Komandan Senior Taliban Satukan Kembali Para Pejabat Lama Imarah Islam

Komandan Senior Taliban Satukan Kembali Para Pejabat Lama Imarah Islam

internasional-ringkasan-pernyataan-perwakilan-imarah-islam-afghanistan-di-konferensi-doha-2209-l

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com)Imarah Islam Afghnaistan (Taliban) terus berusaha memperbaiki perpecahan dengan faksi yang memisahkan diri setelah kontroversi seputar kematian Syeikh Mullah Umar dan pengangkatan penggantinya. Pada tanggal 8 Agustus, Taliban mengumumkan bahwa Mullah Baz Mohammad, yang menjabat sebagai wakil Mullah Mohammad Rasul, dan para pengikutnya telah bergabung kembali dengan Taliban.

The long War Journal pada hari Rabu (10/08/2016) merilis pernyataan yang diterbitkan Taliban di Pashtu pada situs resmi mereka Voice of Jihad, mengumumkan bahwa Baz Mohammad dan seorang komandan dari Uruzgan yang dikenal sebagai Mullah Akhtar Mohammad Akhond, berjanji setia kepada Mullah Haibatullah, amir baru Taliban. Berikut adalah terjemahan dari pernyataan yang diperoleh The Long War Journal:

Kemarin, Senin (8 Agustus 2016), pejabat senior Imarah Islam, ulama, anggota keluarga mendiang Mullah Mohammad Omar, kawan-kawan dan perwakilan dari Haji Mullah Mohammad Baz Mohammad Haris, pada sebuah pertemuan setelah diskusi rinci untuk melaksanakan upaya bersama menjaga persatuan di jajaran suci Imarah Islam dan melakukan upaya-upaya sesuai syariah (hukum Islam) untuk perlindungan hak-hak setiap orang dan memutuskan bahwa semua keputusan akan dibuat dalam hukum Prinsip Islam.

Haji Mullah Mohammad Baz Mohammad Haris, yang sebelumnya bekerja sebagai wakil Mullah Mohammad Rasul Akhund, bersama dengan rekan-rekannya dan orang-orang yang terikat dengan dirinya, dan Mullah Akhtar Mohammad Akhund, warga Kabupaten Chora Provinsi Uruzgan, yang adalah seorang komandan militer selama pemerintahan Imarah Islam, atas nama rekan-rekannya mengumumkan janji setia mereka kepada pemimpin Imarah Islam, Amirul Mukminin (pemimpin orang-orang yang beriman) Syeikh al Hadis Mawlawi Haibatullah Akhundzada Sahib dan menjanjikan ketaatan penuh mereka di bawah hukum Islam.

Pertemuan itu berakhir setelah doa oleh Alhaj Mawlawi Ahmad Rabbani Sahib.

Taliban telah berupaya menyatukan kembali pemimpin yang keberatan dengan pengangkatan pengganti Syeikh Mullah Omar.

Keberhasilan terbesar terjadi pada bulan April tahun ini, ketika membawa Mullah Abdul Manan Akhund, seorang saudara Mullah Omar, dan Mullah Mohammad Yaqoub, putra sulung Omar, kembali bergabung.

Manan menjadi “kepala Dawat wal Irshad,” Komisi Khotbah dan Bimbingan yang berpengaruh. Yaqoub diberi tanggungjawab di dewan eksekutif Quetta Syura, dan ditunjuk sebagai “kepala militer 15 provinsi” dalam struktur Komisi Militer Taliban. Mereka dihargai kembali setelah gugur, syahidnya, Syeikh Mansour dalam serangan drone AS.

Yaqoub sebagai salah satu wakil tertinggi dari dua wakil Haibatulah.

 

Deddy | The Long War Journal | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses