Tips Memulai Berjualan dari Pemilik Warung Kandang Aqiqah

Tips Memulai Berjualan dari Pemilik Warung Kandang Aqiqah

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Sejak pandemi Covid 19 menyerang, banyak pegawai yang terkena pengurangan karyawan. Akibatnya semua cara dilakukan untuk menghidupkan ekonomi. Berdagang pun menjadi pilihan.

 

Melihat fenomena tersebut, Pemilik usaha Akikah dengan nama Warung Kandang Aqiqah, Raden Mas Dikko Yudha menilai pelaku usaha UMKM kebanyakan saat ini belum tau dan baru belajar skill jualan online. Akibatnya mereka masih menggunakan prinsip yang sama seperti berdagang umumnya.

 

“Jualan produk paling murah yang penting laku ajee. Jual harga semurah-murahnya akhirmya pasarnya mati,” ujarnya.

 

Baba Dikko sapaan akrabnya meminta kepada pelaku UMKM mulai saat ini segera meninggalkan strategi jualan banting harga. Sebab strategi seperti jual produk termurah banyak yang menggunakan, karena ga ribet dan ga perlu pakai skill ini itu.

 

“Jadi untuk maju, pelaku UMKM segera mungkin meninggalkan strategi perang harga,” katanya.

 

Pemilik usaha yang sudah memiliki 5 cabang usaha akikah menjelaskan dalam sebuah hadis dari Anas bin Malik, dikatakan ‘Sesungguhnya banyak manusia datang kepada Rasulullah dan berkata,  Tentukanlah harga bagi kami, harga-harga kami. Rasulullah SAW bersabda,  Wahai manusia! Sesungguhnya naiknya (mahalnya) harga-harga kalian dan murahnya itu berada di tangan Allah Subhanahu Wata’ala, dan saya berharap kepada Allah ketika bertemu Allah (nanti), dan tidaklah salah satu orang terhadapku, (aku memiliki) kezaliman dalam harta dan tidak pula dalam darah.’

 

“Penentuan harga berlandaskan hadis tadi secara zahir dilarang secara keras karena datang dengan kezaliman. Itu diperkuat dengan Pendapat Imam Malik, yaitu “Janganlah di antara kalian menetapkan harga atas lainnya di pasar kalian, maka hal tersebut adalah kezaliman,” jelas Dikko.

 

Pria yang juga memiliki usaha Baba Water mengatakan jika pemilik usaha mendapat keuntungan lebih besar, kita jadi bisa punya modal lebih banyak untuk ngatur SDM, biaya iklan, pengembangan sektor aset dll untuk besarin bisnis.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X