Berita Terkini

Ulama Palestina Doakan Korban Musibah Banjir dan Longsor di Jawa Tengah

Syeikh el Ashri Mahmoud Muhammad Hassan dalam Tabligh Akbar Misteri 7 Keajaiban Masjid Al Aqsa di Singaparna, Tasikmalaya, Senin (20/6/2016)
Syeikh el Ashri Mahmoud Muhammad Hassan dalam Tabligh Akbar Misteri 7 Keajaiban Masjid Al Aqsa di Singaparna, Tasikmalaya, Senin (20/6/2016)

SINGAPARNA (Jurnalislam.com) – Musibah banjir dan longsor yang menimpa wilayah Jawa Tengah mendapat perhatian dari ulama muda Palestina, Syeikh el Ashari Mahmoud Muhammad Hassan. Syeikh mengatakan turut berbela sungkawa atas musibah yang mengakibatkan 47 korban jiwa itu.

“Saya turut prihatin dengan musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Jawa Tengah, semoga para korban selalu diberikan kesabaran. Dan Insya Allah akan saya sampaikan kepada rakyat Palestina untuk selalu mendoakan saudara-saudara kita di Indonesia,” katanya kepada Jurnalislam di Tasikmalaya, Senin (20/6/2016) malam.

Syeikh Mahmoud juga berterimakasih kepada masyarakat Indonesia khususnya umat Islam yang memiliki peran penting dalam pembebasan Masjid Al Aqsa.

“Umat Islam Indonesia sebagai kaum muslimin terbesar di dunia memiliki peran yang sangat penting dan sakral bagi rakyat Palestina dengan segala kontribusinya dan itu akan selalu diingat oleh masyarakat Palestina sampai kapanpun. Semoga itu dicatat oleh Allah sebagai amal shaleh,” jelasnya.

Terakhir, syeikh berpesan kepada umat Islam Indonesia agar senantiasa menjaga agama Islam.

“Jagalah agama-agama kalian, jagalah shalat-shalat kalian, shaum-shaum kalian dan seluruh ibadah kalian. Semoga Allah menolong dan menjaga kita semuanya,” pungkasnya.

Reporter: HBQ | Editor: Ally Muhammad Abduh

Ulama Muda Palestina Beberkan Kondisi Terkini Masjid Al Aqsa

Ulama Muda Palestina, Syeikh el Ashri Mahmoud Muhammad Hassan dalam Tabligh Akbar Misteri 7 Keajaiban Masjid Al Aqsa di Singaparna, Tasikmalaya, Senin (20/6/2016)
Ulama Muda Palestina, Syeikh el Ashri Mahmoud Muhammad Hassan dalam Tabligh Akbar Misteri 7 Keajaiban Masjid Al Aqsa di Singaparna, Tasikmalaya, Senin (20/6/2016)

SINGAPARNA (Jurnalislam.com) – Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) bekerja sama dengan DKM Al Imaroh, menggelar Tabligh Akbar Solidaritas untuk Palestina di Masjid Al Imaroh Kp Arjasari RT 06 RW 02 Desa Arjasari, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (20/6/2016) malam.

Tabligh Akbar dengan tema Misteri 7 Keberkahan Masjid Al Aqsa bagi umat Islam itu menghadirkan langsung salah seorang ulama muda asal Palestina, Syeikh el Ashri Mahmoud Muhammad Hassan.

Dalam paparannya, Syeikh Mahmoud menjelaskan masjid Al Aqsa bukan hanya milik rakyat Palestina akan tetapi milik umat Islam seluruhnya. Selain menjadi kiblat pertama umat Islam, keistimewaan masjid Al Aqsa juga tertulis dalam Al Qur’an surat Al Isra ayat pertama.

“Ini bukti bahwa masjid Al Aqsa bukan hanya milik rakyat Palestina, Al Aqsa adalah milik kaum muslimin. Selama 17 bulan Nabi Muhammad SAW shalat menghadap masjid Al Aqsa,” tegas Syeikh Mahmoud yang diterjemahkan oleh ustadz

Masjid Al Aqsa juga merupakan masjid kedua yang dibangun di muka bumi setelah Masjidil Haram. Dijelaskan Syeikh, jangka waktu pembangunan antara Masjidil Haram dan Masjid Al Aqsa adalah 40 tahun.

Namun saat ini Masjid Al Aqsa berada dibawah kekuasaan Zionis Yahudi yang tak henti melakukan penistaan dan pengrusakan terhadap Masjid. Pemukiman rakyat Palestina beserta situs-situs sejarah lainnya telah dihancurkan dan dijadikan taman-taman bermain serta restoran.

