Seorang Warga Pane Hilang Ikut Gafatar

BIMA (Jurnalislam.com) – Seorang warga Kelurahan Pane Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima bernama Sanggar Yamin menghilang dan diduga kuat telah ikut jaringan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Sanggar Yamin yang tinggal di RT 10 RW 04 belakang Hotel Parewa dikabarkan telah ikut aliran sesat itu sedang ramai dibicarakan beberapa pekan terakhir ini.

Kasi Ekonomi Kelurahan Pane, Hj. Suharni membenarkan Sanggar Yamin merupakan warga Kelurahan Pane. Namun hingga saat ini yang bersangkutan berada diluar daerah dan belum kembali ke Kota Bima.

“Sanggar Yamin menikahi wanita asal Kota Cirebon sekitar tahun 2004. Sejak pernikahannya itu, kami jarang melihatnya kembali ke Kota Bima,” ujarnya, Jum’at (15/1/2015) sebagaimana dilansir Kahaba.

Sementara itu, ayah Sanggar Yamin, Ibrahim Zakaria (85) mengaku telah mendengar informasi keterlibatan putranya itu di organisasi Gafatar. Ia pun mengaku risih dan sedih mendengar kabar tersebut.

“Untuk mengecek kebenaran keterlibatan anak saya ikut Gafatar, saya coba telpon. Tapi tidak pernah diangkat sampai saat ini. Padahal HP nya selalu aktif,” kata dia.

Sanggar Yamin merupakan anak penurut dan suka bercanda. Semenjak menikah hingga bercerai dari isterinya, Yamin tidak pernah pulang. Mereka hanya berkomunikasi melalui ponsel.

“Sebelum hilang, Yamin sempat menelpon saya, katanya ingin ke Bima dengan anaknya, tapi hingga saat ini kabar kepulangannya tidak ada,” ujarnya.

Ia menceritakan, saat berangkat kuliah di Jogjakarta sekitar tahun 2003 dan menikah, anaknya lebih sering berkomunikasi via handphone. Setelah menikah dia jarang kembali ke rumah. Hanya sempat berkunjung pada pertengahan tahun 2010, dan akhir Desember tahun 2014 lalu,” bebernya.

Ibrahim pun berharap, kabar tentang keterlibatan putranya di Gafatar hanya isu. Jika pun benar terjadi, dirinya berharap agar anaknya tidak terpengaruh akan ajaran yang keluar dari ajaran Islam.

“Segeralah pulang, kami sekeluarga masih menunggumu. Karena tempat tinggalmu disini,” harap Ibrahim.

Reporter: Sirath | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.