manusia internasional yang berbasis di New York, mengatakan bahwa pernyataan pemerintah sebelumnya tentang program pesawat tak berawak terbukti palsu oleh fakta di lapangan dan dokumen internal pemerintah AS sendiri.

“Tapi yang lebih penting, harus ditanyakan seberapa berartinya angka-angka tersebut jika mereka menghilangkan rincian dasar seperti nama-nama mereka yang tewas dan daerah, bahkan negara, tempat mereka tinggal,” kata Reprieve dalam sebuah pernyataan menjelang pengumuman administrasi ini.

Reprieve mengatakan pemerintah hampir menunjukkan bagaimana mereka bisa menentukan target, mengingat bahwa pemerintah dapat menggeser apapun yang mereka anggap sebagai sipil sedemikian rupa hingga perkiraan apapun menjadi jauh dari kenyataan.

 

Isreal Bersumpah Bangun Lebih Banyak Pemukiman di Tengah Kekerasan Tepi Barat

2496150151634ea99bf9abac551ae14b_18TEPI BARAT (Jurnalislam.com) – Dua warga Palestina dan pemukim zionis yahudi telah tewas di Tepi Barat yang diduduki, saat pemimpin zionis mengancam akan membangun permukiman khusus Yahudi di wilayah itu.

Tayseer Habash, seorang warga Palestina berusia 63 tahun dari daerah Nablus, meninggal pada hari Jumat (01/06/2016) karena terlalu banyak menghirup gas air mata, menurut Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina.

Insiden itu terjadi di pos pemeriksaan Qalandia dekat Ramallah saat pasukan Israel menembakkan gas air mata dalam bentrokan dengan pemuda Palestina.

“Ada banyak orang karena itu hari Jumat terakhir bulan Ramadhan,” Erab al-Fuqaha dari Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan kepada Al Jazeera, Jumat, melalui sambungan telepon. “Terjadi insiden dorong mendorong, dan Israel menembakkan banyak gas air mata.”

Dalam video yang diposting di media sosial oleh agen foto kolektif Activestills, tentara zionis terlihat memukul warga Palestina dengan tongkat, melemparkan granat suara, menembakkan gas air mata dan mengancam untuk menggunakan kekerasan.

Di selatan kota Hebron, Tepi Barat, seorang wanita Palestina ditembak mati oleh pasukan Israel dengan alas an dalam dugaan upaya penusukan, juru bicara polisi Israel, Micky Rosenfeld, menulis di Twitter.

Di luar Otniel, sebuah pemukiman ilegal Israel di dekatnya, seorang pria Israel tewas dan tiga anggota keluarganya terluka ketika mobil mereka terbalik setelah diduga ditembak oleh penyerang Palestina pada Jumat sore, media Israel melaporkan.

Meskipun tidak dapat mengomentari bentrokan Qalandia, juru bicara Yahudi mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tiga orang yang terluka dalam kecelakaan di dekat pemukiman dievakuasi ke rumah sakit.

“Pasukan sekarang menyisir daerah tersebut untuk mencari penyerang,” kata juru bicara melalui telepon pada hari Jumat sore.

Kekerasan Jumat terjadi hanya sehari setelah remaja Palestina ditembak mati setelah memasuki pemukiman Kiryat Arba di dekat Hebron dan menikam Hallel Yafa Ariel, seorang gadis Israel, hingga tewas.

Palestinian men take cover from a stun grenade thrown by Israeli security forces during clashes at the Qalandia checkpoint between Ramallah and Jerusalem on July 1, 2016, as Israeli authorities banned men under 45 from accessing the Al-Aqsa mosque compound for Friday prayers. The Palestinian health ministry said that a middle-aged man had died from tear gas fired by Israeli forces during a clash at the Qalandia crossing. Israeli police said in a statement that three members of the security forces were injured by stones but it reported no Palestinian casualties. / AFP PHOTO / ABBAS MOMANI

Dalam beberapa jam, pasukan zionis memblokade Bani Naim, desa penyerang dekat Hebron, aktivis Issa Amro mengatakan kepada Al Jazeera pada Kamis malam.

Pada hari Jumat, PBB – menerbitkan laporan yang menyerukan Israel untuk menghentikan pembangunan permukiman.

Kejahatan Israel merebut tanah Palestina dalam rangka memperluas permukiman ilegal yang ada dan membangun yang baru terus menerus mengikis keberlangsungan solusi dua-negara”, PBB mengatakan dalam laporan itu.

Di pemakaman gadis itu di Kiryat Arba pada hari Jumat sore, beberapa politisi zionis bersumpah untuk memperluas pemukiman khusus Yahudi di wilayah Palestina yang mereka duduki, media Israel melaporkan.

Mengacu ke daerah-daerah di Tepi Barat dan Israel saat ini, Menteri Pendidikan Israel, Naftali Bennett, yang juga seorang anggota partai ultra-nasionalis Jewish Home, mengatakan: “Kami akan membangun pemukiman di Sarona dan Kiryat Arba, di Jaffa dan Yerusalem, di Itamar dan Beersheba. ”

Menteri Pertanian Uri Ariel, sepupu gadis itu dan tokoh penting dalam gerakan permukiman Yahudi, mengatakan bahwa pembangunan permukiman sekarang lebih diperlukan dibandingkan sebelumnya dan menyerukan kedaulatan Israel di tanah jajahannya, Tepi Barat.

Yehuda Glick, seorang politisi sayap kanan Israel, menyerukan Israel untuk mencaplok Tepi Barat dan meminta Yahudi-Israel meningkatkan kunjungan mereka ke dalam kompleks Masjid al-Aqsha, tempat suci ketiga bagi umat Islam.

Lebih dari 530.000 warga Israel tinggal di tanah warga Palestina di Tepi Barat. Pembangunan pemukiman yahudi tersebut dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional juga menurut kelompok hak asasi Israel B’Tselem.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

Kapal Bantuan Kemanusian Turki Mulai Berlayar Menuju Gaza

thumbs_b_c_341a356235e76f8b78346b69a8bf033aTURKI (Jurnalislam.com) – Kapal bantuan kemanusiaan Turki yang membawa 11.000 ton pasokan bantuan ke Jalur Gaza siap untuk berlayar dari pelabuhan Mersin di selatan negara itu pada hari Jumat, lansir World Bulletin Jumat (01/07/2016).

Langkah kapal berbendera Panama bernama “Lady Leyla,” yang telah dipenuhi persediaan bantuan termasuk beras, tepung, dan mainan sejak Rabu, tersebut di bangun dari kesepakatan rekonsiliasi yang dicapai antara Turki dan Israel setelah absen enam tahun .

Lady Leyla juga akan membawa 10.000 kebutuhan anak dan 10.000 paket makanan dan bantuan bagi anak-anak di Gaza melalui pelabuhan Israel Ashdod, yang diharapkan akan tiba dalam 30 jam.

Lima ton tepung dan 2.000 ton bantuan beras dari Turki Grain Board, serta bantuan gula dari Bulan Sabit Merah Turki, akan disampaikan.

Sebuah upacara perpisahan akan diadakan pukul 15.30 sore waktu setempat pada hari Jumat dengan dihadiri Wakil Perdana Menteri Turki, Veysi Kaynak, Menteri Pembangunan Lutfi Elvan dan Duta Besar Palestina untuk Ankara, Faed Mustafa, sebelum kapal berangkat menuju pelabuhan Ashdod.

Turki dan Israel mencapai kesepakatan rekonsiliasi awal Ahad malam. Hubungan diplomatik antara kedua negara dihentikan setelah pasukan zionis menyerbu kapal bantuan Gaza Mavi Marmara di perairan internasional pada tahun 2010, yang menewaskan 10 aktivis Turki.

Kapal bantuan Mavi Marmara adalah salah satu di antara enam kapal sipil yang mencoba mendobrak blokade Israel atas Gaza ketika pasukan komando zionis naik ke atas kapal.

Sebagai buntut dari serangan itu, Turki menuntut permintaan maaf resmi dari Israel, kompensasi untuk keluarga korban yang tewas, dan pencabutan blokade Israel di Gaza.

Pada tahun 2013, Perdana Menteri zionis yahudi Benjamin Netanyahu menyuarakan penyesalannya atas serangan itu.

Pada hari Senin, pembicaraan berbulan-bulan antara kedua negara akhirnya berbuah, dengan Turki mengumumkan bahwa kesepakatan akan ditandatangani, yang menormalisasi hubungan Turki dengan Israel.

Berdasarkan kesepakatan, selain menyetujui kehadiran aksi kemanusiaan Turki di Gaza, Israel akan membayar $ 20 juta sebagai ganti rugi kepada keluarga korban Mavi Marmara.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Mujahidin Suriah Tembak Jatuh Jet Tempur Assad di Qalamoun

DAMASKUS (Jurnalislam.com) – Faksi jihad Suriah pada hari Jumat mengatakan mereka telah menangkap seorang pilot rezim Suriah setelah menjatuhkan pesawatnya di daerah Qalamoun di pedesaan utara Damaskus, Anadolu Agency melaporkan Jumat (01/07/2016).

Sementara kantor berita resmi rezim Suriah SANA melaporkan bahwa pesawat itu jatuh karena “alasan teknis”, sedangkan Jaysh al-Islam dan Ahrar al-Sham – dua faksi jihad anti-rezim Assad – mengatakan melalui Twitter bahwa pesawat Sukhoi 22 buatan Rusia tersebut telah jatuh oleh pasukan mereka di darat.

Jaysh al-Islam telah menyiarkan video yang menunjukkan pasukannya menginterogasi pilot serta rekaman penangkapannya.

Jaysh al-Islam mengidentifikasi bahwa pilot bernama Letnan Hasan Nawras dari kota Jableh di provinsi Lattakia barat Suriah.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Nushairiyah Assad menumpas aksi unjuk rasa – yang meletus sebagai bagian dari gerakan perlawanan Arab Spring – dengan kebrutalan militer tak terduga.

Sejak itu, lebih dari seperempat juta orang telah tewas dan lebih dari 10 juta lainnya menjadi pengungsi di seluruh negeri akibat perang tersebut, menurut PBB.

Namun, Pusat Penelitian Kebijakan Suriah (the Syrian Center for Policy Research), sebuah LSM, melaporkan jumlah korban tewas akibat konflik enam tahun di Suriah adalah lebih dari 470.000.

 

 

30 Lebih Pasukan Rezim Assad Tewas dalam Pertempuran di Utara Aleppo

65e4a66e-ee28-4a65-990a-05b3e329f32b_16x9_788x442SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 30 pasukan rezim Nushairiyah Assad tewas dalam sebuah serangan balik mujahidin Suriah yang berlangsung 24 jam di Suriah utara, monitor mengatakan pada hari Kamis, lansir Al Arabiya News Channel Jumat (01/07/2016).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights) mengatakan sedikitnya 30 tentara rezim telah tewas dalam pertempuran sejak Rabu sore di sekitar Al-Maleh, utara Aleppo.

Jabhah Nusrah, cabang resmi Al-Qaeda di Suriah, memimpin serangan, kata kepala Observatorium Rami Abdel Rahman.

Rezim Syiah Bashar al-Assad telah berusaha untuk merebut Al-Maleh selama lebih dari dua tahun.

Pasukannya selama berbulan-bulan telah mencoba mengepung Aleppo dengan memotong jalur pasokan antara kabupaten di Al-Maleh yang dikuasai mujahidin Suriah dan di wilayah dekat Turki, yang mendukung pasukan oposisi.

Selama hampir seminggu, pasukan rezim yang didukung oleh pesawat-pesawat tempur Suriah dan Rusia telah bertempur untuk menguasai Al-Maleh.

Rezim Assad juga mencoba memotong Castello Road, sebuah rute pasokan penting dari perbatasan Turki menuju pinggiran timur yang dikuasai mujahidin di Aleppo.

Situs pro-rezim Al-Masdar News melaporkan bahwa tentara rezim Suriah mundur dari peternakan Al-Maleh karena menghadapi serangan balik koalisi mujahidin Suriah yang dipimpin oleh Jabhah Nusrah.

Pasukan koalisi mujahidin dikatakan menyerang pasukan rezim diawali dengan dua bom mobil.

Observatorium juga mengatakan dua anak tewas oleh bom rezim di daerah yang dikuasai mujahidin Suriah di Aleppo.

Mayoritas provinsi Aleppo dikendalikan oleh Jabhah Nusrah dan koalisi Jaysh Fateh, sementara kotanya, yang menjadi ibukota komersial sebelum perang di negara itu, telah terbagi sejak Juli 2012 menjadi daerah yang dikuasai mujahidin dan yang dikuasai rezim.

Tiga belas warga sipil termasuk empat anak juga tewas dalam serangan rudal rezim di Timur Ghouta di wilayah Damaskus, Observatorium melaporkan pada hari Kamis, memperbarui jumlah korban sebelumnya.

Perang di Suriah, yang telah berlangsung lima tahun, telah menewaskan lebih dari 470.000 orang.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam