
PAKTIA (Jurnalislam.com) – Serangkaian serangan Mujahidin (Taliban) di Afghanistan tenggara menewaskan sebanyak 15 pasukan boneka dan meninggalkan 2 lainnya luka-luka, Al-Emarah News melaporkan, Sabtu (13/08/2016).
Sabtu pagi, 5 pasukan boneka tewas dan 2 orang lainnya menderita luka ketika sebuah ledakan ranjau meledak di bawah tank musuh dan menghancurkannya di distrik Jani Khel provinsi Paktia.
Satu jam kemudian, serangan serupa menewaskan 3 tentara musuh saat tank yang mereka tumpangi di ditargetkan oleh bom pinggir jalan (IED) juga di distrik Jani Khel.
Hampir bersamaan, dua ledakan bom pinggir jalan menghancurkan dua tank lapis baja di tempat lain di distrik Jani Khel, menewaskan sedikitnya 7 antek.
Secara terpisah, Mujahidin melancarkan serangan yang menargetkan instalasi militer musuh di distrik Ahmad Abad provinsi Paktia Sabtu pagi, diikuti pertempuran sengit. Jumlah korban musuh belum diketahui, di mana sejumlah pos musuh berada di bawah pengepungan ketat Mujahidin.
Laporan juga datang dari kabupaten Gerishk, provinsi Helmand, bahwa APC dihancurkan oleh serangan roket dan selanjutnya 6 APC juga dihancurkan oleh serangan ranjau darat di tengah tembak-menembak melawan pasukan sewaan bersama pasukan ANA, ANP dan ALP yang melakukan operasi ofensif terhadap posisi mujahidin di daerah Shindak Manda dan Yaklang kawasan Nahr Siraj kabupaten Gerishk untuk membuka kembali rute yang diblokir, memaksa musuh melarikan diri meninggalkan 4 mayat di wilayah pertempuran.
Jalan Kandahar- Herat dan ibukota Lashkargah tetap terputus dimana musuh telah meluncurkan banyak operasi penyerbuan tapi setiap kali berhasil digagalkan.
Deddy | Al Emarah | Jurnalislam