3 Serdadu Komando AS dan 13 Pasukan Arbaki Gabungan Tewas dalam Pertempuran di Kunduz

KUNDUZ (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 3 pasukan komando Amerika, 9 komando lokal termasuk 4 pasukan Arbakis tewas, sementara 12 pasukan musuh gabungan lainnya terluka dalam pertempuran sengit yang berlangsung sejak kemarin di provinsi Kunduz, Al-Emarah News mengatakan, Kamis (28/04/2016).

Konvoi musuh disergap Taliban dalam upaya operasi gabungan mereka untuk melakukan serangan balasan pada posisi mujahidin di malam hari.

Tiga kendaraan lapis baja musuh hancur dalam serangan penembakan dan pemboman selama pertempuran.

Pesawat dan helikopter tempur penjajah AS melakukan serangan balas dendam atas korban mereka secara membabi buta, mengebom pemukiman penduduk, sejumlah rumah dan warga sipil sebagian besar anak-anak dan perempuan tewas dan terluka.

Tiga pejuang Taliban gugur, syahid, dan tujuh lainnya mengalami luka dalam pertempuran.

Musuh kini dikabarkan telah berada di bawah pengepungan Mujahidin dan sedang berusaha untuk menemukan jalan keluar.

Laporan juga datang dari provinsi Kapisa, mujahidin Imarah Islam menduduki dua instalasi utama musuh di distrik Tagab di awal hari Kamis.

Sedikitnya16 tentara boneka tewas dan puluhan pasukan musuh lainnya terluka dalam operasi Kamis, laporan tersebut menambahkan.

Divisi kombatan Mujahidin telah menjadi martir dalam pertempuran itu, tiga lebih mujahidin terluka.

Kemudian di kawasan provinsi Nijrab, seorang tentara boneka tewas dengan kendaraan hancur ketika Mujahidin menyerang konvoi musuh pada sore harinya.

 

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

16 Pasukan Khusus AS Pelaku Pemboman Rumah Sakit di Kunduz Hanya Dihukum Administrasi

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Sekitar 16 personil militer AS, termasuk seorang Jenderal, melanggar kedisiplinan dalam kaitannya dengan pemboman sebuah rumah sakit sipil di Afghanistan tahun lalu yang menewaskan 42 orang, seorang pejabat senior AS mengatakan, lansir Aljazeera, Kamis (28/04/2016)

Tidak ada tuntutan pidana yang diajukan pada para prajurit dan perwira tersebut, mereka hanya menerima hukuman administrasi, kata pejabat itu.

Mereka adalah pasukan operasi khusus yang melakukan serangan brutal terhadap fasilitas Doctors Without Borders di kota utara Kunduz

Meskipun tidak satupun dari mereka yang dihukum dikirim ke pengadilan militer, dalam banyak kasus hukuman non-yudisial, seperti surat teguran atau suspensi, secara efektif dapat mengakhiri karir militer mereka.

Para pejabat tidak berwenang untuk membahas masalah ini secara terbuka, sehingga berbicara dengan syarat anonim, Associated Press melaporkan.

Pentagon diharapkan untuk merilis laporan lengkap tentang penyelidikan pada hari Jumat.

Bulan lalu, lebih dari selusin, sebagian besar personel administrasi militer AS, menjalani hukuman kedisiplinan sehubungan dengan pemboman.

Rumah sakit, yang dijalankan oleh badan amal medis Doctors Without Borders di Kunduz, diserang oleh pesawat tempur AC-130 operasi khusus Angkatan Udara AS, salah satu senjata AS yang paling mematikan.

Doctors Without Borders (MSF) menyebut serangan itu "tak kenal lelah dan brutal."

November lalu, militer AS mengatakan awak AC-130, yang dipersenjatai dengan penembak meriam dan senjata di sisi pesawat, dikirim untuk menyerang sebuah pusat komando Taliban di gedung yang berbeda, 411 meter dari rumah sakit.

Para pejabat mengatakan, serangan brutal itu disebabkan oleh kesalahan manusia (pasukan AS), dan bahwa banyak peluang untuk mencegah insiden tersebut gagal.

Serangan itu terjadi saat penasihat militer AS membantu pasukan Afghanistan merebut kembali Kunduz, yang telah jatuh ke Imarah Islam Afghanistan pada bulan September. Ini adalah kota besar pertama yang jatuh sejak pasukan koalisi AS (NATO) melakukan agresinya di Afghanistan, 2001.

Para pejabat Afghanistan beralasan bahwa rumah sakit telah dikuasai oleh mujahidin Taliban, tetapi tidak ada bukti yang terlihat. Rumah sakit itu hancur dan MSF menghentikan operasinya di Kunduz.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Jet Tempur Rusia Kembali Serang Pemukiman Warga Aleppo, 17 Tewas dan 45 Terluka

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Tujuh belas warga sipil tewas dan 45 lainnya luka-luka oleh serangan udara Rusia pada provinsi Aleppo di barat laut Suriah, kata seorang pejabat pertahanan sipil, Kamis (29/04/2016), Anadolu Agency melaporkan.

Najib al-Ansar mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pesawat tempur Rusia menargetkan lingkungan warga di al-Kallasa.

Sehari sebelumnya pada hari Rabu (28/04/2016), 30 orang tewas dan 62 lainnya luka-luka oleh pesawat tempur Rusia yang membom rumah sakit lapangan di lingkungan al-Sokkari, Aleppo.

Sekretaris AS John Kerry mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa AS "marah" oleh serangan tersebut, menambahkan bahwa Rusia memiliki "tanggung jawab mendesak untuk menekan rezim agar memenuhi komitmennya" untuk mematuhi sepenuhnya perjanjian gencatan senjata.

Menurut kesepakatan yang dicapai Washington dan Moskow pada bulan Februari, semua pihak di Suriah harus menghentikan serangan. Perjanjian tersebut dikecualikan pada kelompok Islamic State (IS) dan al Qaeda berikut cabang-cabangnya seperti Jabhah Nusrah dan afiliasinya.

Rusia mulai melancarkan intervensi militer di Suriah pada bulan September tahun lalu, dilaporkan setelah permintaan resmi oleh rezim Syiah Nushairiyah Bashar al-Assad meminta bantuan untuk menghadapi kelompok-kelompok mujahidin Suriah.

Pada bulan Maret, Rusia mengumumkan pengurangan sebagian pasukannya di Suriah, namun sejumlah armada perangnya masih bercokol.

Menurut penghitungan yang disusun oleh Anadolu Agency, lebih dari 361.000 orang telah tewas di Suriah sejak konflik meletus pada tahun 2011.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

 

LUIS Gerebek Salon Mesum di Sukoharjo

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Puluhan massa dari Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) kembali membongkar praktek mesum berkedok salon di Jln Solo-Sukoharjo 174 Grogol, Sukoharjo, Kamis (28/4/2016) siang. Salon bernama Salon Diannes itu memang sudah lama dicurigai sebagai tempat prostitusi terselubung. Dalam penggrebekan itu didapati puluhan alat kontrasepsi dan seorang mucikari beserta pelacur-pelacurnya.

Humas LUIS, Endro Sudarsono mengatakan, penggerebekan itu diawali dari pengaduan masyarakat sekitar yang resah dengan keberadaan salon esek-esek itu.

"Di daerah Grogol Sukoharjo, bisnis prostitusi yang berkedok Salon, Karaoke, spa dan Panti Pijat memang sangat memprihatinkan, karena terhitung sangat lumayan banyak, dan kami sangat berharap aparat untuk bisa bersikap tegas" kata Endro kepada Jurnalislam.

Sementara itu, Kapolsek Grogol AKP Sarwoko yang juga hadir dalam penggerebekan itu mengapresiasi langkah LUIS dalam partisipasinya memberantas penyakit masyarakat (pekat).

"Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh ormas Islam di Grogol dan sekitarnya, dan kami akan meningkatkan patroli memberantas kemaksitan," ujar Sarwoko.

Sarwoko juga menekan pemilik Salon untuk menutup usaha haram tersebut.

Usai penggerebekan dan melimpahkan kasus kepada pihak kepolisan, massa LUIS kemudian menemui Camat Grogol, Agus TS untuk meminta pihak kecamatan agar tidak memberikan izin usaha kepada pemilik Salon Diannes yang terbukti telah membuka bisnis mesum.

Agus pun menyanggupinya. Agus berjanji akan segera mencabut dan tidak memperpanjang izin usaha Salon Diannes.

Reporter: Ridho Asfari | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

IMM Bima Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Desa Samili

BIMA (Jurnalislam.com) – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Bima bersama para pimpinan komisariat IMM se-Kota dan Kabupaten Bima menyerahkan bantuan kepada para korban kebakaran di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Kamis (28/4/2016).

Koordinator Bidang sosial dan Kemasyarakatan IMM Bima, Iqra menyatakan, bantuan berupa sembako itu diberikan untuk membantu meringankan beban yang dialami oleh korban kebakaran yang melanda desa itu pada Ahad (17/4/2016) lalu.

“IMM adalah organisasi yang berdakwah amar makruf nahi munkar, dan salah satu langkah kita adalah mengimplementasikan konsep humanisasi dalam pengertian memperdayakan anak-anak yatim dan masyarakat yang  kena bencana, dengan kata lain manusia berguna untuk manusia lain nya,” kata Iqra kepada Jurnalislam.

Ulama Palestina: Israel Akan Hilang Dari Peta Dunia!

nasional-ulama-palestina-israel-akan-hilang-dari-peta-dunia-1315-l

CILEGON (Jurnalislam.com) – Anggota Majelis Ulama Palestina, Syeikh Dr. Naseef Nasser yakin negaranya akan segera meraih kemenangan. Meski saat ini, kondisi Palestina diakuinya belum kondusif dan masih terus berkecamuk.

“Kondisi palestina masih belum kondusif, masih berkecamuk sehingga ada perlawanan dari para pemuda yang biasa disebut Intifadah al quds, mereka tidak ingin negaranya dijajah oleh Israel, mereka tidak akan pernah menyerah selagi jund (tentara-red) Israel masih ada di Palestina,” katanya saat ditemui Jurnalislam di Aula Masjid Al Mutthowwir, Kampus Al Azhar Komplek KS, Cilegon, Rabu (27/4/2016).

Ulama yang dating ke Indonesia untuk menyampaikan ceramah kemanusiaan bertama ‘Update Palestina’ di SMPI 27 Al Azhar Cilegon itu mengatakaan, selain Indonesia, negaranegara lain di bagian timur tengah maupun Eropa juga ikut mendukung dan membantu perjuangan Palestina.

“Alhamdulillah, saya tegaskan, mereka peduli dengan Palestina,” ujarnya.

Ulama yang pernah menimba ilmu di Madinah itu juga mengaku banyak kendala pelik dalam mengirimkan bantuan dari kaum muslimin untuk Palestina. Sebab, orang-orang Israel tidak senang adanya bantuan untuk Palestina, sehingga banyak pemblokiran akses terutama di jalur perbatasan.

“Tapi ada cara-cara khusus untuk memasukan bantuan ke Palestina, itu hanya diketahui oleh rakyat Palestina,” ujar Syekh Naseef sambil tersenyum.

Syeikh Naseef yakin bahwa kemenangan akan segera diraih oleh rakyat Palestina, seperti janji Allah SWT yang tercantum dalam Al Qur’an surat Al Isro. Ketika datang janji yang kedua orang Israel akan hengkang dan orang Islam akan bisa masuk dengan rasa aman.

“Ini bukan harapan tapi ini adalah keyakinan bagi kami, Israel akan lenyap dari peta dunia dan Israel akan hengkang dari Palestina, fajar kemenangan akan segera menyongsong kepada rakyat Palestina,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Fajar | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Acara ‘Update Palestina’ SMPI 27 Al Azhar Cilegon Hadirkan Ulama Palestina

CILEGON (Jurnalislam.com) – SMPI 27 Al-Azhar Cilegon menggelar acara ceramah kemanusiaan bertajuk “Update Palestina” di Aula Masjid Al Mutthowwir, Kampus Al-Azhar Komp. KS, Cilegon, Rabu (27/4/2016). Panitia mendatangkan langsung ulama Palestina, yaitu anggota Majelis Ulama Palestina, Syeikh Dr. Naseef Nasser dengan penerjemah Ustad. Amrozi, Lc.

Dalam pemaparannya, Syeikh Naseef sedikit menceritakan tentang keramahan serta kebaikan warga Indonesia. Ia menyampaikan terima kasih atas segala bentuk kepedulian terhadap warga Palestina. Syeikh Naseef yakin, siapapun yang membantu Palestina akan diberi keberkahan rejeki oleh Allah SWT karena Palestina adalah tanah yang diberkahi.

“Sebelum saya berangkat dari Palestina untuk menuju Indonesia, saya sudah diingatkan oleh rekan saya, bahwa saya akan menuju ke negara dengan warga Muslim terbanyak dan baik akhlaknya, ramah,” ujar Syeikh Dr. Naseef.

Lilis, selaku Ketua Pelaksana mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk menggugah kepedulian umat Islam khususnya masyarakat Banten terhadap kondisi umat Islam di Palestina. 

“Kami membuat acara ini guna menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama masyarakat Banten, agar tergugah hatinya untuk membantu kaum muslimin di Palestina,” kata ketua pelaksana acara, Lilis kepada Jurnalislam usai acara.

Dalam kegiatan itu, terkumpul donasi sebesar Rp 60 juta. “Alhamdulillah, ini adalah angka yang fantastis, melebihi dari target panitia,” kata Lilis.

Reporter : Muhammad Fajar | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Iim Ba’asyir Bantah Tudingan ‘Ngawur’ Said Aqil Soal Ayahnya: Itu Fitnah!

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Putra bungsu ustadz Abu Bakar Baasyir, Abdul Rahim Baasyir membantah pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj terkait tudingannya kepada sang Ayah soal bom bunuh diri. Hal tersebut disampaikan menanggapi pernyataan Said Aqil yang mengatakan ustadz Abu Bakar hanya bisa menyuruh anak buahnya untuk meledakkan diri dengan bom dalam aksi teror. Pria yang akrab disapa ustadz Iim itu menyatakan pernyataan Said Aqil adalah fitnah dan tak berisi.

Said mengatakan Baasyir malah marah saat anak buahnya meminta dirinya mencoba lebih dulu aksi bom bunuh diri. Menurut Iim, seharusnya Said melihat fakta terlebih dulu. “Said Aqil telah melakukan fitnah. Malah sebaliknya Ustad Abu itu anti dengan aksi kekerasan,” kata Iim sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Rabu (27/4/2016).

Iim menyebut pernyataan Said sebagai omongan tak ada isi. Keluarga besar Ba'asyir, lanjut Iim, tidak perlu mendengar pernyataan seperti ini. Fakta bahwa pengasuh Pondok Pesantren Ngruki, Solo itu anti kekerasan menurut Iim bisa dilihat dari kejadian teror bom di Sarinah pada 14 Januari silam.

Iim menceritakan setelah mengetahui bom Thamrin, Baasyir marah. “Sarinah itu apa? Itu yang terlibat harus membayar Diyat atau bayaran meminta ampun sama Allah atas kesalahan pembunuhan. Jika tidak mampu, si pelaku harus puasa dua bulan,” kata Iim menirukan ucapan ustadz Abu.

Alasan ustadz Abu menolak aksi kekerasan karena Indonesia adalah daerah damai. “Daerah yang harus didakwahi. Kecuali dalam perang bunuh-bunuhan. Itu sikap beliau,” ujar Iim. 

Seperti diketahui, tudingan Said Aqil itu disampaikan saat usai bertemu Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu (27/14/2016).

"Jadi sebenarnya Abu Bakar itu mendoktrin anak-anaknya melakukan aksi bunuh diri. Anak-anaknya berkata 'Ustad dulu dong yang bunuh diri' dan dia (Abu Bakar) marah," katanya.

Sebelumnya, Said Aqil Siraj juga telah menyampaikan pernyataan kontroversial soal membolehkan memilih pemimpin non muslim. Pernyataan itu disambut kecaman oleh banyak pihak sebab haramnya umat Islam memilih pemimpin non muslim sudah baku di dalam hukum Islam. Tidak hanya itu, Said Aqil juga pernah menyatakan orang berjenggot itu sebagai orang bodoh.

Sumber: CNN Indonesia | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

KH Mustafa Ali Yakub Tutup Usia

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof KH Ali Mustafa Yaqub meninggal dunia pagi ini, Kamis (28/4/2016). 

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam membenarkan kabar duka tersebut. Dia mengabarkan bahwa kiai Ali Mustafa meninggal sekitar pukul 06.00 WIB di Rumah Sakit Hermina.

“Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah guru kita Prof KH Ali Mustafa Yaqub pukul 06.00 WIB di Rumah Sakit Hermina, Semoga amal baik beliau diterima di sisi Allah SWT dan diampuni dosa-dosanya,” kata Asrorun yang dilansir dari detik.com, Kamis.

Belum diketahui penyebab alumni tokoh yang dikenal sebagai salah satu ahli hadits Indonesia ini meninggal.

KH Ali Mustafa lahir di Kemiri, Batang 02 Maret 1952. KH Ali Mustafa juga merupakan mantan Wakil Ketua Fatwa MUI.

“Dia juga lebih dikenal sebagai salah satu ulama Indonesia ahli hadis yang aktif mendakwahkan Islam moderat hingga ke mancanegara,” kata Asrorun

Sumber: Detik | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

PM Zionis: Israel Tidak akan Serahkan Dataran Tinggi Golan ke Suriah

SURIAH (Jurnlislam.com) – Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa dengan suara bulat menyuarakan kekhawatirannya atas pernyataan Israel tentang Golan Heights di perbatasan Suriah dengan Israel. Deklarasi tersebut menimbulkan respons tajam dari Israel, kantor berita Reuters melaporkan, Rabu (27/04/2016).

Awal bulan ini Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel tidak akan pernah melepaskan Golan Heights, dalam sebuah sinyal bagi Rusia dan Amerika Serikat bahwa dataran tinggi strategis tersebut harus dikeluarkan dari kesepakatan mengenai masa depan Suriah.

"Anggota Dewan menyatakan keprihatinan mereka yang mendalam soal pernyataan terbaru Israel tentang Golan, dan menekankan bahwa status Golan tetap tidak berubah," Duta Besar PBB asal China, Liu Jieyi, presiden Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara bulan ini, kepada wartawan setelah sebuah pertemuan tertutup.

Dia menambahkan bahwa resolusi Dewan 497 tahun 1981 menegaskan bahwa keputusan Israel pada saat itu untuk memaksakan hukum-hukum, yurisdiksi dan administrasinya di Golan adalah "batal, tidak sah dan tanpa efek hukum internasional."

Laporan Dewan tersebut diadopsi oleh konsensus, yang berarti semua anggotanya, termasuk sekutu Israel AS, juga mendukung.

Duta Besar Israel Danny Danon mengeluarkan pernyataan menolak peringatan dewan.

Deklarasi Netanyahu tanggal 17 April muncul pada kesempatan sidang kabinet Israel pertama di Golan setelah daerah itu direbut dari Suriah dalam perang 1967 dan dicaplok pada tahun 1981.

Pencaplokan Israel atas Golan tidak mendapatkan pengakuan internasional.

Upaya perdamaian terakhir Israel-Suriah didasarkan pada kembalinya Golan, di mana sekitar 23.000 warga zionis yahudi Israel sekarang tinggal bersama Druze Arab yang setia kepada rezim Damaskus.

 

Deddy | Reuters | Jurnalislam