Ahad, 30 Rajab 1447 / 18 Januari 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Sekjen PBB: Jika Assad dan Rusia Terus Membombardir Ghouta maka AS akan Bertindak

13 Mar 2018 08:44:14
Sekjen PBB: Jika Assad dan Rusia Terus Membombardir Ghouta maka AS akan Bertindak

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Sekjen PBB mendesak anggota Dewan Keamanan untuk “mengakhiri penderitaan” warga di Ghouta Timur yang dikepung, ketika AS mengancam untuk “bertindak” jika gencatan senjata terus diabaikan oleh pasukan Suriah dan Rusia.

Ucapan Antonio Guterres pada hari Senin (12/3/2018) muncul saat pasukan rezim Assad melanjutkan untuk pekan ketiga serangan udara dan serangan darat ke pinggiran kota Damaskus yang berada di bawah kendali oposisi sejak pertengahan 2013.

Beberapa upaya untuk menghentikan operasi mematikan tersebut terbukti sia-sia, dengan adanya sebuah laporan dari lembaga monitor perang bahwa lebih dari 1.022 warga sipil terbunuh dalam serangan rezim Syiah Assad yang didukung Rusia selama tiga pekan terakhir.

SOHR: 931 Warga Sipil Ghouta Tewas, MSF: Lebih dari 1.000 Terbunuh Rezim Assad

“Saya sangat kecewa dengan semua pihak … yang membiarkan ini terjadi,” kata Guterres dalam pidatonya di kantor pusat PBB di New York, lansir Aljazeera.

“Seharusnya hanya ada satu agenda untuk kita semua: untuk mengakhiri penderitaan rakyat Suriah dan menemukan solusi politik untuk konflik tersebut.

“Terutama di Ghouta Timur. Serangan udara, penembakan artileri dan serangan darat malah semakin meningkat setelah resolusi diadopsi,” katanya, merujuk pada resolusi DK PBB 2401, yang disahkan pada 24 Februari.

Resolusi 2401 menyerukan gencatan senjata segera, evakuasi warga sipil, dan penyerahan pasokan bantuan.

Pasukan Rezim Assad Rebut Kota Terbesar di Ghouta Timur

Guterres juga mengungkapkan kekecewaannya atas pencegahan pengiriman makanan dan bantuan medis yang sangat dibutuhkan bagi sekitar 400.000 penduduk yang terjebak di wilayah kantong tersebut.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Hailey mengecam kegagalan penerapan resolusi tersebut, dan mengatakan negaranya merancang resolusi baru dengan “tidak ada ruang untuk penghindaran.” Haley memperingatkan bahwa AS “siap bertindak jika harus.”

13 Truk Bantuan Kemanusian untuk Ghouta Luput dari Serangan Udara Rezim Syiah Assad

“Ini bukan jalan yang kita sukai, tapi ini adalah jalan yang telah kita tunjukkan akan kita lakukan, dan kita siap untuk melakukannya lagi,” kata Haley kepada 15 anggota Dewan Keamanan. “Ketika masyarakat internasional secara konsisten gagal bertindak, ada kalanya negara dipaksa untuk bertindak sendiri.”

Bagikan

BERITA TERKAIT:

  • Trump: AS atau Israel Bisa Bertindak Jika Hamas Tak…
  • Sekjen PBB Desak Penghentian Perang di Gaza dan…
  • 4000 Anak Lebih Terbunuh, Sekjen PBB: Gaza Menjadi…
  • Semarang Darurat Gangster, FUIS Desak Aparat…
  • Marak Beredar Miras Hingga Obat Terlarang di…
  • Dukung Sikap MUI, DSKS Desak Pemkot Surakarta…
  • FUIS Desak Polda Jateng Bertindak Tegas Hentikan…
  • PBB: 14.000 Bayi di Gaza Terancam Meninggal dalam 48…
  • PBB: Israel Terus Bunuh Warga Palestina di Gaza…
  • Sekjen Liga Arab Kecam Houthi dan Kebijakan…
  • Sekjen MUI Dorong Percepatan Pemetaan Modus Operandi…
  • Sekjen MUI: Mayoritas Umat Islam Masih Lemah Secara Ekonomi
Dukung Kami
Kategori : Internasional

Tags : AS Ghouta Timur Konflik Suriah pbb

Dukung Kami

Opini

Kapitalisme Frontier Kehutanan Bukti Kegagalan Negara dalam Tata Kelola

Kapitalisme Frontier Kehutanan Bukti Kegagalan Negara dalam Tata Kelola

16 Jan 2026 05:33:57
Bencana Belum Usai, Kepada Siapa Rakyat Berharap

Bencana Belum Usai, Kepada Siapa Rakyat Berharap

29 Des 2025 22:51:05
Kemandirian dan Martabat Bangsa

Kemandirian dan Martabat Bangsa

19 Des 2025 14:45:39
Generasi di Tengah Puing: Potret Kegagalan Negara Pasca Bencana?

Generasi di Tengah Puing: Potret Kegagalan Negara Pasca Bencana?

19 Des 2025 14:43:09

Internasional

Hamas Masih Bertahan, Israel Ultimatum: Serahkan Senjata atau Gaza Diserbu Lagi

Hamas Masih Bertahan, Israel Ultimatum: Serahkan Senjata atau Gaza Diserbu Lagi

18 Jan 2026 13:30:38
Iran Kembali Sunyi Setelah Protes Berdarah, 3.000 Lebih Dilaporkan Tewas

Iran Kembali Sunyi Setelah Protes Berdarah, 3.000 Lebih Dilaporkan Tewas

18 Jan 2026 13:28:27
Internet Dikunci, Ekonomi Rontok dan Ribuan Nyawa Melayang di Iran

Internet Dikunci, Ekonomi Rontok dan Ribuan Nyawa Melayang di Iran

17 Jan 2026 08:05:22
Iran Mulai Meniru Korea Utara: Internet Dikunci, Rakyat Diputus dari Dunia Luar

Iran Mulai Meniru Korea Utara: Internet Dikunci, Rakyat Diputus dari Dunia Luar

17 Jan 2026 08:04:07

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED