RIYADH (Jurnalislam.com) – Pengadilan Spesial Pidana Riyadh (The Specialized Criminal Court of Riyadh) pada hari Ahad menyajikan daftar tuduhan yang disiapkan oleh Biro Investigasi dan Kejaksaan (BIP) terhadap 32 orang yang diamankan sebagai mata-mata untuk Iranian Intelligence, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad (21/02/2016).
Terdakwa adalah warga Saudi dari wilayah al-Qatif di Timur Arab Saudi bersama dengan dua orang lainnya, seorang Iran dan Afghanistan.
Penuntut telah menyelesaikan daftar tuduhan terhadap terdakwa.
Daftar ini mencakup:
- Membentuk unit mata-mata bekerja sama dengan anggota intelijen Iran dan memberikan informasi yang sangat penting dan berbahaya terkait bidang militer.
- Membocorkan rahasia mengenai strategi pertahanan dan berusaha melakukan tindakan sabotase terhadap kepentingan ekonomi dan vital, fasilitas ekonomi dalam negeri serta mengganggu ketenangan dan ketentraman masyarakat, membongkar kesatuan masyarakat, menciptakan kekacauan dan menghasut perselisihan sektarian.
- Mengikuti pertemuan, beberapa dari mereka, dengan Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, bekerja sama dengan anggota Intelijen Iran dan mendukung demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi di al-Qatif.
- Merekrut orang yang bekerja di aparat negara untuk tujuan spionase dan mata-mata bagi kepentingan intelijen Iran, mempersiapkan dan mengirim banyak laporan yang dienkripsi menggunakan perangkat lunak enkripsi untuk Intelijen Iran melalui email.
- Melakukan tindakan bermusuhan terhadap Arab Saudi dan melakukan pengkhianatan tingkat tinggi terhadap negara mereka dan Raja mereka.
- Memiliki buku, publikasi dan perangkat komputer otomatis yang dilarang yang mungkin merugikan ketertiban umum dan keamanan Arab Saudi.
Deddy | Alarabiya | Jurnalislam