TURKI (Jurnalislam.com) – Muslim di seluruh dunia harus memberikan bantuan bagi saudara-saudara mereka di kota Aleppo Suriah yang terkepung, Syeikh Yusuf al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional (the International Union of Muslim Scholars) yang berbasis di Qatar mengatakan kepada Anadolu Agency dalam sebuah wawancara eksklusif, Anadolu Agency Sabtu (08/10/2016).
Al Qaradawi berbicara kepada Anadolu Agency selama kunjungannya ke kota Istanbul Turki, di mana ia berpartisipasi dalam sesi ke-26 Dewan Eropa untuk Fatwa dan Penelitian (the European Council for Fatwa and Research).
Sejak mengumumkan akhir dari gencatan senjata selama seminggu pada 19 September, rezim Nushairiyah Assad – dengan dukungan udara Rusia – membombardir wilayah Aleppo yang dikuasai oposisi, menyebabkan kematian dan cedera ratusan warga sipil.
Al-Qaradawi menyerukan umat Islam di seluruh dunia untuk “merapatkan barisan untuk membela Aleppo” dari “keganasan” rezim Syiah Suriah dan sekutunya.
“Umat [masyarakat Muslim di seluruh dunia] tidak dapat dipecah,” katanya. “Sebagai Muslim, kita semua berbagi nasib yang sama.”
“Aleppo, yang menderita dan akan terus menderita, adalah perkara paling penting di zaman kita,” tambah al-Qaradawi. “Aleppo menjadi target dari semua sisi oleh musuh-musuh Islam.”
Ulama itu melanjutkan untuk menegaskan, “Muslim tidak suka kekerasan dan pertumpahan darah, dan menahan diri menunjukkan permusuhan kecuali bagi mereka yang menyerang.”
Pasukan rezim Assad dan milisi sekutu Syiah mereka dengan didukung oleh kekuatan udara Rusia membombardir secara brutal hingga menyebabkan kematian penduduk dalam jumlah besar, kekurangan makanan dan peralatan medis yang parah, mengancam kehidupan penduduk sipil Aleppo.