Langsung ke konten

Jurnal Islam

Ahad, 21 Jumadal Ula 1448 / 01 November 2026
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik
Internasional

Berharap Turki Melunak dalam Operasi MIliter di Suriah, Sekneg AS Temui Erdogan di Ankara

Berharap Turki Melunak dalam Operasi MIliter di Suriah, Sekneg AS Temui Erdogan di Ankara
Arie Ristyan
16 Februari 2018, 09:18

ANKARA (Jurnalislam.com) – Sekretaris negara AS telah memulai kunjungan dua hari ke Turki, di mana Rex Tillerson berharap dapat mengurangi ketegangan antara pejabat AS dan Turki mengenai konflik di Suriah.

Sebuah perang kata-kata antara kedua Negara sekutu NATO tersebut meningkat sejak Turki melancarkan operasi militer ke wilayah Afrin di Suriah utara bulan lalu untuk membasmi pasukan YPG Kurdi, yang menjadi tokoh di antara koalisi kelompok bersenjata dukungan AS.

Pada kunjungan ke Kuwait, Yordania dan Lebanon, Tillerson tiba di ibukota Turki, Ankara, pada hari Kamis (15/02/2018) di mana dia bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan, lansir Aljazeera.

Sekneg AS Ajak Turki Bersatu Lawan IS, Erdogan: Sandiwara IS Sudah Berakhir

Awal pekan ini, Turki menuntut agar AS mengusir YPG dari koalisi the Syrian Democratic Forces (SDF), yang telah memerangi Islamic State (IS) di Suriah dengan dukungan dari AS.

“Kami menuntut hubungan ini berakhir,” kata Nurettin Canikli, menteri pertahanan Turki, kepada wartawan dalam sebuah briefing di Brussels pada hari Kamis.

Pemerintah Turki memandang YPG sebagai perpanjangan Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang (PKK), yang telah melakukan serangan selama puluhan tahun melawan Ankara.

“Kami ingin mereka [AS] mengakhiri semua dukungan yang diberikan kepada kelompok PKK Suriah, YPG,” kata Canikli, seperti dilansir kantor berita Reuters.

Awal bulan ini, Erdogan mengatakan AS mengirim ribuan senjata ke YPG di Suriah, sebuah klaim yang ditolak Tillerson pada hari Kamis.

AS “tidak pernah memberikan senjata berat” kepada YPG dan, oleh karena itu, tidak ada yang perlu diambil kembali, kata Tillerson.

Turki juga menuntut agar tentara AS meninggalkan Manjib, sebuah kota Suriah di sebelah timur Afrin yang dipegang oleh milisi Kurdi, atau menghadapi konfrontasi.

Sebagai tanggapan, Paul Funk, komandan pasukan AS di Suriah dan Irak, mengatakan AS dan mitranya di Suriah akan membalas jika diserang.

“Anda menyerang kami, kami akan merespon dengan agresif, kami akan membela diri,” kata Funk, saat berkunjung ke Manjib bulan ini.

Lawan Pasukan AS di Manbij, Turki akan Gunakan Jurus Pasukan Elit Ottoman

Presiden Turki kemudian mengancam akan memberikan “tamparan Ottoman” – sebuah taktik yang digunakan oleh pasukan Ottoman di abad ke-17 yang, menurut legenda, bisa berakibat fatal – jika AS tidak menyingkir.

Saat Tillerson mengeluarkan pernyataan lebih damai dengan mengatakan pekan ini bahwa AS “sangat sadar akan masalah keamanan yang dikhawatirkan Turki,” para pejabat di Ankara lebih blak-blakan tanpa basa-basi.

“Hubungan kami telah mencapai tahap yang sangat kritis,” kata Mevlut Cavusoglu, menteri luar negeri Turki, pada 12 Februari, media setempat melaporkan.

“Walaupun kita memperbaiki hubungan, mereka tetap akan memperburuk sepenuhnya.”

Realitas politik yang semakin kompleks di Suriah sesuai dengan gambaran Staffan de Mistura, utusan khusus PBB untuk Suriah, yaitu situasi “paling kejam, berbahaya dan mengkhawatirkan” yang pernah dia saksikan sejak dia menyelesaikan jabatannya empat tahun lalu.

“Apa yang kita lihat di Suriah hari ini tidak hanya membahayakan pengaturan de-eskalasi dan stabilitas regional, namun juga merongrong upaya untuk solusi politik,” kata Mistura pada hari Rabu.

31 Pasukan Turki dan 1.369 Milisi Tewas dalam Operasi Militer di Suriah

Namun Suriah bukanlah satu-satunya penyebab hubungan tegang antara Washington dan Ankara.

Tahun lalu, kedua negara menunda sementara layanan visa non-imigran di kedutaan masing-masing karena penangkapan beberapa anggota staf di konsulat AS di Istanbul.

Pejabat Turki melaporkan anggota staf memiliki hubungan dengan Fethullah Gulen, yang dituduh Ankara bertanggung jawab atas kudeta mematikan yang gagal pada tahun 2016.

Walaupun Gulen, yang mengasingkan diri sendiri di AS, membantah tuduhan tersebut, pemerintah Turki memberikan tekanan kepada Washington untuk mengekstradisi Gulen dalam menghadapi tuduhan atas usaha kudeta.

Amerika Serikat sejauh ini menolak untuk mengekstradisi Gulen.

Tags AS Konflik Suriah pkk PYD turki

Berita Terkait

Operasi Militer Israel di Hebron Paksa 2.649 Warga Palestina Mengungsi
Berita

Operasi Militer Israel di Hebron Paksa 2.649 Warga Palestina Mengungsi

27 Oktober 2026
Kamp Pengungsian di Gaza Dibakar, Lebih dari 800 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal
Berita

Kamp Pengungsian di Gaza Dibakar, Lebih dari 800 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

27 Oktober 2026
Parlemen Mesir Setujui Otorisasi Bantuan Militer untuk Arab Saudi
Berita

Parlemen Mesir Setujui Otorisasi Bantuan Militer untuk Arab Saudi

27 Oktober 2026
Erdogan Tegaskan Diplomasi Turkiye Tetap Terbuka untuk Perdamaian Dunia
Berita

Erdogan Tegaskan Diplomasi Turkiye Tetap Terbuka untuk Perdamaian Dunia

25 Oktober 2026
Al-Alimi Tak Mundur dari Operasi terhadap Houthi, Janjikan Perlindungan Warga Sipil
Berita

Al-Alimi Tak Mundur dari Operasi terhadap Houthi, Janjikan Perlindungan Warga Sipil

15 Oktober 2026
Puing Rudal Houthi Lukai Empat Warga di Riyadh, 15 Rumah Terdampak
Berita

Puing Rudal Houthi Lukai Empat Warga di Riyadh, 15 Rumah Terdampak

15 Oktober 2026

Terpopuler

Berita

Sorry. No data so far.

Artikel

Sorry. No data so far.

Berita

  1. MUI Desak Polri Berikan Klarifikasi Penggerebekan Pesantren Putri di Sukoharjo
  2. DSKS Soroti Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Minta Proses Hukum Berkeadilan
  3. Ungkap Kronologi Penggeledahan, Pihak Pesantren di Laban Sukoharjo Sebut Barang Senilai Rp50 Juta Belum Kembali
  4. Sempat Tuai Penolakan MUI, Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar

Artikel

Sorry. No data so far.

Berita

  1. MUI Desak Polri Berikan Klarifikasi Penggerebekan Pesantren Putri di Sukoharjo
  2. DSKS Soroti Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Minta Proses Hukum Berkeadilan
  3. Ungkap Kronologi Penggeledahan, Pihak Pesantren di Laban Sukoharjo Sebut Barang Senilai Rp50 Juta Belum Kembali
  4. Sempat Tuai Penolakan MUI, Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar

Artikel

  1. Tiga Tahun Gaza: Jangan Lelah Membela Al-Aqsa
  2. Mengapa Negara Mayoritas Muslim Seperti Azerbaijan Membatasi Hijab?
  3. Hari Santri 2026: Setelah Santri Menulis kepada Presiden

Opini

Bullying Potret Buram Generasi Sekuler

Bullying Potret Buram Generasi Sekuler

25 Okt 2026 18:45:30
Karhutla Akan Terus Berulang Selama Menerapkan Sistem Kapitalisme

Karhutla Akan Terus Berulang Selama Menerapkan Sistem Kapitalisme

25 Okt 2026 18:43:18
Ingkar Janji dalam Hukum dan Islam

Ingkar Janji dalam Hukum dan Islam

21 Okt 2026 22:29:28
Pendidikan Politik Jalan di Tempat, Anggaran Parpol Jalan Terus

Pendidikan Politik Jalan di Tempat, Anggaran Parpol Jalan Terus

19 Okt 2026 08:30:25

Internasional

Operasi Militer Israel di Hebron Paksa 2.649 Warga Palestina Mengungsi

Operasi Militer Israel di Hebron Paksa 2.649 Warga Palestina Mengungsi

27 Okt 2026 05:32:21
Kamp Pengungsian di Gaza Dibakar, Lebih dari 800 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

Kamp Pengungsian di Gaza Dibakar, Lebih dari 800 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

27 Okt 2026 05:29:02
Parlemen Mesir Setujui Otorisasi Bantuan Militer untuk Arab Saudi

Parlemen Mesir Setujui Otorisasi Bantuan Militer untuk Arab Saudi

27 Okt 2026 05:26:52
Erdogan Tegaskan Diplomasi Turkiye Tetap Terbuka untuk Perdamaian Dunia

Erdogan Tegaskan Diplomasi Turkiye Tetap Terbuka untuk Perdamaian Dunia

25 Okt 2026 17:46:43

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

[ INFOGRAFIK ] Azerbaijan, Muslim dan Hijab
[ INFOGRAFIK ] Setahun Gencatan Senjata Gaza dalam Lima Angka
[INFOGRAFIK] Jakarta Understanding 2026: Tujuh Komitmen Imam Besar Dunia dari Jakarta
[INFOGRAFIK] Partai Kepala Daerah Juara Korupsi di Era Jokowi: Golkar Disusul PDIP

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED