Berita Terkini

KITA Palestina Gelar Seminar Kemanusiaan Bersama Syaikh Prof Murawweh Nashar Bahas Kondisi Terkini Gaza

JAKARTA (jurnalislam.com)- Komite Solidaritas Palestina (KITA Palestina) mengadakan Diskusi dan Seminar Kemanusiaan Perjuangan Kemerdekaan Palestina bekerjasama dengan Ormas Wahdah Islamiyah, Wahdah Inspirasi Zakat, dan Pengurus Masjid Jakarta Islamic Center, bertempat di Ruang Basement Convention Hall JIC Jakarta Utara, dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, Rabu (15/11/2023).

Kegiatan ini menghadirikan dua pemateri yakni Syaikh Prof. Dr. Murawweh Nashar (Anggota Komisi Baitul Maqdis di Persatuan Ulama Muslim Internasional dan Anggota Pendiri Komisi Ulama Palestina), serta Ustadz Ustadz Ilham Jaya, Lc., M.HI selaku (Wakil Ketua KITA Palestina).

“Kami berterima kasih kepada pihak penyelenggara atas kegiatan kita saat ini baik oleh KITA Palestina, Wahdah Islamiyah dan pengurus Masjid serta jamaah sekalian,” kata Syaikh Murawweh yang diterjemahkan oleh Ustaz Ir. Whisnu Budi Prihatin.

Ustadz Ilham Jaya dalam penyampaiaanya menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan untuk mengetahui tentang keutamaan dan kewajiban kita kepada Al-Aqsha.

“Kegiatan kita ini untuk mengetahui keutamaan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsa, kemudian kewajiban kaum muslimin dalam membela dan menjaga kesuciannya, apalagi di saat-saat ini ketika saudara-saudara kita di sana sedang menghadapi ujian sehingga sangat penting bagi kita umat Islam untuk tidak menunda diri mengulurkan tangan membantu mereka yang telah mewakili kita umat Islam dalam menjaga kehormatan dan kesucian Al Masjidil Aqsa kedepan,” ujarnya.

Wakil Ketua KITA Palestina tersebut, juga menjelaskan bahwa Syaikh Murawweh melakukan safari dakwah ke Indonesia selain menjalin silaturrahim juga untuk menjelaskan tentang kondisi kemanusiaan yang sebenarnya sedang terjadi di Palestina, melihat banyaknya informasi yang tidak lengkap konteks penjelasannya.

Dalam materinya, Syaikh Murawweh mengungkapkan tiga hal, pertama tentang keutamaan masjidil Aqsa, kedua menjelaskan tentang bagaimana kondisi saat ini disana, serta ketiga apa kontribusi dan kewajiban kita dalam membantu rakyat Palestina.

“Masjidil Aqsa adalah tempatnya Nabi-Nabi hidup di dalamnya sebagaimana Nabi Isa, Nabi Ibrahim dan juga sebagai tempat diangkatnya Nabi Muhammad menhadap kepada Allah yang kita kenal dalam peristiwa isra mi’raj. Masjidil Aqsa juga adalah kiblat pertama kaum muslimin, serta masjid yang diwasiatkan Nabi Muhammad kepada seluruh kaum muslimin, maka banyak para ulama yang menghabiskan umurnya di masjidil Aqsa,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa para sahabat Nabi saking seringnya melihat atau mendengarkan Rasulullah menyampaikan tentang Masjidil Aqsa, sampai-sampai para sahabat mengira ini jauh lebih mulia dibandingkan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Lebih lanjut, Dai yang telah berdakwah selama 40 tahun tersebut dan konsisten pada pembahasan tentang Al-Aqsha dan Palestina membeberkan alasan Zionis berupaya merengguk Al-Aqsha dari tangan kaum muslimin.

“Kondisi yang terjadi saat ini di bumi Palestina, dimana Zionis menyerang dan menguasai apa-apa yang ada di sana, mereka membantai dan memerangi kaum muslimin di sana, mereka yang sangat terobsesisi membangun tempat ibadah, karena mereka mengklaim bahwasanya di bawah qubbatus sakhra adalah tempat tinggal dan ibadah mereka,” terangnya.

“Qubbatus sakhra adalah tempat dimana Rasulullah pertama kali melaksanakan perintah kewajiban salat lima waktu dan salat yang pertama dikerjakan oleh Rasulullah waktu itu adalah salat fajar. Di mana saat ini tempat yang pernah dipakai oleh Rasulullah tersebut salat, orang Yahudi ingin membangun tempat ibadah di bawahnya, pertanyaannya. Apakah kita rela dan ridho orang Yahudi itu membangun tempat ibadahnya di situ, tentu tidak,” tambahnya.

Syaikh Murawweh juga menceritakan pengorbanan orang-orang Palestina dengan jiwa, diri, harta dan seluruh yang mereka miliki untuk menjaga kemuliaan kaum muslimin dan Masjidil Aqsha. Inilah yang menjadi alasan mengapa kita juga berkewajiban membela Palestina.

“Apa tugas dan jawab kita terhadap Masjidil Aqsa, tentu sesuai dengan apa yang kita mampu dengan berdakwah, berjihad, termasuk dalam rumah tangga bagaimana mengajarkan anak-anak kita tentang Masjidil Aqsa, termasuk jihad dengan apapun yang kita miliki baik dengan harta dan termasuk doa. Kita semua berkewajiban. Kaum muslimin di Palestina rela mengorbangkan diri, jiwa, harta dan seluruh apa yang mereka miliki untuk berjuang dan mempertahankan Masjidil Aqsa,” pungkasnya.

Pada Senin (30/10/2023), KITA Palestina telah mengumpulkan bantuan masyarakat Indonesia dan telah disalurkan tahap 1 melalui LAZNAS Wahdah Inspirasi Zakat, Berupa bahan makanan, air minum dan hal-hal yang dibutuhkan secara umum oleh korban-korban.

Utang Israel Mencapai Rp 123 Triliun Sejak Dimulainya Perang dengan Hamas

PALESTINA (jurnalislam.com) – Kementerian Keuangan Israel mengumumkan pada hari Senin (13/11/2023) bahwa Israel telah menumpuk utang sekitar 30 miliar shekel (sekitar Rp.123 triliun) sejak dimulainya perang melawan pejuang Hamas.

“Lebih dari setengahnya sekitar 16 miliar shekel merupakan utang dalam mata uang dolar yang dikumpulkan melalui penerbitan di pasar internasional,” katanya.

Pemerintah Israel pada hari menambah utang lagi 3,7 miliar shekel lagi di pasar lokal dalam lelang obligasi mingguannya.

“Kemampuan pendanaan negara Israel memungkinkan pemerintah untuk membiayai seluruh kebutuhannya secara penuh dan optimal,” kata divisi akuntan jenderal kementerian.

Perang yang dimulai pada 7 Oktober meningkatkan pengeluaran Israel secara tajam untuk mendanai militer serta memberikan kompensasi kepada bisnis di dekat perbatasan dan keluarga korban serta keluarga sandera yang disandera oleh Hamas. Sementara itu, pada saat yang sama, penerimaan pajak melambat.

Akibatnya, Israel mencatat defisit anggaran sebesar 22,9 miliar shekel pada bulan Oktober, melonjak dari 4,6 miliar pada bulan September dan meningkatkan defisit pada 12 bulan sebelumnya menjadi 2,6%.

Kementerian Keuangan Israel mengatakan pihaknya akan terus beroperasi “di semua saluran untuk membiayai kegiatan pemerintah, termasuk semua kebutuhan yang timbul dari perang dan bantuan ekonomi dan sipil ke dalam negeri.”

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk “membuka keran” untuk membantu mereka yang terkena dampak perang, yang diyakini para ekonom akan secara tajam meningkatkan defisit dan rasio utang terhadap PDB hingga tahun 2024.

Namun Gubernur Bank of Israel Amir Yaron mengatakan pemerintah perlu menyeimbangkan “mendukung perekonomian dan mempertahankan posisi fiskal yang sehat.”

Lembaga pemeringkat kredit telah memperingatkan bahwa mereka dapat menurunkan peringkat Israel jika metrik utang memburuk.

Akuntan jenderal tersebut membantah laporan media Israel bahwa negaranya akan mengajukan pinjaman dari Bank Israel untuk pertama kalinya sejak tahun 1986.

Sumber: Reuters

Reporter: Bahri

Penurunan Bisnis, PT Nestle Pasuruan Mendadak PHK Ratusan Karyawan, Efek Boikot?

PASURUAN (jurnalislam.com)- PT Nestle Indonesia memutus hubungan kerja (PHK) 126 karyawannya di Pabrik Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur.

Manajemen mengatakan kebijakan dilakukan karena mereka sedang melakukan penyesuaian bisnis agar perusahaan bisa lebih tangkas. Nestle mengklaim efisiensi ini dilakukan demi mengejar peluang terus tumbuh di masa mendatang.

“Sebagai hasil dari perubahan ini, dengan menyesal, beberapa peran karyawan akan terdampak,” kata pernyataan resmi manajemen Nestle Indonesia, Selasa (14/11).

Kabar PHK massal ini menyeruak dari Presiden Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM) Dwi Haryoto.

“Manajemen melakukan efisiensi dalam waktu yang sangat singkat. Pihak perusahaan mengomunikasikan adanya penurunan bisnis dalam waktu dua minggu terakhir dan akan melakukan efisiensi dari sisi jumlah buruh yang bekerja di Pabrik Nestle Kejayan,” kata Dwi dalam keterangan resmi.

Sebanyak 126 orang anggota diberikan Surat Pembebastugasan dari kewajiban bekerja setelah Pengusaha melakukan Townhall Business Update pada tanggal 31 Oktober 2023.

“Sangat disayangkan manajemen melakukan efisiensi dalam waktu yang sangat singkat,” katanya.

Ia menghormati jika memang efisiensi tak terhindarkan, tetapi bukan dilakukan secara wajib atau paksaan. Dwi juga mengatakan PHK yang menimpa ini sangat mendadak,

“Pemberitahuan efisiensi secara mendadak ini baru terjadi pertama kali setelah Pabrik Nestle Kejayan berdiri selama 35 tahun,” ujarnya.

Para buruh pun melakukan aksi protes kepada Nestle Indonesia pada awal pekan ini. Aksi dilakukan SBNIK bersama serikat regional FSBMM di Kantor Pusat Nestle Indonesia Jakarta serta Pabrik Nestle Kejayan Pasuruan.

Sebagaimana diketahui, Nestle menjadi salah satu merek yang diboikot oleh para pendukung Palestina karena dianggap memberikan dukungan kepada Israel.

Reporter: Bahri

Belajar Kearifan Lokal, Siswa SMP Muhammadiyah PK Home Stay di Desa

BOYOLALI (jurnalislam.com)- Mengakrabkan para siswa dengan masyarakat desa menjadi salah satu cara SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengajarkan karakter kearifan lokal. Melalui program home stay tersebut, 124 siswa kelas 7 menginap di rumah penduduk Desa Pilang, Ketitang, Nogosari, Boyolali selama tiga hari dua malam pada Kamis-Sabtu (2-4/11/2023).

Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., menyampaikan program unggulan sekolah berupa home stay memang didesain untuk mengajak para siswa belajar di masyarakat. Kegiatan tersebut untuk memperkuat karakter kearifan lokal para siswa seperti kemandirian, rasa syukur, dan gaya hidup sederhana.

“Kegiatan home stay rutin dilakukan setiap tahun dan wajib diiikuti siswa kelas 7. Para siswa kita titipkan di rumah orang tua asuh selama tiga hari dua malam untuk mengikuti kegiatan bersama orang tua tersebut seperti mengolah sawah, mencari pakan ternak, membantu memasak, keberihan di rumah, dan sebagainya,” ungkapnya.

Hari pertama home stay, para siswa melakukan ramah tamah dengan orang tua asuh, mengenal profil keluarga, dan mengenal lingkungan masyarakat sekitar. Selain itu, para siswa mengajar santri dan menggelar ragam perlombaan di TPA Masjid Taqwa.

Perlombaan tersebut seperti lomba azan, lomba hafalan surat, mewarnai, lomba tafidz, murrotal, dan mewarnai. Agar melatih percaya diri tampil di depan publik, setiap selesai sholat berjamaah secara bergiliran para siswa melakukan ceramah kultum.

Hari kedua, para siswa diajak untuk belajar ke home industri di Desa Pilang. Terdapat home industri pembuatan tempe dan rambak. Mereka naik kereta kelinci sembari menikmati suasana sejuk persawahan. Pemilik home industri pembuatan tempe, Pak Agus, mengaku senang menerima kedatangan para siswa.

Pak Agus mengajak para siswa melihat proses pembuatan tempe. Hal serupa juga disampaikan Bu Yuli, pemilik home industri pembuatan rambak. Ia mengajak para siswa praktik memotong adonan rambak.

“Saya jelaskan kepada anak-anak bagaimana cara membuat rambak dari mempersiapkan tepung terigu, tepung tapioka, bumbu ketumbar, membuat adonan hingga memotong adonan rambak,” ungkap Yuli, pengusaha rambak.

Salah satu siswa peserta home stay, Nadira Evaretta Althaf mengaku senang mengikuti home stay. Ia mengaku baru pertama kali menjadi panitia lomba TPA di masjid.

“Saya ikut merasakan antusias lomba dengan senang dan bahagia. Karena baru pertama kali untuk menjadi panitia dan mengajari anak-anak TPA. Adik-adik juga langsung akrab dengan kami,” ceritanya.

Siswa kelas 7 mengikuti kegiatan home stay di Desa Pilang, Ketitang, Nogosari, Boyolali (1)
Siswa menyalurkan bakti sosial berupa sembako kepada masyakarat di desa

Sementara itu, Takmir Masjid At Taqwa, Pilang, Supriyatno, merasa senang dan bahagia karena suasana desa menjadi seperti kampung santri. Biasanya suasana sepi, sekarang mendadak desa menjadi ramai aktivitas anak-anak.

Hari terakhir home stay diisi dengan kegiatan pengajian dan bakti sosial. Pengajian akbar digelar di Masjid Taqwa Pilang dengan pembicara Ustadz Muhammad Muslih S.Ag, M.Ag. Peserta pengajian adalah warga masyarakat desa.

Adapun, bakti sosial digelar pada Sabtu pagi. Baksos berupa tebus murah paket sembako seharga sepuluh ribu rupiah. Paket sembako berisi minyak, beras, gula, teh, mi, dan kecap. Para siswa membantu menyalurkan baksos kepada masyarakat.

Aliansi Rakyat Bela Palestina Dukung Fatwa MUI Untuk Boikot Produk Pro Israel

SURABAYA (jurnalislam.com)- Aliansi Rakyat Bela Palestina menghimbau umat Islam untuk tidak membeli maupun mengunakan produk-produk yang memberikan dukungan terhadap penjajahan zionis Israel ke Palestina.

Hal itu, mereka sampaikan dalam aksi super damai doa bersama dan penggalangan dana untuk Palestina di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Ahad pagi (12/11/2023).

“Menyerukan kepada segenap masyarakat untuk memboikot produk-produk yang secara terang-terangan mendukung penjajahan Israel sebagaimana contohnya telah ditetapkan Fatwa MUI No. 83 tahun 2023 tentang hukum dukungan terhadap perjuangan palestina maupun kebijakan institusi lain,” kata orator aksi dalam pembacaan penyataan sikap aliansi tersebut.

Lebih lanjut, mereka juga mengungkapkan bahwa adanya pihak tertentu yang diskriminasi terhadap dukungan atas Palestina.

“Menolak standar ganda bahkan diskriminasi terhadap dukungan atas Palestina yang diterapkan oleh pihak tertentu yang membatasi termasuk melarang kampanye ajakan kemerdekaan Palestina baik di dunia nyata maupun maya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, hari ini kampanye semangka kembali digunakan, sebagai cara pengguna media sosial menghindari sensor dan pembatasan konten.

Pemerintah Israel memang telah lama menjalankan upaya sistemik secara global untuk membungkam dan menghilangkan jejak digital Palestina.

Di bawah propaganda Israel, platform digital menerapkan lebih dari 4.800 tindakan pembatasan terhadap konten mengenai Palestina, termasuk penutupan akun dan shadowbanning (pembatasan distribusi konten) tanpa pemberitahuan dan persetujuan pemilik akun.

Reporter: Suroji

Aliansi Rakyat Bela Palestina Desak Pemerintah Kirim Pasukan ke Gaza

SURABAYA (jurnalislam.com)- Aliansi Rakyat Bela Palestina menggelar aksi super damai doa bersama dan penggalangan dana untuk Palestina di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Ahad pagi (12/11/2023).

Ratusan ribu masyarakat yang menghadiri aksi tersebut, mulai memadati sepanjang Jalan Gubernur Suryo, depan Grahadi, sejak pukul 05.30 WIB. Mereka kompak menggunakan atribut dukungan bagi Palestina.

Mulai dari bendera, baju serba putih, hingga beberapa poster bertuliskan dukungan terhadap kebebasan bangsa Palestina. Tidak hanya itu, mereka juga kompak menyuarakan kecaman terhadap agresi militer Israel.

Dalam sebuah pernyataan sikap yang dibaca secara bersama-sama oleh seluruh peserta aksi, Aliansi Rakyat Bela Palestina mengutuk segala bentuk serangan dan blokade sumber daya yang dilakukan oleh Zionis Israel terhadap negara Palestina.

“Mendukung penuh segala bentuk usaha dan perjuangan bangsa Palestina dalam mendapatkan hak kemerdekaan,” kata orator aksi yang memimpin pembacaan penyataan sikap aliansi tersebut.

“Mengajak seluruh negara-negara dunia termasuk negara muslim maupun negara yang peduli terhadap kemanusiaan untuk mendukung Palestina merdeka,” sambungnya.

Lebih lanjut dalam pernyataan mereka,
Aliansi Rakyat Bela Palestina mengapresiasi dan mendesak konsistensi pemerintah khususnya kementerian luar negeri di forum PBB untuk terus menggalang dukungan terhadap Palestina,

“Mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengirimkan dukungan dan perlindungan berupa pasukan perlindungan perdamaian,” katanya.

“Mendesak Persatuan Bangsa-Bangsa untuk segera menghentikan agresi militer di Palestina sekaligus menetapkan Israel telah melakukan genosida dan kejahatan yang harus diadili,” tegasnya.

Dalam aksi ini tampak hadir juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta sejumlah tokoh dari berbagai elemen masyarakat.

Reporter: Suroji

Ribuan Warga Soloraya Gelar Aksi Bela Palestina, Serukan Boikot Produk Pro Israel

SOLO (jurnalislam.com)- Ribuan masyarakat Soloraya menggelar aksi bela Palestina di depan Balaikota, Surakarta, pada Ahad, (12/11/2023). Sebelumnya peserta melakukan konvoi dari Masjid MUI, Semanggi dengan mengunakan kendaraan bermotor.

Peserta aksi kemudian melakukan orasi dan membawa spanduk dan poster berisi dukungan untuk Palestina.

“Jadi kita melakukan aksi kepedulian terhadap Palestina untuk umum, siapa saja yang simpati terhadap Palestina dengan keadaan yang begitu menyedihkan, dan ini datang dari berbagai komunitas yang ada,” kata Korlap Aksi Ali Topan kepada jurnalislam.com.

Dalam aksi tersebut, salah satu tokoh Solo ustaz Yusuf Suparno membacakan fatwa MUI Pusat tentang hukum bela perjuangan Palestina.

Ia menekankan kepada peserta untuk ikut membantu perjuangan rakyat Palestina dan melakukan aksi boikot terhadap produk produk yang pro dengan ‘Israel’.

“Umat Islam diimbau untuk semaksimal mungkin menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terafiliasi dengan
Israel serta yang mendukung penjajahan dan zionisme,” katanya.

“Mari kita ikuti fatwa MUI dan kita tidak membeli produk produk yang membantu zionis ‘Israel’,” imbuhnya.

Peserta juga melakukan aksi sholat ghaib mendoakan para korban terbunuh di Palestina yang saat ini lebih dari 11 ribu orang.

Reporter: Ridho Asfari

Hari Ke-36 Operasi Badai Al Aqsa, Perlawan Sengit Brigrade Al Qassam Paksa Israel Mundur

GAZA (jurnalislam.com)- Memasuki hari ke-36 pertempuran Badai Al-Aqsa, sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam mempermalukan pasukan zionis Israel dalam perang darat di Gaza. Hal ini disampaikan juru bicara Al-Qassam, Abu Ubaidah dalam rekaman pernyataan terbarunya yang dirilis Ahad pagi (12/11/2023).

“Kami memasuki hari ke-36 pertempuran Badai Al-Aqsa, yang dimulai dengan mempermalukan entitas Zionis dan tentara barbar mereka,” kata Abu Ubaidah.

Abu Ubaidah juga menerangkan mesin perang Zionis-Amerika melakukan penghancuran bertahap sepanjang 100 meter di depan mereka dengan segala bentuk pengeboman untuk menutupi rasa ketakutan yang dialami oleh para tentara mereka.

“Tank-tank musuh maju di atas reruntuhan, namun tetap menghadapi perlawanan sengit dan pertempuran hebat yang memaksa mereka mundur dan mengubah arah,” ungkapnya.

Brigade Al Qassam mengumumkan bahwa hingga saat ini, mereka telah mendokumentasikan penghancuran lebih dari 160 kendaraan militer Zionis sejak dimulainya agresi darat.

“Penghancuran lebih dari 25 kendaraan dalam 48 jam terakhir, dan mujahidin kami menyusun jebakan bagi musuh di gedung-gedung yang hancur,” kata Abu Ubaidah.

“Para mujahidin kami terus mengintai dan menyerang pasukan musuh dan kendaraan mereka setiap saat, dan Gaza akan menjadi medan untuk membunuh tentara-tentara penjajah musuh,” pungkasnya.

Sumber: Al Jazeera Mubasher

Reporter: Bahri

Walt Disney Sumbang ‘Israel’, Soleh Solihun: Shame on You Disney

JAKARTA (jurnalislam.com)- Komika Soleh Solihun ikut berkomentar soal tindakan Walt Disney yang memberikan sumbangan untuk ‘Israel’.

Sebelumnya, Walt Disney mendonasikan $1 juta kepada Magen David Adom, afiliasi dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang menyediakan layanan medis darurat dan bank darah di Israel, dan $1 juta kepada organisasi nirlaba lainnya yang bekerja di wilayah tersebut, khususnya yang memiliki fokus pada pemberian bantuan kepada anak-anak.

“100 tahun bikin karya buat menghibur anak-anak, eh sekarang malah ngasih bantuan buat negara yang membunuh anak-anak,” cuit Soleh.

“Shame on you Disney,” imbuhnya.

Cuitan dari Soleh tersebut mendapat banyak dukungan dari penguna X (Twitter), mereka mengaku kecewa dengan tindakan dari Walt Disney tersebut.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, menurut data Kementerian Kesehatan di Gaza, Korban anak-anak yang terbunuh akibat serangan ‘Israel’ ke Palestina mencapai 4.506 anak.

Data ini kemungkinan akan terus bertambah sebab tentara ‘Israel’ saat ini terus melakukan serangan serangan ke pemukiman sipil hingga Rumah Sakit.

Beberapa RS pun dilaporkan tidak dapat beroperasi lagi akibat tidak adanya pasokan listrik dan bahan bakar.

Reporter: Bahri

Walt Disney Sumbang Rp 31 Miliar Lebih Untuk Israel

JAKARTA (jurnalislam.com)- Perusahaan film animasi terbesar, The Walt Disney Company mendonasikan 2 juta dolar AS, setara Rp. 31 miliar lebih kepada organisasi kemanusiaan yang menyalurkan bantuan ke Israel.

“Setelah serangan Hamas mengerikan yang menargetkan orang-orang Yahudi di Israel akhir pekan lalu, kita semua harus melakukan apa yang kita bisa untuk mendukung orang-orang yang mengalami begitu banyak penderitaan, kekerasan, dan ketidakpastian terutama anak-anak,” kata Robert A. Iger, Chief Pejabat Eksekutif, Perusahaan Walt Disney (12/10/2023).

“Kami mengutuk serangan-serangan ini, kebencian yang memotivasi mereka, dan kami akan terus berupaya mencari lebih banyak cara untuk memberikan dukungan di kawasan ini (Israel), dan untuk menghormati para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang terkena dampak perang ini,” sambung Iger.

Disney mendonasikan $1 juta kepada Magen David Adom, afiliasi dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang menyediakan layanan medis darurat dan bank darah di Israel, dan $1 juta kepada organisasi nirlaba lainnya yang bekerja di wilayah tersebut, khususnya yang memiliki fokus pada pemberian bantuan kepada anak-anak.

Menanggapi donasi tersebut, komika Soleh Solihun, berkomentar dalam sebuah cuitan di akun Twitter (X-red) pribadinya (10/11/2023), seolah merasa heran dengan tindakan Walt Disney yang memberikan sumbangan ke Israel.

“100 tahun bikin karya buat menghibur anak-anak, eh sekarang malah ngasih bantuan buat negara yang membunuh anak-anak,” cuit Soleh.

“Shame on you Disney,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, menurut data Kementerian Kesehatan di Gaza, Korban anak-anak yang terbunuh akibat serangan Israel mencapai 4.506 anak.

Reporter: Bahri