150 Lebih Warga Tepi Barat Terluka dalam Bentrokan Lanjutan dengan Pasukan Zionis

150 Lebih Warga Tepi Barat Terluka dalam Bentrokan Lanjutan dengan Pasukan Zionis

RAMALLAH (Jurnalislam.com) – Lebih dari 150 warga Palestina pada hari Ahad (10/12/2017) terluka di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki setelah pasukan penjajah Israel membubarkan aksi menentang keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Dalam sebuah pernyataan, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa total 157 orang terluka dalam bentrokan yang terjadi di kota Ramallah, Tulkarim dan Bethlehem, dan Jalur Gaza, lansir Anadolu Agency.

Pasukan Israel Mulai Serang Gaza dengan Pesawat Tempur dan Tank

Pasukan zionis menggunakan gas air mata, amunisi hidup dan peluru karet untuk membubarkan para pemrotes. 13 orang terluka di Gaza dan 144 lainnya di berbagai wilayah Tepi Barat, katanya.

Kelompok-kelompok Palestina menyerukan demonstrasi massa baru-baru ini di Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada hari Sabtu menentang pengakuan AS.

Sejak Jumat, empat warga Palestina syahid dan ratusan lainnya cedera dalam bentrokan serta serangan udara Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat sejak Jumat.

Brigade Al Qassam: Kami Akan Balas Serangan Udara Israel

Pada hari Rabu, Trump mengumumkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel dan mengatakan bahwa Kedutaan Besar AS akan dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pergeseran dramatis dalam kebijakan Washington mengenai Yerusalem memicu demonstrasi di wilayah Palestina yang diduduki dan negara-negara Muslim.

Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Israel-Palestina, dengan orang-orang Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang sekarang diduduki oleh Israel – pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibukota negara Palestina masa depan.

Bagikan
Close X