“Masdji Al Aqsa telah menjadi masjid yang berdiri tanpa pondasi. Sebab, kaum zionis Israel telah menghancurkan seluruh pondasinya dengan membangun terowongan-terowongan,” ungkapnya.

Sembari memperlihatkan foto kondisi Masjid Al Aqsa terkini serta video-video perjuangan rakyat Palestina dalam mempertahankannya, Syeikh Mahmoud juga menyampaikan kepada mustami tentang penderitaan rakyat Palestina selama berada dibawah penjajahan Zionis Israel.

“Saat ini para remaja Palestina terus berjuang melawan penjajah Israel, karena orang-orang dewasa di Palestina kebanyakan berada penjara. Tidak ada satu keluarga pun di Palestina kecuali di dalamnya terdapat anggota keluarga yang syahid,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Syeikh mengajak bangsa Indonesia sebagai umat Islam terbesar di dunia untuk peduli terhadap Masjid Al Aqsa.

Dalam kesempatan itu, panitia juga melakukan penggalangan dana untuk rakyat Palestina, terkumpul puluhan juta rupiah. Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua MUI Kecamatan Leuwisari, Kapolsek Leuwisari dan tokoh-tokoh setempat.

Reporter: HBQ | Editor: Ally Muhammad Abduh

Formassalam Bima Adakan Pesantren Ramadhan 1437 H

Kegiatan Pesantren Ramadhan 1437 H Formassalam Bima di Masjid Khusnul Khatimah, Kota Bima, Senin (20/6/2016)
Kegiatan Pesantren Ramadhan 1437 H Formassalam Bima di Masjid Khusnul Khatimah, Kota Bima, Senin (20/6/2016)

BIMA (Jurnalislam.com) – Untuk meningkatkan serta menguatkan pemahaman keagamaan, Forum Mahasiswa Islam (FORMASSALAM) Kota Bima menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan 1437 H.

Kegiatan pesantren Ramadhan dilaksanakan pada Senin – Rabu (20-22/6/2016) di Masjid Khusnul Khatimah, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Melayu, Kecamatan Asa Kota, Kota Bima, NTB.

Ketua FORMASSALAM Kota Bima, Ilham. S.Pd mengatkan, tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk membina generasi Islam supaya menjadi generasi penerus serta mau peduli terhadap Islam.

“Sesuai dengan tema kegiatan, mereka kita didik dengan ilmu-ilmu dasar Islam sehingga bisa menjadi generasi yang berilmu, selalu senantiasa beribadah, serta memiliki kecakapan akhlak,” katanya kepada Jurnalislam di Masjid Khusnul Khatimah, Senin (20/6/2016).

Untuk peserta pada kegiatan Pesantren Ramadhan ini mereka terdiri dari siswa SMP dan SMA, santri dari beberapa pondok-pondok pesantren serta mahasiswa yang ada di Kota dan Kabupaten Bima.

Ilham berharap setelah mereka mengikuti kegiatan ini nantinya mereka bisa beradaptasi dan berkomunikasi dengan masyarakat, lebih-lebih mereka bisa tampil untuk berdakwah di tengah masyarakat.

Reporter: Sirath | Editor: Ally Muhammad Abduh

ECR Buka Layanan Kesehatan Gratis Untuk Korban Banjir Solo

Relawan ECR sedang melayani keluhan korban banjir Solo di Kelurahan Kadokan, Grogol, Solo, Senin (20/6/2016)
Relawan ECR sedang melayani keluhan korban banjir Solo di Kelurahan Kadokan, Grogol, Solo, Senin (20/6/2016)

SOLO (Jurnalislam.com) – Sehari pasca musibah banjir yang menimpa beberapa titik di kota Solo, ECR (Emergency And Crisis Response) kembali mengadakan pengobatan gratis bagi korban, Senin (20/6/2016).

Bertempat di Masjid Muslimah Plalan RT 05/04 Kelurahan Kadokan, Kecamatan Grogol Sukoharjo, sebanyak 5 Relawan ECR dan dibantu 9 Mahasiswa STIKES Kusuma Husada dengan sigap melayani para warga korban banjir.

“Baksos kali ini kami laksanakan untuk mencegah beberapa penyakit yang timbul setelah banjir usai. Biasanya masyarakat kurang sadar akan bahaya yang timbul akibat banjir, terutama anak-anak yang malah berenang ketika ada banjir,” terang Galih Setia Adi, Manager Baksos ECR kepada Jurnalislam di lokasi.

Galih menjelaskan, warga banyak yang mengeluh gatal-gatal akibat kutu air. “Leptospirosis atau penyakit yang timbul akibat air kencing dan bangkai tikus dan beberapa penyakit lainnya, dan terbukti banyak warga yang mengeluh gatal dan kutu air,” terangnya.

Sedikitnya 52 warga mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari ECR. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak dan mas-mas sekalian yang telah peduli kepada kami, dan semoga menjadi Amal Sholeh bagi panjengan sedoyo,” kata Pak Pono Takmir Masjid Muslimah.

Reporter: Riyanto | Editor: Ally Muhammad Abduh

Silaturahim TNI dan ALMUMTAZ Bahas Pekat

TNI n ALMUMTAZTASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Setelah mensosialisasikan imbauan Walikota Tasimalaya, Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (ALMUMTAZ) menerima kunjungan silaturahim dari Mabes TNI Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/06/2016).

Dalam silaturahim yang dilangsungkan di Masjid Agung Tasikmalaya, intel Mabes TNI Bambang S.H mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya penyakit masyarakat dan bobroknya moral generasi muda.

“Generesi muda yang menjadi harapan kita ini sedang menurun, pelecehan dan kenakalan remaja, dan aliran-alirasn sesat yang meresahkan lapisan masyarakat, tentu marilah kita sama-sama membangun solusi agar negeri kita tetap terjaga dan segera teratasi,” katanya.

Karenanya, Bambang menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi mewaspadai gerakan ideologi komunisme dan kenakalan remaja yang membahayakan bagi masyarakat dan negara.

“Itu hal yang perlu kita waspadai juga, dan kita perlu juga kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat agar ideologi yang bahaya itu tidak berkembang di masyarakat” imbuhnya.

Sekjen ALMUMTAZ, Abu Hazmi menyambut baik kunjungan silaturahim intel Mabes TNI tersebut. Dalam kesempatan itu, Abu Hazmi menyinggung rencana penghapusan perda-perda bernuasa Islam.Menurutnya, jika disahkan hal tersebut akan memicu konflik.

“Isu yang akan memicu konflik adalah rencana pembatalan perda-perda bernuansa syariat Islam oleh presiden melalui Kemendagri,” ujar Abu Hazmi.

Kendati demikian, AL MUMTAZ menyampaikan beberapa masukan agar bisa disampaikan kepada jajaran petinggi Mabes TNI. ALMUMTAZ mendorong TNI untuk lebih aktif lagi mencegah berkembangnya faham Komunis, aliran sesat, penyakit masyarakat dan geng motor sesuai kapasitas TNI.

Reporter: Aryo Jipang, hbq | Editor: Ally Muhammad Abduh

Turki Kecam Mesir atas Vonis Hukuman Seumur Hidup Mursi

morsiiTURKI (Jurnalislam.com) – Turki mengecam hukuman seumur hidup yang dijatuhkan oleh Mesir pada hari Sabtu kepada mantan Presiden Muhammad Mursi, kata pernyataan resmi, lansir World Bulletin, Ahad (19/6/2016).

“Kami menyatakan keprihatinan kami yang mendalam dan mengutuk hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan kepada Presiden Mursi yang tetap berada di penjara sejak 2013,” kata pernyataan yang dimuat di situs Kementerian Luar Negeri Turki.

“Kami percaya bahwa keputusan ini tidak akan memberikan kontribusi bagi perdamaian dan stabilitas Mesir.”

Mursi, bersama dengan 10 terdakwa lain, oleh pihak berwenang Mesir yang mendapat dukungan militer dituduh menjadi mata-mata Qatar dan membocorkan dokumen rahasia ke negara Teluk selama satu tahun sebagai presiden.

Sebuah pengadilan pada hari Sabtu menjatuhkan hukuman seumur hidup bagi Mursi atas tuduhan “memimpin kelompok teroris” – mengacu pada Ikhwanul Muslimin, yang masuk daftar hitam pemerintah Mesir pada akhir 2013.

Namun pengadilan membersihkan Mursi dari tuduhan mata-mata untuk Qatar, yang merupakan pendukung utama pemerintahan Mursi saat ia berkuasa.

Pemimpin pertama Mesir yang terpilih secara pemilu yang syah, Mursi, lalu digulingkan oleh militer dalam kudeta berdarah 2013 menyusul protes terhadap kepresidenannya.

Dia juga dijatuhi hukuman penjara 20 tahun karena diduga melakukan pembunuhan.

Mursi dan rekannya yang juga terdakwa, bersama dengan sejumlah pengamat independen, mengatakan tuduhan itu didorong secara politik.

Sejak kudeta militer dan dipenjaranya Mursi, pihak berwenang Mesir telah meluncurkan tindakan keras terhadap kelompok Ikhwanul Muslimin – membunuh ratusan dan memenjarakan puluhan ribu lainnya – sementara hubungan antara Kairo dan Doha menurun tajam.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Pilot Angkatan Udara AS Masuk Islam di Turki

TURKI (Jurnalislam.com) – Harian Saudi, PAKEM, baru-baru ini merilis sebuah video yang menunjukkan seorang pilot AS, bernama Petrie, masuk Islam, lansir World Bulletin, Ahad (19/6/2016).

Dalam video yang diposting ke versi online harian ini, tentara AS tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai pengakuan iman Islam, yang merupakan pilar pertama Islam, dengan bantuan seorang prajurit dari angkatan udara Saudi.

PAKEM mengatakan video direkam di sebuah masjid kecil di Incirlik Airbase, rumah bagi sekitar 5.000 orang Amerika.

Di akhir video, tentara Saudi terlihat memeluk Petrie karena ia telah memilih agama Islam.

Lihat video: Pilot Angkatan Udara AS Masuk Islam di Turki

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Donald Trump Desak Profiling Muslim Amerika

thumbs_b_c_41ab890eceeca4ef6f3581c1dc88012e

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – AS harus mempertimbangkan membuat profil Muslim Amerika sebagai bagian dari gerakan anti-terorisme, calon presiden Anti-Islam dari Partai Republik Donald Trump mengatakan pada Ahad (19/06/2016), lansir Anadolu Agency.

“Kami benar-benar harus mempertimbangkan pembuatan profil,” katanya dalam sebuah wawancara dengan acara TV CBS Face the Nation. “Kita harus mempertimbangkannya dengan serius. Negara-negara lain juga melakukannya. Dan itu bukan hal terburuk yang harus dilakukan. Aku benci konsep profiling tapi kita harus menggunakannya.”

Trump telah berulang kali menargetkan Muslim dalam upayanya untuk menjadi presiden, menyerukan larangan Muslim memasuki AS setelah penembakan San Bernadino Desember lalu yang menewaskan 14 orang. Dia mengulangi seruannya menyusul serangan Omar Mateen pada sebuah klub malam gay di Orlando, Florida, pada 12 Juni di mana 50 orang tewas, termasuk Mateen.

Ibrahim Hooper, direktur komunikasi untuk Council on American-Islamic Relations, menjelaskan bahwa profiling adalah kontraproduktif. Profiling juga merupakan pandangan para pejabat keamanan nasional utama,” katanya.

Dia menambahkan bahwa menargetkan individu berdasarkan agama, etnis atau asal negara mereka itu “ilegal dan inkonstitusional”.

Dalam sebuah wawancara dalam program State of the Union CNN, Jaksa Agung AS Loretta Lynch mengatakan penegakan hukum harus mempertahankan kontak dekat dengan umat Islam.

“Sangat penting mempertahankan kontak kami di dalam komunitas Muslim karena seringkali jika individu itu berasal dari komunitas dan mereka menjadi radikal, maka teman-teman dan anggota keluarga mereka akan melihatnya terlebih dahulu,” katanya. “Mereka akan melihat aktivitasnya pertama kali. Dan informasi seperti inilah yang kita inginkan untuk kita.”

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Tiga Hari Pertempuran: 30.000 Warga Tinggalkan Fallujah, 300 Lebih Pasukan Irak dan Syiah Tewas

665003303001_4913508819001_4913263949001-vsFALLUJAH (Jurnalislam.com) – Puluhan ribu warga Irak mengungsi dan ratusan tentara tewas di tengah serangan militer tentara terhadap Islamic State (IS) di Fallujah, provinsi Anbar.

Tiga hari pertempuran telah menyebabkan lebih dari 30.000 orang mengungsi dari kota, di samping lebih dari 32.000 lainnya yang sudah meninggalkan lebih dulu dari Fallujah sejak awal serangan militer, Norwegian Refugee Council mengatakan dalam sebuah pernyataan, Ahad (19/6/2016).

