Berita Terkini

BPJPH: Wisata Halal Perkuat Industri Wisata Nasional

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Muhammad Aqil Irham menilai halal tourism (wisata halal) sangat potensial untuk memperkuat industri wisata nasional.

Hal itu diungkapkan Aqil Irham saat menjadi narasumber Jakarta Marketing Week 2022 dengan tema “Halal Tourism: How It Helps Recovering Indonesia Tourism Industry” yang digelar oleh MarkPlus.

“Seiring perkembangan halal sebagai trend global yang berkembang pesat, saat ini wisata halal telah menjadi perhatian dunia sehingga dikembangkan secara serius oleh berbagai negara mengingat peluangnya yang begitu besar,” ungkap Aqil Irham di Atrium Mall Casablanca, Jakarta, Kamis (19/5/22).

Halal Tourism dalam pandangan Aqil Irham merupakan konsep wisata yang menyediakan layanan tambahan yang disediakan untuk meningkatkan kepuasan wisatawan dalam memperoleh, mengonsumsi, atau menggunakan produk halal, baik berupa barang maupun jasa, selama berwisata.

“Artinya, aspek halal bukan berkaitan dengan mengislamisasikan destinasi wisatanya, melainkan dari sisi pelayanannya yang berbasis ketersediaan produk halal,” jelasnya. Dengan begitu, wisatawan Muslim memperoleh kemudahan untuk mendapatkan layanan yang berkaitan dengan makanan, minuman, atau kebutuhan lain yang terjamin kehalalannya.

Aqil menegaskan, wisata halal hanya dapat terwujud ketika Jaminan Produk Halal dilaksanakan. Sebab, tersedianya produk bersertifikat halal hanya terwujud dengan diterapkannya standar halal melalui mekanisme sertifikasi halal bagi produk yang berupa barang maupun jasa.

“Misalnya destinasi wisata halal di Lombok, di sana telah tersedia hotel-hotel dengan resto-resto yang telah bersertifikat halal, kuliner di sana yang juga menjadi daya tarik wisatawan juga halal, dan lain sebagainya. Semuanya membentuk ekosistem wisata halal,” imbuh Aqil Irham.

Data DinarStandard dalam laporan Ekonomi Islam Global 2020/2021 yang dipublikasi melalui Salaam Gateway pada November 2020, mencatat bahwa pada 2019, sebanyak 200,3 juta perjalanan telah dilakukan wisatawan muslim global, dengan pengeluaran sebesar 194 miliar dolar AS. Artinya, wisatawan muslim dunia menjadi potensi pasar yang besar. Apalagi, jumlahnya terus meningkat sehingga meningkat pula potensi nilai belanjanya.

Peluang wisata halal saat ini juga telah menjadi perhatian khusus dari sejumlah negara bukan anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI); misalnya: Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan. Sebab, sektor wisata halal dipastikan dapat mendorong industri wisata yang menggenjot pertumbuhan ekonomi. Berbagai upaya terus mereka lakukan dalam peningkatan kualitas pelayanan wisata halal.

“Kita sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia tentu memiliki modal besar untuk menjadi yang terdepan dalam wisata halal. Karenanya, program percepatan sertifikasi halal yang sedang kita jalankan dengan target 10 juta produk tersertifikasi halal sangatlah relevan dalam upaya penguatan wisata halal kita,” tandasnya.

Dengan diterapkan mandatory sertifikasi halal ini, sudah semestinya sertifikasi halal dapat meningkatkan pertumbuhan produk halal yang implikasinya meningkatkan kinerja sektor-sektor ekonomi nasional, termasuk wisata halal. Untuk itu, salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan produk halal nasional adalah dengan melakukan akselerasi sertifikasi halal.

Aqil Irham juga mengatakan perlunya penguatan ekosistem halal nasional yang dilakukan secara sinergis dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh stakeholder Jaminan Produk Halal terkait. Sebab, rantai nilai industri wisata halal meliputi banyak sektor seperti industri transportasi, perhotelan dan akomodasi, restoran, kafe, perbelanjaan, jasa travel and tour, media, dan sebagainya.

17 Perusahaan Raih ICSB Presidential Awards di Jakarta Marketing Week

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Penghargaan International Council for Small Business (ICSB) Presidential Award 2022 kembali dihadirkan di Jakarta Marketing Week, Jum’at (20/5). ICSB Presidential Awards 2022 diciptakan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja institusi pemerintahan maupun korporasi yang memiliki kontribusi luar biasa terhadap pengembangan UMKM, penghargaan ini diberikan kepada 17 perusahaan, diantaranya:

  1. 1. Deputi Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

    2. BPPSDMP Kementerian Pertanian
    3. Small Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) Pertamina
    4. PT Pupuk Indonesia (Persero)

    5. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) 6. PT Pembangkitan Jawa Bali
    7. PT Sarinah
    8. PT Pertamina Lubricant

    9. PT Pos Indonesia (Persero)
    10. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 11. PT Bank DKI
    12. Bank BPD DIY
    13. PT Astra Internasional Tbk
    14. PT Petrokimia Gresik
    15. PT Jamkrindo
    16. Blibli
    17. Grab Indonesia

Penghargaan ini menjadi bagian dari giat Jakarta Marketing Week 2022 yang tahun ini bertemakan Entrepreneurial Marketing: Towards Post Normal Era. Dilaksanakan selama lima hari 18-22 Mei 2022 secara offline di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, acara ini menghadirkan berbagai sesi menarik mulai dari penampilan, talkshow, seminar, dan kompetisi.

Rulli Nuryanto,S.E., M.Si selaku Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi Makro hadir dalam Jakarta Marketing Week, mewakili Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

“Kami mengapresiasi MarkPlus atas penyelenggaraan Jakarta Marketing Week dan ICSB Presidential Award, penyelenggaraan ini merupakan wujud nyata komitmen mendukung pembangunan ekonomi sosial dan kesejahteraan bangsa,” kata Rulli.

Jacky Mussry selaku Presiden ICSB Indonesia menyambut kegiatan ini dengan menyampaikan “ICSB Presidential Award bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi pelaku bisnis yang telah menunjukkan kontribusi sangat signifikan dan relevan dalam membantu pengembangan kapabilitas UMKM.”

Dilaksanakan sejak 2016, Jacky berharap ICSB Presidential Award mampu memperkuat motivasi semua pihak agar secara konsisten berkontribusi.

ICSB adalah organisasi non-profit global yang berfokus pada pemberdayaan sektor UMKM dengan keanggotaan di 85 negara. Berdiri sejak 1955, Indonesia mulai aktif berpartisipasi pada acara ini sejak tahun 2015 atas inisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya.

Saat ini, Indonesia Council for Small Business telah menjadi bagian dari jaringan Asia Council for Small Business (ACSB) yang beraktivitas di 12 negara Asia.

 

 

 

Gubernur Anies Buka Helatan Jakarta Marketing Week 2022

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Membuka perhelatan pemasaran terbesar di Indonesia, Jakarta Marketing Week 2022, Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta menekankan “Sudah selayaknya setiap event besar harus dilandasi semangat kolaborasi. Karena itu, kita sadar bahwa kolaborasi tidak hanya meringankan pekerjaan tapi saling mendapatkan gagasan dan menimbulkan ide baru yang kreatif” bukanya pada Rabu, (18/5/2022).

Acara yang diselenggarakan oleh MarkPlus, Inc., ini akan diadakan selama lima hari di Grand Atrium Kota Kasablanka mulai dari 10.00 – 20.00 WIB. Dengan tema Entrepreneurial Marketing, Jakarta Marketing Week menghadirkan berbagai sesi menarik mulai dari talkshow, penampilan, awarding, hingga banyaknya exhibition dari berbagai perusahaan.

Anies mendukung adanya gelaran ini sebagai sarana bagi berbagai pihak untuk mampu berkolaborasi dan menghasilkan inovasi baru di berbagai sektor bisnis di Indonesia.

Sejalan dengan pernyataan Anies, jalan menuju kolaborasi terbuka luas pada Jakarta Marketing Week tahun ini. Tak hanya karena banyaknya perusahaan yang berpartisipasi sebagai pengisi acara, namun juga karena banyaknya komunitas yang dihadirkan untuk menampilkan keunggulannya masing-masing.

“Kegiatan tahun 2022 ini digelar event seperti BUMN Day, Tourism Day, Corporate Day, Entrepreneur Day, dan Jakarta Day, dengan ini maka semangat kolaborasi harus terus dikobarkan”., ujar Anies.

Setelah diresmikan oleh Anies Baswedan, Jakarta Marketing Week dimeriahkan dengan pemukulan gong oleh Dr. Fahim Kibria selaku CMO Philip Kotler Impact yang dipandu oleh Hermawan Kartajaya, Founder dan Chairman M Corp.

“Dr. Fahim Kibria adalah personal assistant dari Prof. Philip Kotler yang akan memberikan dua juta tiket gratis hari ini bagi mahasiswa Indonesia untuk e-World Marketing Summit”, ujar Hermawan.

 

Dinilai Gagal Kelola Bangsa, Pemuda Soloraya Desak Jokowi Mundur

SOLO (jurnalislam.com)- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia (API) Soloraya melakukan aksi turun ke jalan di Bundaran Gladak, Solo pada Jum’at (20/5/2022) menuntut Presiden Jokowi turun dari jabatannya sebagai Presiden RI.

Massa membentangkan spanduk dan poster berisi kritik terhadap kinerja Presiden Jokowi, terlihat juga beberapa orator bergantian memberikan orasinya dari atas mobil komando.

Menurut ketua aksi Salman Al Farisi, kegiatan teraebut sebagai bentuk kritik dan masukan kepada Presiden Jokowi yang dinilai gagal dalam mengelola bangsa dan negara.

“Dalam rangka menyikapi keprihatinan dalam pemerintahan bapak Jokowi, keprihatinan dalam membawa dan mengelola negara ini,” katanya kepada jurniscom.

“Yang kedua bapak Jokowi justri tidak memikirkan kesejahteraan rakyat, dan peran kemajuan bangsa ini, tapi justru mementingkan daripada oligarki, yaitu asing dan asong,” imbuh Salman.

Salman menilai apabila Presiden Jokowi terus memimpin negara Indonesia hingga 2024, maka akan semakin membuat rakyat sengsara, untuk itu ia tegas menolak wacana masa jabatan 3 periode yang sempat muncul di piblik beberapa waktu yang lalu.

“Maka kami sebagai rakyat karena sudah terlalu berat bilamana pak Jokowi ini masih memimpin sampai 2024 itu sangat luar biasa dampak yang akan diterima oleh rakyat,” ungkapnya.

“Pertama utang semakin menambah, itu siapa yang membayar, akhirnya dibebankan kepada rakyat, anak yang baru lahir sudah dibebani oleh utang, ini ulah pak Jokowi, apa kemauan pak Jokowi untuk rakyat dan bangsa ini,” lanjutnya.

Untuk itu, Salman berharap Presiden Jokowi mau dengan besar hati untuk turun dari jabatannya sebagai presiden karena dinilai tidak bisa mensejahterakan rakyat.

“Maka untuk itu kami mengharap bapak Jokowi selaku presiden, untuk mundur saja dengan legowo, rakyat sudah tidak menghendaki pak Jokowi jadi presiden, maka turun dengan legowo, supaya tidak malu dengan keluarga dan tidak mempermalukan rakyat dan bangsa ini,” pungkasnya.

 

Sekjen MUI Sesalkan Pembongkaran Tiang Masjid Muhammadiyah di Bireuen Aceh

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr Amirsyah Tambunan menyesalkan peristiwa pembongkaran tiang Masjid Taqwa Muhammadiyah yang terletak di Desa Sango, Samalanga, Bireuen, Provinsi Aceh.

Menurut Amirsyah, pembongkaran yang dilakukan Satpol PP Aceh tersebut sangat melukai hati warga persyarikatan Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

“Sangat disayangkan. Saya sudah melihat video pembongkaran tiang beton masjidnya dan itu tentu melukai hati kader Persyarikatan,” kata Amirsyah ketika dimintai keterangan, Jumat (13/05).

Lebih lanjut Amirsyah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Muhammadiyah ini menyesalkan tindakan Satpol PP yang tidak berpihak kepada penegakan konstitusi yang menjamin setiap warga negara berhak beribadah sesuai agamanya masing-masing.

Sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 yang menyatakan bahwa “ Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa” dan ayat 2 yang berbunyi “ Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

“Kita sesalkan tindakan itu. Apalagi bangunan yang akan didirikan di atas tanah Wakaf Muhammadiyah ini kan Masjid. Tempat ibadah yang sangat kita muliakan,” pungkas Amirsyah.

Amirsyah kemudian mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bireun Aceh, Dr Athoillah bahwa pendirian bangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah ini sebelumnya sudah pernah diterbitkan izin oleh Pemda. Namun karena ada sekelompok masyarakat yang tidak setuju atas pendirian masjid tersebut lalu pembangunan pun ditunda.

“Surat penundaan pertama tahun 2019 selama 1 tahun. Tahun 2021 dikeluarkan kembali surat penundaan kedua, dan tanpa ada batas waktu, sampai dicapainya kesepatan damai dengan masyarakat Samalanga,” tutur Amirsyah.

Kendati demikian, Amirsyah kemudian mengingatkan, bahwa Muhammadiyah merupakan salah satu Ormas yang cukup berjasa bagi bangsa Indonesia.

“Hingga saat ini, Muhammadiyah masih berkontribusi luar biasa di berbagai sektor terutama pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Amirsyah.

Amirsyah lebih lanjut berharap, peristiwa tersebut agar kiranya dapat diselesaikan dengan arif dan bijaksana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku tentunya dengan mengedepankan prinsip dialog dan musyawarah.

Dinilai Gagal Memimpin, Aliansi Pemuda Indonesia Soloraya Minta Jokowi Mundur

SOLO (Jurnalislam.com)- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia (API) Soloraya melakukan aksi turun ke jalan di Bundaran Gladak, Solo pada Jum’at (20/5/2022) menuntut Presiden Jokowi turun dari jabatannya sebagai Presiden RI.

Massa membentangkan spanduk dan poster berisi kritik terhadap kinerja Presiden Jokowi, terlihat juga beberapa orator bergantian memberikan orasinya dari atas mobil komando.

Menurut ketua aksi Salman Al Farisi, kegiatan teraebut sebagai bentuk kritik dan masukan kepada Presiden Jokowi yang dinilai gagal dalam mengelola bangsa dan negara.

“Dalam rangka menyikapi keprihatinan dalam pemerintahan bapak Jokowi, keprihatinan dalam membawa dan mengelola negara ini,” katanya kepada Jurnalislam.com.

“Yang kedua bapak Jokowi justri tidak memikirkan kesejahteraan rakyat, dan peran kemajuan bangsa ini, tapi justru mementingkan daripada oligarki, yaitu asing dan asong,” imbuh Salman.

Salman menilai apabila Presiden Jokowi terus memimpin negara Indonesia hingga 2024, maka akan semakin membuat rakyat sengsara, untuk itu ia tegas menolak wacana masa jabatan 3 periode yang sempat muncul di piblik beberapa waktu yang lalu.

“Maka kami sebagai rakyat karena sudah terlalu berat bilamana pak Jokowi ini masih memimpin sampai 2024 itu sangat luar biasa dampak yang akan diterima oleh rakyat,” ungkapnya.

“Pertama utang semakin menambah, itu siapa yang membayar, akhirnya dibebankan kepada rakyat, anak yang baru lahir sudah dibebani oleh utang, ini ulah pak Jokowi, apa kemauan pak Jokowi untuk rakyat dan bangsa ini,” lanjutnya.

Untuk itu, Salman berharap Presiden Jokowi mau dengan besar hati untuk turun dari jabatannya sebagai presiden karena dinilai tidak bisa mensejahterakan rakyat.

“Maka untuk itu kami mengharap bapak Jokowi selaku presiden, untuk mundur saja dengan legowo, rakyat sudah tidak menghendaki pak Jokowi jadi presiden, maka turun dengan legowo, supaya tidak malu dengan keluarga dan tidak mempermalukan rakyat dan bangsa ini,” pungkasnya.

Dakwah Online di Media Sosial: Pengaruh Baik Bagi Manusia

Oleh : Fiko Dwipio Rahman

Perkembangan teknologi saat ini sangatlah canggih dan pesat pertumbuhannya. Manusia hidup berdampingan Bersama dunia digital. Teknologi tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Salah satunya dengan adanya teknologi komunikasi yaitu media sosial.

Media sosial menjadi alat yang memiliki beberapa nilai fungsi yang begitu banyak manfaatnya akan tetapi jika kita bijak menggunakannya, nilai fungsi tersebut seperti mempermudah komunikasi antar sesama, Mempermudah seseorang dalam beberapa hal seperti bekerja,belajar atau hanya sekedar mengisi waktu luang, akan tetapi dari semua itu media sosial saat ini menjadi seperti tempat kedua seseorang dalam mengungkapkan ekspresi baik yang bersifat baik maupun yang buruk ada tersedia di media sosial, bahkan pada era ini media sosial sudah dirasa sebagai pendamping setiap orang dalam kesehariannya. Tak hanya fungsi untuk pribadi saja,media sosial juga kini digandrungi oleh para aktivis dakwah untuk menyebarluaskan nilai-nilai kebaikan, karena melihat antusias para pengguna media sosial kini begitu masif maka dibuatlah Dakwah online.

Dakwah merupakan sebuah cara untuk menyampaikan pesan religi/kebaikan kepada sesama. Dakwah identik dengan syiar nilai nilai islam. Dakwah online menjadi salah satu hal yang dikerjakan Sebagian orang dalam bermain media sosial. Dari hal tersebut. Orang orang bisa memanfaatkan media sosial untuk hal hal kebaikan.

Platform media sosial yang digunakan sebagai jalan untuk berdakwah sangatlah banyak. Mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan Aplikasi yang saat ini banyak diminati semua orang yaitu tiktok.

Kegiatan ini sangat terlihat jelas manfaatnya. Dampak serta pengaruh yang kuat dari hasil dakwah online terlihat sangat menjajikan. Para pembaca bisa manambah wawasan serta mentadaburi setiap isi dari dakwah online.

“kegiatan dakwah online yang dilakukan Sebagian orang orang mulai tersebar sosial mediaku, sampai aku pun bisa menikmatinya. dari hal itu dampaknya terbawa dalam kehidupan aku karena beberapa kontennya sangat related dengan solusi masalah hidup aku” Ujar Fajar, salah satu mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

Dengan adanya fenomena seperti ini, pendakwah  harus di tuntut untuk bisa selalu berkreasi dengan konten kontef kreatif serta menggunakan kalimat informatif dan persuasif. Kegiatan ini bisa menjadi trend di media sosial jika para konten creator dakwah mau berkomitmen serta konsisten dalam mengerjakannya. Ditengah banyaknya hal hal buruk dimedia sosial. Kegiatan ini dapat memutar keadaan tersebut menjadi lebih baik.

“Dakwah itu harus ikhlas, istiqomah, taqwa, dan optimis. Kalau kita dakwah dari hati pasti akan sampai ke hati juga”. (Fuad Bachtiar, 2020).

Dengan adanya dakwah online dimedia sosial diharapkan menjadi sebuah trend positif setiap orang Ketika bermedia sosial. Banyak hal yang akan di dapat dari melakukan kegiatan dakwah online. Bukan hanya untuk diri sendiri, orang lain pun akan menikmati serta merasakan dampaknya. Media sosial juga dapat menjangkau pendengar lebih luas dari banyak kalangan. Tidak heran, media sosial menjadi sangat popular dan banyak digunakan para pendakwah online menjadi sarana jalannya dakwah. Melihat situasi zaman yang semakin modern. Kegiatan dakwah bisa dilakukan secara digital. Potensi tersebut harus dioptimalkan secara maksimal agar setiap kebaikan bisa disampaikan dimana saja dan kapan saja.

Waspada Agenda Normalisasi LGBT

JAKARTA(Jurnalislam.com)-Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi yang juga Wakil Ketua Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, LGBT sudah menjadi agenda internasional di masing-masing negara untuk mengupayakan agar LGBT bisa diterima di negara tersebut.

Namun, di Indonesia penolakannya masih sangat tinggi karena mayoritas penduduknya adalah umat Islam. Agenda tersebut pun penting untuk diwaspadai umat Islam.
Ismail menyebut bahwa upaya tersebut akan selalu dilakukan.

Apalagi, kata Ismail, mereka melihat kaum LGBT ini sebagai kaum minoritas yang terus menerus mendapatkan penolakan. Sehingga, lanjutnya, mereka merasa perlu untuk memperjuangkannya lewat LSM dan program.

Ismail Fahmi berharap, manusia yang berorientasi LGBT ini dapat diterima, bukan malah ditolak dan dikucilkan. Untuk kembali normal, Ismail Fahmi menuturkan, itu dikembalikan ke masing-masing individu. Kemudian, diserahkan kepada institusi, baik agama, kesehatan, dan yang lainnya.

 

“Intinya, harus dibedakan, orangnya jangan dimusuhi. Orangnya dimana pun, di pekerjaan, segala macem harus setara. Mereka kadang ada yang orientasinya dari lahir, pengaruh. Orangnya sama. Hanya perilaku itu sama kan dengan pornografi. Harus dicegah, dihindari, dan ditolak itu perilakunya,’’tegasnya.

Selain itu, Ismail Fahmi juga menyarankan masyarakat untuk bisa menyikapinya dengan merangkul manusia LGBT dengan kasih sayang. Tidak lagi dengan memusuhi dan menakut-nakuti mereka agar tidak semakin jauh dan bisa membantu menyelesaikan masalahnya.

“Mereka butuh bantuan, butuh teman. Dengan begitu, kalau mereka bagian dari problem (masalah) itu bisa terpecahkan, kalau mereka misalnya ada yang punya dua kelamin, mungkin bisa dibantu dengan medis, dan lain-lain. Selama ini kalau kita menakut-nakuti malah tidak memecahkan masalah, malah membuat masalah baru,’’terangnya.(mui)

Ismail mengingat pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar saat Munas MUI ke-10 di Jakarta. Pada kesempatan itu, KH Miftachul Akhyar mengatakan bahwa dakwah itu harus merangkul, bukan memukul.

“Saya suka sekali itu, dakwah kita itu harus merangkul bukan memukul. Dengan kasih sayang bukan menakut-nakuti, kalau menurut saya. saya kira dalam pengamatan saya dalam komunikasi, pendekatan jauh lebih efektif, daripada kita gondok-gondokan,” kata dia.

 

Pendiri Drone Emprit: Pendukung LGBT di Medsos Kalah Jumlah dari Penolaknya

JAKARTA(Jurnalislam.com)-Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi yang juga Wakil Ketua Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menjelaskan, penolakan terhadap LGBT di media sosial kembali meningkat ketika influencer seperti Deddy Corbuzier mengundang pasangan LGBT di podcastnya.

“Awalnya tidak ada yang protes ya, malah sering muncul di TikTok. Tapi Ketika muncul di sosok influencer yang pengikutnya sangat besar baru kemudian menjadi gejolak,’’ tuturnya.

“kalangan yang menolak sangat besar sekali, yang mendukung ada tetapi kalah jumlah dibanding yang menolak perilaku demonstratif ya. Kalau mereka lakukan sembunyi juga kan tidak ada yang protes ya, kalau aksi demonstratif di acara Deddy Corbuzier, nah itu baru kemudian ditolak,’’ jelasnya.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan, podcast tersebut menuai kritik bagi yang pro dan kontra terhadap LGBT. Bagi yang kontra, didominasi umat Islam yang menganggap bahwa podcast tersebut membantu dan mempromosikan LGBT.

 

Namun bagi yang pro terhadap LGBT, Ismail menuturkan bahwa mereka melakukan protes karena video podcast tersebut dihapus dan merasa publik luas semakin memiliki alasan yang lebih kuat untuk memojokkan kaum LGBT.

“Mereka semakin disorot, makin banyak orang yang menuding ke mereka. Jadi ibaratnya, perjuangan mereka untuk mendapatkan kesetaraan semakin susah, karena take down (video itu) menjadi salah satu alasan buat banyak orang memusuhi LGBT,’’sambungnya.

Peneliti Medsos: Warganet Cenderung Menolak Perilaku LGBT

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi mengatakan, warganet di media sosial cenderung menerima manusia LGBT, tetapi menolak perilaku LGBT.

Apalagi, warganet menolak perilaku LGBT ini karena dilakukan secara terang-terangan dan terbuka yang mengarah pada konten pornografi di media sosial.

‘’Konten-konten itu banyak pasangan LGBT. Mereka berhubungan badan laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan itu sambil terbuka. Nah ini kan lebih ke arah pornografi. Pornografi ini banyak sekali dan saya kira lebih merusak. Baik itu yang normal maupun yang LGBT ini banyak,’’ujarnya, Jumat (13/5/2022).

Menurutnya, hal inilah yang menjadi contoh negatif bagi anak-anak dari konten pornografi LGBT maupun yang normal. Untuk itu, kata dia, kedua konten tersebut harus ditolak dan tidak boleh menyebar.

Ismail menerangkan, bahwa harus dipisahkan untuk menerima manusia dan perilaku LGBT.

Bagi manusia yang memiliki perilaku LGBT sebaiknya diterima masyarakat luas. Menurutnya, Islam juga menerima adanya orang yang berbeda sama halnya dengan difabel yang tidak bisa ditolak, tetapi harus diterima dengan kasih sayang.

‘’Mereka (di media sosial) tidak memusuhi orangnya karena sesama (manusia), tetapi perilaku pornografi (LGBT), yang mempromosikan (LGBT), tindakan itu (LGBT) baik terang-terangan dan terbuka, nah itu yang selama ini dipermasalahkan sebetulnya,’’ kata dia.