ADEN (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi menyerang rumah penduduk di pelabuhan Aden pada distrik Mualla menggunakan pasukan tank, warga mengatakan kepada Al Arabiya News Channel pada Sabtu malam (04/04/2015).
Warga mengatakan, “Serangan menewaskan banyak orang, termasuk anak-anak”, kantor berita Reuters menambahkan, “ bahwa bagian dari selatan kota pelabuhan selama dua hari tanpa air atau listrik”.
Warga mengatakan hidup menjadi tak tertahankan, "Berapa lama orang bisa hidup tanpa air atau listrik?" Kata Mohammad Fara'a.
Penduduk lain, Hassan Abdallah mengatakan,” Orang-orang menggunakan sumur lama untuk mendapatkan air di salah satu bekas masjid”.
Sementara itu, di selatan kota Dalea, pemberontak Houthi telah dilaporkan mengeksekusi tujuh warga sipil, Houthi menganggapnya sebagai tawanan.
Syiah Houthi dan milisi pemimpin terguling Ali Abdullah Saleh merebut kekuasaan di ibukota Sanaa pada bulan Februari dan bulan lalu maju ke kota pelabuhan Aden, memaksa kubu Hadi untuk pergi ke pengasingan.
Pertempuran ini adalah salah satu dari banyak pertempuran dan konflik di Yaman, di awali dengan demonstrasi, di mana massa terinspirasi oleh berbagai aksi unjuk rasa hingga menjadi aksi lebih luas sejak tahun 2011 menyebabkan pengunduran diri Ali Abdullah Saleh setelah tiga dekade berkuasa .
Deddy | Reuters | Jurniscom