Suka Cita Warga Ngasinan Wonosamudro Nikmati Air Bersih

Suka Cita Warga Ngasinan Wonosamudro Nikmati Air Bersih

BOYOLALI (Jurnalislam.com)- Solopeduli meresmikan wakaf sumur artetis untuk warga yang kekurangan air bersih. Peresmian sumur dilakukan di area sumur di halaman Ibu Qomsah di Ngasinan RT 01/05, Garangan, Wonosamudro, Boyolali.

Peresmian Sumur dihadiri oleh Bapak Kadus, Bapak Jamroji dan Bapak Camat, Bapak Joko Suseno serta Ketua Yayasan sekaligus Direktur Utama Solopeduli, Bapak Sidik Anshori pada jum’at (9/10/2020). Peresmian ini juga dilakukan penandatanganan prasasti Wakaf Sumur Sidik Anshori. Sumur artetis dengan kedalaman 60 meter ini dibuat dari wakaf donatur Solopeduli

Seperti yang telah diketahui, warga Ngasinan Garangan Wonosamudro mengalami kekurangan air bersih setiap musim kemarau tiba. Warga disana harus menempuh perjalanan yang jauh hanya sekedar untuk mencari air bersih. Sebagai warga juga harus naik turun ke sungai yang hampir susut untuk mencari air bersih. Hal ini sangat berat dilakukan dan berulang setiap tahunnya.

Warga di Ngasinan sebagain besar bekerja sebagai petani tegalan (kebun) dan bekerja sebagai tukang pasir sehingga penghasilan mereka terbatas. Keterbatasn penghasilan ini juga yang membuat mereka berat untuk membeli air bersih maupun untuk membuat sumur.

Walau sumur ini dibuat di Ngasinan RT 01/05, tetapi beberapa ketua RW di wilayah tersebut telah bersepakat untuk memanfaatkan sumur bersamaan. Adapun biaya listrik dan perawatan sumur akan ditanggung warga bersama.

”Kami semua warga desa Ngasinan mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang telah diberikan. Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke 21 tahun, mudah-mudahan ke depan Solopeduli semakin sukses dan lancar sesuai apa yang diharapkan,” terang Kepala Desa, Bapak Jamroji.

“Bantuan ini sangat bermanfaat dan saat ini kami sedang sangat membutuhkan, dan kami sangat berterimakasih kepada Allah atas bantuan dan akan kami manfaatkan dengan sebaiknya,” imbuhnya.

Ia berharap ada program yang bisa diberikan lagi terutama untuk warga Wonosamudro bagian utara yang sangat membutuhkan.

Sementara itu, direktur utama Solopeduli Sidik Anshori bersyukur proses pengeboran di desa Ngasinan dapat berjalan dengan lancar.

”Saat dibor pada kedalaman 30 meter air sudah keluar, dan pada kedalaman 50 meter air semakin deras debitnya 1 detik 1 liter, kita bor sampai 60 meter. Alhamdulillah dimudahkan mendapatkan titik yang tepat untuk pengeboran,” ungkapnya.

“Ini menjadi fasilah dan bermanfaat untuk warga di desa Ngasinan. semoga tidak hanya cukup untuk kebutuhan pokok saja tetapi bisa untuk memberikan nilai manfaat yang lainnya,” tambah Sidik.

Lebih lanjut, Sidik menjelaskan bahwa Solopeduli mempunyai program solutif untuk masyarakat sejak lahir hingga meninggal dunia. Program-program tersebut berupa klinik gratis bagi yang membutuhkan, pesantren gratis, sekolah SMK Gratis SOLOPEDULI juga memberikan beasiswa jenjang D3, S1, S2, program layanan ambulan gratis dengan 7 unit ambulan, serta program-program pemberdayaan lainnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X