Responsive image

Aliansi Arab Kurdi Dukungan AS Memasuki Jantung Kota IS di Suriah

Aliansi Arab Kurdi Dukungan AS Memasuki Jantung Kota IS di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Aliansi pasukan Arab-Kurdi yang didukung AS memasuki kota utama Tabqa yang dikendalikan oleh kelompok Islamic (IS) pada hari Senin (24/4/2017) saat mereka menjalankan operasi mereka melawan pemberontak militan IS tersebut di Suriah utara.

Pasukan Demokratik Suriah (the Syrian Democratic Forces-SDF) telah mengamati Tabqa dan bendungan yang berdekatan sebagai bagian dari serangan mereka yang lebih luas di kota Raqqa, jantung kelompok IS di Suriah sejak tahun 2014, lansir Middle East Eye.

Didukung oleh serangan udara koalisi pimpinan AS dan penasihat pasukan khusus, SDF mengepung Tabqa pada awal April.

Pada hari Senin, mereka masuk Tabqa untuk pertama kalinya, kata kelompok pemantau Observatorium untuk Pengawasan Hak Asasi Manusia Suriah (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR).

“Mereka menguasai beberapa titik di selatan kota dan maju ke sisi barat,” kata Kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman.

Dia mengatakan bahwa pesawat tempur koalisi pimpinan AS melakukan serangan “intens” untuk mendukung operasi tersebut, namun satu serangan telah menewaskan tiga wanita dan lima anak yang mencoba melarikan diri dari Tabqa.

“Satu serangan AS membunuh delapan warga sipil dari satu keluarga, termasuk lima anak, yang mencoba melarikan diri mengendarai mobil mereka melalui kota barat daya,” kata Abdel Rahman.

Dalam sebuah pernyataan online, SDF mengatakan telah menguasai posisi yang dipegang IS di Tabqa barat, termasuk sebuah bundaran, dan sebagian dari distrik selatan.

“Saat ini ada operasi pembersihan di posisi yang terbebaskan,” kata SDF.

Tabqa terletak di jalur pasokan utama sekitar 55 kilometer (34 mil) di barat Raqqa, dan berfungsi sebagai basis komando penting IS, serta menampung penjara utama kelompok tersebut.

Menurut Satuan Tugas Ekonomi Suriah, sebuah kelompok pemikir yang berbasis di Dubai, Tabqa adalah rumah bagi 85.000 orang termasuk pasukan IS dari daerah lain.

Serangan terhadap Tabqa dimulai pada akhir Maret ketika pasukan SDF dan sekutu koalisi pimpinan AS diangkut ke belakang jalur IS.

Bagikan
Close X