SURIAH (Jurnalislam.com) – Dua faksi jihad yang berbasis di ibukota Suriah Damaskus – Anshar al Syariah dan Al Muntasir Billah – telah bersumpah setia (berbaiat) kepada Syeikh Abu Muhammad al Jaulani, Amir Jabhah Nusrah, lansir The Long War Journal, Selasa (23/02/2016).
Seorang juru bicara untuk dua faksi tersebut mengumumkan kesetiaan mereka dalam sebuah video singkat yang diposting kemarin di salah satu Twitter resmi Jabhah Nusrah. Para mujahidin tampaknya berada di lingkungan Qabun di timur laut Damaskus, di mana gencatan senjata telah menghentikan pertempuran antara mujahidin Suriah dengan pasukan Nushairiyyah Assad dan sekutunya.
Juru bicara mengatakan bahwa para mujahidin dari dua brigade ini telah sepenuhnya masuk ke dalam barisan Jabhah Nusrah dan akan melawan Rusia, Syiah Rafidhi dan atau Nushairiyyah.
Awal bulan ini, lusinan para ulama dan militer di Jund al Aqsa, kelompok lain al Qaeda, juga memutuskan untuk bergabung dengan Jabhah Nusrah. (baca juga: Jund al Aqsa Bergabung dengan Jabhah Nusrah)
Kesetiaan yang ditawarkan oleh Ansar al Syariah dan Al Muntasir Billah yang terbaru dikumpulkan oleh Jabhah Nusrah. Dan itu kemungkinan merupakan sinyal bahwa cabang al Qaeda berencana meluncurkan operasi gelombang baru di Damaskus. Serangan tersebut konsisten dengan penolakan Syeikh Jaulani terhadap setiap gencatan senjata di atau dekat ibukota.
Deddy | TLWJ | Jurnalislam