Ismail Haniyah Kembali Terpilih Sebagai Pemimpin Hamas

Ismail Haniyah Kembali Terpilih Sebagai Pemimpin Hamas

GAZA(Jurnalislam.com)–Kelompok mujahidin Hamas pada Ahad (01/08/2021) mengatakan telah memilih kembali pemimpin tertingginya.

Ismail Haniyah, yang telah tinggal di pengasingan selama dua tahun terakhir, diberi amanah kembali sebagai pemimpin Hamas untuk masa jabatan selama empat tahun kedepan oleh Dewan Syura’, sebuah badan pembuat keputusan utama kelompok Islam itu.

Haniyeh adalah mantan tangan kanan pendiri Hamas, Sheikh Ahmed Yassin, sebelum ulama itu dibunuh dalam serangan udara Israel pada tahun 2004.

Ismail Haniyeh pernah menjabat sebagai perdana menteri Palestina setelah Hamas memenangkan pemilihan parlemen pada tahun 2006 – setahun sebelum kelompok militan Islam itu menguasai Gaza dari pasukan saingan pimpinan Fatah, Presiden Mahmoud Abbas.

Haniyeh menjadi perdana menteri tak lama hanya karena Hamas dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, Israel dan Uni Eropa sehingga dikucilkan oleh masyarakat internasional.

Pada tahun 2007 silam, Hamas berhasil merebut Gaza dari Otoritas Palestina yang didominasi Fatah, yang memiliki pemerintahan sendiri yang terbatas di Tepi Barat yang diduduki Israel. Sejak itu pula Israel menerapkan blokade terhadap wilayah Gaza dengan alasan ancaman keamanan dari Hamas.

Haniyeh meninggalkan Gaza pada 2019 dan membagi waktunya antara di Turki dan Qatar. Dia belum mengatakan apakah dia akan kembali.

Hamas adalah gerakan Islam yang melakukan perlawanan terhadap Israel. Sejak menguasai Gaza pada 2007, kelompok itu telah berperang empat kali melawan Israel, terakhir pada Mei lalu, dan sejumlah pertempuran kecil selama bertahun-tahun.

Pertempuran selalu terjadi berulang, ditambah dengan blokade yang dilakukan Mesir dan Israel, hal itu menghancurkan ekonomi Gaza, tercatat terjadi pengangguran berkisar sekitar 50%. (Bahri)

Sumber: APNews, Aljazeera

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X