WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Pasukan Kurdi yang didukung AS memenuhi komitmen mereka ke Washington untuk pindah ke timur Sungai Efrat, Komandan Timur Tengah AS, lansir Anadolu Agency Selasa (30/08/2016).
“Sebagian besar Kurdi, pasukan Kurdi yang merupakan bagian dari SDF, berada di sisi timur Sungai Efrat saat ini,” kata komandan CENTCOM Jenderal Angkatan Darat Joseph Votel kepada wartawan di Pentagon, mengacu pada Pasukan Demokratik Suriah pimpinan YPG.
“Mereka telah memenuhi perintah kami,” tambahnya.
Komentar tersebut muncul saat Turki meneruskan operasi militer “Perisai Efrat” di Suriah. Operasi Perisai Efrat dimulai awal 24 Agustus dengan tujuan membersihkan perbatasan selatan Turki dari kelompok ektremis dan meningkatkan keamanan perbatasan Turki.
Turki memandang YPG sebagai afiliasi di Suriah dari kelompok teror PKK dan telah menargetkan SDF dukungan AS di Jarabulus, Suriah selatan.
Walaupun AS juga telah menunjuk PKK sebagai organisasi teroris, mereka tidak memiliki penilaian yang sama dengan Turki terhadap milisi YPG dan sangat bergantung pada YPG untuk pertempuran di Suriah.
AS telah mendesak Turki untuk menahan diri menargetkan YPG sekutu Washington.
Votel mengatakan AS “sangat mendukung” operasi Turki di sepanjang perbatasan, menyebut bahwa operasi tersebut “sangat penting dan mengucapkan selamat datang”, serta menambahkan bahwa “pertikaian” di antara mitra koalisi sangatlah “tidak membantu.
Sebuah serangan udara rezim Nushairyah Suriah pada pertengahan Agustus di dekat pasukan AS di Hasakah memaksa Washington mengirim jet tempur untuk pertahanan mereka, dan memperingatkan Rusia dan rezim Suriah bahwa mereka akan mengambil “tindakan apapun yang diperlukan.”