Berita Terkini

Tabrakan Maut Bis dan Truk Minyak di Ghazni, 70 Orang Tewas

KABUL (jurnalislam.com) – Sebuah kecelakaan di jalan raya menewaskan lebih dari 70 orang terjadi  di provinsi Ghazni Afghanistan selatan hari Ahad setelah dua bus penumpang bertabrakan dengan truk tanker minyak, Aljazeera melaporkan, Ahad (08/05/2016).

Kecelakaan itu terjadi di distrik Muqur Ghazni, yang menghubungkan ibukota Kabul dengan provinsi-provinsi selatan.

Bus sarat penumpung itu adalah bagian dari konvoi harian yang mengangkut penumpang ke provinsi Kandahar.

Saksi mata mengatakan, truk tanker minyak tersebut penuh dengan bahan bakar yang segera terbakar setelah tabrakan.

Ameenullah Amerkhel, kepala keamanan Ghazni, mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07:30.

Menurut pejabat setempat, diperkirakan 125 penumpang berada dalam bus yang hancur.

Lebih dari 70 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan itu, sementara lebih dari 50 lainnya terluka.

Sumber-sumber medis setempat khawatir jumlah korban tewas mungkin meningkat, karena kebanyakan dari mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis dan telah dibawa ke Kabul untuk perawatan darurat.

Sebuah penyelidikan telah dilakukan menyelidiki kecelakaan maut tersebut.

Penyebab pasti tabrakan tersebut belum ditentukan, namun sebagian besar pengamat percaya kecelakaan terjadi karena pengemudi sembrono karena supir seringkali berada di belakang kemudi selama berjam-jam sehingga lelah, di samping sistem pengaturan lalu lintas yang buruk di wilayah itu.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

8 Pasukan Arbaki Beserta Komandannya Tewas dalam Pertempuran di Ghazni

GHAZNI (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 6 pasukan bayaran termasuk Isa Khan, seorang komandan pasukan Arbaki tewas dalam baku tembak dengan mujahidin di perbatasan  ibukota provinsi Ghazni pada hari Jumat, Al Emarah News melaporkan, Sabtu (07/05/2016).

Seorang mujahidin, gugur, syahid dalam pertempuran dengan dua lainnya terluka.

Dalam laporan lain, seorang Arbaki tewas setelah mujahidin menyerbu pos musuh di distrik Gilan Jumat malam.

Sabtu pagi, seorang Arbaki tewas dan dua lainnya luka-luka ketika kendaraan musuh ditargetkan oleh IED dan hancur di jalan ibukota provinsi Ghazni.

Secara terpisah, mujahidin menggempur instalasi musuh dengan senjata berat di kabupaten Shalgar juga pada hari Jumat.

Belum ada laporan korban tewas dan cedera yang diketahui.

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

Sadiq Khan, Walikota Muslim Pertama di London

LONDON (Jurnalislam.com) – Walikota Muslim pertama di London pada hari Sabtu (7/6/2016) mengatakan bahwa ia berharap kemenangannya dalam pemilihan akan mengilhami umat Islam lainnya untuk berpolitik, media lokal melaporkan, lansir Anadolu Agency, Sabtu.

Berbicara sehari setelah ia dikukuhkan sebagai walikota, Sadiq Khan mengatakan kepada penyiar Sky News bahwa dia berharap dapat "mendorong orang muda untuk terlibat dalam politik mainstream, mendorong warga Islam London dan masyarakat minoritas lainnya, mendorong Muslim Inggris dan lainnya untuk terlibat dalam masyarakat sipil dan terlibat dalam politik mainstream."

Khan, kandidat Partai Buruh, memenangkan 56,8 persen suara, atau 1,3 juta orang, terhadap saingannya dari Partai Konservatif Zac Goldsmith yang meraih 43,2 persen suara.

Hasil tersebut adalah mandat terbesar untuk calon tunggal dalam sejarah pemilu Inggris setelah kampanye ditandai dengan upaya untuk menghubungkan Khan ke ekstrimis.

Khan, putra imigran Pakistan, berjanji untuk menjadi "walikota untuk semua warga London" dan mengatakan dia ingin menjadi pemimpin "administrasi London yang paling transparan, jujur ​​dan dapat diakses yang pernah ada."

Walikota baru tersebut menerima ucapan selamat dari seluruh dunia.

Calon presiden AS Hillary Clinton men-tweeted: "Anak seorang sopir bus Pakistan, pemenang hak-hak pekerja dan hak asasi manusia, dan sekarang Walikota London. Congrats @SadiqKhan."

Perdana Menteri Perancis Manuel Valls memposting: "Selamat @SadiqKhan atas kemenangan luar biasa di London. Berharap untuk menyambut Anda di Perancis."

Khan, mantan pengacara hak asasi manusia, menjadi Muslim pertama di Menteri Kabinet Inggris pada tahun 2009 di bawah Gordon Brown. Ia mengatakan akan mengundurkan diri dari parlemen setelah berhasil menggantikan Boris Johnson dari Konservatif sebagai walikota.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam 

Pentagon: Angkatan Darat AS Ikut dalam Serangan di Mukalla, Yaman

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Pentagon mengatakan pada hari Jumat (06/05/2016), bahwa pasukan darat AS telah di terjunkan  ke Yaman untuk membantu pasukan Uni Emirat Arab dan koalisi Arab dalam mendorong mujahidin al-Qaeda (AQAP)  dari kota pelabuhan Mukalla, lansir Aljazeera, Sabtu (07/05/2016).

"Kami telah melihat pertumbuhan pesat  AQAP (al-Qaeda di Semenanjung Arab) di Yaman selama berbulan-bulan," kata juru bicara Kapten Jeff Davis mengatakan, menambahkan bahwa AS mengirimkan "pasukan khusus" untuk membantu Uni Emirat Arab [UEA] mengusir jihadis dari wilayah pesisir Hadhramut di selatan, yang terletak 480 kilometer (300 mil) di timur Aden.

Davis menolak untuk memberikan informasi jumlah tentara tapi mengatakan mereka memberikan "dukungan intelijen," dan "bantuan perencanaan operasional."

Pasukan Amerika sudah berada di Yaman hampir dua minggu, tambahnya.

Dia menggarisbawahi bahwa operasi di Mukalla dipimpin oleh pasukan Yaman, didukung oleh mitra Teluk, khususnya UEA.

Terlepas dari pasukan di lapangan, AS juga memberikan bantuan "Intelligence Surveillance and Reconnaissance (ISR) udara, embargo maritim, operasi keamanan, dukungan medis dan pengisian bahan bakar udara kepada Emirat," kata Davis.

Menurut juru bicara, AS juga menempatkan satu kapal amfibi dan dua kapal perusak di lepas pantai Mukalla serta beberapa pesawat, termasuk ISR dan drone.

Militer AS telah melakukan empat serangan udara sepihak terhadapposisi  AQAP sejak April 23 dan mengklaim telah membunuh 10 mujahidin Al Qaeda dan melukai yang lain, menurut Davis.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Belasan Pasukan Elit Iran Tewas dalam Penyergapan Mujahidin Suriah di Khan Touman

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sejumlah pasukan elit Republik Syiah Iran tewas di dekat Aleppo, Garda Revolusi mengatakan, Sabtu (07/05/2016). Ini tampaknya menjadi salah satu kekalahan terbesar Iran di Suriah yang telah mengerahkan pasukannya untuk mendukung rezim Nushairiyah Bashar al-Assad, Al Arabiya News Channel melaporkan, Sabtu.

Koalisi mujahidin Suriah Jaysh al Fath pada hari Jumat (07/05/2016) merebut desa strategis Khan Touman, sekitar 15 km (9 mil) di barat daya Aleppo. Puluhan pasukan rezim dilaporkan telah tewas dalam pertempuran. (baca juga: Koalisi Jaysh al Fath Luncurkan Serangan Baru di Provinsi Aleppo)

Kantor berita Iran Fars, pada hari Sabtu mengutip seorang pejabat Pengawal Revolusi mengatakan bahwa sedikitnya 13 perwira militer Iran telah tewas dan 21 lainnya terluka dalam pertempuran itu.

Serangan terhadap Khan Touman diluncurkan oleh koalisi Jaysh al Fath, yang dipimpin  Jabhah Nusrah cabang resmi Al Qaeda di Suriah, yang telah menolak upaya diplomatik buatan Moskow dan Washington dalam upaya pembicaraan damai. (baca juga: Syeikh Al Jaulani: Gencatan Senjata adalah Langkah Awal Penyerahan Diri pada Musuh

Awal pekan ini, Amerika Serikat dan Rusia menengahi gencatan senjata di kota Aleppo. Tetapi pertempuran di pedesaan di sebelah selatan kota, salah satu  wilayah utama di mana pasukan rezim yang didukung pasukan Iran telah dikerahkan, dan meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah kelompok pemantau konflik yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa pesawat jet rezim Suriah dan Rusia telah mengintensifkan pemboman mereka ke arah warga sipil di barat Aleppo yang berada di bawah kendali mujahidin Suriah.

Jaish al-Fatah dan afiliasinya telah menerbitkan video dan foto di media sosial yang tampak sebagai tubuh milisi Iran atau Syiah yang tewas di Khan Touman.

Beberapa video menunjukkan dompet mereka, dokumentasi pribadi dan mata uang Iran.

Ada indikasi bahwa beberapa korban mungkin milisi Syiah Afghanistan yang dilatih di Iran dan dikerahkan bersama tentara Iran di Suriah.

Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu mendesak warganya untuk tidak terpengaruh oleh "perang psikologis faksi mujahidin di media sosial."

Seorang penasehat top Syiah untuk Pemimpin Tertinggi Iran pada hari Sabtu menegaskan dukungan Teheran kepada rezim Nushairiyah  dalam pertemuan dengan Bashar al-Assad di Damaskus.

"Iran akan menggunakan segala cara untuk melawan jihadis yang melakukan pertempuran di wilayah tersebut," Ali Akbar Velayati, penasehat top Ayatollah Khamenei pada urusan internasional, seperti dikutip oleh kantor berita Fars.

Perang global di Suriah telah menewaskan lebih dari 360.000 menurut perhitungan Anadolu Agency, dan puluhan ribu lainnya belum ditemukan, ada yang mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan lebih dari  400.000.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Rusia Panik, NATO Latihan Perang Dekat Negaranya

GEORGIA (Jurnalislam.com) – Kementerian luar negeri Rusia pada hari Jumat (06/05/2016) mengatakan NATO berusaha untuk mengacaukan wilayah Kaukasus dengan latihan bersama yang akan datang di Georgia, di mana tentara AS akan berlatih bersama dengan pasukan Georgia bulan ini, World Bulletin melaporkan, Sabtu (07/05/2016).

"Kami melihat 'pembangunan' wilayah Georgia yang  konsisten oleh tentara NATO sebagai langkah provokatif, yang bertujuan untuk sengaja mengacaukan situasi politik-militer di wilayah Kaukasus," katanya dalam sebuah pernyataan.

Moskow dan Tbilisi terlibat perang singkat pada tahun 2008 karena perselisihan atas Ossetia Selatan, wilayah separatis Georgia yang didanai dan didukung oleh Rusia.

Setelah perang, Rusia mengakui Ossetia Selatan dan Abkhazia, wilayah Georgia lain yang memisahkan diri, sebagai negara merdeka dan menempatkan pangkalan militer permanen di sana.

Georgia menganggap daerah ini di bawah pendudukan dan menuduh Rusia terus mengambil alih wilayah lebih luas dengan memindahkan tiang pagar Ossetia Selatan lebih dalam ke wilayahnya.

Kementerian luar negeri Rusia menuduh Washington "memanjakan niat revanchisme Tbilisi."

Moskow mengatakan NATO berusaha untuk melawan secara militer di Eropa Timur dengan peningkatan kekuatan dan latihan, tetapi aliansi berpendapat bahwa mereka hanya membalas aneksasi Rusia terhadap Crimea, Ukraina.

Latihan di Georgia, yang disebut Mitra Mulia (Noble Partner), akan melibatkan sekitar 1.300 peserta dari AS, Inggris dan Georgia dan bertempat di basis Vaziani di luar Tbilisi selama dua minggu bulan ini, mulai pada 11 Mei.

Latihan ini melibatkan pengiriman tank tempur utama AS M1A2 di Laut Hitam ke Georgia untuk pertama kalinya minggu ini.

Georgia, negara pegunungan bekas Soviet, telah mengajukan tawaran untuk bergabung dengan aliansi, membuat kesal mantan tuannya kekaisaran Rusia, yang menentang sengit perluasan NATO ke wilayah bekas republik Soviet tersebut.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Iftitah Ramadhan, PP Persis : Tingkatkan Keilmuan Hindari Perdebatan

SERANG (Jurnalislam.com) – Menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Islam (Persis) Kota Serang mengadakan tabligh akbar bertajuk “Iftitah Ramadhan 1437 H” di Masjid Al – Manar kebaharan, Serang, Sabtu, (7/5/2016). Menghadirkan Ketua Umum PP Persis KH. Aceng Zakaria sebagai pembicara.

Dalam pemaparannya, Kiayi Aceng mengatakan, perintah shaum sudah semakin dekat, muslimin di Indoensia diminta untuk memperkuat keimanannya, karena tujuan shaum menjadikan orang bertaqwa.

“Maksud target shaum menjadikan orang bertaqwa, saya melihat kualitas iman bangsa Indonesia masih di angka 10 persen. Kualitas iman yang diperintahkan musti mencapai 100 persen,” kata ulama asal Garut, Jawa Barat itu.

Menurutnya, dalam menghadapi bulan suci Ramadhan umat Islam harus mempersiapkan ilmu shaum, sebab ilmu adalah kunci untuk mencapai derajat taqwa.

“Tidak mungkin taqwa tanpa ilmu, ibadah shaum itu baik kalau kita mengerti, dan jelek jika kita tidak mengetahui (bodoh),” tegasnya.

Ia menegaskan, dasar ilmu dalam menjalankan Islam secara total adalah sebuah keharusan. Namun, ia melihat umat Islam banyak yang kurang mengerti tentang keistimewaan Islam itu seniri. Ia mencontohkan hukum hudud dalam islam.

“Selama 10 tahun di Madinah pada zaman Nabi Muhammad SAW hanya ada 10 hukuman potong tangan, ini menunjukan adanya rasa takut di hati masyarakat. Bandingkan dengan zaman sekarang berapa banyak yang mencuri pada satu malam? Mungkin seribu, mungkin serratus ribu atau mungkin satu juta,” jelasnya.

Menyikapai adanya perbedaan dalam menentukan awal Ramadhan, Ketua Umum PP Persis periode 2015-2020 itu menyarankan untuk menghindari perdebatan.

“Perbedaan pendapat janganlah menjadi suatu permasalahan yang besar, galilah ilmu tentangnya sebanyak dan semampu kita, tetap mensyukuri nikmat yang diberikan,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Fajar Aditya  | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Aksi Solidaritas untuk Aleppo Juga Dilakukan Umat Islam di Semarang

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Tragedi aleppo yang menewaskan ratusan warga sipil suriah membuat marah umat Islam di seluruh penjuru dunia. Beragam kecaman dan pembelaan dilakukan oleh umat Islam saat saudara muslimnya di Suriah dibantai oleh kolaborasi rezim Syiah Bashar Assad dan rezim komunis Putin.

Pada hari Jumat (6/5/2016), Forum Umat Islam Semarang (FUIS) mengadakan aksi penggalangan dana saudara muslim di Suriah. Aksi yang berlangsung usai shalat Jumat ini digelar di Kawasan Simpang Lima Semarang.

FUIS yang terdiri dari beberapa ormas Islam di Semarang ini menginformasikan kepada masyarakat tentang pembantaian umat Islam di Suriah. Kemudian FUIS mengajak masyarakat untuk peduli dengan wujud memberikan bantuan.

“Aksi pada siang hari ini, selain untuk menggalang dana kemanusiaan, juga untuk menyadarkan masyarakat semarang akan tragedi di Aleppo, Suriah. Karena banyak masyarakat Semarang yang belum tahu kalau di Aleppo telah terjadi pembantaian umat Islam oleh rezim Syiah Bashar Assad,” kata koordiantor aksi, Lutfi.

Salah satu orator aksi, Abu Sumayah menegaskan, aksinya diharapkan menjadi hujjah di hadapan Allah SWT bahwa pihaknya telah berbuat sesuatu untuk saudara Muslim di Aleppo.

“Saudara kita di aleppo butuh kepedulian dari kita khususnya umat Islam yang ada di negeri ini. Turunnya kita ke jalan hari ini mulai penggalangan dana dan teriakan takbir kita dibawah terik panas matahari semoga bisa menjadi hujjah kita kepada Allah Ta’ala. Bahwa kita telah berbuat sesuatu untuk saudara saudara kita di Aleppo Suriah. Kita bukan hanya sekedar diam dan menjadi penonton saja,” tegasnya.

Aksi tersebut mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat kota semarang. Mereka mengecam tindakan brutal rezim Syiah Bashar Assad. “Pembantaian umat Islam di Aleppo sangat sadis dan tidak berperikemanusiaan. Sangat dzhalim dan harus dihentikan,” ucap Widodo, warga Semarang.

Kekecewaan juga di ungkapkan warga Semarang lainnya, Manto. Dia sangat kecewa terhadap media-media nasional. “Saya sangat prihatin dan kecewa atas tragedi Aleppo. Karena serangan Bashar Assad kepada umat Islam itu sepi pemberitaannya oleh media-media nasional. Tidak seperti pemberitaan kejadian di Paris.” ungkapnya.

Kontributor: Abu Omar | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

 

 

Operasi Omari: Helikopter Musuh Ditembak Jatuh, 3 Pasukan Komando AS Tewas

KANDAHAR (Jurnalislam.com) – Para pejabat Imarah Islam provinsi Kandahar selatan mengatakan bahwa pada sekitar 14:00 waktu setempat pada hari Jumat, sebuah helikopter musuh yang sedang melaksanakan serangan udara di distrik Shahwalikot ditembak oleh Mujahidin Imarah Islam di daerah Kata Sang, Al Emarah News melaporkan, Jumat (06/05/2016).

Helikopter itu meluncur jatuh keras dalam kobaran api, membunuh semua awak kapal.

Helikopter musuh lainnya kemudian mengevakuasi korban dari tempat kejadian sedangkan puing-puing helikopter yang jatuh masih berserakan di daerah.

Sementara 3 pasukan komando Amerika tewas dan dua tentara komando boneka terluka selama pertempuran sengit yang dimulai oleh serangan musuh di distrik Darah Chahar provinsi Kunduz semalam.

Sebelumnya pada hari Kamis, Mujahidin menembak dan membunuh dua komando boneka setelah menyerang instalasi musuh di distrik Khanabad.

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

 

Mujahidin Suriah Kuasai Desa Strategis di Pinggiran Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Mujahidin Suriah menguasai desa Khan Touman, sebuah desa strategis di luar Aleppo yang bisa membuka jalur suplai utama ke daerah-daerah yang telah  dikuasai di kota Aleppo, Aljazeera melaporkan, Jumat (06/05/2016).

Para jihadis yang dipimpin Jabhah Nusrah mengambil alih Khan Touman di selatan Aleppo pada hari Jumat, sesaat sebelum gencatan senjata 48 jam di kota itu berakhir.

Pengambilalihan desa tersebut membuka sebuah rute pasokan alternatif ke daerah yang dikuasai pejuang di kota, menghubungkannya ke daerah-daerah Idlib yang juga dikendalikan mujahidin.

Pasukan pemerintah Suriah telah berusaha untuk mengepung pejuang di kota dengan memotong rute pasokan mereka di utara.

Sumber mengatakan kepada Al Jazeera bahwa faksi-faksi perlawan yang terlibat dalam serangan tersebut termasuk Ahrar al-Sham, Ajnad al-Sham, dan faksi-faksi jihad lain di bawah komando Army of Conquest.

Kelompok aktivis yang berbasis di Inggris, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan lebih dari puluhan pasukan rezim tewas dalam pertempuran di Khan Touman dan desa-desa sekitarnya, juga seorang pembom istisyhad Jabhah Nusrah.

Kemenangan mujahidin di Aleppo terjadi saat pasukan pemerintah rezim Suriah melancarkan serangan ke sebuah penjara yang ditempatkan di bawah pengepungan di kota Hama.

Pasukan Nushairiyah Suriah mengepung kompleks penjara setelah penangkapan beberapa penjaga oleh para tahanan.

Seorang koresponden Al Jazeera mengatakan ratusan pasukan menggunakan peluru tajam dan gas air mata dalam serangan, yang menewaskan dua narapidana akibat luka parah dan puluhan lainnya luka-luka.

Penjara tersebut berisi sekitar 650 tahanan, kebanyakan adalah lawan politik rezim Assad, dengan lebih dari 85 sebagai tahanan hukuman mati.

Seorang tahanan di dalam gedung yang berbicara kepada Al Jazeera menyerukan lembaga bantuan internasional untuk segera memberikan bantuan.

"Kami menyerukan kepada Palang Merah untuk membantu. Tim Bulan Sabit Merah yang dikirim ke penjara adalah perwira intelijen rezim Syiah, mereka bukan Sabit Merah, mereka perwira intelijen rezim," kata narapidana, memperingatkan bahwa pembantaian akan segera terjadi.

Video yang diposting di media sosial menunjukkan tahanan menderita kesulitan bernapas setelah menghirup gas air mata.

Reporter Al Jazeera Zeina Khodr, melaporkan dari kota Gaziantep, Turki, bahwa pasukan rezimtidak berhasil mendapatkan kembali kontrol bangunan dan kebuntuan masih berlangsung.

"Serangan ini dimulai beberapa hari yang lalu … mereka (tahanan) mendengar beberapa dari mereka akan dipindahkan ke penjara lain di utara Damaskus, yang dikenal karena sering terjadi pembunuhan di luar hukum," kata Khodr.

"Kami juga mendapatkan laporan bahwa pasukan rezim pemerintah menangkap anggota keluarga dari para tahanan yang berada di luar gedung dan khawatir tentang orang-orang yang mereka cintai.

"Mereka ingin menggunakannya untuk menekan para tahanan supaya menyerah."

Pemerintah Suriah menahan puluhan ribu tahanan politik menurut Human Rights Watch. Ribuan orang telah tewas dalam pembunuhan "skala industri", menurut laporan tim jaksa internasional.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam