Penolakan Festival Non Halal di Solo, LUIS audiensi ke Satpol PP dan Polresta Surakarta

SOLO (jurnalislam.com)- Terkait penolakan Festival Kuliner Non Halal di Solo, Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) lakukan koordinasi dengan Satpol PP dan Polresta Surakarta

Bertempat di kantor Satpol PP perwakilan LUIS dihadiri Edi Lukito Ketua, Salman Wakil Ketua, Yusuf Suparno Sekretaris, Endro Sudarsono Humas dan Tokoh Masyarakat Shobarin Syakur

Didik Kepala Satpol PP Surakarta hingga siang ini, Selasa 11 Februari 2025 Pemerintah Kota Surakarta tidak mengeluarkan Rekomendasi Festival Kuliner Non Halal

Sementara itu ditemui di Mapolresta Surakarta 11 Februari 2025 sekitar pukul 15.00, Doni Staf Intelkam Polresta Surakarta menyampaikan bahwa hingga ditemui rombongan LUIS belum ada pengajuan ijin Festival Kuliner Non Halal

Polresta Surakarta akan mempertimbangkan pendapat dan rekomendasi dari MUI dan Kemenag Kota Surakarta

Sementara itu Endro Sudarsono Humas LUIS bahwa dalam agama Islam ada ajaran yabg sifatnya perintah dan larangan, ada Halal dan Haram.

Yang termasuk kategori haram adalah zina, pernikahan sejenis ( gay dan lesby), Minuman Keras, Makan Babi, maupun Narkoba. Yang haram diperintahkan untuk ditinggalkan

Untuk itu ketika yang Haram kemudian difestivalkan, divulgarkan maka tidak menutup kemungkinan yang haram lainnya juga akan difestivalkan dan ini berbahaya untuk tatanan sosial, hukum dan ketertiban masyarakat

Untuk itu LUIS meminta kepada Panitia maupun pihak Paragon untuk membatalkan Rencana Festival Kuliner Non Halal untuk menjaga kebaikan dan kenyamanan bersama

Pondok Almukmin Ngruki Terima Kunjungan Dandim dan Polres Sukoharjo

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Bertempat di Darul Anshar kantor baru Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki pada hari Senin (10/2/2025) pukul 14.00 WIB Direktur Pondok Pesantren Almukmin Ngruki Ust. Yahya Abdurahman menerima kunjungan Letkol. INF. Supri Siswanto Dandim Sukoharjo dan Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo

Hadir juga AKP Kurniawan Triatmaja,SH Kapolsek Grogol beserta beberapa Kasat Polres Sukoharjo dan Kapten Inf Kasiyan Danramil Grogol dan Pejabat Kodim lainnya

Ikut menyambut kunjungan ini adalah ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan Ustadz Sofa Hidayat Wakil Direktur Pesantren, Ustadz Abdurrahman Sekretaris Pondok dan Ustadz Aziz Ikhwani Humas Pondok Ngruki

Dalam sambutannya Ustadz Abu Bakar Ba’asyir mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi serta menyampaikan keutamaan menjaga tali silaturahmi

Sementara itu Letkol. INF. Supri Siswanto Dandim Sukoharjo menyampaikan dukungan untuk Sukoharjo agar tetap aman, tentram dan damai

Selanjutnya acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Yahya Abdurahman memohon kebaikan dan keberkahan untuk Indonesia dan Sukoharjo khususnya

Sekitar pukul 15.00 acara dilanjutkan dengan berkunjung di halaman Darul Hijrah asrama putri dan diambil foto bersama

Talkshow ‘Antara Kita, Coklat dan Syariat’ Sukses Digelar, Hadirkan Wawasan Baru Tentang Valentine’s Day

SERANG (jurnalislam.com)– Talkshow inspiratif “Antara Kita, Coklat & Syariat” sukses diselenggarakan di MAUI Café, Kota Serang, Banten. Acara yang berlangsung pada Ahad, (9/2/2025), ini menarik perhatian banyak peserta yang ingin memahami sejarah Valentine’s Day dari perspektif Islam.

Dua pembicara utama, Restu Andika PI, owner @etu_homemade, dan Coach Willy, Chief General @ppdb.banten, memberikan wawasan mendalam mengenai makna sebenarnya dari Valentine’s Day dan bagaimana Islam memandang perayaan tersebut. Dalam sesi sharing time, keduanya juga membahas pentingnya memahami budaya dengan tetap berpegang teguh pada syariat Islam.

Salah satu peserta, Fajar, mengungkapkan bahwa acara ini membuka pikirannya tentang bagaimana masyarakat Muslim sebaiknya menyikapi Valentine’s Day.

“Saya dulu menganggap Valentine’s hanya sebatas perayaan biasa, tapi setelah mengikuti talkshow ini, saya jadi lebih paham sejarahnya dan bagaimana Islam memandangnya,” ujarnya.

Acara ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif yang memungkinkan peserta untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada pembicara. Atmosfer yang santai namun sarat ilmu menjadikan talkshow ini semakin menarik dan bermanfaat bagi yang hadir.

Didukung oleh Maui Spirit Activity, Yayasan Nusa Karya Insani, Imron, dan Mimbar Dakwah Indonesia, acara ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi budaya populer serta tetap berpegang pada nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai penutup, panitia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Dengan antusiasme peserta yang tinggi, tidak menutup kemungkinan talkshow serupa akan kembali diadakan di masa mendatang.

Sambut Ramadhan 2025, YDSLU Gelar Tabligh Akbar Bersama Warga Baki Sukoharjo

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Yayasan Dakwah Salimah Lentera Umat (YDSLU) menggelar Tabligh Akbar menyambut datangnya Ramadhan bersama warga Baki, Sukoharjo di Gedung Dakwah Salimah pada Jum’at, (7/2/20205). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 orang.

Dewan Pembina YDSLU Ustadz Joko dalam sambutannya mengatakan, bahwa YDSLU bisa eksis atas dukungan umat dan bantuan warga sekitar. Program-program yang sudah berjalan diharapkan bisa bermanfaat bagi umat dan terus berkembang.

“Alhamdulillah bapak ibu semua, atas dukungannya Yayasan Dakwah Salimah Lentera Umat, saat ini kita sudah punya sekolah yang bisa digunakan anak-anak panjenengan, juga kita bergerak dalam kegiatan sosial seperti kemarin bisa menggelar Baksos. Terakhir Gedung Salimah ini kami berharap bisa digunakan untuk kepentingan umat,” ujarnya.

Sementara itu, Dai IKADI asal Karanganyar Ustadz Suwarno menyampaikan perihal semangat dalam menuntut ilmu khususnya ilmu agama Islam. Semakin paham akan menambah amal yang dilakukan sesuai dengan pengetahuan yang terus didapat. Ia menuturkan dengan gaya yang kocak dan sering membuat jamaah yang hadir mengocok perut.

“Bapak ibu makanya mengaji itu semangat, memang pahala itu nggak kelihatan tapi Surga niku wonten. Mulo ngaji kudu semangat, awake dewe niku di dunia nunggu mati. Makane dikasih bojo, anak nggo gaweyan sinambi nunggu mati. Niki kuncine 5 M, Melu Manten Metu Mutu Mati,” tuturnya.

GUTF 2025 Resmi Digelar di 3 Kota Besar Indonesia, Proyeksikan Penjualan 34 Ribu Kursi Penerbangan Umrah

JAKARTA (jurnalislam.com)- Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi menggelar Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2025 secara serentak di 3 (tiga) kota besar di Indonesia yaitu Jakarta (Mall Kota Kasablanka), Surabaya (Tunjungan Plaza 3), dan Makassar (Mall Panakkukang) yang akan berlangsung mulai tanggal (7-9/2/2025).

Dengan menggandeng lebih dari 60 travel agent umrah dan haji plus terkemuka yang menghadirkan berbagai paket perjalanan umrah dan haji plus serta nilai tambah lainnya, Garuda Indonesia menghadirkan sedikitnya 34 ribu kursi pada periode perjalanan Maret 2025 hingga Januari 2026 mendatang.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan mengatakan bahwa penyelenggaraan GUTF yang ketiga kalinya ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam mengoptimalkan potensi pangsa umrah Indonesia yang terus bertumbuh.

“Berbeda dengan penyelenggaraan di tahun sebelumnya, gelaran GUTF tahun ini hadir semakin dekat bagi para calon jamaah umrah dengan turut dilaksanakan 3 kota besar Indonesia yakni di Jakarta, Makassar dan Surabaya sebagai wilayah dengan pangsa pasar umrah tertinggi di Indonesia,” ungkapnya.

“Melalui jangkauan gelaran GUTF yang semakin luas, diharapkan masyarakat
dapat memiliki pilihan yang lebih beragam dalam memperoleh paket perjalanan umrah yang semakin kompetitif dengan berbagai nilai tambah yang ditawarkan,” imbuh Wamildan.

Pasar penerbangan umrah merupakan salah satu potensi pangsa pasar yang menjanjikan. Hal tersebut turut terlihat dari total transaksi pembelian tiket penerbangan umrah yang berhasil dibukukan sebesar Rp317 miliar dengan jumlah kursi yang terjual sebanyak 28.295 kursi penerbangan.

Berikan Kemudahan

Gelaran GUTF kali ini juga melibatkan bank partner guna menghadirkan ragam pilihan kemudahan bertransaksi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan kolaborasi Garuda Indonesia bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada penyelenggaraan GUTF di Jakarta dan Makassar.

Pada kesempatan terpisah Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen BRI dalam memberikan kemudahan dan layanan terbaik bagi nasabah, tidak hanya dalam pengelolaan keuangan, tetapi juga dalam mendukung kebutuhan perjalanan ibadah.

“BRI terus berupaya menghadirkan layanan perbankan yang prima bagi seluruh nasabah. Melalui Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2025, kami ingin memberikan kemudahan akses serta berbagai keuntungan bagi
masyarakat yang merencanakan perjalanan Umrah,” ujar Handayani.

Kemudahan ini pun makin diperkuat dengan kehadiran BRImo Super Apps, yang memberikan akses layanan digital bagi peserta Umrah. Melalui fitur transfer internasional, jemaah dapat melakukan transaksi ke rekening luar negeri dengan lebih praktis dan aman.

“Melalui sinergi dengan mitra perbankan global, kami berkomitmen untuk memastikan kenyamanan nasabah BRI dalam bertransaksi selama perjalanan ibadah mereka,” ucapnya.

Ragam Promo Ditawarkan

Pada kegiatan kali ini terdapat berbagai promo menarik yang dapat dinikmati oleh nasabah BRI selama pelaksanaan travel fair, di antaranya Cashback Up to Rp5 juta rupiah dan cicilan 0% hingga 24 bulan.

Selain itu para pengunjung juga berkesempatan mengikuti kegiatan seru berhadiah smartphone, logam mulia, dan saldo BRImo di Booth BRI.

Di samping itu, pada GUTF kali ini, Garuda Indonesia turut menghadirkan berbagai penawaran harga tiket penerbangan umrah, paket umrah dan haji plus serta promo tiket penerbangan perjalanan umrah untuk group booking dengan harga khusus mulai Rp13,9 jutaan untuk penerbangan menuju Jeddah pp dan mulai Rp14,4 jutaan untuk penerbangan menuju Madinah pp dengan periode perjalanan mulai Maret 2025 hingga Januari 2026.

Sementara itu, para pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai
penawaran menarik lainnya untuk mendukung persiapan perjalanan ibadah ke Tanah Suci di antaranya, tiket penerbangan umrah dengan harga mulai Rp11,7 jutaan melalui program Happy Hour Ticket, Welcome Bonus hingga 1.000 Miles untuk pengguna baru, diskon 20 persen untuk Lounge Access di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, diskon hingga 25 persen untuk pembelian Prepaid Baggage dan diskon hingga 40 persen untuk belanja di kanal Garuda Shop

Hadirkan Ragam Pilihan Perjalanan Umrah Terjangkau, Garuda Indonesia Kembali Gelar Garuda Umrah Travel Fair 2025

JAKARTA (jurnalislam.com)- Sejalan dengan upaya untuk mengoptimalkan pangsa pasar penerbangan umrah serta menghadirkan ragam pilihan layanan penerbangan umrah yang terjangkau, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia kembali menggelar Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) yang akan diselenggarakan pada tanggal 7-9 Februari 2025 secara serentak di 3 kota yaitu Jakarta (Mall Kota Kasablanka), Surabaya (Tunjungan Plaza 3), dan Makassar (Mall Panakkukang).

Adapun pada penyelenggaraan GUTF 2025 ini, Garuda Indonesia menghadirkan
berbagai penawaran paket perjalanan umrah untuk periode penerbangan hingga
Januari 2026.

Direktur Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi menjelaskan, bahwa gelaran GUTF
2025 kali ini merupakan upaya berkelanjutan Garuda Indonesia sebagai national flag
carrier dalam menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman bagi
seluruh masyarakat dalam melaksanakan rangkaian ibadah umrah ke Tanah Suci
dengan berbagai penawaran harga yang kompetitif dan berbagai nilai tambah lainnya.

“Penyelenggaraan GUTF ini merupakan upaya berkelanjutan kami menjembatani
kebutuhan masyarakat atas konektivitas udara menuju Tanah Suci mengingat Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Penyelenggaraan GUTF ini diharapkan akan dapat memberikan lebih banyak
alternatif perjalanan untuk menuju ke Tanah Suci bagi masyarakat dengan penawaran
harga yang menarik,” jelas Ade pada Selasa, (4/2/2025).

Ade melanjutkan, “Berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini Garuda
Indonesia menggelar GUTF tidak hanya di Jakarta namun juga di 2 kota besar lainnya
di Indonesia yaitu Surabaya dan Makassar. Hal ini merupakan upaya kami untuk menjangkau masyarakat lebih luas lagi dalam menghadirkan berbagai nilai tambah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, gelaran GUTF 2025 ini merupakan gelaran ketiga kalinya di mana Garuda Indonesia menghadirkan berbagai penawaran harga tiket penerbangan umrah, paket umrah dan haji plus serta promo tiket penerbangan perjalanan umrah untuk group booking dengan harga spesial mulai Rp13,9 jutaan untuk penerbangan menuju Jeddah pp dan mulai Rp14,4 jutaan untuk penerbangan menuju Madinah PP dengan periode perjalanan mulai Maret 2025 hingga Januari 2026.

Melalui gelaran ini, Garuda Indonesia juga turut merefleksikan optimisme industri
perjalanan umrah dan haji di tengah tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah di tanah suci. Hal tersebut sejalan dengan keberhasilan Garuda Indonesia pada penyelenggaraan GUTF di tahun 2024 lalu, di mana Garuda Indonesia berhasil mencatatkan animo yang sangat positif yakni berhasil membukukan total transaksi pembelian tiket penerbangan untuk 28.295 penumpang.

Selain itu, untuk menghadirkan pengalaman perjalanan ibadah umrah dan haji yang
aman dan nyaman pada gelaran kali ini Garuda Indonesia turut menggandeng lebih
dari 60 Travel Agent Umrah dan Haji Plus terkemuka untuk membantu merencanakan
perjalanan para calon jemaah umrah dan haji.

Sementara itu, para pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai
penawaran menarik lainnya untuk mendukung persiapan perjalanan ibadah ke Tanah Suci di antaranya, tiket penerbangan umrah dengan harga mulai Rp11,7 jutaan melalui program Happy Hour Ticket, Welcome Bonus hingga 1.000 Miles untuk pengguna baru, diskon 20 persen untuk Lounge Access di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, diskon hingga 25 persen untuk pembelian Prepaid Baggage dan diskon hingga 40 persen untuk belanja di kanal Garuda Shop.

Sejalan dengan upaya Garuda Indonesia untuk menjembatani aspirasi masyarakat
khususnya terhadap kebutuhan aksesibilitas penerbangan dengan harga yang lebih
terjangkau, Garuda Indonesia secara berkelanjutan melaksanakan berbagai program promosional.

Adapun beberapa program yang dilaksanakan adalah Garuda Indonesia Sales Office Travel Fair (SOTF), Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) serta Garuda Indonesia Travel Fair (GATF).

Perkuat Ukhuwah, Ansharu Syariah Jawa Tengah Gelar Silaturahmi dengan Elemen Umat Islam

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Jamaah Ansharu Syariah Jawa Tengah mengadakan kegiatan silaturahmi dengan elemen umat Islam Soloraya di Gedung Dakwah Salimah Waru, Baki, Sukoharjo pada Ahad, (2/2/2025).

Kegiatan silaturahmi bertajuk ‘Menyambut Ramadhan, Menjaga Ukhuwah, Menuju Indonesia Barokah’ tersebut dihadiri sejumlah perwakilan dari elemen umat Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sukoharjo, DDII, LUIS, DSKS, FKAM, Majelis Mujahidin, FORTAMMU, LABAIK, MTA, Muhammadiyah Surakarta dan sejumlah elemen lainnya.

Selain dihadiri elemen Umat Islam, kegiatan silaturahmi tersebut juga akan dihadiri oleh elemen aparat pemerintahan yaitu Kodim Sukoharjo dan Polres Sukoharjo.

Menurut Amir Jamaah Ansharu Syariah Jawa Tengah Ustadz Agil Firmansyah S.pd. kegiatan tersebut diharapkan bisa menjadi awal yang baik untuk elemen umat Islam agar bisa terus saling bersinergi dalam menjawab tantangan dakwah dan mengatasi problematika permasalahan umat.

“Dengan kehadirannya diharapkan mampu merekatkan hubungan sebagai sesama anak bangsa dan mensinergikan usaha dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa antara elemen umat Islam dengan elemen aparat pemerintah,” katanya.

“Ini adalah langkah awal, dan semoga bukan yang terakhir, kedepan harus lebih sering menjalin komunikasi, agar tujuan dan cita-cita bersama dapat tercapai, yaitu Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghofur,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo yang diwakili oleh Kapolsek Baki, AKP Gatot Puryanto dalam sambutannya menyampaikan mendukung kegiatan tersebut.

“Mohon kerjasamanya khususnya di wilayah Baki. Kita berupaya bersama-sama memajukan Indonesia,” katanya.

Amir Ansharu Syariah Ajak Elemen Umat Islam Jaga Bangsa dari Ancaman ‘Penjajahan’

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Amir Jamaah Ansharu Syariah Ustadz Mochammad Achwan mengajak seluruh elemen untuk bisa menjaga ukhuwah dan meningkatkan persatuan untuk menjaga bangsa dari segala ancaman yang ingin menjajah Indonesia.

“Ini harus disyukuri diterapkan, setelah kita bisa bersatu lalu apa? Saya hanya menyampaikan dua hal. Yang pertama di majelis kita banyak tokoh, seluruh komponen harus bersatu untuk mengusir penjajah. Maka negara kita ini harus dijaga betul karena ini bagian dari rahmatnya Allah. Kita sebagai anak bangsa harus menjaga negeri ini,” katanya dalam acara Silaturahmi Ansharu Syariah dengan elemen umat Islam di Gedung Dakwah Salimah, Waru, Baki, Sukoharjo pada Ahad, (2/2/2025).

“Yang kedua, ukhuwah jamaah antar elemen di Solo ini harus dijaga. Karena dari kita jamaah harus bersama dengan umat, kalau sendiri tidak bisa, maka perlu kita bersama-sama dengan syariat kita merajut ukhuwah,” Imbuh Ustadz Achwan, sapaan akrabnya.

Pertemuan yang digelar di Gedung Salimah, Baki, Sukoharjo ini, dihadiri oleh berbagai elemen umat Islam, termasuk tokoh agama, pemimpin ormas Islam, dan aktivis sosial. Tak luput, perwakilan dari Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut diundang.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta membahas berbagai isu yang terkait dengan kepentingan umat Islam di Solo Raya khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya, sebagaimana disampaikan oleh Ustadz Agil Amir Ansharu Syariah Wilayah Jawa Tengah.

“Ini adalah langkah awal, dan semoga bukan yang terakhir, kedepan harus lebih sering menjalin komunikasi, agar tujuan dan cita-cita bersama dapat tercapai, yaitu Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghofur,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan dari elemen Umat Islam Solo, Ustadz Yusuf Suparno Solo Madani Islam Jaya (SMIJ) menanggapi kegiatan tersebut memberikan wadah yang bagus bagi umat Islam. Menurutnya kondisi negri Indonesia yang memiliki tantangan besar di masa mendatang harus benar-benar dijaga oleh umat Islam warga negara dan aparat yang berwenang.

“Diskusi pada kegiatan ini sangat baik sekali. Maka perlu digelar di elemen-elemen lain. Bahwa sekarang ini negri kita ini sedang tidak baik-baik saja. Saya memandang negri kita ini ada yang mengontrak tapi ingin menguasai. Sementara kita pemilik rumah ini kok mulai disingkirkan. Maka kita perlu menguatkan terutama bapak-bapak Polisi, dan TNI saya mengusulkan untuk selamatkan NKRI dengan menggandeng elemen-elemen lain,” ucapnya.

Dengan pertemuan ini, diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kerja sama antar elemen umat Islam di Kota Solo, sehingga dapat membangun masyarakat yang lebih baik dan lebih sejahtera.

Sebelum pertemuan ini, Ansharu Syariah se Jawa Tengah juga menggelar pelatihan tentang Rukyatul Hilal. Diharapkan para anggotanya mampu memahami bagaimana cara menentukan suatu peristiwa berdasarkan Ilmu Falaq yang di sampaikan oleh Ustadz Sriyono Abu Hanif.

Formaqin dan Yayasan Restu Malaysia Tandatangani MoU Tingkatkan Khidmat Al Qur’an di Bumi Nusantara

MALAYSIA (jurnalislam.com)- Dalam rangka meningkatkan kerja sama dan penyebaran mushaf Al Quran, Forum Maahid dan Madaris Quran Indonesia (Formaqin) Formaqin dan Yayasan Restu Malaysia telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis, (30/01/2025).

Acara penandatanganan MoU ini berlangsung di Kantor Yayasan Restu di Shah Alam, Malaysia, dan merupakan bagian dari Festival Al Quran Antar Bangsa. Dalam acara ini, Formaqin diwakili oleh Ketua Formaqin, Dr. Umarulfaruq Abubakar, Lc, M.H.I, sedangkan Yayasan Restu diwakili oleh Dato Mohd Asyharim bin Abdul Latief.

“Tujuan dari penandatanganan MoU ini adalah untuk meningkatkan kerja sama antara Formaqin dan Yayasan Restu Malaysia dalam penyebaran mushaf Al Quran. Yayasan Restu akan bertindak sebagai produsen dan modal awal Wakaf Produktif Mushaf bergulir Formaqin, sedangkan Formaqin akan bertanggung jawab atas penyebaran wakaf ke para santri dan umum di Seluruh Indonesia,” dalam keterangan pers yang diterima jurnalislam.

Dengan penandatanganan MoU ini, kedua lembaga diharapkan dapat bekerja sama dalam beberapa bidang, termasuk: Beasiswa Santri atau Mahasiswa, Bantuan-bantuan untuk Disalurkan ke Masjid dan Pengadaan Acara-acara Keagamaan Islam:

Kerjasama ini juga ditandai dengan penulisan Al Quran secara simbolis oleh beberapa tokoh yang ikut hadir, diantaranya Ust. Abdurrahim (Dewan Pembina Formaqin), Ust. Dr. Hakimuddin Salim, (Dewan Pembina Formaqin) , Bpk. Iskandar Zulkarnain, (Dewan Pakar Formaqin dan Ketua Koperasi Syarikat Dagang Santri), Ust. Arianto, (Bendahara Formaqin), Bpk. Ipmawan Iqbal, (Rektor Universitas Islam Batik), Bpk. Supawi, (wakil rektor Uniba), Bpk. Parmin Sastro, (Dewan Pakar Formaqin), dan Bpk. Mulyono, (Dewan Pakar Formaqin)

Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara Formaqin dan Yayasan Restu Malaysia dalam penyebaran mushaf Al Quran dan kegiatan keagamaan lainnya.

Masyarakat dan Gabungan Ormas Islam Tasikmalaya Temukan 557 Botol Miras Siap Edar di Sebuah Rumah Makan

Operasi gabungan yang melibatkan masyarakat, santri, dan Ormas Islam Kota Tasikmalaya pada Senin malam, 27 Januari 2025, berhasil mengungkap peredaran besar minuman keras (miras) di Rumah Makan Ilalang, Jl. R.E. Martadinata, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Temuan ini mencakup 557 botol miras berbagai merek yang disimpan dalam sebuah mobil Blind Van putih di lokasi tersebut.

Kronologis Temuan

Menurut Ustadz Abu Hazmi, perwakilan dari Santri dan Ormas Islam mengatakan, operasi ini bermula dari laporan warga tentang adanya transaksi miras di sebuah kontrakan di Jalan Elang Subandar, Burujul, Kecamatan Cipedes. Laporan ini langsung ditindaklanjuti pada pukul 23.30 malam.

“Di kontrakan itu, kami menemukan 20 botol miras berbagai merek dan obat terlarang. Setelah itu, kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankan pelaku,” jelas Ustadz Abu Hazmi.

Setelah dilakukan pengembangan, pelaku mengungkapkan bahwa barang-barang tersebut dimiliki oleh pemilik Rumah Makan Ilalang. Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi rumah makan tersebut dan menemukan sebuah mobil Blind Van putih yang berisi 557 botol miras. Semua barang bukti diserahkan kepada Polresta Kota Tasikmalaya untuk diproses lebih lanjut.

Keluhan Warga Sekitar

Rumah Makan Ilalang ternyata sudah lama menjadi sorotan masyarakat setempat. Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas di rumah makan tersebut sering mengganggu ketenangan lingkungan.

“Kami merasa terganggu dengan aktivitas di Rumah Makan Ilalang. Mereka sering beroperasi hingga lewat tengah malam, dan suara musik yang sangat keras terdengar sampai ke rumah kami. Hal ini mengganggu warga yang sedang beristirahat,” ujar warga tersebut.

Tuntutan dari Santri dan Ormas Islam

Atas temuan ini, Santri dan Ormas Islam Tasikmalaya mengajukan dua tuntutan kepada pemerintah dan pihak terkait:
1. Pencabutan izin operasional Rumah Makan Ilalang karena terbukti melanggar ketertiban masyarakat dengan menjual minuman keras secara ilegal.
2. Pemberian sanksi pidana kepada pemilik rumah makan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2015, dengan hukuman maksimal berupa kurungan penjara 6 bulan dan denda sebesar Rp 50 juta.

Langkah Aparat dan Harapan Masyarakat

Polresta Kota Tasikmalaya kini telah mengamankan barang bukti dan pelaku untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Warga berharap agar temuan ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk menegakkan hukum dan menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Kami berharap tindakan tegas ini memberikan efek jera, bukan hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi usaha lain yang berpotensi melanggar aturan,” tegas Ustadz Abu Hazmi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kerja sama antara masyarakat, santri, Ormas Islam, dan aparat keamanan sangat penting untuk menjaga ketertiban dan moralitas masyarakat. Dengan terungkapnya kasus ini, diharapkan Kota Tasikmalaya yang merupakan Kota Santri bisa terus berupaya mewujudkan lingkungan yang bebas dari peredaran miras.

Reporter: Rifqi