JERMAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya delapan orang tewas dalam serangan penembakan di sebuah pusat perbelanjaan di Munich, kata polisi Jerman, menambahkan bahwa tiga pelaku melarikan diri, Aljazeera melaporkan, Jumat (22/07/2016).
Sebuah operasi polisi besar sedang berlangsung pada hari Jumat di sekitar pusat perbelanjaan Olympia di kota selatan, kata polisi, mendesak warga Munich untuk menjauhi jalan-jalan.
Juru bicara polisi Munich Marcus Da Gloria Martin mengatakan tidak mungkin mengatakan berapa banyak orang yang terluka dalam serangan itu.
Polisi mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka sedang menyelidiki apakah salah satu orang yang tewas dalam pelaku serangan itu.
Dalam sebuah pernyataan di Facebook sebelumnya pada hari Jumat, polisi Munich mengatakan laporan datang beberapa menit sebelum pukul 18:00 waktu setempat tentang penembakan di dekat Hanauer Street, yang kemudian berlanjut ke Ries Street dan pusat perbelanjaan Olympia.
Pernyataan polisi menambahkan bahwa para saksi telah melaporkan tiga penembak yang berbeda dengan senjata semi-otomatis.

Pihak berwenang meminta agar tidak ada foto atau video operasi polisi yang diposting online, sementara otoritas transportasi Munich mengatakan mereka telah menghentikan beberapa bus, kereta api dan trem.
Tidak ada tersangka yang telah ditangkap, kata polisi, sementara tidak ada informasi tentang kemungkinan motif serangan.
Sebuah area luas di sekitar pusat perbelanjaan ditutup saat pasukan khusus bergegas ke tempat kejadian.
“Polisi berdatangan dengan mobil setiap 15 atau 30 detik,” Ryan Sink, yang sedang lewat di pusat perbelanjaan mengatakan.
“Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang sedang terjadi,” kata Sink kepada Al Jazeera.
“Kami semua panik dan menonton polisi mengatur perimeter … Polisi memberitahu orang-orang yang lewat untuk keluar dari jalan dan menjauhi bangunan.”
Menanggapi serangan itu, Facebook mengaktifkan fitur keamanannya, sehingga warga Munich dan pengunjung dapat memberi tahu teman-teman bahwa mereka tidak terluka.
Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam