Serangan Bom Targetkan Karyawan Mahkamah Agung Afghanistan, 20 Tewas dan 38 Terluka

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 20 orang tewas pada Selasa dalam ledakan bom di luar Mahkamah Agung di pusat ibukota Afghanistan, Kabul, pejabat pemerintah mengatakan, dalam serangkaian serangan terbaru terhadap pengadilan, Al Arabiya News Channel melaporkan, Selasa (07/02/2017).

Kementerian Kesehatan Masyarakat mengatakan sedikitnya 20 orang tewas dan 38 orang yang luka-luka dibawa ke rumah sakit kota.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan. Polisi mengatakan seorang pembom menargetkan karyawan Mahkamah Agung yang meninggalkan kantor mereka di akhir hari kerja.

“Ketika mendengar ledakan saya bergegas menuju tempat parkir Mahkamah Agung untuk menemukan saudara saya yang bekerja di sana,” kata seorang saksi, Dad Khuda, menambahkan ia menemukan saudaranya masih hidup.

“Sayangnya, beberapa orang tewas dan terluka.”

Saksi Reuters di tempat kejadian melaporkan noda darah di jalan dan banyak ambulans meninggalkan daerah.

Rudal Hantam Wilayah Israel, Zionis Targetkan Posisi Hamas dengan Serangan Udara

JERUSALEM (Jurnalislam.com) – Pasukan zionis menyerang beberapa posisi Hamas di Jalur Gaza yang diblokade pada hari Senin (06/02/2017) setelah sebuah rudal ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza sebelumnya pada hari yang sama, menurut militer zionis, lansir Anadolu Agency Senin.

Sirene serangan udara dibunyikan di wilayah Ashkelon Israel di utara Gaza setelah dilaporkan tembakan rudal Senin pagi ini, kata militer dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa proyektil tersebut menghantam di daerah terbuka tanpa menimbulkan korban atau kerusakan.

Untuk membalas tembakan rudal, jet Israel menyerang tiga sasaran di Gaza utara, kata militer, setelah sebuah tank zionis menembaki tempat lain beberapa jam sebelumnya.

Dalam sebuah pernyataan, Brigade Izzudin al Qassam, sayap bersenjata Hamas, mengatakan seorang pria penduduk setempat telah terluka di dekat lokasi salah satu serangan udara zionis.

Jet tempur penjajah Israel meneruskan serangan mereka di Jalur Gaza pada Senin malam dengan serangan udara di beberapa wilayah pertanian di bagian utara daerah kantong pantai.

Tidak ada korban dilaporkan akibat serangan malam tersebut, menurut sumber-sumber medis.

Meskipun roket secara sporadis ditembakkan dari Gaza oleh kelompok-kelompok perlawanan Palestina yang lebih kecil, Israel menganggap Hamas – yang telah berkuasa di Jalur Gaza sejak tahun 2007 – bertanggung jawab atas tindakan tersebut, dan sering balas menyerang posisi yang terkait dengan Hamas.

Jet Tempur Rezim Assad Jatuh di Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Sumber media yang setia kepada rezim Suriah mengumumkan terbunuhnya salah satu pilot pada hari Ahad (05/02/2017), akibat pesawat tempurnya jautuh di dekat lingkungan Maysaloun, Aleppo, Eldorar Alshamia melaporkan Senin (06/02/2017).

Sumber melaporkan bahwa pilot Basil Salih, seorang kolonel pasukan Nushairiyah Assad, tewas akibat kecelakaan dan jatuhnya pesawat tempur L-39 di lingkungan Maysaloun, karena kerusakan dalam sistem operasi. Kolonel Basil dilarikan ke rumah sakit militer di Nairab Airport, tetapi dia meninggal sebelum sampai di rumah sakit.

Kolonel Basil berasal dari desa Kemen di daerah Almizarah di Latakia, ia dari bandara militer Kwers di timur Aleppo.

Kolonel Basil Salih
Kolonel Basil Salih

 

Diplomat Afghanistan Tewas Ditembak Satpam di Gedung Konsulat Jenderal di Pakistan

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Seorang diplomat Afghanistan ditembak mati di dalam gedung konsulat jenderal Afghanistan di kota pelabuhan selatan Karachi, Pakistan, Senin (06/02/2017). Penembakan diduga dilakukan oleh penjaga keamanan swasta (satpam), menurut polisi dan media lokal, lansir World Bulletin Senin.

Kepala polisi Mushtaq Mahar mengatakan kepada wartawan bahwa Abdu Zaki, yang bekerja sebagai sekretaris ketiga di konsulat Afghanistan di kota tersebut, dilaporkan saling mengeluarkan kata-kata panas dengan tersangka yang diidentifikasi sebagai warga Negara Afghanistan bernama Hayatullah, yang kemudian marah dan diduga membunuh diplomat tersebut.

Tersangka ditahan segera setelah itu, kata Mahar.

“Itu bukan tindakan terorisme,” kata kepala polisi, menurut penyiar lokal 92 News.

“Kami telah menangkap terdakwa, dan juga mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV untuk menyelidiki insiden tersebut lebih lanjut,” tambahnya.

Ini bukan pertama kalinya para diplomat Afghanistan diserang di Pakistan.

Pada bulan Januari 2016, penyerang menyerbu kediaman resmi konsulat Afghanistan Humayun Yousafzai di barat laut kota Peshawar dengan sejenis senapan mesin. Insiden itu terjadi beberapa hari setelah konsulat Pakistan di kota Jalalabad Afghanistan menjadi sasaran serangan senjata dan bom.

Pada bulan Februari 2016, seorang mantan Gubernur Afghanistan Wahidi diculik dari ibukota Pakistan Islamabad. Ia dibebaskan dua pekan kemudian di utara kota Mardan secara misterius.

Pada bulan Juli tahun 2013, diplomat Afghanistan Muhammad Hashim Ibrat diculik di barat daya provinsi Balochistan. Menurut laporan harian Dawn, beberapa pemimpin Taliban dibebaskan dari kota Kandahar, Afghanistan dalam pertukaran untuk pembebasan Ibrat beberapa pekan kemudian pada bulan Agustus tahun 2013.

Pada bulan September 2008, Konsulat Jenderal Abdul Khaliq Farahi diculik dan sopirnya ditembak mati di Peshawar. Dia dibebaskan dua tahun kemudian di Afghanistan timur pada bulan November 2010.

Biksu Budha Myanmar Tertangkap Sembunyikan 4 Juta Lebih Pil Narkotika di Biara

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Seorang biksu Budha di Myanmar tertangkap menyembunyikan lebih dari empat juta pil narkotika, methamphetamine, di dalam biara, kata polisi pada hari Senin (06/02/2017), menyusul rekor pil ekstasi tahun lalu, lansir World Bulletin.

Biksu bernama Arsara tersebut berada dalam tahanan setelah polisi menemukan ratusan ribu tablet di mobilnya saat ia mengemudi dari desa Shwe Baho di kota Maungdaw di negara bagian Rakhine yang berbatasan dengan Bangladesh.

“Polisi menemukan 400.000 pil ekstasi” di dalam kendaraannya pada Ahad malam, kepala polisi setempat Kyaw Mya Win mengatakan kepada AFP.

“Polisi kemudian pergi ke biaranya dan menemukan 4,2 juta pil lainnya.”

Myanmar adalah salah satu negara penghasil narkotika utama dunia, dan menghasilkan sejumlah besar metamfetamin serta opium dan ganja.

Pil meth sangat populer di seluruh Asia mulai dari para clubbers yang kaya hingga karyawan yang kelelahan setelah bekerja sepanjang waktu.

Polisi tahun lalu mencatat rekor menyita 98 juta tablet ekstasi, hampir dua kali lipat dari 50 juta pil yang disita pada tahun 2015.

Pengadilan narkotika juga melonjak sekitar 50 persen dari 2015 menjadi 13.500 kasus, yang kata polisi mencerminkan pertumbuhan dalam perdagangan obat lokal.

Perdagangan manusia terutama meningkat di negara bagian Rakhine, yang menjadi rumah bagi lebih dari satu juta orang miskin dari minoritas Muslim Rohingya.

Pada bulan September media pemerintah melaporkan bahwa dua orang telah ditangkap setelah 6,2 juta tablet methamphetamine ditemukan di dalam mobil mereka di Maungdaw.

Mujahidin Imarah Islam Selamatkan 300 Lebih Wisatawan yang Terjebak Badai Salju

GHAZNI (Jurnalislam.com)Al-Emarah News mengatakan lebih dari 300 wisatawan berhasil diselamatkan oleh Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) dan relawan saat terjebak badai salju berat di distrik Gilan provinsi Ghazni Sabtu kemarin (04/02/2017).

Tim penyelamat Taliban didampingi relawan dari masyarakat umum berhasil mencapai jalan raya Kabul-Kandahar dan menemukan wisatawan di sepanjang jalan tersebut dalam kondisi hampir beku. Anak-anak, wanita, orang tua dan orang yang sakit dibawa oleh para relawan kembali ke rumah mereka sementara mereka yang lebih sehat dan masih tetap di daerah disediakan tempat tidur, selimut hangat, pakaian dan bahan makanan.

Sejumlah besar orang yang terjebak jalan raya Kabul-Kandahar di perbatasan kabupaten Qarabagh juga berhasil diselamatkan oleh Taliban dan relawan.

Mujahidin Imarah Islam dengan bantuan warga sipil juga berhasil menyelamatkan sejumlah orang yang terjebak salju di daerah Bakorzo, Manjaryano, Mula Muhammad Ali Killi, Azmat Killi, Andarho Killi, Bazargan, Hassan Karez dan Bazar di distrik Shajoy. Puluhan orang di distrik Shah Jowi Zabul juga berhasil diselamatkan.

Sejauh ini lebih dari 300 orang telah diselamatkan dan upaya untuk menyelamatkan lebih banyak orang lainnya masih dilakukan.

150 Masjid di Inggris Gelar Acara “Kunjungi Masjid Kami”

BIRMINGHAM (Jurnalislam.com) – Ratusan masjid di seluruh Inggris membuka pintu mereka bagi warga sebagai bagian dari inisiatif melawan kesalahpahaman tentang komunitas Muslim.

Lebih dari 150 masjid mengambil bagian dalam proyek “Visit My Masjid” pada Ahad sore, dan berhasil membuat kerumunan pengunjung penasaran, lansir Aljazeera, Ahad (05/02/2017).

Acara yang diselenggarakan oleh Dewan Muslim Inggris (the Muslim Council of Great Britain-MCB), berjanji akan menjawab semua pertanyaan. Pengunjung dari semua agama dan yang tidak memiliki agama disambut, dan tidak ada subjek yang dianggap terlarang.

Di masjid Paigham-e-Islam di Birmingham, kota kedua terbesar di Inggris, percakapan terfokus pada hukum Islam, yang dikenal sebagai Syariah, pendapat Muslim tentang Yesus dan apa saja program-program di masjid.

Teh dan kue-kue khas Asia Selatan ditawarkan bagi mereka yang hadir, selain tur keliling masjid dan penjelasan tentang sholat.

Jeremy Corbyn, pemimpin Partai Buruh yang merupakan oposisi utama, mengambil bagian dalam acara tersebut dengan mengunjungi masjid setempat di Finsbury Park, London utara.

“Minum teh bersama jauh lebih efektif daripada menuangkan beton untuk membangun dinding,” tweeted dia.

Adrees Sharif, anggota masjid dan pejabat MCB, mengatakan inisiatif tersebut bertujuan untuk memperkuat ikatan antara Muslim dan masyarakat di sekitar mereka.

“Kami ingin menciptakan dialog bukan debat. Ketika Anda sedang berdebat Anda bertujuan untuk memenangkan argumen, tetapi ketika Anda terlibat dalam dialog Anda berbagi keyakinan Anda,” katanya.

Masjid yang ambil bagian dalam acara tahun ini berjumlah hampir dua kali lipat dari 82 masjid yang ambil bagian pada tahun 2016.

Sharif mengatakan kenaikan itu disebabkan meningkatnya keinginan di kalangan umat Islam untuk menjelaskan keyakinan mereka di tengah meningkatnya sentimen kelompok sayap kanan.

“Masjid memahami pentingnya keterlibatan dan lebih bersedia untuk mengambil bagian, bukan hanya karena [Presiden AS] Donald Trump tetapi reaksi setelah isu Brexit juga,” Sharif menjelaskan, mengacu banyaknya orang Inggris yang memilih lepas dari Uni Eropa pada bulan Juni.

Trump, presiden anti Islam AS menepati janji kampanyenya untuk melarang semua Muslim memasuki AS dengan menghentikan imigrasi dari tujuh negara mayoritas Muslim.

Seorang hakim federal sejak itu telah menghentikan perintah larangan Trump.

Di Inggris, serangan terhadap Muslim meningkat, di samping serangan xenophobia lainnya, pasca pemungutan suara mengenai Brexit.

Geoff Gallagher, yang menghadiri acara tersebut di Birmingham, mengatakan ia memiliki pengalaman yang “sangat baik” dan merekomendasikan lebih sering lagi aktifitas pembangunan komunitas untuk membantu menghilangkan stereotip negatif terhadap Muslim.

“Aktifitas semacam ini harus diiklankan di seluruh negeri untuk memastikan agar semua orang mengerti bahwa umat Islam bukan kelompok agama kekerasan, dan merupakan bagian dari masyarakat luas,” katanya.

Muslim berjumlah lima persen dari populasi Inggris atau hanya di bawah tiga juta orang, dengan jumlah yang signifikan terkonsentrasi di pusat-pusat kota, seperti London, Birmingham, Manchester dan Bradford.

Sekitar setengah populasi dari Muslim Inggris lahir di Inggris.

NATO Mulai Latih Tentara Irak

IRAK (Jurnalislam.com) – NATO mulai melatih tentara Irak untuk menjinakkan bom yang ditanam oleh kelompok Islamic State ( IS), mereka mengatakan pada hari Ahad (05/02/2017), memperluas program yang sudah berjalan di negara tetangga Yordania, lansir World Bulletin.

Sejak bulan lalu, penasihat NATO di Irak telah mengawasi program kerja sama sipil-militer dan memeriksa institusi keamanan.

Namun hingga saat ini, pelatihan pasukan Irak di bidang pertambangan dan pembuangan persenjataan telah berlangsung di Yordania.

“Senjata terbaik yang kita miliki dalam memerangi musuh adalah dengan melatih pasukan lokal,” Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg seperti dikutip dalam sebuah pernyataan aliansi.

“Sebuah militer Irak yang lebih efektif berarti Irak menjadi lebih aman, dan Timur Tengah menjadi lebih stabil bagi kita.”

Anggota aliansi telah sepakat untuk memperluas pelatihan pada pertemuan puncak mereka di Warsawa Juli lalu.

Sejak Oktober, NATO juga telah mengerahkan pesawat pengintai AWACS di kawasan itu untuk meningkatkan pertempuran koalisi yang dipimpin AS, sebuah tindkan juga telah diputuskan pada pertemuan puncak Warsawa.

Pesawat-pesawat tersebut adalah salah satu aset konkrit yang dimiliki NATO, dengan sebagian besar perangkat keras militer milik negara anggota.

Ribuan Orang Dukung Kemerdekaan Muslim Kashmir dari Penjajah India

KARACHI (Jurnalislam.com) – Ribuan Rantai manusia, demonstrasi, dan protes besar-besaran menandai Kashmir Day di Pakistan hari Ahad untuk mengungkapkan solidaritas dengan perjuangan kemerdekaan yang sedang berlangsung di Jammu dan Kashmir yang dijajah India, lansir Anadolu Agency, Ahad (05/02/2017).

Kashmir Day, yang juga berlangsung di AS, Inggris, Belgia, dan negara-negara Eropa lainnya, telah resmi diselenggarakan setiap 5 Februari oleh Pakistan dan Azad Kashmir (yang telah dibebaskan) sejak tahun 1990.

Kashmir Day dimulai dengan berdoa, dan menghentikan lalu lintas di seluruh negeri selama satu menit sebagai tanda solidaritas dengan warga Muslim Kashmir di lembah yang diduduki.

Sebuah rantai manusia dibentuk oleh ribuan orang di seluruh jalan di beberapa titik yang menghubungkan Pakistan dengan Azad Kashmir. Lagu “Anda Bisa Membutakan Mata Kami Tapi Tidak Dapat Mencuri Mimpi Kami” (You Can Blind Our Eyes But Cannot Steal Our Dreams) – dirilis oleh tentara Pakistan untuk mengecam pasukan India yang melancarkan kekerasan brutal terhadap demonstran di lembah – telah menjadi viral di media sosial.

Dalam beberapa bulan terakhir ratusan warga Muslim Kashmir telah kehilangan penglihatan mereka setelah ditembak oleh pasukan India melalui senjata pelet.

Banyak orang meneriakkan slogan-slogan seperti “Kami ingin kebebasan,” “India keluar dari Kashmir,” dan “Kami tidak akan beristirahat sampai mendapatkan kebebasan” dan ambil bagian dalam demonstrasi dan aksi unjuk rasa di Pakistan dan Azad Kashmir, yang diselenggarakan oleh berbagai kelompok politik dan agama.

Jamat-e-Islami, salah satu partai Islam terbesar di Pakistan, dianggap telah mempelopori Hari Solidaritas Muslim Kashmir, dan juga mengadakan sejumlah unjuk rasa dan demonstrasi di seluruh Pakistan dan Azad Kashmir.

Dalam kesempatan tersebut, Perdana Menteri Nawaz Sharif berpesan, “Kashmir adalah urusan pembagian sub-benua yang belum selesai” – mengacu pada akhir pemerintahan kolonial Inggris tahun 1947, yang menyebabkan penciptaan Pakistan dan India sebagai dua negara yang independen.

“Sampai dan kecuali sengketa Kashmir diselesaikan, tidak akan ada perdamaian di kawasan itu,” kata Sharif, bersumpah bahwa Islamabad akan terus memberikan dukungan politik, diplomatik, dan moral untuk Kashmir.

Sementara itu, Syed Ali Gilani – ketua Konferensi Semua Partai Hurriyet (the All Parties Hurriyet Conference-APHC), konglomerat partai politik pro-kemerdekaan di wilayah pendudukan Kashmir – dan pemimpin Partai Kebebasan Demokrat (Democratic Freedom Party-DFP) Shabbir Ahmad Shah menyatakan terima kasih mereka terhadap pemerintah, orang-orang, dan tentara Pakistan yang mendukung rakyat Kashmir.

Dalam pernyataan mereka, kedua pemimpin tersebut mengatakan orang-orang Jammu dan Kashmir sedang berjuang menantang kekuatan utama, dan Pakistan adalah satu-satunya negara yang terus-menerus memperluas dukungan terhadap mereka, harian lokal berbahasa Inggris Dawn melaporkan.

Tentara Emirat Arab Tewas oleh Pasukan Syiah Houthi

YAMAN (Jurnalislam.com) – Seorang tentara Uni Emirat Arab (UEA) tewas hari Sabtu di Yaman sebagai bagian dari operasi militer yang dipimpin Saudi melawan pemberontak Syiah Houthi, kata komando militer negara itu, Anadolu Agency melaporkan Ahad, (05/02/2017).

Komando Angkatan Bersenjata mengatakan tentara itu tewas selama operasi “Pemulihan Harapan (Restore Hope)” dengan koalisi yang dipimpin Arab Saudi membela legitimasi di Yaman, demikian laporan kantor berita resmi WAM.

Namun, Angkatan Bersenjata tidak mengungkapkan penyebab kematian prajurit.

UAE adalah anggota dari koalisi pimpinan Saudi yang meluncurkan operasi udara besar-besaran pada tahun 2015 melawan pemberontak Houthi, yang menyerbu ibu kota Sanaa dan provinsi lain satu tahun sebelumnya.

Dua putaran pembicaraan damai yang didukung PBB gagal untuk menyelesaikan konflik di mana ribuan warga Yaman diyakini telah tewas dan sekitar tiga juta lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.