Berita Terkini

Hadirilah! Tabligh Akbar ‘Menjaga Spirit 212, Menyatukan Langkah Membela Islam & Ulama’ di Semarang

Pentingnya Menjaga Semangat Perjuangan Umat Islam Khususnya di Semarang, Forum Umat Islam Semarang (FUIS) Bekerja sama dengan Takmir Masjid Mujahidin Semarang mengadangan Tabligh Akbar dengan Tema :

“MENJAGA SPIRIT 212 – MENYATUKAN LANGKAH MEMBELA ISLAM & ULAMA”

Yang akan dilaksanakan besok pada:

Hari/Tgl:
Ahad,19 Maret 2017

Jam :
08.00 – 12.00 WIB

Tempat:
Masjid Mujahidin
Jln Patriot Raya – Semarang Utara

PEMBICARA:

Ust DR. Alfian Tanjung- Jakarta
( Pengamat Gerakan PKI)

Ust DR. Mu’inudinillah Basri, MA.- Solo
( Ketua Dewan Syari’ah Kota Surakarta- DSKS )

MODERATOR:

Ust Abdul Karim – Semarang

(Dai Madina)

CP: Danang FUIS 089-685-235-058

Present By : – Forum Umat Islam Semarang (FUIS)

– Ta’mir Masjid Mujahidin

 

Jubir Sekjen PBB Terkait Larangan Adzan: Hak-hak Agama Islam harus Dihormati

NEWYORK (Jurnalislam.com) – Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB menekankan perlindungan kebebasan beragama setelah langkah awal oleh anggota parlemen Israel untuk membatasi Adzan melalui pengeras suara.

“Tentu saja kami ingin memastikan bahwa hak-hak semua pihak, termasuk hak-hak agama Islam harus dihormati,” kata Farhan Haq pada hari Jumat (10/03/2017).

Dia mengatakan upaya parlemen Israel itu mungkin masih dalam tahap awal. “Kita harus melihat apa yang terjadi dengan prosesnya,” tambahnya.

Seorang juru bicara Neturei Karta, sebuah organisasi Yahudi Ortodoks melawan Zionisme, mengatakan bahwa mereka menentang kebijakan tersebut, dan berencana melancarkan protes di New York City untuk mempertahankan adzan, lansir Anadolu Agency, Sabtu (11/03/2017).

Parlemen Israel, Knesset, pada hari Rabu menyetujui pembacaan awal RUU yang kontroversial.

RUU ini akan melarang penggunaan pengeras suara untuk memperkuat adzan – di wilayah Palestina yang dijajah Israel dan Yerusalem Timur yang juga diduduki Israel sejak pukul 11:00 hingga 19:00

RUU mengusulkan denda pelanggar berkisar setara dengan $ 1.300 hingga $ 2.600.

Pembacaan RUU yang kedua dan ketiga kalinya masih harus disetujui oleh mayoritas anggota Knesset sebelum RUU tersebut menjadi undang-undang.

 

Erdogan Kecam Keras Larangan Terbang Belanda pada Menlu Turki

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengecam langkah Belanda membatalkan izin penerbangan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu.

Saat upacara pelantikan di Istanbul hari Sabtu (11/03/2017), Erdogan menegaskan bahwa izin penerbangan Cavusoglu telah dibatalkan.

“Bagaimana penerbangan [diplomatik] negara Anda akan datang ke sini sekarang setelah tidak memberikan izin untuk menteri luar negeri kita?” Erdogan menyinggung pihak berwenang Belanda.

“Mereka tidak mengetahui politik atau diplomasi internasional … Ini adalah sisa-sisa Nazi, mereka fasis,” tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Belanda mengumumkan dalam sebuah pernyataan hari Sabtu bahwa Belanda membatalkan izin penerbangan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu dengan alasan “keamanan” dan “keamanan publik”.

Pengumuman itu terjadi hanya beberapa jam setelah Cavusoglu mengatakan Turki akan memberlakukan “sanksi berat” kepada Belanda jika ada upaya untuk membatalkan pertemuannya di negara Eropa yang telah direncanakan.

Menteri luar negeri dijadwalkan untuk menemui komunitas Turki di kota Rotterdam, Belanda, Sabtu malam.

Dalam pernyataan yang dibuat dalam sebuah wawancara televisi langsung di CNN Turk sebelumnya, Cavusoglu mengatakan: “Jika Belanda membatalkan penerbangan saya, kami akan menjatuhkan sanksi berat pada mereka yang akan mempengaruhi secara ekonomi dan politik.”

Beberapa kegiatan yang direncanakan untuk menteri senior dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di Jerman juga telah dibatalkan dalam beberapa hari terakhir karena Berlin memakai alasan keamanan.

Sekitar 1,5 juta warga Turki yang tinggal di Jerman berhak memilih dalam referendum yang akan memberikan kekuasaan luas bagi Erdogan jika pilihan Yes/Ya menang.

Presiden sebelumnya juga membandingkan pembatalan kunjungan di Jerman sebagai tindakan mengikuti rezim Nazi.

Erdogan memperingatkan negara-negara Eropa bahwa teroris (mengacu pada FETO) yang sekarang diberikan ruang oleh mereka pada suatu hari akan berubah melawan mereka.

“Berikan tekanan (kepada kami) sebanyak yang Anda inginkan, tetap pertahankan teroris di negara Anda, semua ini akan berbalik melawan Anda,” katanya.

Biksu Anti Islam ‘Wirathu’ Dilarang Pidato oleh Lembaga Tinggi Buddha Myanmar

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Seorang biksu Myanmar yang terkenal karena sering melontarkan kritikan anti-Muslim dilarang memberikan pidato selama satu tahun oleh lembaga Buddha tertinggi di negara itu, sebuah tamparan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pria yang pidato kebenciannya telah membangkitkan konfrontasi agama.

Wirathu, seorang biarawan yang pernah dijuluki “wajah teroris Buddha”, menyerukan seruan untuk membatasi populasi Muslim Myanmar, dan menuliskan pidato hiperbolik memperingatkan Islam akan mengambilalih negara yang sangat dominan Buddha tersebut.

Myanmar dicekam ketegangan agama yang berulang kali berkembang menjadi pembataian Muslim Rohingya.

Kerusuhan sebagian disebabkan retorika anti-Muslim yang disebarkan oleh sayap biksu Wirathu ini.

Pemerintah Aung San Suu Kyi berada di bawah tekanan internasional yang kuat untuk menjelaskan tindakan keras berdarah mereka terhadap minoritas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine selama beberapa bulan terakhir.

Pembunuhan Ko Ni, pengacara Muslim ternama yang dihormati dan juga sekutu lama Suu Kyi pada bulan Februari, semakin meningkatkan ketegangan.

Wirathu, yang menarik banyak orang dengan pidato Islamophobia, kebenciian serta hujatan atau komentarnya di media sosial, dilarang berbicara di sebuah acara tak lama setelah pembunuhan Ko Ni.

Tapi pertemuan khusus biarawan paling senior negara “the State Sangha Maha Nayaka” pada hari Jumat juga memutuskan untuk melarang semua khotbahnya.

“Saat ia berulang kali menyampaikan pidato kebencian terhadap agama yang menyebabkan perselisihan komunal dan menghambat upaya untuk menegakkan supremasi hukum maka biksu itu dilarang menyampaikan khotbah di Myanmar selama satu tahun sejak 10 Maret 2017 hingga 9 Maret 2018,” dewan mengatakan dalam sebuah pernyataan yang muncul pada hari Sabtu (11/03/2017), lansir Aljazeera.

Dia akan menghadapi “konsekuensi berdasar aturan hukum” atas pelanggaran perintah, Sangha menambahkan, tanpa menentukan jenis hukumannya.

Aung San Win, direktur Departemen Agama, menegaskan untuk kantor berita AFP, tapi tidak merinci tindakan yang akan diambil terhadap dia, atau mengatakan apakah hukuman itu akan mencakup profil media sosialnya yang kuat.

Muslim berjumlah sekitar lima persen dari populasi Myanmar.

Kerusuhan agama telah menghancurkan negara dalam beberapa tahun terakhir, menewaskan ribuan orang – sebagian besar dari mereka Muslim.

Kekerasan terburuk terjadi di Rakhine di mana puluhan ribu Rohingya melarikan diri dari tindakan keras militer Myanmar setelah serangan mematikan di pos perbatasan polisi.

Putra Mendiang Petinju Muhammad Ali Ditahan Petugas Imigrasi Trump karena Muslim

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Putra mendiang petinju legendaris dunia, Muhammad Ali, yang mengaku ditahan oleh petugas AS bulan lalu karena ia adalah Muslim, bergabung dengan Demokrat pada hari Kamis (09/03/2017) dalam perjuangan mereka melawan kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump.

“Saya merasa bahwa hak asasi manusia saya disalahgunakan,” kata Muhammad Ali Jr kepada House Democrats dalam sebuah forum di US Capitol, lansir World Bulletin, Sabtu (11/03/2017).

Ali dan ibunya, Khalilah Camacho-Ali, menceritakan penderitaan mereka di Bandara Internasional Florida Fort Lauderdale-Hollywood pada 7 Februari ketika mereka diinterogasi panjang lebar saat mereka kembali dari perjalanan ke Jamaika.

Ali, yang melakukan perjalanan dengan paspor AS, mengatakan bahwa dia ditarik ke samping dan ditanyakan tentang namanya. Ketika ia menjawab, pejabat Bea dan Patroli Perbatasan menanyakan agamanya, lalu menahannya selama lebih dari satu jam setengah.

“Saya percaya mereka menahannya karena agama dan rasial,” kata pria berusia 44 tahun tersebut, menambahkan bahwa para petugas itu mungkin berpikir dia “bisa saja menjadi seorang teroris” karena ia adalah Afrika-Amerika dan Muslim.

“Aku merasa seperti yang aku rasakan di pemakaman ayah saya,” tambahnya. “Aku hanya tercengang.”

Ali dan ibunya menyatakan keprihatinan mereka bahwa warga Amerika lainnya dan juga para imigran sedang ditargetkan oleh petugas yang berani karena retorika dan kebijakan Trump.

“Hal itu membuat saya merasa seperti akan kembali ke dalam perbudakan,” kata Ali.

“Aku tidak pernah merasa sangat tidak nyaman berada di negara saya sendiri,” tambah Camacho-Ali, yang namanya sama dengan mantan suaminya petinju juara dunia yang masuk Islam setelah mereka menikah pada tahun 1967.

Dia mengatakan kampanye “Step Into the Ring” yang menggunakan hashtag Twitter #AlivsTrump, memiliki dukungan dari petinju hebat termasuk Evander Holyfield dan Sugar Ray Leonard.

Larangan perjalanan Trump yang baru menahan masuknya semua pengungsi ke AS selama 120 hari dan menghentikan pemberian visa selama 90 hari bagi warga negara dari Suriah, Iran, Libya, Somalia, Yaman dan Sudan.

Gedung Putih mengutip alasan keamanan nasional dalam membenarkan larangan tersebut, namun para ahli dan anggota parlemen di forum berpendapat larangan itu inkonstitusional dan kejam.

Pengacara imigrasi David Leopold mengatakan kepada forum telah terjadi peningkatan penahanan, “sebagai akibat langsung dari suatu administrasi dalam proses mentransformasi retorika kampanye presiden yang jelek dan penuh inflamasi menjadi kebijakan nasional.”

Anggota Kongres John Conyers memperingatkan bahwa pemerintah telah “mengeluarkan isi perut rakyat “.

“Bangsa kita sekarang mulai berpaling dari peran sejarah kami sebagai tempat berlindung dan sebuah mercusuar toleransi, menuju ke jalan paranoia,” katanya.

Conyers telah memperkenalkan RUU the End Racial Profiling Act, yang akan melarang penegakan hukum terlibat dalam profil rasial. Ali mendesak Kongres untuk meloloskan RUU itu.

HRS Serukan Revolusi Akhlak Sebelum Revolusi yang Sebenarnya

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) menyeru umat Islam untuk melakuka revolusi. Namun, bukan revolusi penggulingan terhadap kekuasaan akan tetapi lebih kepada revolusi akhlak umat Islam untuk menjadi umat yang berakhlakul karimah.

“Revolusi, perubahan drastis perlu dilakukan, terutama revolusi diri sendiri. Yang tadinya tidak bagus menjadi bagus, yang tadinya bagus menjadi lebih bagus,” seru Habib di Masjid At Tin, TMII, Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Revolusi akhlak, kata dia, merupakan hal pertama yang harus dilakukan untuk meraih revolusi Islam yang sesungguhnya.

“Kalau kita ingin melakukan revolusi Islam, tidak bisa, sebelum melakukan revolusi terhadap diri sendiri untuk menuju revolusi yang sebenarnya,” ujar dia.

Seruan perubahan akhlak juga disinggung dai kondang KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Aa Gym mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami krisis akhlak. Untuk itu, umat harus menempuh revolusi akhlak dalam pribadinya masing-masing.

Soal revolusi, HRS mengingatkan pemerintah untuk tidak melakukan tiga hal yang dapat menyulut api revolusi. “Pertama, jangan sekali-kali menyerang Islam. Kedua, jangan sekali-kali memberi celah untuk kebangkitan PKI, dan ketiga jangan menjual NKRI kepada asing dan aseng,” tegasnya.

“Kalau ini dijaga dengan baik, kami siap menjaga NKRI dengan baik, kita siap menjalankan konstitusi dengan baik,” ujarnya.

Seperti diketahui, Habib Rizieq, Aa Gym dan ulama serta tokoh bangsa lainnya menghadiri acara Dzikir dan Shalawat Nasional di Masjid At Tin, Jakarta, Sabtu (11/3/2017) malam.

Reporter: M Fajar

 

Hamas Ancam Larangan Adzan Israel dengan Perlawanan Keras

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas, pada hari Jumat mengecam rencana undang-undang zionis yang akan membelenggu Masjid, memperingatkan bahwa hukum seperti itu akan menghadapi perlawanan keras dari kelompok, WorldBulletin melaporkan Sabtu (11/03/2017).

Parlemen Israel pada hari Rabu memberikan persetujuan awal untuk dua tindakan kontroversial yang akan membatasi adzan dari Masjid. Israel dan Yerusalem timur, termasuk salah satu yang melarang penggunaan pengeras suara 24 jam.

Ismail Haniya, wakil kepala biro politik Hamas, mengecam langkah zionis itu.

“Keputusan ini tidak akan berlalu,” katanya setelah shalat Jumat di Jalur Gaza, yang dikuasai kelompok Islam Hamas.

“Orang-orang dan bangsa kami akan meningkatkan Adzan di seluruh dunia,” katanya.

Walaupun secara teori RUU tersebut akan berlaku pada setiap tempat ibadah agama, Muslim mengatakan mereka jelas dimaksudkan untuk membungkam adzan di Masjid-masjid.

RUU itu dikenal sebagai “hukum muazin” setelah pejabat Muslim dituduh sering mengumandangkan adzan melalui speaker kuat yang dipasang di menara.

Pendukung RUU mengatakan larangan itu diperlukan untuk mencegah gangguan sehari-hari bagi kehidupan ratusan ribu warga Israel.

RUU pada hari Rabu disetujui setelah diskusi panas yang berubah menjadi saling berteriak antara anggota koalisi yang berkuasa dan anggota parlemen Arab, beberapa di antaranya merobek salinan undang-undang dan keluar dari ruangan.

Puluhan Peziarah Syiah Tewas Dihantam Bom Kembar di Ibukota Suriah

DAMASKUS (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 33 orang tewas dan puluhan luka-luka ketika dua bom meledak di ibukota Suriah, Damaskus, Sabtu (11/3/2017), menurut kantor berita resmi rezim Assad, SANA.

Dua ledakan menghantam dekat pemakaman Bab al-Saghir di daerah Bab Masala dan menyebabkan kerusakan berat di kuburan, SANA mengatakan mengutip seorang sumber polisi, lansir Anadolu Agency Sabtu.

Sementara itu menurut kementerian luar negeri Irak, sedikitnya 40 warga Irak tewas dalam serangan bom ganda di Damaskus.

Dan media lokal melaporkan bahwa sedikitnya 46 orang tewas dalam pemboman.

“Laporan-laporan awal mengatakan 40 warga Irak tewas dan 120 lainnya luka-luka dalam serangan,” kata juru bicara kementerian Ahmed Jamal dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan pemboman tersebut menargetkan peziarah Irak yang mengunjungi tempat-tempat ritual Syiah di daerah itu.

Ada 11 tempat ritual Syiah di pemakaman Bab al-Saghir, yang biasa dikunjungi Syiah.

HRS Ajak Jamaah Dzikir Akbar Hargai Jasa Pak Harto Berantas PKI

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengatakan, Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang diberikan Soekarno kepada Soeharto pada 1966 memiliki andil besar dalam sejarah Indonesia. Surat yang berisi perintah untuk memberantas Partai Komunis Indonesia (PKI) dinilai patut dihargai.

“Dengan segala kekurangan dan kelebihannya mereka sudah berjasa untuk Indonesia, kita harus hargai itu,” kata Habib Rizieq di Masjid At Tin, TMII, Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

“Pak Harto mengambil langkah tegas dengan memberantas PKI sampai akar-akarnya di rentang tahun 1965-1966,” ujarnya.

Habib Rizieq juga mengingatkan jamaah untuk menghargai jasa-jasa para pendahulu. “Kita kumpul di sini untuk menunjukkan rasa syukur kepada Allah sekaligus menyatakan terima kasih kepada beberapa pendahulu kita,” tuturnya.

“Kita disini untuk bersyukur sekaligus mengucapkan terima kasih atas jasa Pak Harto dan para pejuang yang sudah membasmi PKI,” ujar pembina GNPF MUI ini.

Reporter: M Fajar

 

Tausyiah Aa Gym di Masjid At Tin: ‘Indonesia Sedang Dilanda Krisis Akhlak’

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pengasuh ponpes Daarut Tauhid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, bangsa Indonesia sedang mengalami krisis akhlak.

“Menurut saya, saat ini Indonesia sedang krisis akhlak, bukan yang lain,” kata Aa Gym dalam tausyiahnya di Masjid At Tin, TMII, Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Menurutnya, untuk menyelesaikan berbagai krisis yang menimpa Indonesia, bangsa ini harus berusaha untuk mengikuti ajaran Rasulullah SAW yang diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Dengan itu, kata dia, akan terselesaikan problematika lainnya.

“Siapa yang ibadahnya paling bagus lihat akhlaknya, siapa yang paling teguh dalam beribadah, lihat pula akhlaknya,” ujarnya.

Ia memberikan beberapa indikator seseorang dapat dikategorikan berakhlak mulia. “Pertama, saya aman bagimu, sekuat tenaga tidak merugikan orang lain. Kedua, saya menyenangkan bagimu. Amalannya 5 S, senyum salam sapa sopan santun,” papar dia.

“Terakhir, saya bermanfaat bagimu. Kesuksesan seseorang terlihat dari manfaatnya kepada orang lain,” tambahnya.

Aa Gym juga mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga akhlak dalam acara yang diprakarasai oleh keluarga Soeharto ini salah satunya ada menjaga kebersihan.

“Mulai dari sampah, kita harus menjaga kebersihan Masjid ini dari sampah. Buktikan akhlak kita dengan tidak menodai Masjid yang mulia ini dari sampah yang kita,” tuturnya.

Selain Aa Gym, acara Dzikir dan Shalawat untuk bangsa di Masjid At Tin itu juga dihadiri sejumlah tokoh, ulama serta pejabat diantaranya, keluarga besar Cendana, Habib Rizieq, Fadli Zon, dll.

Reporter: M Fajar