Kronologis Pembebasan Pengungsi Aleppo yang Disandera Milisi Syiah

Kronologis Pembebasan Pengungsi Aleppo yang Disandera Milisi Syiah

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Teroris Syiah pro-rezim Assad pada Jumat malam akhirnya membebaskan ratusan sandera sipil setelah sempat menahan mereka selama evakuasi dari Aleppo berlangsung.

Empat belas sandera dilaporkan dibunuh oleh para penyandera.

Sementara itu konvoi warga sipil dilaporkan berbalik kembali ke wilayah Aleppo timur yang dikepung.

Jumat sebelumnya, evakuasi warga sipil dari Aleppo sempat dihentikan setelah kelompok milisi asing pro-rezim menghadang konvoi sipil setelah mereka meninggalkan distrik timur Aleppo yang dikepung menuju kota terdekat Idlib.

Menurut koresponden Anadolu Agency di Aleppo, Jumat (16/12/2016) teroris syiah pro-rezim ini menembaki konvoi bus menuju Idlib, yang membawa sekitar 800 warga sipil dari kota Aleppo.

Para milisi memaksa kendaraan untuk berhenti di Ramouseh di pinggiran barat daya Aleppo yang dikuasai rezim Syiah Assad dan mengambil semua penumpang sebagai sandera, koresponden melaporkan.

Beberapa jam kemudian, milisi Syiah pro-rezim membebaskan sandera setelah dilaporkan menewaskan 14 dari mereka.

Menurut ketentuan perjanjian sebelumnya antara rezim Assad dan kelompok oposisi Suriah, warga sipil yang terperangkap di Aleppo Timur akan diizinkan untuk pergi ke kota Idlib yang sebelumnya dikuasai oposisi.

Berada di dekat perbatasan dengan Turki, Idlib terletak sekitar 65 kilometer (sekitar 40 mil) dari Aleppo.

Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya 7.500 warga sipil telah meninggalkan Aleppo timur menuju Idlib, menurut sumber-sumber oposisi.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Assad menumpas protes unjukrasa dengan keganasan militer tak terduga.

Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, sebuah LSM yang berbasis di Beirut, menyebutkan korban tewas akibat konflik enam tahun di Suriah lebih dari 470.000 orang.

 

Bagikan