‘Kartu Pra Kerja Jokowi Hanya Tingkatkan Jumlah Pengangguran’

‘Kartu Pra Kerja Jokowi Hanya Tingkatkan Jumlah Pengangguran’

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ekonom CORE Indonesia, Akhmad Akbar Susamto menilai bahwa ide calon presiden 01, Joko Widodo mengenai Kartu Pra Kerja masih absurd dan tidak jelas.

Sebab, penjelasan mengenai kartu tersebut masih berubah-ubah dan tidak memiliki sasaran yang jelas.

“Soal kartu ini masih diubah-ubah. Dalam satu hari bisa berbeda antara yang disampaikan Jokowi dan timnya. Tetapi saya bisa katakan kartu ini belum merupakan ide yang solid, absurd,” katanya dalam diskusi ‘Review Ekonomi Triwulan I 2019 & Jelang Debat Capres ke-5’ di Sarinah, Jakpus, Selasa (9/4/2019).

Akbar mengatakan, ketidakjelasan yang dimaksud adalah sasaran penerapannya apakah sektor formal atau informal. Jika nantinya sasarannya formal maka akan semakin banyak pekerja informal yang beralih dan makin banyaknya pengangguran.

“Karena pertama, kita harus sadar soal kartu ini. Jika sasarannya formal, bukan mereka yang lulus dan ingin bekerja saja yang ingin tapi juga mereka yang sudah kerja tapi ingin bekerja formal,” katanya.

Kartu ini, tambahnya, bisa berpotensi meningkatnya pengangguran karena banyak yang pindah dari pekerjaan informal ke formal.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses