Mujahidin AQAP Tantang Berdebat dengan Islamic State

YAMAN (Jurnalislam.com) – Sebuah media jihad telah merilis sebuah video dan pernyataan yang mendokumentasikan al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) mendebat pasukan Abu Bakr al Baghdadi di Yaman, lansir The Long War Journal, Selasa (19/04/2016).

Video, yang hampir berdurasi 13 menit, dirilis melalui media sosial oleh the Hidayah Establishment for Media Production pada tanggal 8 April.

Seorang pria yang dikenal sebagai Abu al Abbas al Hadrami (lihat di bawah) membahas upaya panjang AQAP untuk berhadapan dengan Islamic State (IS). Hadrami, yang wajahnya dikaburkan saat berbicara, mengatakan bahwa Ulama jihad ingin "memperjelas hal-hal" bagi kaum muda setelah perseteruan dengan IS dimulai.

Menurut Hadrami, Harits bin Ghazi al Nadhari dan Ibrahim al Rubaish (seorang mantan tahanan Guantanamo) termasuk di antara Syeikh yang ingin menyelesaikan perselisihan melalui debat publik. Sebenarnya tindakan ini menempatkan Nadhari dan Rubaish dalam bahaya, tetapi mereka tetap mendesak maju, agar orang-orang bisa membedakan kebenaran dengan kepalsuan. Nadhari dan Rubaish gugur, Syahid, dalam serangan pesawat tak berawak (drone) AS pada tahun 2015.

AQAP mengirim perwakilan untuk bertemu dengan pasukan IS di Provinsi Shabwah. Video menunjukkan rekaman kedua belah pihak duduk bersama di sebuah masjid dan menyetujui debat publik. Tetapi IS diduga mengelak, membuat "alasan" untuk menunda konfrontasi verbal.

Sebuah dokumen yang ditulis oleh Wuhayshi kemudian ditampilkan. Screen shot surat resmi yang panjangnya satu halaman tersebut dapat dilihat di bawah. Wuhayshi menyebut "saudara-saudara kita" di Islamic State, mengatakan bahwa surat tersebut adalah tanggapannya terhadap permintaan mereka untuk pesan tentang sebuah perdebatan atas poin-poin yang diperselisihkan. Menurut terjemahan yang diperoleh oleh The Long War Journal, Wuhayshi mengidentifikasi "delegasi" AQAP sebagai Abu Abas al Muhajir dan mediator debat tersebut adalah Abu Ali al Awlaqi, yang akan mengatur berlangsungnya debat.

Perdebatan tidak pernah terjadi. Hadrami mengatakan salah satu alasannya adalah bahwa, tidak seperti AQAP, IS tidak memiliki ulama syariah (hukum Islam) yang dikenal yang mampu terlibat dalam wacana (perdebatan). Hadrami mengatakan bahwa satu-satunya pejabat yang dikenal untuk berbicara mewakili IS tentang hal-hal seperti itu adalah Baghdadi dan juru bicara IS Abu Muhammad al Adnani. (IS memang memiliki ulama syariah, tetapi kebanyakan dari mereka tidak secara luas dikenal di kalangan jihad, sebagaimana ulama al Qaeda yang dikenal skala internasional di kalangan mujahidin).

Hadrami mengutuk perpecahan di jajaran jihadis, mengatakan bahwa hal itu sama dengan hadiah untuk kaum Syiah dan "Tentara Salib." Dia menambahkan bahwa debat publik dibutuhkan tidak hanya di Yaman, tetapi juga di Irak dan Syam. Namun, IS tidak akan muncul karena para pemimpinnya sebenarnya takut "akan merasa malu."

Pada 10 April, dua hari setelah video Hadrami dirilis, Hidayah memposting pernyataan seorang jihadis lain yang diidentifikasi sebagai Yaqub al Somalia. Namanya menyiratkan bahwa ia berasal dari Somalia, tapi kadang-kadang jihadis memilih nama alias untuk alasan lain.

Somalia menguraikan pendapat Hadrami, mengatakan bahwa IS tidak berani mengekspos "kekurangan" pejabat syariahnya. Pasukan Baghdadi ini tidak pernah menanggapi buku-buku dan publikasi lain yang dikeluarkan cabang al Qaeda yang membatalkan kekhilafahan mereka.

Menurut terjemahan yang diperoleh oleh The Long War Journal, Somalia mengatakan bahwa IS secara resmi gagal menanggapi video seri Islamic Spring Syeikh Ayman al Zawahiri, karya Harith al Nadhari, pernyataan bersama yang dikeluarkan Anshar al Syariah (cabang AQAP di Yaman) dan Al Qaeda di Maghreb Islam (AQIM), buku-buku yang diterbitkan oleh pejabat syariah al Qaeda di Suriah, dan publikasi lainnya "yang disetujui oleh al Qaeda dari seluruh dunia."

Negara Baghdadi ini belum memberikan jawaban yang valid atas batalnya khalifah IS oleh Zawahiri kata Somalia. Sebaliknya, IS malah meremehkan para pendahulunya, Amir al Qaeda global yang menurut Somalia mengacu pada Syeikh Ayman Zawahiri sebagai "orang bijak ummat Islam”.

Somalia mengatakan bahwa ekspansi global IS telah menyebabkan "bencana" pertikaian di mana-mana mulai dari Libya ke Asia Selatan. Satu-satunya pengecualian, menurut Somalia, adalah di Sinai.

Video yang mempublish Hadrami dan pernyataan oleh Somalia adalah penjelasan bagi kaum muslim, juga  sebagai dakwah al Qaeda yang sedang berlangsung terhadap IS. Sejak 2014, al Qaeda dan cabang cabangnya telah merilis pesan anti IS di Afghanistan, Pakistan, Suriah, Yaman, di Afrika, serta di tempat lain. Organisasi Baghdadi ini juga menghasilkan pesan anti-al Qaeda secara teratur, termasuk bahkan dalam majalah propaganda mereka, Dabiq, yang berbahasa Inggris.

Kesaksian Hadrami mirip dengan video yang dirilis oleh Jabhah Nusrah, cabang resmi al Qaeda di Suriah, tak lama setelah Amir al Qaeda tidak mengakui klaim sepihak ISIS sebagai Khilafah pada awal 2014.

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

UNESCO: Al Aqsha adalah Tempat Suci Umat Islam Tanpa ada Sejarah Yahudi!

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sebuah resolusi UNESCO menyatakan bahwa Al Aqsha dan tempat suci lainnya di Hebron dan Bethlehem merupakan "bagian integral Palestina." Pernyataan ini membuat kesal pemerintah zionis yahudi. UNESCO juga mengutuk Israel, "pemerintahan penjajah," karena menanam kuburan palsu di pemakaman Muslim, lansir World Buletin, Selasa (19/04/2016).

Dua tujuan ziarah kaum muslim, Masjid Ibrahimi (Gua para Leluhur) di jantung kota tua Hebron dan Masjid Bilal bin Rabah (Makam Rachel) di Bethlehem, diberi nama dalam laporan tersebut sebagai "situs Palestina." Draft keputusan dewan eksekutif UNESCO di Palestina yang dijajah tersebut dirilis pada tanggal 11 April 2016.

UNESCO "menegaskan kembali bahwa dua situs bersangkutan yang terletak di … Hebron dan di Betlehem merupakan bagian integral dari Palestina" dan "tidak menyetujui penggalian ilegal Israel, pekerjaan, pembangunan jalan pribadi untuk pemukim dan tembok pemisah di dalam Kota Tua … Hebron yang sedang berlangsung, yang akan mempengaruhi integritas situs," kata pernyataan itu.

UNESCO juga mengecam serangan Israel terhadap umat Islam di Al Haram Al-Sharif, dan tempat sucinya, Masjid Al-Aqsha.

UNESCO "mengutuk keras agresi Israel dan langkah-langkah ilegal terhadap kebebasan beribadah dan akses Muslim menuju situs suci mereka Masjid Al-Aqsa / Al-Haram Al Sharif, dan meminta Israel, Pemerintahan Penjajah, untuk menghormati Status Quo situs bersejarah tersebut dan agar segera menghentikan seluruh tindakan mereka," kata pernyataan itu.

UNESCO meminta Israel untuk menghentikan "larangan bagi umat Islam untuk mengubur jenazah di beberapa tempat dan melarang penanaman kuburan palsu Yahudi di pemakaman Muslim."

UNESCO juga mengkritik "blockade zionis terus menerus di Jalur Gaza," yang menyebabkan "jumlah korban antara anak-anak Palestina yang tidak dapat ditoleransi," serta mengecam "serangan terhadap sekolah-sekolah dan fasilitas pendidikan dan budaya dan penolakan akses pendidikan."

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Operasi Omari: Laporan Lengkap Serangan Bom di Dekat Istana Presiden dan Kementerian Pertahanan, Kabul

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Serangan syahid Imarah Islam Afghanistan (Taliban) di Kabul berakhir dengan tewas dan cederanya ratusan pekerja dan pasukan badan intelijen, Al Emarah News melaporkan, Selasa (19/04/2016)

Di tengah “Operasi Omari” Imarah Islam yang sedang berlangsung, unit beranggotakan 3 orang dari batalion syhaid melakukan serangan presisi pada bangunan Direktorat NDS ke-10 yang terletak di wilayah paling aman di kota Kabul dekat dengan Istana Presiden dan Kementerian Pertahanan .

Pada sekitar pukul 09:00 waktu setempat hari Selasa (19/04/2016), truk yang penuh dengan bahan peledak diledakkan di pintu gerbang gedung direktorat 10, menghancurkan sebagian besar bangunan dan melenyapkan semua hambatan.

Operasi itu dilakukan oleh 3 pencari syahid (Jamaluddin dari Maidan Wardak, Sayed Abdul Wali Agha dari Kandahar dan mujahid ke-3 yang masih hidup). Jamaluddin meledakkan truk di pintu gerbang gedung direktorat 10 diikuti oleh 2 rekannya yang bergegas masuk ke dalam dan terlibat dengan personel musuh yang tersisa selama 5 jam.

Bom truk kuat menghancurkan direktorat 10, bangunan NDS yang berdekatan dan seluruh perimeter pertahanan musuh di sekitarnya. Dua mujahid berhasil memasuki gedung direktorat 10 sebelum pindah ke blok pertama, kedua dan akhirnya blok ketiga, membunuh semua pekerja NDS yang entah bagaimana selamat dari ledakan awal.

Kedua mujahid kemudian bertempur dengan pasukan penguatan yang tiba ke lokasi kejadian dari dalam gedung.

Berdasarkan informasi kami yang telah diverifikasi, 92 pekerja, pasukan utama dan penjaga keamanan termasuk wakil kepala intelijen Fakhri dan Abbas Danish, keponakan pemimpin baru tewas dan lebih dari seratus pekerja badan intelijen lainnya yang berkumpul di gedung untuk berbagi informasi terluka.

Setiap orang menyadari bahwa tidak ada warga sipil yang diizinkan untuk melakukan perjalanan di dekat gedung direktorat 10 NDS dan daerah ini bukanlah merupakan wilayah sipil. Namun karena kekuatan ledakan yang besar, kaca-kaca banyak bangunan yang berada jauh juga hancur dan menyebabkan luka ringan bagi beberapa orang namun tidak ada cedera serius yang dilaporkan.

Serangan itu akhirnya berakhir sekitar pukul 3:00 di sore hari setelah Mujahid lain – Sayed Abdul Wali Agha – mati syahid dan yang ketiga kehabisan amunisi namun segala puji bagi Allah Tuhan Semesta, ia berhasil bergabung dengan aman dengan unit Mujahidin di dekatnya.

Mujahid ini menceritakan bahwa ia sendiri berhasil membunuh 58 pasukan badan intelijen termasuk pasukan utama.

Juru bicara Imarah Islam Afganistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan ini adalah salah satu pukulan terberat dari operasi Omari yang baru-baru ini diluncurkan dan mengirimkan pesan kuat kepada penjajah dan antek-antek mereka (AS dan sekutunya). Musuh tidak akan diberi ampun, dan akan terus menghadapi serangan presisi seperti itu dan pejabat penting harus dilenyapkan.

Serangan ini sekali lagi menunjukkan kepada musuh bahwa dengan bantuan Allah Subhanahu wa ta'ala dan dukungan lengkap bangsa, Mujahidin Imarah Islam mampu menyerang daerah benteng musuh yang paling aman dengan bahan peledak. Musuh harus mengambil pelajaran dari serangan peringatan ini dan bukannya malah mengubah rencana mereka, mereka harus menyadari realitas di lapangan dan berhenti menguji diri mereka melawan bangsa Mujahid Afghanistan yang gagah berani.

Seperti yang dilansir The Long War Journal, Selasa, serangan hari ini di Kabul adalah yang terbesar dari jenisnya sejak 07-08 Agustus 2015, ketika Taliban mengirimkan dua pelaku bom istisyhad dan melancarkan sebuah serangan istisyhad selama 24 jam. Empat puluh empat orang, termasuk 20 calon polisi Afghanistan, 15 warga sipil Afghanistan, delapan personel Afghanistan yang dikontrak AS, dan Baret Hijau Angkatan Darat AS tewas ketika Taliban menargetkan akademi polisi, basis pasukan khusus AS, dan distrik perumahan.

Taliban secara terbuka terlibat perang dengan pasukan Afghanistan di medan perang di berbagai bidang di seluruh Afghanistan. Di selatan, Taliban menguasai hampir setengah dari provinsi Helmand dan telah menekan mundur pasukan Afghanistan dari distrik utama di sana. Ibukota provinsi Lashkar Gah berada di bawah pengepungan. Di utara, Taliban melancarkan serangan terkoordinasi di ketujuh kabupaten Kunduz tepat setelah mengumumkan dimulainya Operasi Omari pekan lalu. Taliban juga berjuang di tempat terbuka di beberapa provinsi di timur dan barat tidak hanya dengan serangan bom martir tapi juga dengan operasi militer.

 

Deddy | Alemarah | TLWJ | Jurnalislam

Pesawat Tempur Rezim Assad Membom Pasar, Bunuh 33 Warga Sipil di Idlib

SURIAH (Jurnalislam.com) – Tiga puluh tiga warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka pada Selasa ketika angkatan udara Syiah Nushairiyah Assad membom kota Maarat al-Numan dan kota Kafr NABL di provinsi barat laut Idlib, seorang pejabat pertahanan sipil Suriah mengatakan kepada Anadolu Agency, Selasa (19/04/2016).

Menurut Omar Alwan, seorang pejabat pertahanan sipil yang berbasis di Maarat al-Numan, 28 warga sipil tewas dan 33 lainnya cedera ketika sebuah pesawat perang Suriah menggempur sebuah pasar di Maarat al-Numan.

Pesawat perang yang sama, Alwan mengatakan, juga menargetkan daerah perumahan kota terdekat Kafr NABL, mengakibatkan lima orang tewas dan 12 luka-luka.

Tim pertahanan sipil bergegas ke daerah-daerah yang ditargetkan dalam upaya untuk membantu para  korban.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Nushairiyah Assad menumpas aksi unjuk rasa dengan keganasan militer tak terduga hingga meletus perlawanan sebagai bagian dari kebangkitan "Musim Semi Arab".

Menurut penghitungan yang disusun oleh Anadolu Agency, lebih dari 361.000 orang telah tewas di Suriah sejak konflik meletus, angka ini melebihi jumlah perhitungan PBB.

 

Deddy | Andaolu Agency | Jurnalislam

 

 

Begini Kondisi Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di Lapas Gunung Sindur Bogor

SOLO (Jurnaislam.com) – Kondisi yang dijalani ustadz Abu Bakar Ba’asyir di Lapas Kelas III Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat pasca dipindahkan dari Lapas Pasir Putih Nusakambangan, tak banyak berubah. Ulama sepuh berusia 80 tahun ini hanya boleh dijenguk oleh keluarga terdekat saja.

“Peraturan pembesukan beliau masih mengikuti protap yg sama dengan lapas pasir putih nusakambangan, beliau masih tidak boleh dijenguk siapapun kecuali oleh keluarga terdekat saja dan itupun hanya boleh bertemu di ruang kaca tanpa rongga sedikitpun untuk berkomunikasi langsung, maka komunikasi harus menggunakan alat intercom,” kata putra bungsu ustadz Abu, Abdul Rachim Ba’asyir dalam pernyataannya kepada Jurnalislam, Selasa (19/4/2016).

Abdul Rachim yang baru menjenguk ayahnya pada Senin (18/4/2016) kemarin, menyayangkan perlakuan Lapas kepada ustadz Abu. Sebab, perlakuan tersebut seharusnya diperuntukkan bagi narapidana yang ‘nakal’.

“Hal ini masih menjadi bahan keberatan pihak keluarga,  karena menurut tim pembela Ustadz ABB,  bahwa perlakuan sedemikian rupa tidak layak diterapkan kepada ustadz abb karena standar demikian sebenarnya hanya diterapkan buat para napi yang nakal,” ujarnya.

Sedangkan Ustadz Abu, lanjutnya, tidak pernah melakukan "kenakalan" apapun selama ditahan di lapas manapun. Bahkan ustadz Abu selalu bersikap kooperatif dan berakhlak mulia terhadap seluruh petugas lapas.

“Hal tersebut diakui oleh seluruh petugas lapas dimanapun beliau ditahan. Maka protap isolasi dengan ruang kaca adalah salah satu bentuk penzaliman oleh pejabat-pejabat negeri ini terhadap beliau meneruskan kebijakan yang diperlakukan sejak di Lapas Pasir Putih Nusakambangan,” tegas pria yang karib disapa ustadz Iim itu.

Selain itu, pemasangan CCTV selama 24 jam di ruang tahanan ustadz Abu dan dipantau dari jarak jauh secara online, dinilai ustadz Iim sebagai pelanggaran hak privasi.

“Kamera dipasang di ruang tahanan beliau merekam segala gerak-gerik beliau di dalam kamar selama 24 jam. Ini adalah bentuk pengawasan yang sangat berlebihan dan merupakan pelanggaran hak privasi beliau. Sebagai orang yang sudah sepuh berumur 80 tahun tentunya ada kondisi tertentu yang tak ingin terekspose ke publik saat berada di kamar,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, keluarga bersama tim Pembela Ustadz ABB menegaskan, akant terus berjuang untuk mengembalikan hak-hak ustadz Abu yang didzalimi.

“Semoga langkah ini dipermudah oleh Allah SWT.  seraya memohon doa kepada segenap kaum muslimin di negeri ini agar Allah menghapuskan segala kedzaliman yang terjadi di negeri ini keatas siapapun oleh siapapun. Semoga Allah membalas pelaku setiap perbuatan dzalim di dunia dan akhirat,” tutur ustadz Iim.

Lebih lanjut, ustadz Iim mengatakan, pihak Lapas Gunung Sindur (Gundur) berjanji akan memberikan beberapa kelonggaran kepada ustadz Abu, seperti berjemur di bawah sinar matahari selama 3 jam sehari dan sholat jum'at berjamaah di masjid.

“Namun pihak lapas Gundur belum memberikan ijin untuk pelaksanaan sholat fardhu 5 waktu secara berjamaah di masjid lapas,” tukasnya.

Ustadz Abu Bakar Ba’asyir saat ini menempati Blok D1 Lapas Kelas III Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Blok tersebut merupakan blok khusus kasus terorisme.

Reporter: Riyanto | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Lagi, Pembicaraan Damai Yaman Ditunda, Milisi Houthi Tidak Hadir

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pembicaraan damai antara pihak Yaman yang berperang, rencananya akan dimulai di Kuwait pada hari Senin telah ditunda, utusan PBB Ismail Ould Cheikh Ahmed mengatakan, mendesak kelompok pemberontak negara itu (Houthi) untuk ambil bagian dalam pembicaraan, World Bulletin melaporkan, Senin (18/04/2016).

"Karena perkembangan selama beberapa jam terakhir, awal perundingan damai Yaman yang dijadwalkan akan dimulai hari ini … di Kuwait, ditunda," kata utusan itu dalam sebuah pernyataan, tanpa menyebutkan kapan pembicaraan tersebut akan berlangsung.

"Kami sedang bekerja untuk mengatasi tantangan terbaru dan meminta delegasi untuk menunjukkan itikad baik (dan) berpartisipasi dalam pembicaraan untuk mencapai resolusi damai terhadap krisis di Yaman," kata Ould Cheikh Ahmed.

"Beberapa jam berikutnya sangat penting,&quo

MTQ Jabar ke-34, Kanwil Kemenag: Telah Terjadi Pergeseran Orientasi

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Buchori mengatakan, telah telah terjadi pergeseran orientasi dalam memaknai kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ). Menurutnya, MTQ bukan seremoni untuk meraih prestasi dan prestise. Sejatinya, MTQ membentuk insan-insan yang mampu meningkatkan kualitas penghayatan, pemahaman, dan pengamalan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al Quran.

Ia mencatat ada dua kekeliruan yang menjadi masalah dalam pelaksanaan MTQ. Pertama, MTQ dipahami sebagai kegiatan rutinitas, sehingga pelaksanaannya masih bertumpu pada kebiasaan-kebiasaan dalam rangka merealisasikan anggaran semata.

“Padahal alau dimanfaatkan kepada langkah yang lebih baik akan jauh lebih bermanfaat,” ujarnya saat memberi sambutan dalam pembukaan MTQ ke-34 tingkat Jawa Barat, di lapang Dadaha Kota Tasikmalaya, Ahad (17/4/2016).

Dua, sambungnya, musabaqoh hanya dipandang sebagai kegiatan untuk meraih prestasi dan prestise. Tak heran, dalam mendapatkannya MTQ sering menggunakan cara-cara yang kurang tepat. Saat ini para qari-qariah mengikuti MTQ di provinsi Jabar, lantas pada kesempatan berbeda mereka mewakili provinsi lain.

“Kedua masalah tersebut telah mereduksi tujuan dilaksanakannya musabaqoh, yaitu menjadi salah satu bagian dari sistem evaluasi atas keberhasilan dan melakukan proses pendidikan dan pembinaan baca tulis dan pemahaman Alquran,” tutur Buchori sebagaimana dilansir initasik.com

Dalam sambutan sebelumnya, Ketua Umum LPTQ Jawa Barat, Ahmad Hadadi, menyebutkan, MTQ ke-34 ini diikuti 1.988 peserta dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat yang memerebutkan 21 emas. Peserta terbaik akan mewakilik Jawa Barat mengikuti MTQ tingkat nasional yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat, Juli 2016.

Reporter: HBQ | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Taliban: Laporan Operasi Omari di 3 Provinsi

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) Al Emarah News melaporkan, Senin (18/04/2016) Mujahidin Imarah Islam(Taliban) memukul mundur kemajuan musuh di pintu gerbang timur kota Kunduz, ibukota provinsi Kunduz, mengubah serangan musuh menjadi kekalahan setelah pertempuran sengit berjam-jam.

Dalam laporan lain, sebuah tank musuh ditargetkan oleh IED di sepanjang jalan di distrik Chahar Darah tadi malam.

Di provinsi Badakhshan utara Mujahidin Imarah Islam melancarkan serangan berat pada pusat kabupaten Tagab dari 4 arah, Ahad sore.

Para pejabat mengatakan bahwa pasukan musuh yang bingung dengan serangan saat pusat pemerintahan kabupaten jatuh di bawah pengepungan ketat, menambahkan bahwa pertempuran itu menyebabkan 10 pasukan bayaran tewas termasuk seorang komandan musuh utama, Pahlawan dan 15 lainnya luka-luka.

Dikatakan bahwa seorang mujahid juga syahid dalam pertempuran tersebut (semoga Allah menerimanya) dan 2 lainny

Mujahidin Suriah Pukul Mundur Pasukan Assad, Maju ke Provinsi Hama

DAMASKUS (Jurnalislam.com) – Para mujahidin Suriah telah maju di provinsi barat laut Hama setelah terlibat pertempuran sengit dengan pasukan rezim Syiah Nushairiyah Assad, kata sumber-sumber, lansir Anadolu Agency, Senin (18/04/2016).

Sumber, yang berbicara kepada Anadolu Agency pada kondisi anonimitas untuk alasan keamanan, mengatakan bahwa mujahidin Suriah menguasai desa Kherba al-Naqoos dan Talat al-Dababat di Sahl al-Ghab.

Ini adalah pertama kalinya pejuang-pejuang Suriah di wilayah ini menguat terhadap pasukan rezim sejak Rusia memulai serangan udara mereka terhadap para pejuang anti rezim Bashar al-Assad pada bulan September.

Menurut sumber yang sama, pejuang-pejuang Suriah menguasai tiga desa di pedesaan utara Latakia.

Pesawat-pesawat tempur rezim melakukan enam serangan di kota Toledo di pedesaan bagian utara Aleppo, menewaskan empat orang, termasuk dua perempuan, sumber-sumber lokal mengatakan kepada Anadolu Agency.

Suriah telah terkunci dalam perang global  sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Assad menumpas para pengunjuk rasa, dengan keganasan militer tak terduga, lalu pecah sebagai bagian dari perlawanan Arab Spring.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Operasi Militer Turki Tewaskan 31 Milisi Komunis PKK di Tenggara

ANKARA (Jurnalislam.com) – Sebanyak 31 milisi komunis PKK tewas pada hari Ahad (17/04/2016) selama operasi militer pasukan keamanan Turki di provinsi tenggara Mardin, Sirnak, dan Hakkari.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (18/04/2016), Staf Umum Turki mengatakan 18 milisi PKK, termasuk dua pemimpin PKK, tewas di distrik Nusaybin di Mardin ketika hendak melarikan diri menuju Suriah, sementara enam orang lainnya juga tewas di berbagai wilayah kabupaten, lansir Anadolu Agency, Senin.

Sebanyak 267 milisi telah tewas di distrik sejauh ini.

Di provinsi Sirnak, tiga teroris PKK tewas pada hari Ahad, sehingga jumlah telah yang tewas di provinsi ini menjadi 215.

Dalam operasi lain di distrik Yuksekova Hakkari, pasukan keamanan Turki menewaskan empat teroris PKK. Secara total, 183 teroris telah tewas sejauh ini.

Beberapa senjata juga disita selama operasi, pernyataan tersebut menambahkan.

PKK – yang juga dipandang sebagai organisasi teroris oleh internasional – PKK melanjutkan operasi militer bersenjata 30 tahun terhadap negara Turki pada bulan Juli 2015.

Sejak itu, lebih dari 350 anggota pasukan Turki tewas dan ribuan teroris komunis PKK tewas dalam operasi di seluruh Turki dan Irak utara.

 

 Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam