SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 48 pasukan Islamic State (IS) terbunuh di Suriah utara selama 24 jam terakhir dalam Operasi Perisai Efrat (Euphrates Shield) yang sedang berlangsung, menurut pernyataan Staf Umum Turki Senin pagi (09/01/2017), lansir World Bulletin.
Jet Turki melancarkan serangan udara terhadap 23 target IS termasuk 10 posisi pertahanan, tiga kantor pusat dan 10 tempat penampungan di Bzagah, Suflaniyah, Zammar dan Amiyah.
Gugus tugas khusus Tentara Pembebasan Suriah (the Free Syrian Army-FSA) dengan dukungan tentara Turki menghantam 246 target IS dalam 24 jam terakhir dan berhasil menghancurkan tempat penampungan, posisi defensif, komando dan fasilitas kontrol serta mobil yang mereka gunakan.
Militer Turki mendukung pasukan FSA menguasai Al-Bab, sebuah kota yang strategis bagi IS. Senin adalah hari ke-139 sejak kota itu dikepung untuk direbut.
Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Efrat Shield yang dipimpin Turki, yang dimulai pada akhir Agustus untuk meningkatkan keamanan perbatasan, mendukung pasukan koalisi, dan menghilangkan ancaman teror di sepanjang perbatasan Turki melalui pejuang Tentara Pembebasan Suriah didukung artileri dan jet Turki.
Secara total, 43 ranjau darat dan 2.820 bahan peledak improvisasi telah dijinakkan sejak awal operasi pada 24 Agustus.