15 Orang Tewas dan 90 Terluka dalam Serangan Bom di Pakistan

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 15 orang tewas, termasuk delapan polisi, dan lebih dari 90 terluka dalam dua ledakan terpisah di barat-laut dan barat-daya Pakistan pada hari Senin (113/02/2017), para pejabat dan media lokal melaporkan, lansir World Bulletin.

Dalam insiden pertama, sekitar 13 orang, termasuk enam polisi, tewas dan lebih dari 80 luka-luka ketika seorang pembom martir meledakkan rompinya yang penuh bahan peledak di area yang sibuk di kota timur laut Lahore pada Senin malam, kata para pejabat.

Ledakan itu terjadi selama protes dari perusahaan farmasi di luar Majelis Negara Bagian Punjab, yang ibukotanya adalah Lahore.

Mushtaq Sukhera, seorang polisi Punjab mengatakan kepada wartawan bahwa kepala lalu lintas Lahore, Ahmed Mubeen, dan pengawas senior polisi, Zahid Gondal, termasuk di antara korban tewas.

Dia mengatakan 13 korban telah dikonfirmasi oleh polisi dan pejabat kesehatan.

Korban yang terluka termasuk tiga wartawan, saat pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di dekat sebuah van satelit stasiun TV lokal, kata polisi.

Saluran TV lokal menayangkan rekaman menunjukkan seorang pria mendekati mobil van satelit yang diparkir di dekat para pengunjuk rasa ketika ledakan terjadi.

Dalam sebuah pernyataan kepada media, Asad Mansur, diduga adalah seorang juru bicara Jamat-ul-Ahrar, kelompok sempalan Taliban Pakistan mengklaim bahwa serangan martir itu dilakukan oleh kelompok mereka.

Dia memperingatkan pemerintah “bersiap-siap untuk serangan lain” di masa yang akan datang.

Tayangan televisi menunjukkan polisi dan pengunjuk rasa menggendog korban yang terluka di bahu mereka dan berlari menuju ambulans dan kendaraan pribadi, kemacetan lalu lintas membuat ambulans sulit untuk membawa korban yang terluka ke rumah sakit.

Asap raksasa tebal dan api mengepul ke atas karena beberapa kendaraan yang diparkir di seberang jalan terbakar setelah ledakan itu.

Topi berlumuran darah, sepatu, potongan pakaian, dan daging manusia bertaburan di lokasi ledakan yang dikelilingi pohon saat unit tentara dipanggil untuk membantu operasi penyelamatan.

Ledakan itu dengan gamblang mengingatkan tentang ledakan martir pada bulan Maret 2016 di sebuah taman umum yang menewaskan lebih dari 70 orang di Lahore, kota terbesar kedua di negara itu dan merupakan pusat budaya.

Pemerintah kota menyatakan keadaan darurat di rumah sakit kota dan memohon sumbangan darah. Dokter takut akan meningkatnya angka kematian karena beberapa yang terluka dikatakan berada dalam kondisi kritis.

Islamic Council: Islamophobia di Jerman Meningkat, Sudah 91 Masjid di Serang

BERLIN (Jurnalislam.com)Islamic Council, salah satu organisasi payung Muslim terbesar di Jerman menyatakan keprihatinannya pada hari Senin (13/02/2017) atas sejumlah serangan yang menargetkan Masjid, Anadolu Agency melaporkan.

Burhan Kesici, kepala Islamic Council (Dewan Islam), mengatakan bahwa 91 serangan terhadap Masjid di tahun 2016 merupakan indikasi tumbuhnya sentimen anti-Muslim di Jerman, dan mendesak pemerintah dan pemimpin politik untuk berbicara dan mengambil tindakan.

“Jika mereka mengatakan bahwa orang Islam bukanlah ancaman tetapi merupakan bagian dari masyarakat, dan jika mereka memberitahu orang-orang bahwa Masjid adalah tempat ibadah, akan ada lebih sedikit permusuhan terhadap Islam,” katanya kepada Anadolu Agency.

Jerman telah menyaksikan pertumbuhan Islamophobia dan sentimen anti-pengungsi tahun lalu, dipicu oleh propaganda dari kelompok kanan-jauh dan pihak populis, yang telah mengeksploitasi kekhawatiran terhadap krisis pengungsi.

91 Masjid diserang pada tahun 2016, menurut statistik polisi baru-baru ini yang dipublikasikan pada Senin, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kekerasan anti-Muslim. Pada 2015, 75 serangan dilaporkan, dan pada tahun 2014 ada hampir 60 serangan yang menargetkan Masjid.

Meskipun terdapat pertumbuhan jumlah serangan yang menargetkan Masjid, polisi sering gagal mengidentifikasi penyerang.

Di antara 91 serangan terhadap Masjid pada tahun 2016, polisi hanya bisa mengidentifikasi tersangka dalam 12 kasus. Saat ini hanya satu tersangka yang berada di dalam tahanan.

Kesici mengkritik pemerintah karena tidak serius mengejar para tersangka setelah serangan yang menargetkan Masjid, dan mengatakan ketidakseriusan ini mendorong mereka melakukan kekerasan lainnya.

Dengan populasi 81.800.000, Jerman memiliki penduduk Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Perancis. Di antara empat juta Muslim di negara itu, tiga juta berasal dari Turki.

2.300 Ton Bantuan Kemanusiaan Malaysia untuk Muslim Rohingya Tiba di Bangladesh

BANGLADESH (Jurnalislam.com) – Sebuah kapal kargo Malaysia yang membawa bantuan bagi pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh tiba pada hari Senin (13/02/2017), Juru Bicara Pelabuhan Chittagong Jafar Alam mengatakan kepada Anadolu Agency.

The Nautical Aliya memiliki 16 kontainer TEU (twenty-foot equivalent unit).

“Menteri Luar Negeri Bangladesh untuk Maritim Laksamana Khurshed Alam dan duta besar Malaysia akan menyerahkan bantuan tersebut dalam suatu upacara,” kata Alam.

Bantuan itu akan dibawa ke Teknaf, Cox Bazar, lokasi kamp-kamp Rohingya, untuk distribusi.

Malaysia mengirim kapal yang membawa 2.300 ton barang kemanusiaan untuk membantu masyarakat minoritas Muslim Rohingya yang dianiaya aparat pemerintah Myanmar

Karena tindakan keras di negara bagian Rakhine Myanmar baru-baru ini, hampir 70.000 orang Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh dan berlindung di berbagai kamp di Teknaf.

Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh untuk Beberapa Dekade terakhir karena penganiayaan di negara mereka. Menurut lembar fakta UNHCR tahun 2015, sedikitnya 32.000 warga Rohingya yang terdaftar dan 200.000 hingga 500.000 yang tidak terdaftar / tidak memiliki dokumen hidup di Bangladesh, kebanyakan di Cox Bazar.

Yanghee Lee, seorang pelapor khusus PBB tentang hak asasi manusia, dijadwalkan akan mengunjungi kamp Rohingya Bangladesh di Cox Bazar pada 18 Februari untuk mengamati kondisi mereka selama kunjungan tiga hari.

Menurut harian Bangladesh, Lee dijadwalkan untuk mengunjungi Thengar Char, sebuah pulau di mana pemerintah Bangladesh berencana merelokasi pengungsi Rohingya.

Habib Rizieq at Istiqlal: Do Not Provoked by the Attempt to Divide the People and the Government

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Imam of the Islamic Defenders Front (Front Pembela Islam-FPI), Habib Rizieq Shihab said that today Muslims are pitted against the government. These efforts is driven by a large force that is not happy with the merging of Muslims and the government.

“Yes, there are hidden movements that want to pit us all, which gives false overview so that in the minds of the government Muslims are the opponents, not friends; that Muslims should not be embraced. This group is very dangerous,” he just gave this comment at the Masjid Istiqlal, Saturday (11/02/2017).

“They want to destroy our country. We should not be provoked,” he added.

At ‘the National Dhikr and Tausyiah or 112 Action’ (Dzikir dan Tausyiah Nasional atau Aksi 112) Rizieq explains that the Molotov attack at 3 FPI headquarters are the efforts to provoke FPI and the people. Rizieq urged the people not to be provoked into their plans.

“We should not be provoked. If we get provoked our enemies will be happy for succeeded in breaking us apart,” added the great scholar who are being criminalized.

One day before the action, the message informed that HRS is being arrested by the Police in West Java was spread out. However, the news was not proven by the presence of the MUI GNPF Trustees at the Masjid Istiqlal.

Reporter: Arie

Korea Utara Tantang Donald Trump dengan Uji Rudal Balistik

KORSEL (Jurnalislam.com) – Korea Utara memprovokasi dengan menembakkan rudal balistik untuk menguji respon Presiden AS Donald Trump, kata kementerian pertahanan Korea Selatan.

Penasihat Keamanan Nasional AS Michael Flynn minta berbicara dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un setelah Pyongyang melakukan uji tembak rudal pada hari Sabtu, kepresidenan Korea Selatan, Blue House, mengatakan dalam sebuah pernyataan, Ahad (12/02/2017), lansir Aljazeera.

Trump pada hari Sabtu meyakinkan bahwa Jepang memiliki dukungan penuh Amerika Serikat setelah peluncuran rudal.

“Saya hanya ingin semua orang memahami dan sepenuhnya tahu bahwa Amerika Serikat berdiri di belakang Jepang, sekutu besar kami, 100 persen,” kata Trump pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Dalam pembicaraan telepon antara Flynn dan timpalannya dari Korea Selatan Kim Kwan-jin, AS dan Korea Selatan sepakat untuk mengeksplorasi semua kemungkinan pilihan untuk mengendalikan provokasi Korea Utara, kata Blue House.

Rudal tersebut terbang sekitar 500 km sebelum jatuh ke laut, juru bicara kementerian pertahanan Korea Selatan mengatakan, menambahkan jenis tepat rudal belum diidentifikasi.

“Kami yakin bahwa peluncuran rudal … ditujukan untuk menarik perhatian global ke Utara dengan membual mengenai kemampuan nuklir dan rudalnya,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

“Kami juga percaya bahwa itu adalah provokasi bersenjata untuk menguji respon pemerintah baru AS di bawah Presiden Trump,” tambahnya.

Seoul awalnya mengatakan rudal itu kemungkinan adalah Rodong yang memiliki jarak tempuh menengah, namun kemudian mengatakan rudal itu kemungkinan adalah Musudan, yang dirancang untuk terbang sejauh 3,000-4,000km.

“Peluncuran ini juga tampaknya menjadi bagian dari upaya Korut untuk terus meningkatkan kemampuan rudalnya,” kata seorang pejabat militer yang dikutip kantor berita Yonhap mengatakan.

Intelijen Irak: Pemimpin IS Terluka Parah

IRAK (Jurnalislam.com) – Pemimpin IS Abu Bakr al-Baghdadi terluka parah dalam serangan udara yang menargetkan benteng IS dekat perbatasan Suriah, kata seorang pakar keamanan Irak, Al Arabiya News Channel melaporkan Ahad (12/02/2017).

Dalam posting Facebook, ahli keamanan Fadel Abu Raqif mengatakan informasi intelijen menegaskan bahwa Al-Baghdadi terluka setelah tiga serangan udara menargetkan pasukan IS di wilayah Okashat, Zalla Al Sabaee dan Al Obeidi.

Al-Baghdadi dibawa ke perbatasan sisi Suriah untuk pengobatan, Abu Raqif menambahkan.

Media Irak secara bersamaan melaporkan bahwa sejumlah pemimpin IS tewas atau terluka bersama Al-Baghdadi dalam serangan udara.

Lagi, Zionis Lakukan Usaha Baru untuk Larang Adzan

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Kementerian zionis telah melakukan upaya baru untuk melarang seruan Adzan yang dikumandangkan melalui pengeras suara, media Israel melaporkan hari Ahad (12/02/2017), lansir World Bulletin.

Komite Menteri untuk Legislasi telah menyetujui draft RUU untuk menyelenggarakan pemungutan suara awal di parlemen, menurut harian Yedioth Ahronoth.

Oposisi dari anggota parlemen Yahudi Ultra-Ortodoks sebelumnya telah bertemu penegak hukum mengungkapkan keprihatinan mereka tentang bagaimana adzan juga dapat mempengaruhi praktek agama Yahudi, kemudian draft revisi membuat larangan berlaku mulai pukul 11:00 hingga 19:00.

Palestina telah menolak hukum yang mereka sebut menghalangi hak kebebasan beragama bagi kaum Muslim.

Taliban: Puluhan Tentara Tewas dan Terluka dalam Serangan Bom Mobil di Helmand

HELMAND (Jurnalislam.com) – Pada sekitar pukul 2:30 ,10 Februari – sore lalu serangan bom mobil menghantam sebuah pertemuan perwira rezim Kabul yang dikawal oleh beberapa tank untuk mengambil gaji mereka di ibukota provinsi Lashkargah, Al Emarah News melaporkan, Sabtu (11/02/2017).

Serangan tersebut dilakukan oleh pencari syahid heroik Mujahid – Sharifullah Helmandi – dengan bantuan kendaraan.

Laporan awal menunjukkan sebanyak 21 tentara peringkat tinggi dan petugas antek rezim boneka AS tewas dan 18 lainnya luka-luka dengan 2 tank dan 2 pickup ranger hancur.

Warga sipil tidak diizinkan masuk ke pertemuan tersebut sehingga tuduhan bahwa warga sipil menderita kerugian benar-benar tak berdasar, koresponden Al Emarah mengatakan.

Serangan terjadi setelah militer AS pekan ini meningkatkan serangan udara di Sangin saat pertempuran sengit dengan Taliban menimbulkan kekhawatiran di pihak musuh bahwa kabupaten utama tersebut bisa jatuh ke tangan Taliban.

NATO mengatakan sedang mencari laporan media lokal yang mengatakan ada korban sipil sebanyak hampir selusin akibat serangan, lansir Aljazeera, Ahad (12/02/2017).

Selama bertahun-tahun Helmand adalah pusat intervensi militer Barat di Afghanistan hanya untuk lebih tergelincir dalam rawa ketidakstabilan.

Taliban secara efektif mengontrol atau memperebutkan 10 dari 14 kabupaten di Helmand, provinsi paling mematikan bagi pasukan Inggris dan AS selama dekade terakhir.

Lashkar Gah – salah satu daerah kantong yang dikuasai pemerintah terakhir – juga akan jatuh ke pangkuan Taliban.

Pentagon bulan lalu mengatakan pihaknya akan mengerahkan sekitar 300 Marinir AS musim semi ini menuju Helmand.

NATO secara resmi mengakhiri misi tempurnya di bulan Desember 2014, namun Marinir akan kembali untuk melatih dan memberi konsultasi kepada tentara Afghanistan dan polisi dalam memerangi Taliban, kata Pusat Komando.

Keputusan itu disambut oleh pemerintah boneka Afghanistan sebelum terjadi medan pertempuran musim semi sengit lainnya.

Dua Tentara India Tewas dalam Baku Tembak dengan Mujahidin Kashmir

KASHMIR (jurnalislam.com) – Dua tentara India tewas dalam baku tembak dengan pejuang pro-kemerdekaan Kashmir pada hari Ahad pagi (12/02/2017) di area Frisal di distrik Kulgam, sekitar 60 kilometer (37 mil) dari selatan ibukota Srinagar, di wilayah sengketa Jammu dan Kashmir.

Menurut seorang pejabat senior polisi India di Kashmir, tiga pejuang Kashmir melarikan diri dari bentrokan sementara tiga tentara India luka-luka.

“Kami memiliki informasi sebelumnya tentang keberadaan militan di tempat yang tepat dan tim gabungan [terdiri] dari polisi dan tentara mengepung area itu di pagi hari dan mulai terjadi tembak-menembak. Pasukan kami masih mencari militan yang melarikan diri,” kata juru bicara polisi Manoj Pandita kepada Anadolu Agency, Ahad.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, dipegang oleh India dan Pakistan di beberapa bagian namun diklaim oleh kedua Negara secara penuh.

Sejak tahun 1989, kelompok-kelompok perlawanan Kashmir di wilayah yang dikuasai India (Indian Held Kashmir-IHK) telah berjuang melawan kekuasaan India untuk kemerdekaan atau penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.

Sejauh ini lebih dari 70.000 warga Kashmir telah tewas dalam kekerasan, sebagian besar dari mereka oleh kebrutalan pasukan India. India mempertahankan lebih dari setengah juta prajurit di Jammu dan Kashmir yang disengketakan.

 

Setelah al Bab, Pasukan Turki akan Bergerak ke Raqqah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan tujuan akhir serbuan Turki ke Suriah utara adalah untuk membersihkan “zona aman” seluas 5.000 km persegi dan bersumpah untuk menekan Raqqa, ibukota IS di negara itu, lansir Aljazeera, Ahad (12/02/2017).

Tentara Turki dan kelompok oposisi sekutu mereka di Suriah telah memasuki benteng pusat IS Al Bab, Erdogan mengatakan pada hari Ahad, menambahkan bahwa pengmbilalihan tersebut hanya “soal waktu”.

“Setelah Al Bab berakhir, periode berikutnya adalah Manbij dan Raqqa,” kata Erdogan kepada wartawan sebelum keberangkatannya pada kunjungan resmi ke Bahrain, Arab Saudi dan Qatar.

“Kami berbagi pikiran dengan pemerintah baru AS dan CIA dan kami akan mengikuti perkembangan sejalan dengan sikap kami,” tambahnya.

“Tujuan utamanya adalah untuk membangun zona aman dengan membersihkan area 4.000 hingga 5.000 km persegi dari IS.”

IS, yang merupakan singkatan dari Islamic State, menguasai Raqqa di Suriah utara pada bulan Maret 2013.

Erdogan mengatakan pasukan IS mulai meninggalkan Al Bab, tapi Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) mengatakan pasukan Turki belum memasuki pusat kota.

Monitor perang yang berbasis di Inggris, yang bergantung pada jaringan aktivis di dalam wilayah Suriah tersebut mengatakan pasukan Turki telah maju ke Al Bab dari barat dalam beberapa hari terakhir, dan sekarang menguasai sekitar 10 persen dari kota dan semua pinggiran barat.

Militer Turki melancarkan operasi di dalam wilayah Suriah pada 24 Agustus, dengan nama Perisai Efrat (the Euphrates Shield), untuk membersihkan perbatasan dari IS dan menghentikan kemajuan milisi Kurdi YPG -PYD, yang dianggap oleh Turki sebagai teroris.

Erdogan mengatakan pasukan Turki tidak berniat tinggal di Suriah setelah daerah itu dibersihkan dari pasukan IS dan YPG Kurdi.

Kekuatan oposisi yang didukung Turki maju dari utara untuk merebut Al Bab, benteng terakhir IS di provinsi utara Aleppo, sebelum pasukan rezim Syiah Suriah mencapai kota dari selatan.

Pasukan yang didukung Turki masih jauh dari Raqqa, yang sebagian besar dikelilingi oleh pasukan Kurdi Suriah yang didukung AS.

Pekan lalu, Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi meluncurkan fase baru dalam serangan Raqqa untuk merebut kota-kota dan desa-desa sebelah timur kota. Koalisi pimpinan AS telah menargetkan beberapa jembatan melintasi Sungai Efrat dalam mendukung operasi.

“Potensi konflik lanjutan jelas terlihat, kecuali ada solusi yang disepakati antara Turki, AS, Rusia dan Kurdi,” reporter Al Jazeera Andrew Simmons, melaporkan dari Gaziantep, di sisi Turki perbatasan Suriah-Turki.

Simmons mengatakan zona penyangga perbatasan, daerah aman dan zona larangan terbang semuanya telah diusulkan oleh Turki di masa lalu tapi ditolak oleh pemerintahan ex-Presiden AS Barack Obama.

“Sekarang, apakah situasi telah berubah? Apakah Presiden AS Donald Trump setuju untuk sesuatu? Tidak jelas pada tahap ini, namun Erdogan bersikeras bahwa ia menyarankan agar pembangunan kota di daerah yang aman dan kembalinya pengungsi dari Turki harus diselesaikan,” kata Simmons.

Bentrokan di Al Bab telah terbukti menjadi pertarungan terberat bagi tentara Turki sejauh ini, dengan meningkatnya jumlah tentara yang tewas.

Seorang tentara Turki tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam bentrokan dengan pejuang pada hari Ahad, kantor berita swasta Dogan melaporkan, mengutip sumber-sumber militer.

Korban terakhir menaikkan jumlah pasukan Turki yang tewas dalam serangan Suriah menjadi 67.

Tiga tentara yang terluka dievakuasi dari Al Bab dan dibawa ke rumah sakit di Kilis dan provinsi Gaziantep Turki dekat perbatasan Suriah, Dogan melaporkan.