Keterangan Berbelit, Ustadz Syuhada Sebut Terdakwa Penyerang Az Zikra Bertaqiyyah

BOGOR (Jurnalislam.com) – Juru bicara Majelis Az Zikra, Ustadz Syuhada, mengatakan bahwa kesaksian para terdakwa kasus penyerangan Majelis Az Zikra yang kerap berbelit adalah efek dari ajaran taqiyah Syiah. 

“Allah telah membuka bukti bahwa mereka munafik, kemunafikan ini kental di ajaran Taqiyyah Syiah,” ujarnya kepada Islampos selepas menghadiri sidang ke 3 kasus Az Zikra di Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor, Rabu (6/5/2015).

Ia juga menegaskan bahwa sudah biasa bagi kaum Syiah untuk mengurangi atau menambahi kebenaran. Oleh karena itu dirinya menghimbau agar masyarakat makin waspada.

“Umat Islam harus bersatu melihat Syiah sebagai penistaan atas ajaran Islam, Syiah juga sudah terbukti meresahkan warga Bogor dan mengancam NKRI lewat konsep Imamah mereka,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam persidangan dengan agenda mendengar kesaksian para terdakwa, Ade Khumaini, selaku salah seorang penyerang, kerap memberi keterangan yang bertolak belakang.

Diawal sidang, Ade mengaku tidak kenal dengan terdakwa lainnya bernama Ibrahim Alhabsy, namun ketika ditanya Hakim soal kronologis kasus, barulah ia mengaku kenal dengan Ibrahim.

Ally | Jurniscom

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Text-to-speech function is limited to 100 characters
 
Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.