FUI Bima: Isu Terorisme Hambat Dakwah Islam

FUI Bima: Isu Terorisme Hambat Dakwah Islam

BIMA (Jurnalislam.com) – Ketua Forum Umat Islam Bima (FUI) Bima, Ustadz Asikin mengatakan, isu teroris yang kerap dialamatkan kepada umat Islam harus diperbaiki. Stigmatisasi tersebut dinilainya akan membuat umat Islam takut mempelajari agamanya sendiri.

“Maka dengan adanya stigma ini umat Islam sudah tidak mau lagi untuk belajar Islam. Karena kalau umat Islam sudah tidak mau belajar Islam, maka perilakunya ke arah maksiat sudah tidak bisa terkontrol,” terangnya dalam Dialog Publik ‘Damai Bima untuk Indonesia di Aula SMK 3 Kota Bima, Rabu (27/9/2017).

Disambangi FUI, Wakil Wali Kota Bima : Jika Perlu Kita Berikan Satu Pulau untuk Rohingya

Dengan demikian, kata dia, gerakan dakwah Islam yang akan mewujudkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin juga akan terhambat.

“Padahal orang-orang seperti inilah yang akan mendatangkan kemakmuran untuk negeri ini,” tandasnya.

Ia menilai, kedamaian kehidupan di masyarakat justru diusik dengan isu terorisme bukan dengan individu terorisnya. Sebab, lanjutnya, ormas-ormas Islam sudah memiliki peran yang luar biasa dalam menangkal radikalisme, kekerasan serta terorisme ini.

“Maka apakah orang-orang yang tugasnya berdakwah serta merubah orang untuk menjadi lebih baik, itu pantas dikatakan sebagai teroris,” paparnya.

Ia juga membantah bahwa Kota Bima merupakan sarang teroris. Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk merubah stigmatisasi teroris terhadap umat Islam

“Tentu saja harus ada dukungan dari semua pihak apalagi dari umat islam yang selalu dikaitkan dengan isu terorisme tersebut,” pungkasnya.

Bagikan