JAKARTA (Jurnalislam.com) – Tokoh Thionghoa, Lieus Sungkharisma menilai, ketidaksukaan warga Jakarta kepada Basuki Thahja Purnama disebabkan kedzalimannya. Bahkan Lieus menyebut kepemimpinan Ahok dengan PKI gaya baru.
“Kita gak suka sama Ahok bukan karena dia Tionghoa, tapi karena dia jahat, dia mendzalimi warga Jakarta, ini yang kita lawan,” tegasnya dalam acara diskusi bertajuk ‘Indonesia Menggugat, Jakarta Menggugat’ di Gedung Joeang 45 Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2016).
Lieus menilai Ahok sebagai warga keturunan yang banyak melanggar falsafah budaya leluhur. Sebab, menurut Lius, etnis Tionghoa dapat diterima di seluruh dunia karena sikapnya yang saling menghormati.
“Saya kasih tahu orang Tionghoa juga marah, orang Tionghoa di seluruh dunia bisa diterima karena sikap saling menghormati dimana dia tinggal, selalu shin-chai gak mau ribut,” katanya.
Lebih tegas lagi, Lieus menyebut Ahok sebagai PKI gaya baru. “Tapi satu ini bukan Tionghoa, dia bukan Tionghoa. Kalau saya ngomong ini PKI gaya baru, Ahok ini PKI gaya baru. Jadi jangan ragu-ragu lagi,” cetusnya.
Lebih lanjut, aktivis Masyarakat Transportasi Indonesia ini meyakini Ahok bakal tumbang dalam pemilukada 2017. “Dengan bersatunya tokoh-tokoh dan partai-partai sudah mengambil garis untuk tidak mendukung Ahok, sata haqul yakin kita pasti menang,” pungkasnya.