Berita Terkini

JITU Sambangi DPR Menyoal Pemblokiran Situs Islam

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Jurnalis Islam Bersatu (JITU) bersama sejumlah perwakilan media Islam menyambangi gedung DPR terkait pemblokiran sejumlah situs Islam, Selasa (10/1/2017).

Pertemuan tersebut disambut dan difasilitasi oleh anggota Komisi I DPR RI Dr. Sukamta di Gedung Nusantara I, Jakarta.

Sekjen JITU, Muhammad Pizaro menyampaikan aspirasi sejumlah media Islam dan menyayangkan pemblokiran yang dilakukan Kemenkominfo secara sepihak tanpa kriteria yang jelas dan tanpa ada komunikasi terlebih dahulu.

“Padahal sesuai UU Pers, media kami berbadan hukum resmi. Kami sayangkan, karena kami tidak mendapatkan informasi terlebih dahulu, kami selaku praktisi media merasa kecewa, langkah yang diambil Kominfo tidak tepat dengan memblokir media-media Islam,” kata pria yang juga Redaktur Pelaksana Islampos.com ini.

Pizaro mengakui telah bertemu dengan pihak Kominfo dan menyampaikan keluhannya. Namun, sampai pertemuan tersebut, ia mengaku tidak mendapat penjelasan yang transparan mengapa situsnya diblokir.

“Pada realita yang terjadi kami langsung diblokir, tidak ada komunikasi yang dilakukan oleh Kominfo, hal itu kami sampaikan kepada Kominfo akan tetapi kami tidak mendapatkan jawaban yang pasti,” jelas Pizaro.

Menanggapi hal tersebut, anggota dewan dari Fraksi PKS itu menilai, pemerintah seharusnya menurunkan aturan yang jelas dalam bentuk peraturan pemerintah (PP) dan tidak bisa memblokir suatu media tanpa dasar hukum yang jelas.

Menurut Sukamta, revisi UU ITE harus dilakukan khususnya terkait transaksi elektronik, bukan untuk menyasar media.

“Kemudian ada beberapa pasal tambahan, misalnya pasal 28 soal informasi dan transaksi elektronik, pasal ini memberi perintah terkait tindakan melalui alat elektronik yang merugikan orang lain dalam bentuk transaksi yang merugikan orang lain,”ujarnya.

Reporter: Haikal/INA

Serangan Terkoordinasi Taliban Bunuh Belasan Pasukan Boneka

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Menurut laporan terbaru Al Emarah News, Senin (09/01/2017) dari kabupaten Arghandab, Mujahidin melakukan serangan terkoordinasi di pos pemeriksaan militer di daerah Bagh semalam.

Tembak menembak terjadi sekitar satu jam di sebuah pos polisi, menewaskan 5 pasukan Afghanistan di tempat dan melukai 3 lainnya juga membunuh 2 orang bersenjata lainnya di pos lain.

Sebuah peluncur RPG, 1 senapan mesin PKM, 5 senapan dan peralatan lainnya disita dalam operasi itu.

Laporan juga datang dari kabupaten Kushki Kuhna provinsi Herat, konvoi militer yang tiba sekitar 2 pekan lalu di wilayah tersebut terpaksa mundur kemarin sore setelah menderita kekalahan serius.

Militer Afghanistan menghadapi serangan dan pemboman Taliban terus menerus sejak kedatangan mereka. 4 APC telah hancur oleh serangan ranjau darat, sebuah tank hancur akibat tembakan RPG dan sebuah tank lain serta 1 pick-up ranger juga rusak parah.

Sebanyak 15 pasukan Arbaki telah tewas dengan 23 lainnya luka-luka selama tembak-menembak ini.

3 Konstruksi India Tewas dalam Serangan Bersenjata di Perbatasan Pakistan

INDIA (Jurnalislam.com) – Tiga pekerja konstruksi India tewas dalam serangan tidak dikenal pada Senin (09/01/2017) dini hari dekat dengan perbatasan antara India dan Pakistan di sektor Akhnoor di Jammu dan Kashmir.

World Bulletin mengutip sumber polisi India, serangan itu dilakukan pada sekitar pukul 02:00 Senin (2030GMT Ahad) di sebuah kamp Pasukan Insinyur Cadangan Umum (General Reserve Engineer Force-GREF) di Desa Battal, 55 kilometer dari kota Jammu. The Gref adalah kekuatan induk dari Organisasi Jalan Perbatasan (the Border Roads Organization-BRO), yang membangun dan memelihara jalan perbatasan di India.

“Kita belum bisa mengatakan banyak tentang serangan kecuali bahwa tiga pekerja tewas dan para penyerang telah melarikan diri. Kami telah mengepung wilayah sekitar dan semua jalan di sekitar lokasi serangan untuk menangkap para penyerang,” kata seorang pejabat senior kepolisian India.

“Kami percaya bahwa para penyerang berjumlah dua atau tiga dan sejauh ini mereka masih dicari.”

Sumber-sumber polisi juga mengatakan bahwa peringatan keras telah terdengar di distrik Jammu.

Ketegangan antara kedua rival nuklir tersebut telah meningkat sejak India menuduh Pakistan memiliki hubungan dengan orang-orang bersenjata yang menewaskan 19 tentara di Jammu dan Kashmir di September 2016.

Pakistan membantah tuduhan itu, dan berbalik mengatakan India menekan protes pro-kemerdekaan rakyat Kashmir yang dimulai di wilayah sengketa Himalaya pada Juli 2016 ketika lebih dari 100 warga sipil Muslim Kashmir tewas dan ribuan lainnya luka-luka oleh kebrutalan pasukan India.

Kelompok-kelompok perlawanan Muslim Kashmir di Jammu dan Kashmir telah memperjuangkan kemerdekaan melawan penjajah India, atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan. Lebih dari 70.000 orang dilaporkan telah tewas dalam konflik sejak tahun 1989. India mempertahankan lebih dari setengah juta pasukannya di wilayah yang disengketakan.

48 Pasukan IS Terbunuh dalam Operasi Perisai Efrat di Suriah Utara

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 48 pasukan Islamic State (IS) terbunuh di Suriah utara selama 24 jam terakhir dalam Operasi Perisai Efrat (Euphrates Shield) yang sedang berlangsung, menurut pernyataan Staf Umum Turki Senin pagi (09/01/2017), lansir World Bulletin.

Jet Turki melancarkan serangan udara terhadap 23 target IS termasuk 10 posisi pertahanan, tiga kantor pusat dan 10 tempat penampungan di Bzagah, Suflaniyah, Zammar dan Amiyah.

Gugus tugas khusus Tentara Pembebasan Suriah (the Free Syrian Army-FSA) dengan dukungan tentara Turki menghantam 246 target IS dalam 24 jam terakhir dan berhasil menghancurkan tempat penampungan, posisi defensif, komando dan fasilitas kontrol serta mobil yang mereka gunakan.

Militer Turki mendukung pasukan FSA menguasai Al-Bab, sebuah kota yang strategis bagi IS. Senin adalah hari ke-139 sejak kota itu dikepung untuk direbut.

Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Efrat Shield yang dipimpin Turki, yang dimulai pada akhir Agustus untuk meningkatkan keamanan perbatasan, mendukung pasukan koalisi, dan menghilangkan ancaman teror di sepanjang perbatasan Turki melalui pejuang Tentara Pembebasan Suriah didukung artileri dan jet Turki.

Secara total, 43 ranjau darat dan 2.820 bahan peledak improvisasi telah dijinakkan sejak awal operasi pada 24 Agustus.

Strategi Pengamanan Sidang Kelima Ahok Dirubah, Dua Kubu Massa Dipisah Kawat Berduri

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sidang kelima terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jl. RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).

Namun strategi pengamanan pada sidang kali ini berbeda dengan sebelumnya. Pantauan Jurniscom di depan Kementan memperlihatkan barikade aparat keamanan lengkap dengan mobil water canon disiagakan. Tampak juga kawat berduri setinggi orang dewasa dibentangkan untuk memisahkan dua kubu massa di pintu utara dan selatan Kementan.

Dua jalur Jalan RM Harsono juga nampaknya ditutup total untuk pengguna jalan. Pada sidang pekan lalu, jalanan masih dapat dilewati oleh kendaraan.

Perubahan strategi pengamanan ini dijelaskan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan dalam sidang terbatas di Auditorium Kementan, Senin (9/1/2017).

“Bagaimana floating-nya saja terkait pengamanan besok. Tadi juga sudah kami sampaikan dalam rapat tadi kepada seluruh jajaran yang bertugas,” kata Iwan dilansir jitunews.

Agenda sidang hari ini masih pemeriksaan saksi pelapor. Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan lima orang saksi pelapor, yakni Pedri Kasman, Ibnu Baskoro, Irena Handono, Muh Burhanuddin dan Willyuddin Abdul Rasyid Dhani.

Reporter: Aryo Jipang

FSA Kembali Desak IS di Qalamoun Timur

SURIAH (Jurnalislam.com) – Faksi militer Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di Qalamoun Timur terus membuat kemajuan baru terhadap kelompok Islamic State (IS), dan menguasai beberapa titik dan observatorium, Eldorar Alshamia melaporkan, Senin (09/01/2017).

Menurut sumber-sumber media lokal, pasukan Ahmed Alabdo dan Usod Al-Sharqia pada hari Ahad mengendalikan sembilan titik di Qalamoun Timur, setelah pertempuran sengit dengan IS, yang telah kehilangan tujuh anggotanya.

Faksi yang sama menjangkau area terakhir yang dikendalikan IS di wilayah Al-Hamad Al-Shami di Al-Badia, bertepatan dengan berakhirnya fase kedua pertempuran “Rehabilitasi.”

Fase kedua pertempuran Rehabilitasi termasuk kontrol atas wilayah Makhol dan Shohaib, lokasi strategis yang paling penting di gurun Badya Qalmoun Suriah.

Hubungan dengan India Memanas, Pakistan Lakukan Uji Tembak Rudal Bawah Laut Jarak Jauh

KARACHI (Jurnalislam.com) – Pakistan pada hari Senin (09/01/2017) mengatakan telah “berhasil” menguji-tembak rudal jelajah kapal selam yang pertama, Babur-3, dengan kemampuan jarak tempuh 450 kilometer, kata seorang juru bicara militer dalam sebuah pernyataan, lansir Anadolu Agency.

Tes dilakukan Sabtu di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Samudera Hindia dan merupakan tes pertama Pakistan pada tahun 2017.

“Rudal itu ditembakkan dari sebuah platform mobile bawah air dan mencapai target dengan akurasi yang tepat,” kata juru bicara itu.

The Babur-3 adalah varian rudah jelajah berbasis laut the Babur-2 (Ground-Launched Cruise Missile-GLCM) yang telah berhasil diuji pada bulan Desember.

Tes tersebut merupakan yang terbaru dalam serangkaian uji coba rudal dalam beberapa bulan terakhir. Tes dilakukan sehari setelah Pakistan melaporkan India mengganggu dan melaksanakan aktivitas terorisme di wilayahnya dalam file laporan yang diserahkan kepada PBB pada hari Jumat, sekali lagi menandai hubungan yang memburuk antara dua tetangga bersenjata nuklir tersebut.

Tes disaksikan oleh Jenderal Zubair Mahmood Hayat, Ketua Gabungan Kepala Komite Staf (the Joint Chiefs of Staff Committee-CJCSC), dan para pejabat militer senior lainnya.

“Pakistan menganggap pengembangan ini sebagai langkah memperkuat kebijakan pencegahan minimum yang kredibel,” tambah pernyataan itu.

Presiden Mamnoon Hussein dan Perdana Menteri Nawaz Sharif memuji tes tembak yang sukses.

Ketegangan antara kedua rival nuklir tersebut telah meningkat sejak India menuduh Pakistan memiliki hubungan dengan orang-orang bersenjata yang menewaskan 19 tentara di Jammu dan Kashmir di September 2016.

Pakistan membantah tuduhan itu, dan berbalik mengatakan bahwa India menekan protes pro-kemerdekaan rakyat Kashmir yang dimulai di wilayah sengketa Himalaya pada Juli 2016 ketika lebih dari 100 warga sipil Muslim Kashmir tewas dan ribuan lainnya luka-luka oleh kebrutalan pasukan India.

Kedua negara terkunci dalam persaingan senjata berkepanjangan, terlibat tiga kali perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – setelah mereka dipisah pada tahun 1947, dua diantaranya bertempur memperebutkan lembah Kashmir.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, dipegang oleh India dan Pakistan di beberapa bagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sebuah potongan kecil dari Kashmir juga dipegang oleh China.

Diplomat Senior Rusia Ditemukan Tewas di Yunani

YUNANI (Jurnalislam.com) – Kepala pelayanan konsuler Rusia di Yunani ditemukan tewas di flatnya di Athena, Senin (09/01/2017), polisi mengatakan.

Andrei Malanin, 55, ditemukan berbaring telentang di lantai kamar tidur, seorang sumber polisi mengatakan kepada AFP, dengan menambahkan bahwa tidak ada tanda-tanda masuk paksa.

“Tanda-tanda pertama menunjukkan patologis penyebab kematian, tapi kami tetap menyelidiki,” kata petugas itu.

Malanin tinggal sendirian di sebuah gedung kedutaan milik Rusia di jalan yang dijaga ketat yang juga merupakan lokasi kediaman resmi perdana menteri dan presiden Yunani, sumber tersebut menambahkan.

Pemerintah Rusia mengkonfirmasi kematian diplomat itu, RIA Novosti mengatakan.

Laporan berita Yunani mengatakan staf Malanin berusaha mencari dia karena belum melapor untuk bekerja di pagi hari.

Serangan Mendadak JFS di Dua Basis Militer Assad Bunuh Puluhan Pasukan Rezim

SURIAH (Jurnalislam.com) – Mujahidin Jabhat Fath al Sham (JFS) memegang kontrol pada hari Senin (09/01/2017) setelah operasi yang cepat dan tiba-tiba pada dua basis militer pasukan rezim Syiah Assad di jalan Al-Salmia – Homs.

Mengutip kantor media JFS, Eldorar Alshamia melaporkan bahwa pasukan khusus dari unit penyerbu JFS menguasai pos-pos pemeriksaan (Al-Tayr dan Al-Aqidi) dan menewaskan puluhan pasukan Assad dalam serangan kilat, serta menyita senjata dan amunisi, dan kemudian meledakkan pos pemeriksaan Al-Aqidi sepenuhnya sebelum menarik diri.

Jalan Al-Salamia-Homs dianggap sebagai salah satu jalan militer penting bagi pasukan al-Assad untuk menghubungkan provinsi Homs, Hama dan untuk mengirim persenjataan dan pasukan di antara dua provinsi tersebut.

Faksi Faylaq al Rahman Pukul Mundur Serangan Pasukan Assad di Midaani, 2 Tank Hancur

SURIAH (Jurnalislam.com) – Faksi Timur Ghouta menggagalkan upaya terakhir pasukan al-Assad saat berusaha maju di garis depan Midaani, lansir ElDorar AlShamia, Senin (09/01/2016).

Faylaq al-Rahman mengumumkan bahwa pertempuran sengit meletus di garis depan Midaani, menghancurkan dua tank rezim Nushairiyah Assad, dan menggagalkan upaya pasukan rezim.

Jaysh al-Islam, Faylaq al-Rahman dan Ahrar al-Sham, meluncurkan serangan bersama, dan mampu mendapatkan kembali batalyon artileri di daerah “Hazermah” serta dua kendaraan militer yang dikuasai pasukan al-Assad sebelumnya selama serangan yang diluncurkan kemarin lusa.

Pertempuran berlangsung selama beberapa bulan di wilayah al-Marj dan Midaani di Ghouta timur. Meskipun kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku tetapi pertempuran tidak pernah berhenti.