“Pertempuran ini terjadi setelah pengepungan berbulan-bulan,” Karl Schembri dari NRC mengatakan kepada Al Jazeera, menjelaskan bahwa kota itu kini mengalami kondisi kemanusiaan yang sulit.

“Warga terpaksa makan kurma busuk dan pakan ternak – dan minum dari sungai, yang tidak layak minum.”

Lebih dari 300 tentara Irak dan pasukan Syiah yang dikenal sebagai Unit Mobilisasi Populer tewas selama dua hari terakhir pertempuran. Militer Irak mengklaim membunuh lebih dari 500 pasukan IS selama serangan.

Fallujah, salah satu kota kunci pertama IS, yang direbut pada tahun 2014, merupakan daerah strategis yang signifikan bagi tentara Irak. Pasukan Irak dan Unit Mobilisasi Populer Syiah telah menyerang IS dari satu kabupaten ke kabupaten lain dalam beberapa hari terakhir.

“Fallujah secara historis adalah sebuah kota yang sulit untuk direbut, dan yang lebih penting kota seperti itu sulit untuk dipertahankan,” Renad Mansour, seorang rekan di Carnegie Middle East Centre, mengatakan kepada Al Jazeera.

“Saya pikir warga kota sedang menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya,” lanjutnya, menambahkan bahwa mereka akan menunggu untuk melihat “apa yang akan dilakukan pasukan Irak saat mereka mulai membersihkan (dan) apakah paramiliter tertentu yang berkaitan dengan Syiah akan melakukan kejahatan kemanusiaan.”

Pasukan Irak juga telah dikirim ke pinggiran selatan Mosul, kota lain yang dikuasai IS di Irak utara, di mana tentara mengumumkan serangan militer pada hari Sabtu.

Lebih dari 3,4 juta warga Irak mengungsi sejak Januari 2014, menurut UNHCR, badan pengungsi PBB.

8ff7f8325f4a48bdb2ac5ce341c43813_18

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Rusia dan AS Sepakati Koordinasi Militer di Suriah

6532ee40-643f-4fb2-a53a-277603ac5744_16x9_788x442SURIAH (Jurnalislam.com) – Rusia mengatakan pada hari Ahad bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk meningkatkan koordinasi antar operasi militer mereka di Suriah, di mana mereka mendukung sisi yang berlawanan dan saling meluncurkan serangan udara dalam perang Suriah, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad (19/6/2016).

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya mendorong Washington untuk membantu menghasilkan peta bersama yang menggambarkan posisi pasukan masing-masing untuk menghindari bentrokan, sehari setelah Washington menuduh Moskow menyerang kelompok oposisi yang didukung AS di sana.

Intervensi Moskow di sisi rezim Nushairiyah Bashar al-Assad, di samping dukungan Barat (AS) untuk kelompok-kelompok oposisi moderat yang menentang Assad, telah menimbulkan kekhawatiran konfrontasi internasional yang lebih luas dalam perang.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan para pejabat militer kedua negara telah sepakat untuk meningkatkan koordinasi melalui konferensi video. Tidak ada konfirmasi segera dari Washington.

“Pertukaran pandangan tentang insiden itu dilakukan dengan cara yang konstruktif oleh kedua pihak yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi melawan kelompok jihadis di Suriah dan dalam rangka mencegah bentrokan selama operasi militer di sana,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pentagon mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka mempertanyakan Moskow atas serangan udara yang dilakukan Rusia terhadap pasukan oposisi Suriah yang didukung AS pekan lalu, menuduh Moskow tidak mengindahkan peringatan AS.

Konashenkov menepis tudingan tersebut, mengatakan serangan Rusia mencapai jarak sekitar 300 km dari wilayah operasi pasukan oposisi seperti yang dikatakan Amerika Serikat.

Ia mengatakan Rusia telah memberitahu koalisi pimpinan AS tentang target yang mereka rencanakan untuk diserang.

“Kementerian pertahanan Rusia selama beberapa bulan terakhir telah mengusulkan kepada rekan-rekan Amerika untuk menggambar peta terpadu, yang berisi informasi tentang lokasi pasukan yang aktif di Suriah. Namun, tidak ada kemajuan materi yang telah dibuat tentang masalah ini, “kata juru bicara itu.

Rusia, yang telah membom daerah oposisi, disalahkan oleh oposisi dan aktivis hak asasi karena menyebabkan ratusan kematian warga sipil dan menargetkan rumah sakit, sekolah dan infrastruktur dalam serangan membabi buta.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam