Berita Terkini

Imam Masjid Jami Al-Furqan New York Dibunuh di Ozone Park

newyorkimam

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Seorang imam dan seorang laki-laki ditembak di kepala hingga tewas di New York Sabtu (13/08/2016), kata polisi, dalam serangan dengan motif yang tidak jelas.

Tembakan terdengar sebelum pukul 14:00 (1800 GMT) di dekat sebuah Masjid di lingkungan Ozone Park, Queens.

Kedua orang itu dibawa ke Rumah Sakit terdekat Jamaica Hospital, di mana imam Maulama Akonjee, 55, dinyatakan meninggal, juru bicara dari Kantor Wakil Komisaris dan Informasi Publik New York mengatakan kepada AFP.

Laki-laki tak dikenal yang berusia 64 tahun tersebut juga kemudian menyerah pada luka-lukanya, kata juru bicara itu.

Polisi mengatakan motif serangan tidak diketahui.

“Tidak ada bukti dalam penyelidikan awal yang menunjukkan bahwa mereka menjadi sasaran karena iman keyakinan) mereka,” kata polisi kepada wartawan.

Kedua orang itu didekati dari belakang oleh tersangka, yang saksi lihat melarikan diri dari tempat kejadian dengan pistol setelah penembakan, menurut polisi.

Imam Maulama Akonjee, 55 tahun, dan rekannya yang berusia 64 tahun, Thara Uddin, ditembak di bagian belakang kepala saat mereka meninggalkan Masjid Jami Al-Furqan di wilayah Ozone Park, Queens sesaat sebelum pukul 14:00 waktu setempat.

 

Deddy | AFP | Jurnalislam

Pakistan Persembahkan Hari Kemerdekaannya untuk Muslim Kashmir

pakistanindependenceday

ISLAMABAD (Jurnalislam.com) – Pakistan merayakan hari kemerdekaan ke-70 pada hari Ahad (14/08/2016) dengan aksi unjuk rasa, upacara pengibaran bendera dan kembang api di seluruh negeri, World Bulletin melaporkan, Ahad.

Perdana Menteri Nawaz Sharif mendedikasikan perayaan untuk wilayah Kashmir, yang terbagi antara Pakistan dan India dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sedikitnya 58 warga Muslim Kashmir tewas akibat tembakan oleh pasukan India selama bentrokan selama bulan lalu.

“Saya mendedikasikan 14 Agustus tahun ini untuk kebebasan Muslim Kashmir (yang dikuasai India). Saya mendedikasikannya untuk orang-orang yang telah berani menghadapi penindasan negara tapi terus menghidupkan semangat kebebasan,” kata Sharif dalam pesan kemerdekaannya.

Dia juga mengenang 70 orang yang tewas akibat ledakan baru-baru ini di sebuah rumah sakit di kota barat daya Quetta, menyatakan pujian kepada pasukan keamanan “yang mengorbankan hidup mereka untuk melindungi kemerdekaan ini.”

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

FPI Gelar Mukernas Ke – 3 di Lebak Banten

IMG-20160814-WA0018

LEBAK (Jurnalislam.com) – Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) menggelar pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-3 di Markaz FPI Banten, bertempat di Ponpes Al-Futuhiyah Islamiyah Lebak Banten, Ahad (14/8/2016).

Berdasarkan informasi yang diterima Jurnalislam.com, Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab, hadir dalam pembukaan Mukernas beserta jajaran pengurus dan Dewan Syuro DPP FPI, para Imam Daerah dari berbagai provinsi, serta jajaran pengurus DPD dan DPW dari berbagai cabang seluruh Indonesia.

Selain itu, nampak hadir pula para ulama dan habaib dari Banten dan kota-kota lainnya. Dari aparat hadir Kapolda Banten dan jajarannya.

Imam FPI Banten, Buya Ahmad Qurthubi Jaelani menyambut baik segenap keluarga besar FPI dan bahagia karena dipercaya menjadi tuan rumah Mukernas FPI kali ini.

“Saya merasa sangat bahagia dan bangga Banten dipercaya sebagai tuan rumah Mukernas FPI,” katanya di hadapan ribuan peserta Mukernas FPI, Ahad (14/8) di Masjid Pondok Pesantren Al Futuhiyah Cipanas Lebak Rangkasbitung, Banten.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Ahmad Dofiri ikut memberi sambutan, ia mengatakan bahwa dirinya sudah mengenal FPI sejak lama dan sudah pernah bertemu dan berkunjung ke Markaz Besar FPI di Jakarta beberapa tahun silam. Kapolda yang baru beberapa bulan serah – terima jabatan itu menekankan pentingnya kerjasama yang baik antara ulama dan umara.

Pembukaan Mukernas ditutup dengan doa oleh Ketua Dewan Syuro DPP FPI, KH. Misbahul Anam.

Mukernas dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, mulai ahad (14/8) hingga selasa (16/8).

 

Reporter: Muhammad Fajar & Findra | Editor: Deddy | Jurnalislam

 

Taliban: 19 Tentara Musuh Tewas, 7 Kendaraan Militer Hancur

ویجاړ-شوي-تانګونه-1-620x330

PAKTIA (Jurnalislam.com) – Serangkaian serangan Mujahidin (Taliban) di Afghanistan tenggara menewaskan sebanyak 15 pasukan boneka dan meninggalkan 2 lainnya luka-luka, Al-Emarah News melaporkan, Sabtu (13/08/2016).

Sabtu pagi, 5 pasukan boneka tewas dan 2 orang lainnya menderita luka ketika sebuah ledakan ranjau meledak di bawah tank musuh dan menghancurkannya di distrik Jani Khel provinsi Paktia.

Satu jam kemudian, serangan serupa menewaskan 3 tentara musuh saat tank yang mereka tumpangi di ditargetkan oleh bom pinggir jalan (IED) juga di distrik Jani Khel.

Hampir bersamaan, dua ledakan bom pinggir jalan menghancurkan dua tank lapis baja di tempat lain di distrik Jani Khel, menewaskan sedikitnya 7 antek.

Secara terpisah, Mujahidin melancarkan serangan yang menargetkan instalasi militer musuh di distrik Ahmad Abad provinsi Paktia Sabtu pagi, diikuti pertempuran sengit. Jumlah korban musuh belum diketahui, di mana sejumlah pos musuh berada di bawah pengepungan ketat Mujahidin.

Laporan juga datang dari kabupaten Gerishk, provinsi Helmand, bahwa APC dihancurkan oleh serangan roket dan selanjutnya 6 APC juga dihancurkan oleh serangan ranjau darat di tengah tembak-menembak melawan pasukan sewaan bersama pasukan ANA, ANP dan ALP yang melakukan operasi ofensif terhadap posisi mujahidin di daerah Shindak Manda dan Yaklang kawasan Nahr Siraj kabupaten Gerishk untuk membuka kembali rute yang diblokir, memaksa musuh melarikan diri meninggalkan 4 mayat di wilayah pertempuran.

Jalan Kandahar- Herat dan ibukota Lashkargah tetap terputus dimana musuh telah meluncurkan banyak operasi penyerbuan tapi setiap kali berhasil digagalkan.

 

Deddy | Al Emarah | Jurnalislam

 

 

Inilah Alasan Mahasiswa Palestina Urungkan Bom Syahid di dalam Bus Israel

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Situs Walla Israel menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan intelijen zionis terhadap pelaku aksi bus di Al-Quds yang sebelumnya akan melakukan aksi bom syahid di dalam bus dan pada detik-detik terakhir ia membatalkanya dan berujung pada ditangkapnya oleh pasukan Zionis.

Abu Hasan (20 tahun) mengungkapkan tentang gagalnya operasi mati syahid di dalam kenndaraan umum Israel di kota Al-Quds.

Sebagaimana disebutkan Walla yang diterjemahkan oleh pusat infopalestina, Sabtu (13/08/2016) menyebutkan, tadinya ia berniat meledakan dirinya di sebuah bis, namun aksinya itu diurungkan mengingat terdapat sejumlah anak-anak.

“Tadinya saya akan meledakan bus tersebut mengingat pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan para pemukim Zionis yang hampir tiap hari dilakukannya ke Al-Aqsha,” kata Abu Hasan, seorang mahasiswa fakultas teknik universitas Hebron.

“Saya tidak menyesal mengurungkan niat tersebut. Yang kami inginkan adalah melindungi bumi ini dari penjajahan zionis, lanjut Abu Hasan, keputusan menggagalkan bom syahidnya bersumber dari hasil pemikiran pribadinya

Abu Hasan tinggal bersama ibunya di distrik Bet Awala. Ia juga menjelaskan salah seorang pendukung gerakan Hamas, ia telah merencanakan aksinya sejak hari-hari terakhir di bulan Ramadhan yang lalu. Ia telah belajar bagaimana cara membuat bom melalui youtube dan berbagai situs di internet. Ia juga telah mengadakan beberapa kali uji coba dengan bom pipanya sebelum aksinya di wilayah Hebron, bahkan ia juga telah menuliskan surat wasiat sesaaat sebelum melakukan aksinya.

Ia menjelaskan, dirinya telah merencanakan aksinya pada Kamis, 14 Juli, namum ia membatalkanya dan memutuskan untuk kembali ke ladang zaitun yang digunakanya untuk tidur saat malam tiba.

Pada besok harinya ia menggunakan baju olah raga agar tidak dicurigai. Saat ia naik sebuh bis, ternyata terdapat sejumlah anak-anak kecil. Lalu ia turun lagi untuk mencari target baru. Sebelumnya juga berencana akan melakukan aksi syahidnya di sebuah rumah makan di jalan Yava, setelah ia menggagalkanya di bis tersebut. Kemudian ia memutuskan untuk menunggu hingga banyak orang sambil makan di rumah makan tersebut yang kebetulan masih kosong. Beberapa lamanya ia menunggu ternyata rumah makan tersebut masih saja kosong sehingga penantianya sia-sia. Akhirnya ia kembali ke setasiun kereta api ringan untuk mencari target baru, namun rencana tersebut keburu diketahui oleh polisi stasiun dan langsung ditangkap.

Sejumlah aksi heroic yang dilakukan para pahlawan Palestina gagal dilakukan oleh sebab anak-anak dan wanita yang akan menjadi korbanya. Hal ini menunjukan moralitas tinggi para pahlawan tersebut dan sangat beradabnya perang yang dilancarkan Palestina terhadap Israel. Berbeda 180 derajat dengan aksi-aksi Zionis yang tak pernah memperhitungkan korban, tak memperhartikan nilai-nilai kemanusiaan bahkan tak bermoral sama sekali.

 

Infopalestina

Serangan Udara Rezim dan Rusia Tetap Targetkan Rumah Sakit dan Pasar, Puluhan Tewas

In this image made from video and posted online from Validated UGC, a Civil Defense worker carries a child after airstrikes hit Aleppo, Syria, Thursday, April 28, 2016. A Syrian monitoring group and a first-responders team say new airstrikes on the rebel-held part of the contested city of Aleppo have killed over a dozen people and brought down at least one residential building. The new violence on Thursday brings the death toll in the past 24-hours in the deeply divided city to at least 61 killed. (Validated UGC via AP video)

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 90 orang tewas dalam serangan udara malam Sabtu oleh rezim Syiah Suriah dan pasukan Rusia di Suriah, menurut monitor dan aktivis oposisi, lansir Aljazeera Sabtu (13/08/2016).

Kebanyakan orang tewas di seluruh provinsi Aleppo, di mana lebih dari 300.000 warga sipil tinggal di wilayah yang dikuasai pejuang Suriah.

Serangan udara menghantam satu-satunya rumah sakit untuk wanita dan anak-anak di kota Kafr Hamra, menewaskan dua staf, termasuk perawat, sementara 10 orang diselamatkan dari puing-puing, kata Pertahanan Sipil Suriah (the Syrian Civil Defence).

Serangan udara juga menghantam sebuah pasar di kota terdekat Urem al-Kubra, menewaskan sedikitnya enam orang, menurut Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR).

Urem al-Kubra terletak di jalan yang menghubungkan Aleppo ke provinsi utara Idlib yang dikuasai mujahidin Suriah, yang juga mengalami pemboman intens.

“Ini adalah salah satu korban tewas tertinggi yang telah kita lihat dalam beberapa hari terakhir,” kata reporter Al Jazeera Reza Sayah, melaporkan dari Gaziantep di sisi Turki perbatasan Suriah-Turki.

Militer Rusia mengumumkan penghentian serangan udara tiga jam per hari di Aleppo untuk memungkinkan konvoi kemanusiaan masuk pada hari Kamis, namun serangan rezim dan Rusia tetap berlangsung, PBB mengatakan bahwa tiga jam per hari tidak cukup untuk membantu warga sipil yang terperangkap. (baca juga: Rusia Tetap Gempur Aleppo Walaupun Sebelumnya Umumkan Jeda)

“Statistik suram terlihat, dan PBB serta masyarakat internasional kembali menuntut jeda dalam pertempuran untuk menyalurkan beberapa bantuan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan,” kata wartawan kami.

“Statistik ini, meningkatnya korban tewas, merupakan indikasi bahwa rezim dan Rusia tidak mendengar seruan ini.”

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Rusia Gelar Sistem Pertahanan Udara S-400 di Crimea

0b25cba8b49042c6b5a64123d1a0076a_18

CRIMEA (Jurnalislam.com) – Rusia mengatakan telah mengerahkan sistem rudal jarak jauh S-400 di Crimea di tengah ketegangan yang meningkat dengan Ukraina, Aljazeera melaporkan Sabtu (13/08/2016).

Kantor berita negara Rusia TASS mengutip distrik militer selatan Moskow yang mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa pasukan di Crimea telah “menerima sistem pertahanan udara modern S-400 Triumph.”

Sistem rudal surface-to-air yang dapat mencapai target hingga 400 km dengan ketinggian hingga 30 km tersebut adalah salah satu persenjataan Rusia yang paling maju.

Militer Rusia berencana untuk mendemonstrasikan sistem tersebut selama serangkaian latihan bernama Caucasus 2016, yang dijadwalkan bulan depan.

Awal pekan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji menjamin keamanan Crimea dari dugaan bahwa pasukan militer Ukraina berencana meledakkan infrastruktur penting di semenanjung itu.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko secara tegas membantah tuduhan tersebut dengan menyebutnya “tidak masuk akal” dan menempatkan militer negaranya siaga tempur.

Pada hari Jumat Ukraina menuduh Rusia merencanakan kerusuhan lebih lanjut saat masyarakat internasional berusaha meredakan ketegangan setelah kedua belah pihak memperketat keamanan di sekitar semenanjung Krimea.

Federica Mogherini, kepala urusan luar negeri Uni Eropa, menegaskan kembali dukungan Uni Eropa untuk Ukraina, mengatakan bahwa mereka tidak mengakui “pencaplokan ilegal Crimea”, sementara mendesak kedua belah pihak untuk menghindari tindakan lanjutan yang dapat meningkatkan ketegangan.

Layanan keamanan FSB Rusia mengatakan pihaknya menggagalkan “serangan militer” di Krimea akhir pekan lalu yang dilakukan oleh intelijen militer Ukraina dan memukul mundur serangan bersenjata, klaim yang dibantah keras Kiev, Ukraina.

Kedua belah pihak merespon dengan meningkatkan keamanan di sekitar wilayah saat perseteruan atas Crimea tiba-tiba berkobar lagi, mendorong kekhawatiran konflik yang lebih luas.

f7407b5c20024a52b616600625283def_18Pasukan Ukraina dekat semenanjung dan sepanjang garis depanyang berhadapan dengan separatis pro-Rusia di dua daerah timur lainnya telah ditempatkan pada siaga tinggi.

Intelijen militer Ukraina mengatakan “musuh merencanakan tindakan provokatif skala besar.”

Pemerintah Ukraina juga menuduh Rusia meningkatkan pasukannya, mengisi amunisi dan membangun perangkat militer keras di timur Ukraina.

Dmitry Medvedev, Perdana Menteri Rusia, mengikuti tuduhan marah dari Presiden Vladimir Putin dengan mencap dugaan serangan Kiev di Crimea sebagai “kejahatan terhadap negara dan orang-orang Rusia.”

Dia memperingatkan bahwa Putin bisa memutuskan hubungan diplomatik dengan Ukraina jika “tetap tidak ada cara lain untuk mempengaruhi situasi,” kabel berita Rusia melaporkan.

Rusia menduduki dan mencaplok Crimea dua tahun lalu untuk membalas Ukraina yang menjatuhkan presiden pro-Rusia mereka di tengah protes massa yang menyerukan hubungan yang lebih erat dengan Barat.

 

DeddY | Aljaeera | Jurnalislam

PYD Rebut Kota Manbij dari IS atas Dukungan AS

mnbj_6SURIAH (Jurnalislam.com) – Milisi Kurdi yang didukung AS dan PYD (kelompok ekstremis PKK cabang Suriah) merebut kota strategis Manbij dari kelompok Islamic State (IS) Jumat, menurut sumber-sumber lokal.

Kota, yang terletak di provinsi Aleppo di barat laut Suriah, jatuh ke dua kelompok – keduanya bertarung di bawah payung kekuatan Demokrat Suriah (the Syrian Democratic forces-SDF) – setelah bertempur sekitar dua setengah bulan.

Sumber, yang berbicara secara anonim karena masalah keamanan, mengatakan kepada Anadolu Agency, Sabtu (13/08/2016) bahwa SDF telah meluncurkan serangan sengit di distrik Al-Sirb dan Tariq Jarabulus, yang dianggap sebagai benteng terakhir IS di bagian utara kota.

Pasukan IS kemudian terpaksa mundur ke arah kota Jarabulus dekat perbatasan Turki, memaksa ratusan warga sipil untuk menemani mereka dalam konvoi kendaraan, menurut sumber-sumber lokal.

Sumber yang sama mengatakan sedikitnya 20 warga sipil telah tewas milisi Kurdi yang didukung AS menargetkan konvoi.

Sekitar 10 minggu yang lalu, SDF – didukung oleh kekuatan udara koalisi pimpinan AS – melancarkan operasi dari barat Sungai Efrat yang bertujuan untuk merebut kembali Manbij.

Kota itu terkepung selama lebih dari dua bulan, di mana ratusan warga sipil dilaporkan tewas dalam pertempuran itu.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Penyidik AS Jelaskan Struktur dan Kegiatan Kelompok Gulen

feto-lideri-gulen-rus-gazetesine-konustu-h1458109009-1a80ebWASHINGTON (Jurnalislam.com) – Operasi di AS oleh Organisasi Terror Fetullah (Feto) dan pemimpinnya, adalah bukti dari struktur mereka yang rahasia dan ilegal, Amsterdam & Partners LLP, firma hukum yang menyelidiki kegiatan kelompok mengatakan, lansir Anadolu Agency Jumat (12/08/2016).

“Jika seseorang melihat lebih dekat bagaimana ia (Fetullah Gulen) menjakankan 150 sekolah swasta melalui puluhan lokasi rahasia, jelas bahwa ada kapasitas organisasi yang sangat canggih yang tersembunyi di bawah permukaan,” wakil pendiri perusahaan Robert Amsterdam yang berbasis di AS mengatakan dalam sebuah artikel yang ditulisnya untuk majalah bisnis Forbes.

Tujuh bulan lalu Amsterdam ditunjuk oleh pemerintah Turki untuk mengawasi hingga ke dalam kegiatan swasta Gulen, yang telah tinggal di sebuah kompleks luas di Saylorsburg, Pennsylvania, sejak tahun 1999.

Amsterdam menemukan hierarki Feto ini kaku seperti piramida dengan Gulen di bagian atas.

Posisi langsung di bawah dia adalah yang mengatur kelompok tujuh anggota yang menerima instruksi dari Gulen dalam pertemuan tatap muka. Perintah kemudian diteruskan ke sebuah komite konsultatif, menurut Amsterdam.

Panitia kemudian mengirimkan perintah untuk tiap kepala daerah – atau pemimpin – yang beroperasi melalui tingkat negara, wilayah, provinsi, kota, kabupaten, lingkungan, kepala rumah siswa dan kemudian siswa, kata Amsterdam.

Perwira militer, birokrat dan pengusaha beroperasi pada tingkat struktur yang berbeda, sesuai dengan posisi mereka, katanya.

Amsterdam mengatakan organisasi Feto memiliki 55.000 bisnis di seluruh dunia dan jaringan terbesar sekolah pswasta di AS di mana Feto menerima puluhan juta dolar dari pembayar pajak Amerika setiap tahun dari bisnis dan sekolah-sekolah, yang kemudian diarahkan dalam organisasi dan kontraktor terpilih.

Ia menggambarkan seperti pintu putar antara administrator sekolah, bisnis dan kontraktor dalam organisasi Feto.

Firma hukum menemukan bahwa administrasi di sekolah swasta Magnolia di California mendapatkan kontrak $ 700.000 per tahun untuk kontraktor Gulen yang berbagi kantor dengan sekolah Magnolia.

Kontraktor, yang tidak disebutkan namanya dan juga pendiri sekolah dan kemudian-CEO, segera meninggalkan lembaga “untuk melanjutkan kepemimpinan kontraktor yang ia dirikan, mendapat manfaat luas dari keputusan untuk menandatangani kontrak itu sebelumnya,” kata artikel tersebut.

Ia menambahkan bahwa audit yang dilakukan oleh salah satu sponsor Magnolia, Sekolah Distrik Los Angeles Bersatu, mengangkat pertanyaan tentang apakah layanan yang telah disediakan kontraktor untuk Magnolia.

Pengaturan diri sendiri semacam itu yang menguntungkan pengikut tingkat tinggi Gulen didokumentasikan di setiap jaringan piagam Gulen yang sejauh ini telah diselidiki firma hukum, kata Amsterdam.

Contoh yang mirip dengan sekolah Magnolia melibatkan sekolah Gulen di Oklahoma dan Texas.

Jaringan piagam Gulen menyangkal afiliasi dengan pemimpinnya meskipun mereka dijalankan oleh Gulenists terkenal dan bisnis mereka.

Amsterdam juga mengatakan lembaga-lembaga tersebut mengambil dana yang seharusnya masuk ke lembaga pendidikan publik dan menggunakannya untuk memperkaya diri mereka satu sama lain dan membiayai kegiatan kelompok.

Beberapa laporan media mengklaim jaringan sekolah Gullen menerima sebanyak $ 500 juta per tahun untuk mendukung pendidikan dari pemerintah AS. Dana tersebut tidak digunakan untuk tujuan pendidikan, namun, diarahkan ke dalam pundi-pundi bisnis Gulen untuk mendukung kegiatan lainnya.

072816-feto-owns-one-of-largest-us-charter-school-networks-1

Amsterdam mengatakan bahwa contoh yang telah ditemukan perusahaannya sejak penyelidikan dimulai, menunjukkan bahwa Feto telah menyalahgunakan hampir $ 28 juta uang pembayar pajak.

“Namun itu yang telah kita ditemukan sejauh ini hanya sedikit di permukaan,” katanya.

Menurut Turki, Gulen adalah dalang di balik kudeta yang gagal bulan lalu yang menewaskan 240 korban dan melukai hampir 2.200 orang lainnya.

Turki telah meminta ekstradisi Gulen dari AS untuk sejumlah kejahatan, termasuk “berusaha membunuh presiden” dan “berusaha menghancurkan parlemen Turki ,” menurut Kejaksaan di Ankara.

Namun AS mengatakan masih mengkaji formalitas permintaan ini.

Gulen juga dilaporkan memimpin kampanye lama untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan pengadilan, dan membentuk negara paralel.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

Milisi Kurdi Irak Klaim Bunuh Komandan IS di Perbatasan Suriah-Irak

Top Daesh Commander Killed near Iraq-Syria Border of Al Qaim

SURIAH (Jurnalislam.com) – Otoritas Kurdistan Irak mengklaim kematian pemimpin kelompok Islamic State (IS), Sami Jassim Mohammed al-Jubouri, dekat perbatasan Suriah pada hari Kamis (11/08/2016) dalam sebuah operasi gabungan dengan pasukan koalisi, ElDorar AlShamia melaporkan Jumat (12/08/2016).

Sumber mengungkapkan operasi gabungan tersebut melibatkan pendaratan pasukan AS yang berbasis di daerah dekat perbatasan Irak Suriah pada hari Kamis di mana Jubouri dibunuh.

Dewan Keamanan di wilayah Kurdistan mengatakan dalam sebuah pernyataan mengenai operasi bersama antara Direktorat Jenderal Komite provinsi dengan US-Commandos di daerah dekat perbatasan Irak Suriah.

Sementara itu, koalisi internasional menegaskan bahwa, pasukannya melakukan operasi gabungan Kamis di Irak, melawan target (IS).” Pernyataan itu menambahkan, “Kami memiliki penilaian terhadap hasil dari proses,” dan menjelaskan bahwa, “Misi dikoordinasikan dengan pemerintah Irak dan dalam kemitraan dengan pasukan Irak.”

Pemimpin Sami Jassim Mohammed al-Jubouri, mengawasi pendanaan dan operasi kelompok IS melalui penjualan minyak dan gas, dan Departemen Keuangan AS memberlakukan sanksi atas 15 orang lainnya.

 

Deddy | Al Shamia | Jurnalislam