Israel Tambah 42 Unit Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

Israel Tambah 42 Unit Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

thumbs_b_c_6384929a8b6e3780565cfe8ab49884d1JERUSALEM (Jurnalislam.com) – Setelah penusukan fatal seorang remaja lokal, penjajah zionis pada hari Sabtu menyetujui pembangunan unit pemukiman baru di tanah warga Palestina, selatan wilayah Tepi Barat yang mereka duduki, media Israel mengatakan, lansir Anadolu Agency, Ahad (03/07/2016).

Menurut Channel 10 milik Israel, Perdana Menteri zionis yahudi Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman menyetujui pembangunan 42 unit rumah di pemukiman Kiryat Arba di Tepi Barat selatan.

Pemukiman, yang terletak di dekat kota Hebron, Tepi Barat, adalah pemukiman yang sama di mana seorang gadis Israel ditikam sampai mati Kamis lalu. Remaja Palestina yang dituduh melakukan penusukan tersebut ditembak mati setelah serangan itu.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah Palestina yang diduduki Israel, dan semua pembangunan permukiman Yahudi di tanah tersebut ilegal.

Sekitar 500.000 warga yahudi sekarang tinggal di lebih dari 100 pemukiman khusus Yahudi yang dibangun sejak zionis menjajah Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada tahun 1967. Palestina menginginkan wilayah ini kembali, juga Jalur Gaza, untuk mendirikan negara masa depan Palestina.

Negosiator Palestina bersikeras bahwa pembangunan illegal permukiman Israel di tanah Arab harus berhenti sebelum perjanjian damai yang komprehensif dapat dicapai.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses