Halal Bihalal KONAS Soroti Kasus Kriminalisasi Ulama dan Aktivis Islam

9 Juli 2017
Halal Bihalal KONAS Soroti Kasus Kriminalisasi Ulama dan Aktivis Islam
Suasana Halal Bihalal KONAS

SOLO (Jurnalislam.com) – Komunitas Nahi Mungkar Soloraya (KONAS) menggelar silaturahim bulan Syawal dalam acara Halal-Bihalal di Tipes, Serengan, Solo, Jum’at (7/7/2017).

Acara yang dihadiri oleh pelbagai elemen umat Islam, perwakilan ormas hingga tokoh-tokoh Islam Soloraya ini membahas tentang kondisi umat islam saat ini yang banyak mengalami kezaliman dan kriminalisasi ulama.

Koordinator acara Halal Bihalal KONAS Ustadz Hasto berharap pertemuan KONAS semakin memperkuat ukhuwah antar elemen muslim Soloraya.

“Kita berharap  pertemuan ini menjadi awal untuk kegiatan-kegiatan yang lebih besar ke depannya, yang kedua, menyamakan cara pandang dalam hal dakwah, sehingga kemudian kita tidak lagi terjadi kericuhan antar umat islam.”jelasnya..

Ustadz Hasto juga menjelaskan, bahwa apa yang dilakukan KONAS selama ini dalam beramar ma’ruf nahi munkar di kota Solo sudah baik, kendati demikian, masih ada yang perlu diperbaiki agar kasus yang menimpa para tokoh LUIS (Laskar Umat Islam Solo)  tidak kembali terulang.

baca juga : LUIS Harap Kriminalisasi Tidak Terulang Kembali di Masa Depan

“ Untuk Amar Ma’ruf Nahi Mungkar KONAS sendiri akan meneruskan apa yang sudah dilakukan karena kita memandang cara dan sistem selama ini sudah tepat, Cuma memang ada beberapa catatan yang harus kita perbaiki, karena kita berharap yang ikut aksi Nahi Mungkar itu benar-benar orang yang memang sudah memahami lapangan dan mempunyai keimanan,”pungkasnya.