Ahad, 7 Sha'ban 1447 / 25 Januari 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Setahun Gugurnya Burhan Wani, India Kirimkan Ribuan Pasukan Tambahan ke Kashmir

08 Jul 2017 03:32:29
Setahun Gugurnya Burhan Wani, India Kirimkan Ribuan Pasukan Tambahan ke Kashmir

SRINAGAR (Jurnalislam.com) – Sehari sebelum tahun pertama kematian komandan muda mujahidin Kashmir, Burhan Wani, pihak berwenang India pada hari Jumat (7/7/2017) meningkatkan kehadiran angkatan bersenjata dan memberlakukan pembatasan seperti jam malam di beberapa bagian wilayah yang disengketakan, lansir Anadolu Agency.

Akses internet diblokir pada Kamis malam dan jalan-jalan di seluruh wilayah dipatroli oleh angkatan bersenjata India. Menurut sumber di kepolisian, telepon akan terputus pada Jumat malam.

Peningkatan jumlah tentara, barikade dan pos pemeriksaan di jalanan juga terlihat hari Kamis.

Sekretaris Indian Home Rajiv Mehrishi mengatakan kepada wartawan di New Delhi pada hari Kamis bahwa ribuan tentara telah dikirim ke wilayah tersebut untuk peringatan tahun pertama tersebut.

Kelompok perlawanan Hurriyat telah meminta unjuk rasa untuk mengenang gugurnya mujahidin Burhan Wani.

Burhan Wani, seorang komandan jihad Kashmir berusia 22 tahun dengan Hizbul Mujahidin, Syahid tahun lalu pada 8 Juli dalam baku tembak dengan pasukan India.

Kematiannya memicu pemberontakan populer lainnya di kawasan ini dengan puluhan ribu orang turun ke jalan.

Komandan Muda Mujahidin Kashmir Gugur dalam Baku Tembak dengan Pasukan India

Pemberontakan berlangsung sekitar empat bulan dan India mengirim tentara tambahan untuk mengatasi aksi perlawanan tersebut. Sekitar 100 pemrotes sipil tewas dan, menurut catatan rumah sakit, sekitar 15.000 orang terluka; Beberapa di antaranya dibubarkan menderita luka permanen akibat senjata pelet yang digunakan oleh tentara India terhadap warga sipil Kashmir saat demonstrasi menentang kematian Wani.

Kashmir, sebuah wilayah Himalaya yang berpenduduk mayoritas Muslim, dikendalikan oleh India dan Pakistan di beberapa wilayah dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil wilayah Kashmir juga dipegang oleh China.

Kedua negara telah bertempur dalam tiga perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – sejak dipisahkan pada tahun 1947, dua di antaranya memperebutkan Kashmir. Kelompok perlawanan Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan pemerintah India untuk kemerdekaan, atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.

Lebih dari 70.000 orang dilaporkan terbunuh dalam konflik tersebut sejak tahun 1989. India menurunkan lebih dari setengah juta tentara di wilayah yang disengketakan tersebut.

Bagikan

BERITA TERKAIT:

  • Indonesia Kirimkan Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama…
  • Resmi Umumkan Gugurnya Yahya Sinwar, Hamas: Pejuang…
  • DPP PUI Desak Investigasi Internasional Atas…
  • Trump: AS Akan Kirim Senjata Tambahan ke Ukraina
  • KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus Kuota Haji…
  • Hamas Ajukan Syarat Tambahan untuk Gencatan Senjata…
  • Hamas Bebaskan 13 Sandera Tambahan, Seluruh Sandera…
  • Hamas Serahkan Jenazah Tambahan Tawanan Israel…
  • Pasukan RSF Lanjutkan Serangan Brutal, Ribuan Warga…
  • India vs Pakistan: Rudal, Jet Tempur, dan Hujan…
  • 25 Unit Drone Harop Israel Milik India Dilumpuhkan…
  • Menhan Pakistan: India Serang Warga Sipil dan…
Dukung Kami
Kategori : Internasional

Tags : india Jammu dan Kashmir Mujahidin Kashmir Muslim Kashmir

Dukung Kami

Opini

Hak Anak yang Terabaikan

Hak Anak yang Terabaikan

24 Jan 2026 19:15:33
Guru Dikeroyok Siswa, Murid Dihina Guru: Alarm Keras Dunia Pendidikan

Guru Dikeroyok Siswa, Murid Dihina Guru: Alarm Keras Dunia Pendidikan

22 Jan 2026 14:42:29
Krisis Identitas: Perang Sunyi Antara Akal dan Nafsu dalam Labirin Modernitas

Krisis Identitas: Perang Sunyi Antara Akal dan Nafsu dalam Labirin Modernitas

20 Jan 2026 18:49:20
Kapitalisme Frontier Kehutanan Bukti Kegagalan Negara dalam Tata Kelola

Kapitalisme Frontier Kehutanan Bukti Kegagalan Negara dalam Tata Kelola

16 Jan 2026 05:33:57

Internasional

Tanggapi Board of Peace, MUI Tegas Tolak Skema Perdamaian yang Melegitimasi Kolonisasi Palestina

Tanggapi Board of Peace, MUI Tegas Tolak Skema Perdamaian yang Melegitimasi Kolonisasi Palestina

23 Jan 2026 10:13:31
PBB: 70 Persen Produksi Air Gaza Terganggu Akibat Blokade Israel

PBB: 70 Persen Produksi Air Gaza Terganggu Akibat Blokade Israel

22 Jan 2026 16:39:14
Putin Usulkan Bayar Rp15,7 Triliun dari Aset Rusia yang Dibekukan untuk Dewan Perdamaian Usulan Trump

Putin Usulkan Bayar Rp15,7 Triliun dari Aset Rusia yang Dibekukan untuk Dewan Perdamaian Usulan Trump

22 Jan 2026 16:37:45
Anak Usia Tiga Tahun Termasuk Tahanan yang Dibebaskan Pemerintah Suriah dari Penjara SDF di Raqqa

Anak Usia Tiga Tahun Termasuk Tahanan yang Dibebaskan Pemerintah Suriah dari Penjara SDF di Raqqa

22 Jan 2026 15:27:08

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED