Oposisi Moderat Berencana Hentikan Pembicaraan Damai Suriah

JENEWA (Jurnalislam.com) – Oposisi Suriah akan meminta PBB untuk menghentikan pembicaraan damai di Jenewa hingga Damaskus menunjukkan bahwa mereka serius membahas transisi politik, anggota delegasi oposisi mengatakan kepada AFP, Senin (18/04/2016), lansir World Bulletin.

"Sebuah delegasi kecil telah datang untuk menemui (mediator PBB Staffan de Mistura) dan memintanya untuk menghentikan negosiasi sampai rezim menunjukkan bahwa mereka serius tentang transisi politik dan isu-isu kemanusiaan," kata anggota Komite Tinggi Negosiasi oposisi.

Berbicara pada kondisi anonimitas, ia menambahkan bahwa delegasi berencana tetap berada di Jenewa, untuk saat ini.

Putaran terakhir perundingan yang bertujuan mengakhiri konflik lima tahun brutal Suriah tersebut dimulai di kota Swiss pada 13 April dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir pekan ini.

Namun negosiasi tidak langsung, yang menyebabkan de Mistura harus bolak-balik menemui kedua sisi, telah dirusak oleh lonjakan kekerasan di beberapa wilayah dan berkurangnya akses bagi bantuan kemanusiaan.

Sebuah rancangan gencatan senjata parsial, yang dinegosiasikan oleh Amerika Serikat dan Rusia dan mulai berlaku pada tanggal 27 Februari, dengan harapan bahwa kesepakatan abadi bisa terjadi di Jenewa untuk mengakhiri pertumpahan darah.

Tapi pertempuran melonjak di sekitar kota kedua Aleppo pada minggu terakhir, mendorong puluhan ribu orang mengungsi, sehingga membuat HNC mempertanyakan komitmen rezim Bashar al-Assad atas komitmennya dalam solusi politik mengatasi konflik yang telah membuat setengah dari populasi mengungsi dan menewaskan lebih dari 270.000 orang (menurut hitungan PBB).

Baca juga: Syeikh Al Jaulani: Gencatan Senjata adalah Langkah Awal Penyerahan Diri pada Musuh

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

1 Bis Israel Dihantam Ledakan di Yerusalem, 20 Penumpang Zionis Terbakar

PALESTINA (jurnalislam.com) – Sebanyak 20 Zionis luka bakar akibat ledakan pada sebuah bis di kota Al-Quds terjajah. Sumber Israel menyebutkan, bis tersebut hangus terbakar dan menyambar ke yang lain, ketika sedang berangkat menuju Hebron dari Al-Quds, Infopalestina melaporkan, Senin (18/04/2016).

Dalam kaitan ini, chenel 10 televisi Israel mengatakan, sebuah bis meledak sedang dalam perjalanan menuju Hebron. Kemungkinan besar, ledakan tersebut akibat terkena ranjau darat atau akibat bom syahid yang dilakukan perlawanan Palestina.

Senada dengan chenel10, kepolisian Israel juga mengira, kendaraan tersebut meledak akibat bom syahid yang ditujukan kepada pemukim Zionis terhadap dua bis yang berdempetan.

"Sebuah bus dari Yerusalem selatan (Al Quds) mencapai jalan Moshe Baram," kata pernyataan polisi. "Ada ledakan pada bis, dan bis mulai terbakar lalu menyambar bis lain di dekatnya dan mobil pribadi juga terkena."

Mengutip laporan Aljazeera, wartawan kantor berita AFP mengatakan dari lokasi kejadian, satu bis benar-benar terbakar habis sementara bis yang lain hanya terbakar sebagian, kemudian armada besar petugas pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan kobaran api.

 

Deddy | Infopalestina | Aljazeera| Jurnalislam

Perumahan Terbesar di Dunia Bagi Pengungsi Segera Selesai Dibangun di 3 Kota Turki

ANKARA (Jurnalislam.com) – Administrasi Pembangunan Perumahan Turki sedang membangun tiga kota untuk menjadi wadah bagi para pengungsi Suriah di provinsi tenggara Hatay dan Kahramanmaras, kepala organisasi, mengatkan pada hari Ahad (17/04/2016), lansir Anadolu Agency.

"Kami sedang membangun pusat-pusat akomodasi sementara terbesar di dunia," kepala TOKI Ergun Turan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Turan mengatakan tiga kota tersebut akan memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 40.000 warga Suriah.

"Kami sedang membangun proyek akomodasi sementara terbesar di dunia melalui upaya tulus kami untuk mereka yang melarikan diri dari kekejaman Assad. Kami akan terus membangun yang baru," katanya.

Dia menambahkan fasilitas tersebut akan meliputi pusat kesehatan, sarana olahraga, sekolah, pusat rehabilitasi dan Masjid.

Turki menjadi tuan rumah terbesar bagi pengungsi Suriah di dunia, dengan lebih dari 2,5 juta warga Suriah ditempatkan di Turki.

Menurut Perdana Menteri Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD), ada 2.748.558 Suriah yang tinggal di Turki, kata Turan.

Bantuan Turki untuk pengungsi Suriah, yang berjumlah hampir $ 9 miliar, lebih besar 20 kali dari bantuan yang diterima dari organisasi internasional, menurut AFAD.

Suriah tetap terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Nushairiyah Bashar al-Assad menumpas aksi unjuk rasa dengan kebrutalan militer yang tak terduga.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Pasukan Uni Afrika Bunuh Warga Sipil Somalia

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Pasukan Uni Afrika di Somalia (The African Union peacekeeping mission in Somalia-AMISOM) telah meminta maaf karena telah menewaskan empat warga sipil setelah tentara mengira bahwa mereka adalah mujahidin al-Shabab ketika mereka tidak berhenti di sebuah hambatan, Aljazeera melaporkan, Ahad (17/04/2016).

Permintaan maaf tersebut dinyatakan pada hari Ahad, sehari setelah peristiwa itu terjadi di daerah Buulo Mareer di wilayah Lower Shabelle, 80 km sebelah selatan dari ibukota Mogadishu.

"Sebuah kendaraan melaju mendekati hambatan dan gagal mematuhi peringatan berulang-ulang untuk berhenti. Pasukan berasumsi mobil tersebut adalah Kendaraan Berisi Perangkat Peledak Improvisasi (Vehicle Borne Improvised Explosive Device-VBIED), dan melepaskan tembakan yang mengakibatkan kematian empat orang yang berada dalam kendaraan," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh AMISOM.

"AMISOM menyesalkan hilangnya nyawa warga sipil yang terjadi selama operasi dan menyatakan belasungkawa tulus kepada keluarga yang ditinggalkan," kata pernyataan itu.

Insiden itu telah diajukan kepada komisi Uni Afrika dan penyelidikan AMISOM telah dibuka untuk menentukan keadaan penembakan, kata kantor berita AFP.

Namun Human Rights Watch menyerukan AMISOM untuk melaksanakan "investigasi menyeluruh dan transparan" atas insiden tersebut sebelum mencapai kesimpulan.

"Jika AMISOM dan negara-negara pemasok pasukan yang terlibat benar-benar berkomitmen untuk mengawasi perilaku mereka, mereka harus memastikan bahwa penyelidikan harus lebih dari sekedar mempertanyakan tentara mereka sendiri dan bahwa saksi dapat berbicara dengan bebas, tanpa takut akan adanya pembalasan," Laetitia Bader, juru bicara Human Rights Watch di Kenya, mengatakan kepada Al Jazeera.

Pemerintah Somalia dijaga oleh kekuatan 22.000 misi AMISOM Uni Afrika untuk melawan mujahidin  al-Shabaab (afiliasi al-Qaeda di Afrika), yang telah bersumpah untuk menggulingkan pemerintah boneka yang korup dan didukung Barat (Amerika dan sekutunya).

Al-Shabaab meningkatkan aktivitas serangannya dalam beberapa bulan terakhir, mengambil banyak kemenangan dan keuntungan dari sikap apatis misi AMISOM dan kelemahan pemerintah boneka Somalia.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

Iran Tampilkan Sistem Rudal S-300 dalam Parade Militer Tahunan

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Iran menggunakan parade Army Day tahunan Ahad kemarin untuk menampilkan sebagian sistem pertahanan udara canggih mereka yang telah ditunggu-tunggu dipesan dari Rusia, World Bulletin melaporkan, Ahad (17/04/2016).

Sistem S-300 telah di order sejak 2007, tetapi Rusia menunda penjualan tiga tahun kemudian setelah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang berkaitan dengan program nuklir Iran.

Sebuah kesepakatan antara Iran dan enam kekuatan dunia atas kegiatan nuklir Iran mencabut sanksi pada bulan Januari berupa penghapusan hambatan untuk pengiriman namun sistem operasional sepenuhnya masih menunggu.

Sesuai dengan gambar yang diterbitkan oleh kantor berita semi-resmi ISNA, tabung rudal S-300 dan peralatan radar ditampilkan selama parade militer digelar di Teheran selatan.

Iran menegaskan sistem ini diperlukan untuk mempertahankan diri dari ancaman serangan, termasuk kemungkinan pemboman fasilitas nuklirnya, dan S-300 akan memungkinkan deteksi dini pesawat yang berusaha mendekat.

Iran dan Rusia juga dalam pembicaraan mengenai penjualan jet tempur Sukhoi SU-30, proposal lain yang dikritik AS. Armada angkatan udara Iran saat ini berasal dari era pra-revolusioner Shah.

Berbicara pada parade hari Ahad, Presiden Republik Syiah Iran Hassan Rouhani bersikeras melaksanakan rencana Iran untuk meningkatkan kemampuan militer yang bersifat defensif, mengacu pada konflik di Timur Tengah yang memburuk.

"Ketika Baghdad terancam, Republik Iran menanggapi seruan orang-orang, tentara dan pemerintah Irak untuk membela Baghdad dan tempat-tempat suci Syiah," katanya.

Tindakan yang sama diambil di Suriah, di mana Iran mendukung rezim Nushairiyah Bashar al-Assad dengan bantuan militer dan keuangan, tambahnya.

Peningkatan militer Iran menyusul kesepakatan nuklir juga membuat khawatir Arab Saudi, rival Iran.

Riyadh secara rutin mengatakan Iran ikut campur di negara-negara Arab.

Kerajaan Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Republik Syiah Iran pada bulan Januari setelah berturut-turut pecah selama eksekusi tokoh Syiah dan aktivis Nimr al-Nimr oleh Saudi.

Massa Syiah Iran yang marah menyerbu dan membakar kedutaan Arab Saudi di Teheran dan misinya di Mashhad, kota kedua Iran.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Operasi Omari: Pertempuran Sengit Berkecamuk di Kunduz, Afghanistan

KUNDUZ (Jurnalislam.com)Imarah Islam Afghanistan (Taliban) telah bergerak lebih jauh ke distrik Imam Sahib provinsi Kunduz dengan meluncurkan serangkaian serangan terhadap musuh, lansir Al Emarah News, Ahad (17/04/2016)

Mujahidin mengambil alih wilayah yang luas, mengamankan dua desa dan menyita dua pos strategis di awal pertempuran di distrik tersebut.

Di tempat lain di distrik Imam Sahib, musuh telah berada di bawah pengepungan Mujahidin dan pertempuran yang berlangsung menyebabkan musuh menderita kerugian fatal, 4 instalasi militer musuh dikuasai pada sabtu malam

Operasi Mujahidin juga berlangsung di distrik Darah Chahar provinsi Kunduz sepanjang hari. Infanteri dan musuh yang diterjunkan dengan helikopter dipukul mundur dan terpaksa melarikan diri dengan kekalahan telak.

Menurut laporan dari ibukota provinsi, pertempuran sengit sedang berlangsung di tiga titik kota Kunduz.

Mujahidin mengambil alih wilayah dari kota hingga ke utara kota serta mengejar musuh, sedangkan bagian timur dan desa Shinwari telah dibersihkan dari musuh.

Empat pasukan boneka tewas dan dua lainnya terluka parah dalam bentrokan.

Menurut laporan terbaru, total tiga pos strategis disita dan lima wilayah besar berhasil dibersihkan dari musuh di District Imam Sahib.

Sejumlah besar Arbakis, polisi dan tentara boneka tewas dan terluka, sedangkan empat Mujahidin, juga menderita luka.

