Berita Terkini

MTsN Pati Borong 103 Medali di Olimpiade Matematika Internasional

PATI(Jurnalislam.com)— Setelah sabet 35 medali tingkat internasional di ajang Asian Mathematic Competition minggu lalu, kini siswa MTsN 1 Pati kembali borong 103 medali di ajang International Science Mathematic Olympiad. Ajang ini berlangsung secara online pada 30 Januari 2022.

Pemenang diumumkan hari ini. Medali yang diraih tim MTsN 1 Pati terdiri atas 69 emas, 19 perak, dan 15 perunggu.

Jumlah ini merupakan medali terbanyak yang diperoleh siswa, mengalahkan raihan negara-negara peserta lainnya, yaitu: Amerika Serikat, Cina, Hongkong, Vietnam, India, Iran, Laos, Myanmar, Thailand, dan Malaysia.

Kepala MTsN 1 Pati Musyafak bersyukur atas keberhasilan para siswanya di ajang Olimpiade Internasional. Syafak mengucapkan terima kasih kepada para pejuang medali, guru pembimbing, serta wali siswa yang telah memberikan dukungan penuh.

“Terima kasih kepada anak-anakku para pejuang medali, para guru pembimbing, dan para wali. Tanpa peran serta wali siswa dan bimbingan dari para guru, siswa kami tidak mungkin mendapatkan prestasi gemilang tersebut. Semoga anak-anak ini nantinya benar-benar menjadi anak yang mandiri dan berprestasi,” tegasnya di Pati, Jumat (11/2/2022).

Syafak menyebutkan, di samping dikukuhkan sebagai Madrasah Riset berdasarkan SK Dirjen Pendis, MTsN 1 Pati merupakan satu-satunya Madrasah Unggulan Bidang Akademik di Kabupaten Pati. Baru-baru ini, MTsN 1 Pati juga memperoleh anugerah sebagai Madrasah/Sekolah Adiwiyata. Syafak berharap seluruh stakeholder madrasah mampu menyadari posisi MTsN 1 Pati yang penuh dengan prestasi dan penghargaan.

“Harapan kami, ke depan MTsN 1 Pati benar-benar menjadi Madrasah Uswatun Hasanah yang istiqamah tetap unggul mendunia,” pungkasnya.

Ahsanu Amala, salah satu siswa peraih medali, mengucapkan rasa syukur dan senang karena berhasil mendapat tiga medali sekaligus dalam ajang tingkat internasional. Ketiga medali tersebut berupa dua medali emas bidang Matematika dan Sains level Junior High School, serta medali perunggu bidang Matematika level Senior High School.

“Alhamdulillah, perasaan saya sangat senang dan bangga dapat memperoleh tiga medali sekaligus di Olimpiade tingkat internasional,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan jika kompetisi ini sangat menantang. Pasalnya, semua soal yang disajikan berbahasa Inggris. “Lomba ini sangat menantang karena semua soal menggunakan bahasa Inggris. Jadi, selain menguasai cabang mata pelajaran yang diikuti, kita juga harus menguasai bahasa Inggris,” imbuhnya.

Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak MTs N 1 Pati dan guru pembimbing olimpiade yang senantiasa memberikan kesempatan dan dukungan penuh kepada para siswa dalam mengikuti berbagai event, baik tingkat nasional maupun internasional. “Terima kasih kepada MTsN 1 Pati dan guru pembimbing yang telah memberikan kesempatan dan selalu mendukung kami,” ungkap Ahsanu.

Kurang dari dua bulan, MTsN 1 Pati telah berhasil mengumpulkan sebanyak 2.942 medali, 139 di antaranya tingkat internasional, 2.717 tingkat nasional, dan 86 tingkat provinsi. Hal ini disampaikan oleh Itsnaini Munjiyatul Fadlilah, guru pembimbing sekaligus Sie Olimpiade. Itsnaini juga mengapresiasi semangat guru pembimbing dan anak-anak yang tak pernah lelah mengikuti beragam event.

“Alhamdulillah, antusiasme anak-anak dalam mengikuti kompetisi sangat luar biasa. Selain itu, tim pembimbing juga sangat aktif dan solid dalam membimbing siswa. Semoga ke depan kami lebih baik lagi dalam membimbing anak-anak meraih prestasi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” pungkasnya.

MUI Minta India Hentikan Kekerasan terhadap Warganya yang Muslim

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, meminta kekerasan, pengusiran, dan penganiayaan terhadap umat Islam di India dihentikan.

“Saya berharap, pemerintah RI melakukan langkah-langkah penting meyakinkan pemerintah India melalui Dubes India untuk menghentikan ekstrimisme ini,” kata Prof. Sudarnoto dalam keterangan tertulis yang diterima MUIDigital, Sabtu (12/2).

Sudarnoto merasa dirinya ternodai oleh tindakan brutal pemerintah India terhadap warga minoritas Muslim di India.

“Dan saya yakin, perasaan yang sama juga dirasakan oleh umat Islam di manapun. Bahkan, bisa jadi komunitas agama lain yang menyadari dan mengerti betul tentang Hak Asasi Manusia (HAM) akan terusik dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah India,” sambungnya.

Sudarnoto menuturkan, India yang saat ini dipimpin oleh kelompok ultra nasionalis Hindu ekstrem, hanya akan mempertontonkan kekejaman dan tindakan kekerasan terhadap minoritas Muslim di India yang disponsori oleh negara.

Bahkan, menurutnya, pemerintah India bukan hanya melakukan tindakan diskriminasi, akan tetapi nampak dengan jelas pemerintah India membangun, mengembangkan, dan memperkuat spirit Islamphobia.

“Sikap dan tindakan ini sudah dipastikan merusak demokrasi dan perdamaian yang sejak awal justru diajarkan oleh Gandhi, (yaitu) misi penting universal declaration of human rights ,” ungkapnya.

 

Sudarnoto mengungkapkan, misi memberikan tempat, menghormati dan melindungi hak warga negara telah dirusak secara sistematis melalui keputusan politik India yang ekstrem.

Seharusnya, kata dia, pemerintah India belajar dari Indonesia yang mayoritas Muslim. Namun, sangat toleran memberikan tempat bagi minoritas seperti Hindu dan agama lain. Bahkan, lanjutnya, banyak candi Hindu, Budha, kuil, klenteng, dan gereja diberi tempat dengan baik oleh umat Islam Indonesia.

“India harus membuka mata dan hati bahwa orang Hindu tenang di Indonesia,” tegasnya.

Sudarnoto mengingatkan, dalam agama Islam dan Hindu, tidak mengajarkan kekerasan.

Untuk itu itu, kata Sudarnoto, kekerasan, pengusiran, penganiayaan, dan Islamophobia terhadap umat Islam di India dihentikan, karena tindakan ini akan menyulut pertentangan.

 

“Kepada umat Islam di India saya menyampaikan bahwa kami, umat Islam Indonesia khususnya, bersama Anda semua. Tetaplah bersabar, teguh pendirian dan panjatkan doa mohon pertolongan Allah,” pungkasnya. (mui)

 

 

Penyelenggaraan Umrah Saat Pandemi Omicron Akan Dievaluasi

JAKARTA(Jurnalislam.com)– – Kementerian Agama menampung aspirasi dan masukan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dalam penyelenggaraan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19 varian Omicron.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat bertemu PPIU yang tergabung dalam Forum Penyelenggara Umrah Haji Jawa Barat di Kota Bandung.

Pertemuan perwakilan PPIU se Jawa Barat itu dikemas dalam Ngobrol Umrah di Tengah Omicron bersama Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi.

Tampak hadir Ketua Forum Penyelenggara Umrah Haji Jawa Barat (FKS PATUH JABAR) Wawan Misbah dan puluhan perwakilan PPIU.

Ikut mendampingi Wamenag dalam pertemuan bersama pelaku travel umrah, Kabid Haji Kanwil Kemenag Jabar Ahmad Handiman Romdony, Kabid Urais Ahmad Patoni, dan Kakankemenag Kota Bandung Tedi Junaidi.

Dikatakan Wamenag, masukan dan aspirasi dari perwakilan PPIU se Jawa Barat ini sangat penting demi meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi jemaah umrah di Indonesia.

Masukan dan aspirasi yang ditampung Wamenag dalam pertemuan itu di antaranya menambah akses pintu keberangkatan jemaah umrah selain Bandara Soeta, keterlibatan tim Kemenag mengawal proses PCR jemaah, mempersingkat masa karantina hingga menerapkan akses satu pintu khusus jemaah umrah saat keluar dari bandara agar tidak berbaur dengan penumpang perjalanan luar negeri lainnya.

Terkait Skema One Gate Policy (OGP) pemberangkatan jemaah umrah yang diinisiasi Kementerian Agama hingga kini mendapat dukungan dari PPIU dan jemaah umrah.

“Terima kasih atas masukan dan aspirasinya. Tentunya aapirasi ini nanti akan kami sampaikan dalam rapat bersama Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI dan dalam rapat lintas kementerian,” kata Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi di Kota Bandung, Jumat (11/2/2022)..

“Sebab persoalan umrah di tengah pandemi ini tidak bisa diatasi oleh Kementerian Agama sendiri dan harus melibatkan banyak pihak.
Masukan dari bapak ibu sekalian akan jadi bahan bagi kami untuk dicarikan solusinya,” sambungnya.

Dijelaskan Wamenag, saat ini Kementerian Agama tengah melakukan evaluasi terkait pemberangkatan umrah, salah satunya dengan pelaksanaan karantina kepulangan dan layanan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)..

“Kami juga memberikan apresiasi kepada PPIU dan jemaah umrah yang sudah disiplin menjalankan prokes saat menjalani ibadah umrah. Disipilin jemaah umrah Indonesia dipuji oleh pemerintah Arab Saudi dan ini harus kita pertahankan. Jangan sampai ibadah umrah menjadi kluster baru penyebaran Covid-19, ” tandas Wamen.

“Jangan ada lagi stigma negatif kepada jemaah umrah kita, apalagi sampai membawa klaster baru. Masalah umrah harus kita update terus. Kalau tidak kita khawatir karena perkembangan dinamikanya tidak bisa kita duga sehingga pelaku jasa travel umrah dan haji betul-betul bisa melakukan antisipasi,” ujar Wamenag.

Pemerintah Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Ketua Komisi Fatwa MUI

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ketua Komisi Fatwa MUI Prof. Dr. K.H. Hasanuddin A.F. yang telah berpulang ke rahmatullah pada Kamis, 10 Februari 2022 pukul 23.00 WIB.

“Saya mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Prof. Dr. K.H. Hasanuddin AF, Ketua Komisi Fatwa MUI dan Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta,” tutur Wapres dalam video ucapan belasungkawa yang ditayangkan pada acara Takziah Prof. Dr. K.H. Hasanuddin A.F., Jumat (11/02/2022).

Dalam ucapan duka citanya, Wapres mengenang K.H. Hasanuddin sebagai sosok yang banyak berkontribusi pada bidang pendidikan dan keagamaan.

“Semasa hidupnya, K.H. Hasanuddin telah banyak memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, baik melalui bidang pendidikan maupun lewat kiprah beliau di MUI,” ungkap Wapres.

Wapres juga menguraikan, salah satu kiprah beliau dapat terlihat dari hasil kajian dan fatwa Halal MUI yang dikeluarkan tentang Vaksin Merah Putih hasil pengembangan Universitas Airlangga.

“Sebelum wafat pun, beliau sempat mengkaji dan menetapkan fatwa Vaksin Merah Putih hasil pengembangan Universitas Airlangga,” imbuh Wapres.

“Hal tersebut menunjukkan komitmen dan kerja keras beliau untuk melindungi masyarakat dan umat dari bahaya yang mengancam, khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini,” lanjutnya.

Wapres kemudian memanjatkan doa untuk almarhum K.H. Hasanuddin dan kepada keluarga agar diberi ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

“Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala menerima seluruh amal ibadah K.H. Hasanuddin, mengampuni segala kekhilafannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” pungkas Wapres.

MES Luncurkan Program Pengembangan Sektor Kuliner Halal Berbasis Ekosistem dan Kearifan Lokal di Kampung Kauman Solo

SOLO(Jurnalislam.com)–Potensi pengembangan industri halal semakin besar dengan melihat jumlah pengeluaran muslim dunia atas makanan dan minuman halal yang terus meningkat. Menurut laporan Indonesia Halal Market 2021/2022, penduduk muslim dunia menghabiskan $1,9 triliun pada 2020 dengan sektor makanan dan minuman menempati posisi tertinggi yaitu senilai $1.185 miliar pada 2020.

Makin meningkatnya pertumbuhan industri halal ini dapat menjadi momentum dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah global.

Pembentukan ekosistem kuliner halal pada sebuah kawasan yang terintegrasi secara end to end dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk menguatkan eksistensi produk halal dalam negeri baik dari segi pendampingan pelaku usaha, peningkatan kualitas produksi, maupun pemasaran dengan cakupan konsumen yang lebih luas.

Salah satu daerah yang memiliki potensi besar adalah Kampung Kauman Solo. Sebagai destinasi wisata berbasis budaya dengan kekayaan dan warisan kuliner yang khas, Kampung Kauman Solo berpeluang menjadi salah satu destinasi wisata kuliner halal prioritas.

Untuk mewujudkan hal itu, aktivitas pemberdayaan sangat penting dilakukan dengan menitikberatkan pada pengembangan dan penguatan kemitraan seluruh elemen terkait, mulai dari para pelaku usaha, pemerintah daerah setempat, lembaga pemberdayaan, lembaga keuangan syariah, hingga komunitas dalam suatu ekosistem halal value chain (HVC).

Menyadari hal tersebut, Masyarakat Ekonomi Syariah didukung oleh mitra-mitra strategis meluncurkan Program Pengembangan UMKM Sektor Kuliner Berbasis Ekosistem dan Kearifan Lokal di Kampung Kauman Solo pada Jumat 11 Februari 2022 secara virtual.

Hadir menyampaikan sambutan dalam agenda tersebut, Wakil Menteri BUMN I yang juga merupakan Ketua VI Pengurus Pusat MES, Pahala Nugraha Mansury dan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.

Pahala dalam sambutannya menyampaikan ekonomi syariah merupakan sektor yang memiliki potensi yang sangat besar dengan nilai spanding mencapai $1,9 triliun dengan 60% diantaranya disumbang oleh pengeluaran makanan dan minuman. Hal ini juga senada dengan kontribusi sektor makanan dan minuman menyunbang 36,4% dari total PDB nasional. Untuk itu program ini sangat sejalan dengan kesempatan dan potensi yang ada

Pahala mengatakan bahwa Thailand sampai dengan saat ini bahkan mengklaim visi sebagai The World Halal Kitchens atau Dapur Halal Global dengan proyek kawasan

industri halal. Misalnya yang dilakukan di Songkla dan kota-kota kawasan wisata utama lainnya seperti Phuket dan Chiang Mai.

“Indonesia tentunya jangan sampai kalah dengan apa yang sudah dilakukan oleh Thailand, karena Indonesia seperti kita ketahui merupakan negara dengan jumlah populasi Muslim yang terbesar di dunia, sehingga tentunya itu menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia bagaimana kita nantinya bisa mencanangkan visi juga sebagai The World Halal Kitchens atau Dapur Halal Global,” ujar Pahala

Menurut Wamen BUMN ini, hal tersebut bisa dimulai dengan membangun ekosistem kuliner halal yang berada di Kampung Batik Kauman Solo, Jawa Tengah. Dirinya kemudian mendorong agar program ini dapat direplikasi di daerah atau kawasan yang memiliki potensi yang sama.

Adapun Gibran dalam sambutannya mengatakan bahwa Saat ini Kota Surakarta sedang mengembangkan potensi kawasan kuliner halal kampung Kauman Solo. Hal ini dalam rangka menjawab potensi sektor industri halal yang semakin besar setiap tahunnya.

“Pemerinta Kota Solo terus membangun citra Kota Surakarta sebagai destinasi wisata kuliner halal yang diharapkan dapat menambah nilai tambah dan daya saing produk lokal” jelas Gibran.

Lebih lanjut Gibran menekankan pentingnya penguatan kapasitas UMKM dalam pengemban kawasan kuliner halal. Menurutnya dengan masifnya UMKM akan meningkatkan persaingan antar pelaku usaha sehingga berdampak pada terciptanya iklim perekonomian daerah yang kompetitif.

Dirinya berharap agenda launching dan talkshow ini dapat menjadi wadah edukasi kepada masyarakat tentang wisata kuliner halal di Kampung Kauman Solo.

Dalam agenda ini setiap mitra strategis menyampaikan komitmennya untuk mendukung program pengembanga UMKM sektor kuliner melalui kontribusi konkret sesuai dengan tugas dan kapasitas masing-masing.

Peluncuran program ini dirangkai dengan agenda Talkshow Online dengan tema: “Membangun Ekonomi Syariah Sektor Riil Berbasis Kearifan Lokal” yang menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Nugroho Joko Prastowo, Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Mastuki, Pengurus Pusat MES dan Ketua Pusat Studi Manajemen dan Bisnis Universitas Padjadjaran Yudi Ahmad Faisal, Direktur Retail Banking PT Bank Syariah Indonesia Kokok Alun Akbar, Direktur Keuangan, SDM, dan Umum PT Jamkrindo Syariah Endang Sri Winarni, Kepala LPH PT Surveyor Indonesia Afrinal Nazaruddin, Ketua Baznas Kota Solo Muhammad Qoyim, serta Ketua Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman Solo Gunawan Setiawan.

 

Sambut Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo Kukuhkan Panitia Syiar Muktamar

SOLO(Jurnalislam.com) – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menyambut gembira dan semangat pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48 akan dilaksanakan 18-20 November 2022. Panitia Syiar Muktamar Muhammadiyah Kota Surakarta ke-48 dikukuhkan pada Rabu (10/2) di Ruang Pertemuan Balai Muhammadiyah Kota Surakarta, Jalan Teuku Umar no 5 Surakarta dengan menerapkan protokol Kesehatan secara ketat.

 

Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48 yang akan digelar di Surakarta tepatnya di Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengusung tema “Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta”.

 

Ketua Panitia Syiar Muktamar ke-48, H. Ahmad Sukidi menjelaskan walaupun Muktamar akan berlangsung masih kurang 10 bulan lagi, PDM Solo telah membentuk kepanitiaan untuk menyemarakkan syiar Muktamar Muhammadiyah yang akan datang.

 

“Tujuan dibentuknya kepanitiaan adalah untuk menyiarkan Muktamar yang ke-48 di Solo tepatnya di Kampus UMS, sebagai sarana konsolidasi warga Muhammadiyah, dan menyampaikan pesan-pesan penting yang terkait Muktamar Muhammadiyah ke-48 kepada Warga Muhammadiyah Solo,” jelasnya.

 

Ustaz H. Sukidi berharap Muktamar Muhammadiyah ke depan bisa berlangsung seperti Muktamar-Muktamar sebelumnya, tetapi hal itu tergantung keputusan PP Muhammadiyah.

 

“Kita berharap Muktamar bisa terlaksana secara off line/ luring sehingga kita bisa merasakan syiar yang luar biasa. Namun demikian, hal itu tergantung Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Kita sebagai warga Muhammadiyah tetap menyambut dengan penuh gembira dan semangat untuk menyukseskan Muktamar Muhammadiyah ke-48,” paparnya.

 

Pengukuhan panitia syiar Muktamar Muhammadiyah Kota Surakarta ke-48 ditandai dengan penyerahan SK (Surat Keputusan) PDM No 027/KEP/III.0/D/2022 tentang panitia syiar muktamar ke 48 Muhammadiyah Kota Surakarta tahun 2022 tertanggal 06 Rajab 1443 H bertepatan 07 Februari 2022 M. Penyerahan secara simbolik SK kepanitiaan tersebut dilakukan oleh Drs H Teguh, M. Pd. mewakili Ketua PDM Kota Surakarta, Drs K.H. Subari, kemudian diterima secara simbolik oleh Ketua Panitia Syiar, H Ahmad Sukidi S.Ag., M.Pd.

 

Susunan Panitia Syiar Muktamar ke-48 Muhammadiyah Kota Surakarta tahun 2022

 

Penanggung Jawab Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Pengarah Prof Dr H Sofyan Anif, M.Si., Prof Dr. Apt. H. Muhammad Da’I, M.Si, Drs. H. Tridjono dan Umar Hasyim, SE.

 

Ketua Panitia, H Ahmad Sukidi S.Ag., M.Pd, Wakil Ketua Bagus Sukatno S.Sos, M.M, Sekretaris Harjanto S.Pd., Wakil Sekretaris Solihin Mukhtar Ridwan, Bendahara Fajar Kurniawan S.E, Wakil Bendahara Iin Rosdiana Munawaroh.

 

Koordinator bidang Syiar adalah Suyanto S.Ag., M.Pd dengan penanggung jawab H. Pujinta M.Pd. Koordinator Bidang Publikasi, Dokumentasi, Humas, IT adalah Muhdiyatmoko, M.Pd. Koordinator bidang Kesehatan adalah H Sumanto M.Kep, M.Kes. Koordinator Penginapan adalah Bambang Condro Haryadi, S.Pd, Koordinator Transportasi adalah Sukendar, M.Pd, Koordinator Konsumsi adalah Frida Alfani Maslahah, M.Pd. Koordinator Bidang Akomodasi adalah Joko Supriyanto. dan Keamanan Faisal Pramudito Adi, S.Pd.

 

Sementara itu, Muhdiyatmoko selaku ketua Majelis Pustaka PDM Kota Surakarta dan koordinator bidang publikasi, dokumentasi, humas, dan IT menyampaikan bahwa tugas kinerja kepanitiaan sesuai dengan juknis dan wajib melaporkan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta.

 

“Tugas panitia syiar sesuai juknis dan kepada panitia wajib melaporkan hasil kerjanya kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta,” tandasnya.

Universitas Muhammadiyah Bulukumba Apresiasi Kegiatan FMDKI Bulukumba

BULUKUMBA(Jurnalislam.com)–Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Bulukumba sukses gelar kegiatan Dialog Muslimah, Ahad (13/02/2022).

Dialog Muslimah bertajuk “True Love is My Dream” ini merupakan kegiatan perdana offline di 2022 yang bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba dengan menggandeng tiga Lembaga dakwah kampus untuk bekerja sama yaitu Lembaga Dakwah Kampus Darul ‘Ilmi, Lembaga Dakwah Kampus Raudhatul Falah, dan Lembaga Dakwah Kampus Al-‘Aafiyah.

Agenda tahunan ini dihadiri oleh 94 peserta, berlangsung sejak pukul 08.30-12.00 WITA. Meski di awal kegiatan sempat mengalami sedikit kendala karena terjadi pemadaman listrik selama enam menit di Kabupaten Bulukumba, namun kegiatan terlaksana dengan khidmat.

Dialog Muslimah ini diharapkan mampu menjadi sarana bagi muslimah kampus yang ada di Bulukumba untuk mempererat silaturahim dan menambah wawasan dalam menghadapi kasat kusut pemaknaan cinta yang sebenarnya. Hal tersebut disampaikan Nurul Annisa, selaku ketua FMDKI Daerah Bulukumba dalam sambutannya.

Adapun pemateri kegiatan ini ialah Ustazah Ariani Abbas, Trainer, Da’iyah, dan Aktivis Dakwah yang menjelaskan secara lengkap persoalan cinta dalam Islam.

Ariani, sapaan akrabnya memaparkan bahwa cinta sejati itu adalah ketulusan, serta kasih sayang dari seseorang kepada orang lain tanpa sebuah harapan tersembunyi.

Selain itu, Pengelola Pesantren Tahfidzul Qur’an Putri Bulukumba ini juga menyampaikan kiat-kiat mendapatkan true love atau cinta sejati.

“Kiat-kiat mendapatkan true love atau cinta sejati, yakni menghargai diri sendiri, mengutamakan agama, perbaiki akhlak, memiliki komitmen, bergaul dengan orang yang sholihah, menjadi pribadi cerdas dan berilmu, serta perbanyak berdoa,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan Ibu Hj. Andi Sumrah, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB) sebagai Keynote Speaker.

“Saya berdiri di sini mewakili Rektor Universitas Muhammadiyah Bulukumba, sekali lagi sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswi yang selalu berbagi dan mengajak sesuai ajaran Islam, mengingat di luaran sana masih banyak generasi-generasi muda yang tidak memahami nilai-nilai yang sebenarnya,” ungkapnya salam sambutan.

Lebih lanjut, Ibu Hj. Andi Sumrah berharap kegiatan syi’ar ini mampu mempererat ukhuwah muslimah, saling bahu membahu, dan tetap mengajak mereka mengenal nilai-nilai yang sebenarnya agar menjadi muslimah kaffah sesuai tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Di penghujung acara, peserta menuliskan kesan dan pesannya pada secarik kertas yang telah disiapkan oleh panitia, sembari pembagian doorprize kepada peserta aktif berdialog, dan beberapa kategori lainnya seperti tercepat datang, pendaftar pertama, dan kuis seputar kegiatan.

Reporter: Rika Arlianti DM
Editor: Sinta Kasim

Peduli Terhadap Generasi Muda, Ansharu Syariah Tasikmalaya Sosialisasikan Haramnya Valentine Day

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com)- Jamaah Ansharu Syariah Tasikmalaya melalui Sariyah Dakwah, Hisbah dan I’lam melalukan aksi sosialisasi akan haramnya umat Islam merayakan Hari Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2017 menetapkan haram hukumnya merayakan Valentine Day. Ironisnya, larangan merayakan Valentine Day dengan ritual maksiat di dalamnya, tak diindahkan oleh sebagian generasi muda.

Setidaknya ada tiga alasan mengapa Valentine Day diharamkan. Pertama, perayaan tersebut bukan termasuk tradisi Islam. Kedua, perayaan tersebut menjurus pada pergaulan bebas. Ketiga, tradisi dari luar itu berpotensi menimbulkan keburukan.

Maka sebagai bentuk kepedulian kepada generasi muda, Jamaah Ansharu Syariah Tasikmalaya melalukan aksi sosialisasi akan haramnya umat Islam merayakan Valentine day. Aksi ini dilakukan di sekitaran Alun-Alun Kota Tasikmalaya, Taman Kota serta Masjid Agung Tasikmalaya pada sabtu, (12/02/2022)

Aksi sosialisasi ini dilakukan dengan membentangkan spanduk, menyebarkan buletin ilmiyah dan membagikan stiker islami, diharapkan sosialisasi ini bisa menyadarkan generasi muda muslim.

Kegiatan tersebut mendapatkan respon positif dari generasi muda. Toriq sebagai salah pemuda bersyukur dengan adanya aksi seperti ini.

“Saya bersyukur dengan adanya aksi seperti ini, karena anak-anak zaman sekarang kurang memahami ajaran agama islam termasuk bahaya valentine day. Maka, dengan adanya aksi seperti ini mudah-mudahan kita sebagai generasi muda bisa faham mengenai bahaya valentine day tersebut.” Ucapnya.

Amir Jama’ah Ansharu Syariah Mudiriyah Tasikmalaya, Ustadz Abu Hafidz mengingatkan kepada generasi muda Islam bahwa perayaan Valentine Day itu sangat banyak madharatnya dan tidak sesuai dengan ajaran islam.

“Semoga dengan adanya aksi sosialisasi ini bisa mengingatkan generasi muda islam akan bahaya valentine day. Karena valentine day ini sangat banyak madharatnya, hal itu dibuktikan dengan meningkat pesatnya pembelian kondom di tanggal 14 Februari.” tegasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan bisa menjadi pengingat sekaligus menjadi benteng bagi umat Islam terkhusus kaum muda untuk tidak mudah terjerumus kedalam kemaksitan dan perayaan yang bertentangan dengan ajaran Islam. (MR Azkia)

Posko Relawan Tawangmangu untuk Semeru Resmi Ditutup

KARANGANYAR(Jurnalislam.com) – Setelah kurang lebih 2 bulan melakukan kegiatan penggalangan dana dan aksi sosial peduli semeru, hari ini, Ahad (13/2/2022) Posko Relawan resmi ditutup.
Acara penutupan dihadiri oleh Forkopinca Tawangmangu dan seluruh elemen yang tergabung dalam Relawan Tawangmangu untuk Semeru.
Selain penutupan posko Relawan juga mengirimkan bantuan berupa 150 paket sembako dan satu pick up sayuran yang dihimpun dari warga dan para pedagang di Pasar Wisata Tawangmangu.
Dalam kesempatan tersebut Joko Widodo, S. Sos. MM  Camat Tawangmangu mengucapkan rasa terima kasih kepada warga Tawangmangu yang selama ini telah menyisihkan rezekinya kepada para korban erupsi Semeru.
“Kami selaku Pemerintah Kecamatan Tawangmangu mengucapkan rasa terima kasih kepada relawan dan warga yang telah peduli kepada sodara di Semeru,” kata Joko.
Mas Joko, sapaan karib Joko Widodo  juga  berpesan kepada relawan yang akan berangkat kali ini untuk menjaga kondisi dan keselamatan.
Seneda dengan Mas Joko Camat itu menurut Ogik Relawan Tawangmangu memberikan apresiasinya kepada Warga Tawangmangu sekitar yang selama ini senantiasa semangat dan penuh antusias dalam membantu Korban Erupsi Semeru
“Saya Ucapakan beribu terima kasih dan Jazzakumulloh khoir kepada Tawangmangu, Matesih, Ngargoyoso, Jumantono dan sekitar atas bantuan selama ini”
“Walaupun Posko telah ditutup bukan berarti sudah selesai, kami tetap mengirimkan Tim Trauma Healing ke lokasi” pungkas Ogik
Sementara itu menurut Edi Kumboro Ketua Posko bahwa Bantuan yang telah disalurkan ke Semeru yang berupa Uang terkumpull adalah Rp. 168.000.000,-, sedangkan yang berupa barang dan sayuran tidak kurang dari 2 ton Sayuran dan 3 Kwintal sambel kacang

Ustadz Zaitun Rasmin: Wujudkan Indonesia Beradab Dengan Kokohkan Iman dan Dakwah

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia KH. Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA menyampaikan tentang orientasi dakwah Islam dan komitmen keindonesian menuju Indonesia beradab dalam kegiatan Simposium Aktivis Dakwah Kampus Nasional LIDMI melalui aplikasi Zoom Meeting, Jumat malam (11/2/2022).

“Kita ingin negeri kita ini menjadi negeri yang beradab. Sebagaimana disebutkan dalam pancasila di sila kedua yakni kemanusiaan yang beradab. Namun, dalam pewujudannya belum dapat terlakasana dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Kiyai Zaitun dalam sambutannya.

Kiyai Zaitun Rasmin juga menjelaskan tentang pondasi awal dalam melahirkan Indonesia yang beradab yakni dengan mengokohkan iman bagi setiap muslim yang ada di negeri ini.

“Indonesia yang beradab adalah ketika manusia-manusia yang hidup dinegeri ini dengan iman yang kuat dan tauhid yang murni. Karena keimanan adalah yang paling dasar. Sehingga jangan pernah berharap bahwa negeri dapat beradab tanpa memiliki iman yang kuat. Sehingga menjadi rahasia dalam membangun ahklak, etika dan adab adalah dengan menguatkan iman,” tegasnya.

Ketua Umum Wahdah Islamiyah tersebut juga memaparkan peran iman dalam melahirkan adab dan akhlak. Sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam mendidik generasi Sahabat dengan kekokohan iman yang dengannya lahir negeri dan manusia-manusia yang beradab dan berakhlak mulia.

“Tidak akan pernah ada bangunan Islam yang kuat tanpa iman. Sebagaimana Nabi membangun iman sebagai dasar dalam membangun adab dan akhlak. Negeri ini sangat rindu dengan cita-cita kita dalam mewujudkan negeri yang beradab dan berakhlak. Membangun Indonesia beradab bukan hanya berladaskan teori-teori, lembaga riset dan lainnya, tapi harus dibangun dengan iman dan dakwah,” tambahnya.

Selain itu, untuk melahirkan Indonesia beradab adalah dengan melakukan pembinaan terbaik bagi mahasiswa dan pemuda. Baik dari segi keilmuan, ibadah, mengajinya dan harus memiliki keahlian. Serta menjadi aktivis dakwah dikampus masing-masing.

“Dalam konteks mahasiswa dan pemuda utamanya dikampus, kita berharap melahirkan mahasiswa yang berkualitas dan tokoh-tokoh mahasiwa muslim yang memiliki karya-karya terbaik dari segi akademis, sosial dan lantang menyuarakan kebenaran dan melawan kedzhaliman,” pungkasnya.

Di akhir materinya, Kiyai Zaitun Rasmin memberikan nasehat kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut tentang konsekuwensi yang akan didapatkan oleh orang-orang beriman ketika menyampaikan kebenaran dengan berbagai ujian, masalah dan lainnya.

“Orang beriman akan berhadapan dengan berbagai masalah dan tuduhan utamanya para aktivis dan penyuara kebenaran. Siapa yang tidak ingin capek di awal-awal, maka ia akan mengalami kesulitasn ketika mendapatkan tekanan, masalah dan ujian. Sesungguhnya tanggung jawab ini besar dan berat. namun, siapa yang betul-betul berjuang maka yakin Allah akan memberikan pertolongannya. Sehingga perjuangan kedepan masih panjang dan wujudkan dengan niat dan ide, kemudian tekad yang kuat serta mulai bergerak,” tutupnya.

Reporter: Muh Akbar