Berita Terkini

Militer Yaman Mengklaim Tangkap Anggota al Qaeda Profil Tinggi di Aden

ADEN (Jurnalislam.com) – Pasukan polisi Yaman, pada hari Senin (15/08/2016) mengklaim menahan mujahidin al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) profil tinggi di kota Aden selatan, Anadolu Agency melaporkan, Senin.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan seorang mujahidin senior Al-Qaeda ditangkap karena keterlibatannya dalam serangkaian pemboman dan pembunuhan pasukan Yaman dan pejabat militer di Aden.

Menurut pernyataan itu, Jihadis, yang diidentifikasi sebagai “Aboudi”, dan dua mujahidin lainnya sedang merencanakan serangan bom mobil.

Pernyataan itu menggambarkan Aboudi sebagai salah satu jihadis yang paling dicari oleh badan-badan militer di Yaman.

Yaman jatuh ke dalam perang di akhir tahun 2014 ketika pemberontak Syiah Houthi menyerbu ibukota Sanaa dan provinsi lain, memaksa Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi dan pemerintahnya yang didukung Saudi untuk sementara mengungsi ke Riyadh.

Pada bulan Maret tahun lalu, Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan operasi militer besar-besaran di Yaman bertujuan membalikkan keuntungan Houthi dan memulihkan pemerintah Hadi.

Didukung oleh serangan udara yang dipimpin Saudi, pasukan pro-Hadi sejak itu telah berhasil merebut kembali sebagian besar wilayah selatan negara itu – termasuk ibukota sementara Aden – tetapi gagal merebut kembali Sana’a dan kawasan strategis lainnya.

KH Athian: Syiah telah Sempurna Menghina Islam

DIKLAT Jundullah ANNAS
DIKLAT Jundullah ANNAS

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Ketua Umum Aliansi Nasional Anti Syiah , KH. Athian Ali Muhammad Da’i menilai syiah sudah lebih liar dan berani menghina Islam. Hal itu disampaikan pada acara Diklat Jundullah ANNAS di Masjid al Fajr Jalan Cijagra Kota Bandung, Ahad (14/8/2016).

“Dalam berbagai pernik ajarannya Syi’ah telah “sempurna” menghina Islam, sempurna dan lengkap ungkapan dan gaya penghinaan mereka,” kata kiayi Athian.

Ulama kelahiran Bandung itu mengatakan, muslim yang benar musti membela aqidah, iman yang sedang dilecehkan. Siapapun dan dimanapun.

“Bagi orang yang benar beragama, maka Aqidah, Iman, Agama adalah sesuatu yang lebih mahal dan paling mahal melebihi nyawa, harta dan dunia ini seisinya,” ujarnya.

“Mungkin saya masih bisa sabar andaikan orang meludahi muka saya. Tetapi haruskah saya tetap diam sabar jika Agama saya dengan segala unsur isinya dihina,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Ulama yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) itu mengajak umat untuk sadar dan bangkit bersama melawan kedholiman syiah dan aliran sesat lainnya.

“Mari bangun dari tidur, mari waraskan akal. Jadilah Jundullah (prajurit Allah – red) penjaga dan pembela Agama Allah, Al Islam Allahu Akbar,” pungkasnya.

Reporter: Aby Athifa & Muhammad Fajar I Editor: Irfan Yusuf | Jurnalislam

Bentrokan Senjata di Kashmir saat Hari Kemerdekaan India

57a1f863381ea

KASHMIR (Jurnalislam.com) – Beberapa orang, termasuk seorang anak remaja, telah tewas di Kashmir jajahan India dalam bentrokan bersenjata antara demonstran dan pasukan India di wilayah yang disengketakan, Aljazeera melaporkan Senin (15/08/2016).

Pertumpahan darah terbaru terjadi saat India merayakan hari kemerdekaannya pada hari Senin.

Seorang pengunjuk rasa berusia 16 tahun ditembak mati pada hari Senin menyusul bentrokan antara pasukan India dan pengunjuk rasa di wilayah Batmaloo di kota utama Srinagar, beberapa jam setelah dua pejuang separatis diduga juga tewas dalam tembak-menembak singkat beberapa mil jauhnya.

“Remaja itu dibawa mati ke rumah sakit. Dia terkena peluru,” Kaiser Ahmad, seorang dokter di rumah sakit utama Srinagar, mengatakan kepada kantor berita AFP.

Pihak berwenang telah memberlakukan jam malam di sebagian besar Kashmir, yang berpenduduk mayoritas Muslim di India, sejak 9 Juli selama gelombang kekerasan yang dipicu oleh pembunuhan seorang komandan tinggi sehari sebelumnya oleh pasukan India. (baca juga: Komandan Muda Mujahidin Kashmir Gugur dalam Baku Tembak dengan Pasukan India)

Dalam insiden terpisah di hari Senin, dokter di rumah sakit Srinagar lainnya mengatakan seorang pengunjuk rasa muda meninggal karena luka-lukanya, beberapa hari setelah terkena peluru, menurut AFP.

Seorang komandan polisi paramiliter India juga meninggal di rumah sakit setelah terluka kritis sebelumnya pada hari Senin dalam serangan di wilayah Nowhatta, Srinagar.

“Kami telah kehilangan seorang komandan. Dua pejuang Kashmir juga tewas dalam tembak-menembak berikutnya,” Atul Karwal, seorang petugas dari Angkatan Polisi Cadangan Central India, kepada AFP.

Sembilan orang lainnya luka-luka setelah penembakan selama patroli, termasuk dua polisi lokal yang berada dalam kondisi kritis, ia menambahkan.

Kashmir telah terbagi antara India dan Pakistan sejak berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada bulan Agustus 1947, namun keduanya mengklaim wilayah itu secara penuh. Beberapa faksi pejuang Islam telah berperang melawan pemerintah India karena mereka ingin kemerdekaan atau persatuan dengan Pakistan.

4dfaf29452b742758eebc32eb54a95db_18

Perdana Menteri India Narendra Modi membidik pendukung “jihadis” dalam pidato Hari Kemerdekaan, Senin, melempar kritik bagi Pakistan sambil menghindari penyebutan langsung tentang peristiwa protes selama sebulan di Kashmir jajahan India yang telah menewaskan lebih dari 50 warga Muslim Kashmir dan beberapa ribu lainnya terluka dalam bentrokan dengan pasukan India. (baca juga: Korban Kebrutalan Pasukan India Meningkat, 31 Muslim Kashmir Tewas dan 1.000 Lebih terluka)

Presiden Pakistan Mamnun Hussain berbicara tentang India-Kashmir dalam pidato kemerdekaan negerinya dari kekuasaan Inggris pada hari Ahad.

India mengklaim Pakistan telah mendukung gerakan kekerasan perlawanan di Kashmir. Islamabad membantah tuduhan itu, menyebut para milisi Kashmir tersebut sebagai “pejuang kemerdekaan”.

Menteri utama wanita pertama negara Mehbooba Mufti meminta India dan Pakistan untuk membuat Garis Kontrol – sebagai perbatasan de facto antara India dan Pakistan – di utara sektor Uri Kashmir “tidak relevan” dalam membawa perdamaian di kawasan itu.

Dalam pidato di sebuah stadion olahraga di Srinagar pada hari Senin, Mufti juga menyalahkan kepemimpinan India untuk krisis di Kashmir saat ini, dan juga mengimbau para pemuda untuk kembali ke sekolah dan perguruan tinggi mereka.

Pada hari Senin, Pakistan menyampaikan surat kepada Komisaris Tinggi India Gautam Bambawale di Islamabad, mengundang India untuk berdiskusi menyelesaikan masalah Kashmir “sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB”, menurut sebuah pernyataan Nafees Zakaria, juru bicara kementerian luar negeri Pakistan.

Lebih dari 50.000 orang telah tewas di India-Kashmir sejak pertempuran mencapai puncaknya pada akhir 1980-an.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Media Iran Ungkap Tewasnya Ratusan Tentara Pengawal Revolusi di Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Sumber media Iran pada hari Sabtu (13/08/2016) mengakui kematian sedikitnya 400 tentara Iran yang dikirim untuk berperang di Aleppo, ElDorar AlShamia melaporkan Senin (15/08/2016).

Kantor berita IRNA yang dekat dengan pemerintah Iran melaporkan bahwa pihak keluarga dari sedikitnya 400 milisi yang tewas di Suriah dikirim ke “Yayasan Veteran Urusan Martir,” yang menyediakan bantuan keuangan kepada keluarga pasukan yang dianggap sebagai “martir”.

IRNA mengutip Pengawal Revolusi Iran yang mengatakan bahwa sekitar setengah dari mereka yang tewas adalah orang Afghanistan.

Aleppo adalah salah satu daerah Suriah yang paling mahal bagi milisi Iran, di mana Republik Syiah Iran memberi perhatian khusus dengan bekerjasama dengan Rusia dan pasukan rezim Syiah Nushairiyah Assad memberlakukan blokade atas Aleppo, tapi koalisi mujahidin Jaysh al-Fath berhasil mengusir upaya tersebut sehingga menyebabkan kerugian besar dalam barisan mereka.

Baca juga:

Jaysh al Fath Patahkan Pengepungan Rezim Assad dan Sekutunya di Aleppo

Jaysh al-Fath Bunuh 150 Pasukan Assad, Rebut 20 Tank, 7 Kendaraan Tempur, 10 Artileri dan 60 Truk Pengangkut

Jaysh al Fath Pecahkan Rekor Tercepat, Rebut Barak Militer Utama Rezim Assad dalam 22 Menit

Jenderal Pasukan Assad Tewas dalam Pertempuran Aleppo

103 Pasukan Rezim Assad dan Milisi Syiah Tewas di Hari Pertama Pertempuran Aleppo

Pasukan Assad Alami Kekalahan Telak Saat Berusaha Merebut Wilayah Selatan Aleppo

Setelah Patahkan Kepungan Rezim Assad, Jabhah Fath al-Syam Tembus Distrik Timur Aleppo

Jaysh al Fath Umumkan akan Rebut Seluruh Aleppo

 

Lebih dari 180 Warga Sipil Terbunuh dalam Dua Hari Serangan Udara Assad dan Rusia

SURIAH (Jurnalislam.com) -Lebih dari 180 warga sipil telah tewas di seluruh Suriah sejak Jumat, termasuk 22 anak-anak dan 23 wanita, Komite Koordinasi Lokal, jaringan aktivis akar rumput, mengatakan pada Aljazeera hari Ahad (14/08/2016).

Sedikitnya 90 orang tewas pada hari Jumat, sementara lebih dari 83 warga sipil lainnya tewas Sabtu malam, sebagian besar dari mereka terjadi di provinsi Aleppo.

“Bahkan dalam perang yang memiliki standar mematikan, jumlah korban tewas kali ini sangat mengejutkan,” reporter Al Jazeera Reza Sayah, melaporkan dari Gaziantep di sisi Turki perbatasan Suriah-Turki.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (Syrian Observatory for Human Rights-SOHR), yang berbasis di Inggris yang mencatat perkembangan setiap hari di Suriah, juga merilis angka pada hari Ahad merinci pembunuhan sedikitnya 327 warga sipil, termasuk 76 anak-anak dan 41 wanita, di Aleppo selama 15 hari terakhir.

Dari 327 korban, lebih dari 100 dilaporkan tewas dalam pemboman oleh pesawat tempur rezim Suriah Assad.

Di pinggiran kota, 94 warga sipil lainnya tewas oleh pemboman rezim Assad, menurut SOHR.

Zouhir al-Shimale, seorang wartawan lokal di Aleppo, mengatakan serangan tidak berhenti sejak para pejuang Suriah, Jaysh al Fath, membuka rute strategis penting Ramosa seminggu yang lalu.

“Penembakan di kota ini semakin intensif. Rezim menyerang jalan utama kota ini yang digunakan orang-orang untuk berkeliling Aleppo timur,” kata Shimale kepada Al Jazeera, Ahad.

“Kemarin, rezim menggunakan bom cluster, untuk menyerang sebuah stasiun bus di lingkungan al-Firdous, dimana lebih dari 50 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, sedang berusaha meninggalkan kota. Sebagian besar dari mereka terbunuh.”

Aleppo yang sebelumnya merupakan kota terbesar di Suriah kini telah terbagi antara pasukan Syiah Nushairiyah Assad di bagian barat kota dan faksi-faksi perlawanan di timur, selama empat tahun.

Pasukan yang setia kepada rezim Syiah Bashar al-Assad memberlakukan pengepungan berminggu-minggu di wilayah yang dikuasai pejuang Suriah di bagian timur kota bulan lalu, hingga para pejuang Suriah, Jaysh al fath, melakukan serangan besar dan berhasil mematahkan pengepungan seminggu yang lalu.

 

Operasi Militer “Zat al-Reqaa“, Kembali Bunuh Puluhan Pasukan Assad

jysh_16DAMASKUS (Jurnalislam.com)Jaysh al-Islam mengumumkan terbunuhnya puluhan tentara rezim Syiah Assad, di timur Qalmoun dekat Damaskus pada tahap kedua serangan “Zat al-Reqaa” yang diluncurkan Ahad pagi (14/08/2016), ElDorar AlShamia melaporkan, Ahad.

Pasukan Jaysh Islam menyusup ke dalam batalion artileri dan membunuh penjaga batalion di jalan raya Damaskus, menggunakan senapan serbu, granat dan senjata berat.

Saat gudang senjata terbakar, senjata berat dan menengah milik Assad hancur di dalam penghalang “Kassar Abu al-shamat” dan sejumlah pasukan Assad tewas.

Pertempuran “Zat al-Reqaa 2” bertujuan untuk memukul garis belakang pasukan rezim Nushairiyah Assad dalam upaya untuk mengurangi serangan terus-menerus di Ghouta timur dan menghentikan operasi di darat Ghouta.

 

Deddy | Al Shamia | Jurnalislam

Taliban Ambil Alih Penuh Distrik Dahana-e-Ghori di Provinsi Baghlan

56785678c461889c7d8b4578BAGHLAN (Jurnalislam.com) – Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) berhasil mengambil alih kabupaten Dahana-e-Ghori di provinsi Baghlan setelah pengepungan selama tiga hari, Al-Emarah News mengatakan pada hari Ahad, (14/08/2016).

Mujahidin menguasai sejumlah besar pos tempur dan 4 basis militer, menewaskan dan melukai puluhan tentara musuh selama tiga hari terakhir.

33 pasukan ANA (Afghanistan National Army), Arbakis dan polisi juga ditawan selama periode waktu pengepungan tersebut.

Sedikitnya 12 truk pickup dan 1 pengangkut personel lapis baja serta 2 kendaraan tempur disita dalam operasi itu, Mujahidin juga mengambil puluhan senjata ringan dan senapan mesin berat dan ribuan amunisi milik musuh.

Pengambilalihan distrik Dahana-e-Ghori diikuti keberhasilan mujahidin lain yang merebut kontrol atas distrik Want Waygal dan 11 pos tempur.

Mujahidin berada di titik maju di Shahr-e-Kohna.

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

Jaysh al-Islam Bunuh Puluhan Pasukan IS di Dekat Damaskus

dht_0SURIAH (Jurnalislam.com) – Jaysh al-Islam mengumumkan terbunuhnya puluhan militan Islamic State (IS) pada hari Ahad (14/08/2016) di wilayah “al-Hajar al-Aswad” dekat kamp pengungsi “Yarmouk” Damaskus.

Koresponden ElDorar AlShamia mengatakan para pejuang Jaysh al-Islam melancarkan operasi mmendadak terhadap bangunan yang dikuasai IS di wilayah Zein, distrik al-Hajar al-Aswad dan menyatakan puluhan pasukan musuh yang terbunuh dan terluka di tengah pertempuran.

Selain mengalahkan pasukan rezim Syiah Assad, faksi-faksi perlawanan Suriah menggagalkan rencana serangan IS dan faksi sekutunya di Damaskus, saat berupaya menjangkau wilayah tersebut.

Sepekan sebelumnya Jaysh al-Islam mengumumkan terbunuhnya 28 pasukan Syiah Nushairiyah Assad dan melukai puluhan lainnya, serta menyita berbagai senjata dan amunisi dalam operasi militer “Zat al-Reqa” di daerah Ghouta timur, Senin lalu.

 

Deddy | Al Shamia | Jurnalislam

Tokoh Islam Banyuwangi: Beredarnya MIRAS Berarti Merelakan Ummat Menanggung Azab


IMG-20160815-WA000BANYUWANGI (Jurnalislam.com)
– Menyikapi maraknya peredaran minuman keras di Banyuwangi Gus Ihsan, salah satu tokoh Islam di Rogojampi menyatakan bahwa pihak Petugas Keamanan harus tanggap dan waspada akan bahaya peredaran miras.