Demikian pula, seorang komandan Arbaki terkenal, Arif, yang terluka kemarin dalam serangan Mujahidin meninggal tadi malam akibat cedera yang dideritanya.

Dalam laporan lain dari Kunduz, Mujahidin telah memukul mundur serangan musuh Ahad pagi di beberapa bagian ibukota provinsi Kunduz yang berbeda.

Berikut laporan Al Emarah Studio dalam bentuk video pendek dari provinsi Kunduz:

Full HD

https://archive.org/download/Kunduz1920FullHD/Kunduz1920Full-HD.mp4?_=7

HD

https://archive.org/download/KundozNewVideoHD/KundozNewVideoHD.mp4?_=8

MQ (MP4)

https://archive.org/download/KunduzMobileMP4/Kunduz-Mobile%20MP4.mp4?_=9

 

Deddy | Alemarah  | Jurnalislam

 

 

Korban Tewas Gempa Ekuador Meningkat Menjadi 238 Orang

SANTO DOMINGO (Jurnalislam.com) – Korban tewas gempa kuat yang melanda Ekuador meningkat menjadi 238 orang, kata pihak berwenang, Ahad (17/04/2016), lansir Anadolu Agency.

"Lingkungan Tarqui sangat terpengaruh dan Pedernales hancur", Presiden Rafael Correa men-tweeted dalam penerbangan pulang untuk menghadapi situasi darurat, setelah memotong perjalanannya ke Roma.

Jumlah korban terluka meningkat menjadi 1.557 orang, Departemen Manajemen Risiko melaporkan saat Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas, yang menyebut gempa tersebut sebagai "bencana", memperingatkan bahwa "angka ini sayangnya akan meningkat tiap jam".

Glas mengawasi upaya penyelamatan sampai Correa tiba di hari Ahad.

Wapres tiba Ahad pagi di area pesisir Manta bersama dengan puluhan petugas penyelamat dan mengatasi daerah Portoviejo dan Pedernales yang terkena dampak gempa.

"Prioritasnya adalah untuk menyelamatkan nyawa pada saat ini, mengurus korban yang terluka kami, dengan banyak kesatuan dan kekuatan," katanya.

Correa mengatakan pada hari Sabtu bahwa gempa tersebut adalah yang terkuat dalam beberapa dekade yang memukul Ekuador dan ia mengumumkan keadaan darurat di enam provinsi untuk menjamin ketertiban dan memobilisasi penegakan hukum untuk keselamatan warga.

Sekitar 10.000 anggota angkatan bersenjata dan 3.500 personel Polisi telah dikerahkan ke daerah bencana untuk membantu pekerjaan penyelamatan.

Para pejabat mengatakan tempat penampungan telah didirikan di seluruh rumah sakit daerah di wilayah yang terkena gempa di Pedernales dan Portoviejo dengan lebih dari 3.000 paket makanan dan hampir 8.000 perlengkapan tidur telah dikirimkan.

Gempa berkekuatan 7,8 tercatat pada pukul 18.58 waktu setempat (2358GMT) pada hari Sabtu, menurut US Geological Survey (USGS).

Gempa tersebut terjadi di sepanjang pantai Pasifik Ekuador dan meratakan bangunan dan merusak jalanan di dekat pusat gempa, serta di kota terbesar di negara itu, Guayaquil.

Lebih dari 135 gempa susulan tercatat, beberapa berkekuatan 6.0.

Sejumlah negara telah menyatakan belasungkawa, termasuk Paraguay, Kolombia, Rusia, AS dan kekuatan regional Brasil.

Venezuela telah berjanji untuk mengirim bantuan kemanusiaan dan pemerintah Kolombia mengatakan juga akan membantu upaya pemulihan.

Ekuador rawan gempa bumi kuat. Pada tahun 1906, gempa berkekuatan 8.3 memicu tsunami yang menewaskan sebanyak 1.500 orang.

Dan gempa berkekuatan 7.2 pada tahun 1987 menimbulkan 1.000 korban jiwa.

"Gempa bumi April 2016 ini terjadi di ujung selatan daerah yang diperkirakan pecah saat gempa tahun 1906," kata USGS.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Gelar Aksi Solidaritas, 3000 Tahanan Palestina Mogok Makan di Penjara Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pusat Studi Tawanan Palestina melaporkan bahwa sebanyak 3 ribu tawanan Palestina hari Ahad menggelar aksi mogok makan di penjara-penjara Zionis, sebagai bentuk solidaritas untuk rekan-rekan mereka sesama tawanan di penjara Zionis Nafha yang mengalami tindakan represif dari pihak penjara Zionis, Infopalestina melaporkan, Ahad (17/04/2016)

Jurubicara Pusat Studi Tawanan Palestina Riyad Asyqar, menjelaskan bahwa para tawanan di empat penjara Zionis (yaitu penjara Nafha, Raimon, Eshel dan Negev), mereka ini mewakili 40% dari total jumlah tawanan di penjara Zionis, menggelar aksi mogok makan, sebagai reaksi atas serangan yang dialami para tawanan di penjara Nafha, yang mengakibatkan 48 tawanan mengalami luka-luka, memar dan sesak nafas akibat tembakan gas pada mereka.

Asyqar menyatakan, “Situasi di penjara Nafha sampai saat ini, meski sudah lewat 4 hari dari penyerangan yang terjadi, masih tetap tegang. Pihak penjara Zionis terus bersiaga di tengah-tengah keberadaan direktur penjara dan direktur keamanan penjara. Keduanya yang mengeluarkan perintah penyerangan terhadap para tawanan.”

Asyqar menjelaskan bahwa para tawanan di penjara Nafha mengancam mengambil langkah-langkah eskaltif untuk melawan kebijakan represif direktur baru penjara terhadap mereka. Terlebih setelah para tawanan kembali dijebloskan ke sel isolasi pasca aksi represif pasukan penjajah Zionis dan tindakan intimidasi terhadap para tawanan.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Ketua TP PKK NTB Kecam Pelarangan Jilbab di Lombok

DOMPU (Jurnalislam.com) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Erica Zainul Majdi mengecam adanya isu larangan mengenakan jilbab yang diduga diterapkan oleh beberapa hotel di Pulau Lombok. Ia meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait menelusuri kebenaran isu tersebut.

“Kalau memang ada info seperti itu, dicari tahu dulu kebenarannya,” kata Erica ditemui saat Parade Rimpu dalam Festival Pesona Tambora di Dompu, Jumat (15/4/2016).

Perempuan nomor satu di NTB itu meminta hotel yang terbukti membuat kebijakan melarang karyawati mengenakan jilbab agar dijatuhi sanksi. “Itu jelas kita sayangkan dan tidak boleh,” tegasnya sebagaimana dilansir lombokpost.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah hotel di Pulau Lombok terindikasi belum menerima pada calon karyawati yang mengenakan jilbab. Perempuan berjilbab yang mencoba melamar mengaku terang-terangan ditolak jika tak mau melepaskan jilbabnya selama jam kerja.

Kata Erica, jika benar, dia menilai kebijakan itu melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Ia menekankan, keputusan seseorang untuk mengenakan jilbab tidak ada hubungannya dengan kompetensi kerja mereka.

“Kalau pakai jilbab kan kompetensi kerjanya tak berpengaruh. Kenapa perlu dilarang,” kecamnya.

Ia berharap, isu itu tidak benar adanya. Kalaupun benar, lanjutnya, harus segera disikapi. Apalagi NTB sendiri dikenal sebagai daerah religius yang notabene menerapkan konsep pariwisata halal.

Reporter: Sirath | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

 

Bentrokan Muslim Khasmir dan Tentara India Memasuki Hari Keempat

SRINAGAR (Jurnalislam.com) – Wilayah Jammu Kashmir yang diduduki India tetap lumpuh pada Sabtu hari keempat unjuk rasa umum yang diadakan untuk memprotes pembunuhan demonstran baru-baru ini oleh pasukan keamanan India, lansir Anadolu Agency, Sabtu (15/04/2016).

Selama dua hari terakhir, pemerintah India telah memberlakukan jam malam di beberapa wilayah dan memutus akses ponsel dan internet.

Pada tanggal 12 April, Mohammad Iqbal, 24, Nayeem Ahmad, 22, dan Raja Begum, seorang wanita berusia 60 tahun, ditembak mati dalam protes yang diadakan menentang dugaan penganiayaan seorang gadis Kashmir oleh seorang tentara India di kota Handwara di utara Jammu Kashmir sekitar 100 kilometer dari ibukota daerah Srinagar.

Kematian tersebut membawa ribuan pemuda turun ke jalan-jalan di seluruh wilayah, meneriakkan slogan-slogan anti-India dan bentrok dengan pasukan keamanan India, yang di beberapa tempat menembaki demonstran.

Pada tanggal 13 April, seorang pemuda lain, Jehangir Ahmad, tewas di Dragmulla, Kupwara setelah kepalanya diserang dengan tabung gas air mata, lebih meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

Dua hari kemudian, Arif Ahmad, 18 tahun, tewas setelah pasukan India menembaki demonstran di Kupwara, sementara sejumlah lainnya menderita luka-luka terkena peluru.

Kepemimpinan pro-kemerdekaan di kawasan itu mempertahankan seruan untuk meneruskan unjuk rasa umum yang sedang berlangsung, sementara pasukan keamanan India memberlakukan jam malam di beberapa daerah untuk mencegah berkumpulnya sejumlah besar orang.

Gadis yang melancarkan laporan penganiayaan dan memicu protes, bersama dengan ayahnya, saat ini berada dalam tahanan polisi.

Pasukan keamanan India sejak itu merilis sebuah video di mana identitas gadis itu diungkap dan dia menyatakan bahwa dia tidak dilecehkan oleh tentara.

"Mengungkap identitas korban pelecehan seksual – dan masih muda – adalah ilegal di bawah hukum India," kata aktivis hak asasi manusia Khurram Parvez.

"Sejak itu, mereka menahannya (di tahanan polisi), tidak memberikan akses bagi dirinya untuk memperoleh bantuan hukum," tambah Parvez.

Pada hari Sabtu, keluarga gadis itu berusaha untuk mengadakan konferensi pers di Srinagar, tetapi polisi mencegah mereka untuk berbicara kepada wartawan.

"Kami mendapat perintah tidak mengizinkan keluarga mereka untuk berbicara dengan siapa pun karena kita tidak tahu apa yang akan mereka katakan," kata seorang pejabat polisi kepada wartawan India.

Ibu gadis itu mengatakan bahwa putrinya telah dianiaya oleh seorang prajurit India sebelum diseret ke kantor polisi di mana dia dipaksa untuk membuat pernyataan yang mendukung tentara India melakukan kesalahan.

"Orang-orang bereaksi terhadap penyalahgunaan putri saya dengan meminta tentara tersebut ditangkap," ibu gadis itu mengatakan dengan bersikeras anonimitas karena takut mendapat balasan.

"Tapi polisi dan tentara membunuh orang-orang yang mendukung," kata ibu yang tertekan itu kepada Anadolu Agency.

"Untuk menyelamatkan image tentara India, mereka memaksa anak saya memberikan pernyataan di bawah paksaan dan sejak itu menahannya di 'tahanan protektif'," tambahnya.

"Saya ingin anak saya kembali;. Saya takut dia akan menderita pelecehan lebih lanjut dan penyiksaan di sana [yaitu, di tahanan polisi] saya tidak diizinkan untuk melihat putri dan suami saya," katanya.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, dikuasai oleh India dan Pakistan di beberapa bagian dan diklaim oleh kedua Negara tersebut secara penuh. Sebuah potongan kecil wilayah Kashmir juga dipegang oleh China.

Pakistan dan India terlibat tiga kali perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – sejak partisi yang terakhir pada tahun 1947.

Dua dari konflik tersebut memperebutkan Kashmir.

Sejak tahun 1989, kelompok-kelompok perlawanan Kashmir di wilayah Kashmir yang dipegang India (Jammu Kashmir) telah berjuang melawan penjajah India untuk menuntut kemerdekaan atau penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.

Puluhan ribu warga Kashmir dilaporkan telah tewas dalam kekerasan itu, sebagian besar dari mereka tewas oleh pasukan India.

India saat ini diperkirakan mempertahankan sekitar 500.000 pasukannya di Jammu Kashmir.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam