MOSUL (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak telah maju ke pinggiran selatan Mosul pada serangan baru di hari kedua untuk mengusir IS dari setengah bagian barat kota, Aljazeera melaporkan Senin (20/02/2017)
Pasukan Irak yang didukung oleh jet dan helikopter bergerak menuju bandara Mosul pada hari Senin saat mereka siap merebut kubu kelompok Islamic State di tepi barat kota.
“Polisi federal telah kembali membuat kemajuan … meriam kami menargetkan garis pertahanan Daesh dengan serangan berat,” kata kepala polisi federal Raed Shaker Jawdat, menggunakan akronim Arab untuk IS.
Fokus utama operasi Senin tersebut adalah mengamankan wilayah selatan bandara Al-Buseif.
“Ini adalah lokasi yang strategis karena berada di sebuah bukit. Kita harus merebutnya hari ini karena IS bisa melawan kembali dari sana,” kata Jawdat kepada kantor berita AFP di dekat garis depan.
Pasukan Khusu Irak-CTS yang memiliki pengalaman perang kota dan melakukan sebagian besar pertempuran di Mosul timur, terlihat melintasi padang pasir ke sisi barat Mosul.
Mereka diharapkan tiba di bagian barat kota yang padat penduduk setelah pasukan lain telah pindah sampai ke batas Mosul.
Pasukan IS yang masih bertahan di tepi barat Mosul ini tidak punya pilihan selain melindungi benteng mereka. Jembatan di Sungai Tigris di kota tersebut telah hancur dan pasukan Irak telah memotong rute pelarian.
Sementara itu, pasukan polisi Irak dalam kendaraan lapis baja bergerak ke arah pangkalan militer Ghatlani di pinggiran barat daya kota menurut kantor berita AP.
Didukung oleh serangan udara dari koalisi internasional yang dipimpin AS, polisi Irak, CTS dan pasukan tentara reguler melancarkan serangan pada hari Ahad untuk merebut kembali Mosul barat dari IS menyusul operasi 100-hari yang mendorong Is dari bagian timur kota.
Pasukan Irak mengatakan mereka telah menyita 17 desa dari IS pada hari Ahad, menurut komandan tinggi militer Abdul Ameer Yarallah.