“Jangan remehkan bahaya miras sebagai induk dari berbagai kejahatan. Lengah dengan miras beredar berarti merelakan ummat untuk menanggung azab” tegasnya saat ditemui Jurniscom jum’at, (12/8/2016).

Sebelumnya diberitakan berdasarkan laporan warga, penyelundupan miras dari Bali ke Banyuwangi, berhasil digagalkan.

Seorang pengepul miras asal Dusun Amerthasari, Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi, Ketut ND berhasil diamankan aparat Polsek Rogojampi di lampu merah Lincing, kurang lebih 20 meter selatan mapolsek.

Ketut ND bersama istrinya pada kamis pagi (11/8/2016) dihentikan kendaraannya oleh sejumlah Petugas Keamanan. Sebanyak 41 botol arak Bali yang dikemas dalam botol bekas air mineral ukuran 500 mililiter ditemukan aparat dan disita.

Saat dihubungi sejumlah awak media, Kapolsek Rogojampi Kompol Toha Khoiri menyatakan, miras itu ternyata dipasok dari Karangasem, Bali, melalui jalur darat.

Ketut-ND-dan-istri-bersama-BB-arak-Bali (1)

Pelaku yang kini berdomisili di kediaman istrinya di wilayah Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, mendapat kiriman miras berkadar alkohol tinggi dalam kemasan jerigen.

“Per jerigen dibeli seharga Rp 700-750 ribu. Volumenya 30 liter,” tandas Kompol Toha Khoiri.

Setiba di kediamannya, miras itu kemudian dikemas ulang dalam botol bekas air mineral ukuran setengah liter. Miras dalam kemasan botol itu selanjutnya dipasarkan ke sejumlah pedagang dengan sistem titip. Perbotol ukuran 500 mililiter dibandrol Rp 15 ribu.

Reporter: Budi | Editor: Irfan Yusuf | Jurnalislam

Pasukan Kurdi Irak Lancarkan Serangan Baru ke Mosul

epaselect epa05483794 Peshmerga forces leave a base as they take part in an operation to liberate several villages currently under the control of the Islamic State southeast of Mosul, north Iraq, 14 August 2016. The operation aims to recapture 11 villages, according to sources thus far six were successfully retaken with the help of US-led air support. The liberation of the villages from Islamic State forces serves as a buffer zone to protect Kurdish held-cities from IS attacks and is a stepping stone to eventually recapture the city of Mosul itself.  EPA/ANDREA DICENZO

IRAK (Jurnalislam.com) – Pasukan Peshmerga Kurdi meluncurkan serangan baru terhadap posisi Islamic State (IS) awal hari Ahad (14/08/2016), sebagai bagian dari operasi untuk merebut ibukota de facto IS, Mosul, kata seorang pejabat Kurdi, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad.

Serangan diawali penembakan berat dan serangan udara koalisi pimpinan AS terhadap pasukan IS, seorang koresponden Reuters melaporkan dari Wardak, 30 km (19 mil) dari sebelah tenggara Mosul.

Pasukan IS melawan dengan menembakkan mortir ke pasukan yang maju dan meledakkan sedikitnya satu bom mobil. Kepulan asap hitam terlihat naik dari lokasi.

Seorang komandan Peshmerga mengklaim enam desa telah direbut dari kelompok IS pada tengah hari.

Militer Irak dan pasukan Peshmerga dari wilayah pemerintahan Kurdi secara bertahap mengambil posisi di sekitar Mosul, 400 km (250 mil) utara Baghdad.

Pemimpin IS Abu Bakr al-Baghdadi mendeklarasikan “khalifah” sepihak mencakup wilayah Irak dan Suriah dari Masjid Agung Mosul pada tahun 2014.

Mosul adalah pusat perkotaan terbesar di bawah kendali IS, dan sebelum perang memiliki populasi hampir 2 juta penduduk.

Kejatuhan Mosul akan menandai kekalahan efektif IS di Irak, menurut Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, yang mengatakan ia bertujuan merebut kembali Mosul tahun ini.

Operasi yang dimulai pada hari Ahad adalah bagian dari persiapan untuk serangan ke kota Mosul, kata seorang pejabat Kurdi yang menolak untuk diidentifikasi.

Militer Irak berusaha untuk maju dari selatan. Pada bulan Juli mereka menguasai lapangan terbang Qayyara, 60 km (35 mil) selatan Mosul, yang akan berfungsi sebagai pos utama serangan.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam