BMH Jatim Gandeng Universitas Brawijaya Malang Gelar Seminar Parade Entrepreneur

MALANG (Jurnalislam.com) – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Jawa Timur bersama Koperasi Syariah Quantum Sinergi Umat (QSU) dan Pusat Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam (PKEBI) Universitas Brawijaya Malang menggelar parade entrepreneur, Sabtu (1/9/2018).

Acara yang menghadirkan nara sumber nasional Laksita Utama Suhud & Muhaimin Iqbal tersebut bertepat di Gedung Widya loka Universitas Brawijaya Malang.

Seminar entrepreneur bertajuk ‘Membangun keberkahan bisnis dengan Brain Hacking dan Syirkah’ tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Brawijaya Malang, Prof Dr Nuhfil Hanani AR MS.

Pada sambutannya, Rektor kelahiran Jember tersebut mengapresiasi BMH yang menggandeng Univereitas Brawijaya (Unibraw) untuk menggelar parade entrepreneur.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada BMH yang telah bekerjasama dengan Unibraw, kedepannya di harapkan bisa kerja sama dalam program yang lainnya,” kata Profesor Nuhfil di hadapan peserta Parade entrepreneur.

Tak kurang dari 350 peserta yang berasal dari pelaku bisnis UMKM menyimak dengan penuh antusias terhadap pemaparan dari pemateri.

Sementara itu, Manager BMH Jatim Operasional Malang, Sony Abdul Karim S.PdI menambahkan bahwa seminar parade entrepreneur yang diselenggarakan di UB merupakan kegiatan seminar entrepreneur yang ke dua kalinya.

Menurut Abdul Karim pada parade entrepreneur saat ini, pihaknya menghadirkan dua pembicara nasional. Selain Laksita Utama Suhud juga menghadirkan founder Gerai Dinar dan start up I-Grow yang juga penulis buku-buku best seller tentang kewirausahaan, Muhaimin Iqbal.

Lebih jauh pria kelahiran Surabaya tersebut menjelaskan, setelah pembicara utama menyampaikan materi, seluruh peserta nantinya akan di bagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas start up digital, kelas net working dan kelas internet marketing.

“Masing-masing kelas nantinya juga akan di isi oleh entrepreneur sukses di Kota Malang,” ungkap Karim.

“Setiap kelas nanti akan diisi oleh praktisi bisnis yang berbeda-beda disesuaikan dengan pilihan kelasnya,” imbuhnya.

Untuk kelas start up digital pematerinya owner golek yang juga dewan syuro SBC, Muhammad Suef.

Sedangkan untuk kelas net working para peserta akan menyimak tutorial dari owner Dea Bakery yang saat ini telah sukses membuka 20 gerai, Mulyani.

“Pada kelas internet marketing, pematerinya akan disampaikan owner dari  Mboindonesia, Subhan,” pungkasnya.

Kiriman: Mustofa/Humas BMH Jatim

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.