Pasukan India Bunuh 3 Muslim Kashmir saat Unjuk Rasa Setelah Shalat Jumat

Pasukan India Bunuh 3 Muslim Kashmir saat Unjuk Rasa Setelah Shalat Jumat

thumbs_b_c_105bc1255353c7cb6aca897ec766a1e8SRINAGAR (Jurnalislam.com) – Tiga warga sipil Kashmir ditembak mati oleh pasukan India pada hari Jumat, sehingga total warga sipil yang tewas dalam satu bulan terakhir mencapai 55 orang, Anadolu Agency melaporkan Jumat (05/08/2016).

Seorang perwira senior polisi, yang berbicara dengan syarat anonim, menegaskan bahwa tiga pemuda tewas pada hari Jumat ketika pasukan India menembaki sejumlah pengunjuk rasa secara brutal yang turun ke jalan setelah sholat Jumat di Kashmir yang dikendalikan India.

Lebih dari 250 lainnya luka-luka dan dirawat di rumah sakit di seluruh wilayah, menurut sumber-sumber Departemen Kesehatan.

Lebih dari 50 menderita luka peluru pellet (peluru kecil), sementara beberapa lainnya terkena peluru tajam, sumber mengatakan, berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara kepada media.

Ribuan orang melanggar jam malam yang diberlakukan ketat oleh rezim India di Kashmir pada hari Jumat, yang mengarah ke bentrokan luas antara demonstran dan pasukan India. Jam malam diberlakukan untuk menghentikan orang-orang berdemonstrasi menentang kekuasaan India.

Toko, sekolah dan bisnis terus tutup di wilayah tersebut dan kendaraan tidak tampak di jalanan sepanjang 28 hari berturut-turut sebagai bagian dari aksi protes rakyat terhadap kekuasaan India yang tidak populer di wilayah tersebut.

Kematian warga Muslim pada hari Jumat tersebut mengangkat ketegangan yang belum mereda sejak 8 Juli, ketika pembunuhan seorang komandan jihad Kashmir muda yang populer, Burhan Wani, 22 tahun, membangkitkan protes luas terhadap kekuasaan India.

Sedikitnya 55 warga sipil Kashmir telah tewas dan lebih dari 2.600 lainnya terluka sejak di tembak oleh pasukan India, sementara dua petugas polisi tewas dalam periode yang sama.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, sebagian dikuasai oleh India dan Pakistan dan diklaim oleh kedua negara secara penuh.

Kedua negara terlibat tiga kali perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – saat mereka terpecah pada tahun 1947, dua diantaranya memperebutkan Kashmir.

Sejak tahun 1989, kelompok-kelompok perlawanan Kashmir di IHK telah memperjuangkan kemerdekaan melawan kekuasaan India, atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.

Lebih dari 70.000 warga Muslim Kashmir dilaporkan telah tewas dalam konflik sejauh ini, sebagian besar dari mereka oleh kebrutalan pasukan bersenjata India. India mempertahankan lebih dari setengah juta pasukan di daerah yang disengketakan.

Baca juga: Korban Kebrutalan Pasukan India Meningkat, 31 Muslim Kashmir Tewas dan 1.000 Lebih terluka

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses