Sedikitnya 20 Tank Turki Memasuki Suriah Lancarkan Serangan Darat Rebut Jarablus dari IS

Sedikitnya 20 Tank Turki Memasuki Suriah Lancarkan Serangan Darat Rebut Jarablus dari IS

 

SURIAH (Jurnalislam.com) – Dalam sebuah operasi militer yang didukung oleh Angkatan Darat Turki, kelompok pejuang Suriah mengatakan pada hari Rabu bahwa Jarablus di Suriah utara di perbatasan Turki telah “dibebaskan” dari kelompok Islamic State (IS), Anadolu Agency melaporkan Rabu (24/08/2016).

“Jarablus benar-benar dibebaskan,” Ahmad Othman, komandan kelompok oposisi Sultan Mourad, mengatakan kepada AFP dari tempat kejadian, sementara juru bicara oposisi lainnya mengatakan pasukan IS telah melarikan diri ke arah Al-Bab, ke barat daya.

Sebelumnya, seorang komandan faksi Failaq al-Syam, yang meminta anonimitas, mengatakan kepada Reuters bahwa sebagian besar pasukan IS di Jarablus telah ditarik keluar, beberapa dari mereka menyerah. Komandan lain memperkirakan hingga 50 persen dari kota itu sekarang di bawah kendali oposisi yang didukung Turki.

“Pasukan ISIS (IS) telah ditarik dari beberapa desa di pinggiran Jarablus ke selatan menuju kota al Bab,” kata komandan Failaq al Syam.

Setelah rentetan artileri berat dan serangan udara sebelum fajar, Turki mengirim tank dan pasukan khusus ke Suriah pada hari Rabu untuk membantu membersihkan kota perbatasan tersebut dari pasukan IS dan mencegah pemberontak Kurdi membuat keuntungan apapun.

Operasi – yang bernama Euphrat Shield (benteng Efrat) – dimulai sekitar pukul 4:00 (0100 GMT) dengan artileri Turki menghantam puluhan target IS di sekitar Jarablus, kata kantor perdana menteri Turki itu.

Tank dan pasukan khusus Turki bersama kelompok oposisi pro-Ankara Suriah kemudian menyerbu ke seberang perbatasan dalam operasi yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mendorong IS keluar dari kota tempat mereka menembakkan roket ke Turki.

jarabulusmap

Beberapa jam setelah dimulainya operasi, kantor berita yang dikelola pemerintah Turki dan seorang aktivis media oposisi Suriah mengatakan oposisi menguasai Kaklijeh – desa yang dikuasai IS di dekat Jarablus – dengan dukungan dari unit lapis baja Turki. Desa ini terletak sekitar 3 kilometer (1,8 mil) dari perbatasan Turki, kata Anadolu Agency.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan operasi militer mereka bertujuan untuk mencegah ancaman dari “serangan” kelompok, termasuk IS dan milisi Kurdi Suriah yang didukung AS yang berafiliasi dengan pemberontak Kurdi yang terlarang di Turki.

Erdogan mengatakan operasi itu juga untuk menanggapi serangkaian serangan di Turki, termasuk pemboman bunuh diri di sebuah pesta pernikahan di dekat perbatasan yang menewaskan 54 orang undangan.

Operasi dengan dua tujuan pada hari Rabu tersebut menempatkan Turki di jalur konfrontasi dengan para milisi ektremis Kurdi yang didukung AS di Suriah, yang dijadikan boneka AS sebagai kekuatan tempur paling efektif melawan IS di daerah tersebut.

Turki prihatin dengan pengaruh kelompok yang tumbuh, yang dikatakan terkait dengan kelompok ektremis Kurdi yang melancarkan pemberontakan di Turki tenggara.

Seorang pejabat senior kelompok Kurdi terbesar Suriah mengatakan bahwa Turki harus membayar harga itu. Saleh Muslim, co-presiden milisi Partai Uni Demokratik atau PYD dukungan AS, men-tweeted bahwa “Turki berada di Quagmire (rawa) Suria, yang akan kami kalahkan seperti IS.”

Perkembangan terbaru telah mendorong Jarablus menjadi sorotan. Kota yang terletak di tepi barat Sungai Efrat yang melintas dari Turki ke Suriah, adalah salah satu kota terpenting terakhir yang dikuasai IS antara daerah yang dikendalikan Kurdi di Suriah utara. Kota ini terletak 20 mil (33 kilometer) dari kota Manbij, yang dibebaskan dari IS oleh pasukan pimpinan Kurdi awal bulan ini.

Merebut Jarablus dan kota al-Bab yang dikuasai IS ke selatan akan menjadi langkah signifikan menuju terhubungnya daerah perbatasan di bawah kontrol Kurdi di kedua sisi sungai Efrat.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan pasukan Kurdi Suriah “harus sesegera mungkin menyeberang ke sebelah timur sungai Efrat.”

“Itulah yang dijanjikan Amerika Serikat. Itu kesepakatan kami,” tambahnya. “Jika tidak, dan saya mengatakan ini dengan jelas, kita akan melakukan apa yang diperlukan.”

Kementerian luar negeri Rusia juga menyatakan keprihatinan yang mendalam pada hari Rabu di operasi militer Turki di Suriah.

“Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi di wilayah perbatasan Suriah-Turki,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, peringatan ini dapat menyebabkan “degenerasi lebih lanjut dari situasi di zona konflik” dan “meningkatkan ketegangan antar-etnis antara Kurdi dan Arab.”

Pemerintah Suriah mengecam serangan militer Turki dan menyerukan segera mengakhiri apa yang digambarkan Suriah sebagai “pelanggaran terang-terangan” kedaulatan Suriah. Tank Turki dan kendaraan lapis baja menyeberang ke Suriah dengan kedok serangan udara pimpinan AS.

Televisi swasta Turki NTV, mengatakan bahwa sedikitnya 20 tank Turki menyeberangi perbatasan, Rabu pagi melaporkan bahwa sejumlah kecil pasukan khusus Turki telah menyeberang ke Suriah sebagai bagian dari operasi. NTV menyebutnya “misi penyusup” yang dimaksudkan untuk “operasi pinpoint” terhadap IS di Jarablus.

Kantor Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan seluruh operasi dimulai pada pukul 04:00 (0100 GMT), dengan tembakan intens artileri Turki melintasi perbatasan ke arah Jarablus, diikuti pesawat-pesawat tempur Turki membom target IS di kota, kata Anadolu.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights), sebuah kelompok aktivis oposisi yang memonitor perang sipil, mengatakan kelompok oposisi Suriah yang berkumpul di perbatasan Turki menyeberang ke Suriah, didahului dengan tank Turki dan penyapu ranjau.

Ahmad al-Khatib, seorang aktivis oposisi Suriah mengatakan sekitar 1.500 pejuang oposisi terlibat. Dia mengatakan para pejuang datang dari Hamza brigade yang didukung AS, serta faksi-faksi jihad yang memerangi pasukan rezim Syiah Assad di Aleppo, seperti brigade Nour el-Din el Zinki, Front Levant, dan Failaq al-Sham.

Mujahidin brigade Ahrar al Syam yang kuat juga hadir, katanya dan menegaskan laporan Anadolu bahwa para pejuang merebut desa Kaklijeh yang dikuasai IS di dekat Jarablus.

Kemudian di hari Rabu, tiga pejuang oposisi Suriah yang terluka dibawa kembali ke Turki, ke kota Gaziantep untuk pengobatan, menurut kantor berita Dogan.

Tidak ada laporan langsung mengenai korban jiwa dalam operasi Rabu. Hanya beberapa jam setelah dimulai, Wakil Presiden Joe Biden mendarat di Ankara untuk pembicaraan yang mencakup perkembangan di Suriah.

Kunjungan Biden terjadi di waktu yang sulit bagi hubungan antara kedua sekutu NATO tersebut. Turki menuntut bahwa Washington cepat mengekstradisi seorang tokoh yang berbasis di AS yang dituduh mendalangi kudeta yang gagal bulan lalu, sementara Amerika Serikat meminta bukti keterlibatan tokoh tersebut sehingga Turki menginginkan proses ekstradisi.

Dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Turki Binali Yildirim di Ankara pada Rabu, Biden berusaha untuk berdamai, mengatakan ia memahami “perasaan intens” di Turki terhadap tokoh itu, dan menyatakan kesalahannya karena tidak datang ke Turki secepatnya setelah kudeta.

A Turkish army tank and an armoured vehicle are stationed near the Turkish-Syrian border in Karkamis in the southeastern Gaziantep province, Turkey, August 23, 2016. Picture taken August 23, 2016. Ihlas News Agency via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. FOR EDITORIAL USE ONLY. NO RESALES. NO ARCHIVE. TURKEY OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN TURKEY. TPX IMAGES OF THE DAY

Wapres AS juga secara tidak menyatakan dukungan untuk operasi yang diluncurkan Turki pada hari Rabu untuk membersihkan pasukan IS dari kota Jarablus dan mencegah Kurdi lebih berkembang di Suriah utara.

Dia meminta pasukan Kurdi Suriah untuk “kembali menyeberang Sungai Efrat,” memperingatkan bahwa mereka bisa kehilangan dukungan AS jika mereka tidak melakukannya.

Dalam beberapa hari terakhir, Turki meningkatkan langkah-langkah keamanan di perbatasan dengan Suriah, mengerahkan tank dan kendaraan lapis baja. Pada hari Selasa, penduduk kota Karkamis Turki, di seberang perbatasan Jarablus, diberitahu untuk mengungsi setelah tiga mortir yang diyakini ditembakkan oleh militan IS mendarat di sana, Dogan melaporkan.

Turki telah bersumpah untuk memerangi kelompok IS di Negara mereka dan akan “membersihkan” kelompok IS dari perbatasannya setelah pemboman bunuh diri di sebuah pernikahan Kurdi di Turki selatan menewaskan sedikitnya 54 orang, kebanyakan dari mereka anak-anak. Para pejabat Turki menyalahkan IS atas serangan tersebut.

Kelompok pimpinan Kurdi yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah, atau SDF, merebut kembali kota Manbij dari IS awal bulan ini, memicu kekhawatiran di Turki bahwa pasukan Kurdi akan merebut seluruh jalur perbatasan dengan Turki. AS mengatakan telah mengirim sekitar 300 pasukan khusus dengan SDF, dan pasukan khusus Inggris juga telah terlihat melatih kelompok.

Peran Kurdi dalam perang Suriah adalah sumber keprihatinan bagi rezim Assad. Bentrokan sengit meletus antara kedua belah pihak atas kontrol provinsi timur laut Hasakeh pekan lalu, dan pesawat-pesawat tempur Suriah membom posisi Kurdi untuk pertama kalinya, mendorong AS mengirim jet tempurnya untuk melindungi pasukan sekutunya di daerah.

Rezim Suriah dan Kurdi menyepakati gencatan senjata Selasa, enam hari setelah bentrokan meletus. Kurdi Hawar News Agency mengatakan pasukan rezim sepakat untuk menarik diri dari Hasakeh sebagai bagian dari gencatan senjata.

Media rezim Suriah tidak menyebutkan penarikan, hanya mengatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk mengevakuasi tahanan yang terluka dan melakukan pertukaran. Rezim Assad dan pasukan Kurdi telah berbagi kendali Hasakeh sejak tahun-tahun awal perang Suriah.

 

 

Bagikan

2 thoughts on “Sedikitnya 20 Tank Turki Memasuki Suriah Lancarkan Serangan Darat Rebut Jarablus dari IS

  1. Ping-balik: Erdogan: Operasi Turki di Suriah Bertujuan untuk Lawan Ancaman ISIS dan PYD - Jurnal Islam - test development
  2. Ping-balik: Erdogan: Operasi Turki di Suriah Bertujuan untuk Lawan Ancaman ISIS dan PYD - Jurnal Islam - test development

Comments are closed.